NovelToon NovelToon
SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ramanda

Muhammad Azzam Ramadhan pria tampan berusia 26 tahun, yang terkenal dingin terhadap wanita. Bahkan banyak yang mengira bahwa dia takut dengan wanita. Makanya tidak heran bila ia tak pernah berpacaran.

Mengapa ia begitu dingin terhadap wanita? Itu dikarenakan dimasa kecilnya ia selalu dijahili oleh seorang gadis tomboi yang selalu membuatnya kesal, sehingga ia benci dengan yang namanya wanita.

Bagaimana kisah Cinta Azzam,? Yuk ikutin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C.L.T.K.,D.H.

══ ✥.❖.✥ ══Kalam Habaib══ ✥.❖.✥ ══

❤اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ❤

Jika hati sudah saling mencintai, maka mata tak akan melihat kesalahan dan kekurangan, dan jika ada separuh Cinta itu perhatian, maka separuh yang lain berupa penghormatan.

📚[ Habib Umar bin Hafidz ]📚

⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜⚜

Azzam bingung saat tangannya di tahan oleh Naisah,

"Kenapa Nai? kita harus segera ke rumah sakit, badan kamu panas sekali" ujar Azzam cemas.

"Tidak mas, Icha tidak mau kerumah sakit" bales Naisha dengan suara lemah.

"Tapi kenapa Nai,?"

"Icha takut, nanti kalau dokternya laki-laki gimana?" ujar Naisha yang masih lemah. mendengar alasan Naisha Azzam pun paham.

"Ya sudah sebentar aku telfon temanku biar ia membawa Dokter wanita" ujar Azzam lalu ia pun mengambil benda pipihnya, di dalam kantongnya, lalu ia mencari kontak dan saat ada tulisan nama Rehan ia pun langsung memanggil dan tak lama Panggilan pun tersambung..

📲" Halo ada apa zam?" tanya seseorang di sebrang..

📱"Han, datang ke apartemen gue, Bawak dokter wanita yang Lo kenal " Jawab Azzam memberi Titah.

📲"Ada apa emangnya, kenapa nggak gue aja?" tanya orang tersebut yang bernama Rehan.

📱"Bini gue sakit, cepat datang jangan banyak tanya lagi!" jawabnya sedikit ketus.

📲"Hah, Lo punya bini?, kapan nikahnya?" tanya Rehan namun biip, panggilan di putus oleh Azzam. lalu ia menghampiri Naisha lagi.

"Nai,? kamu butuh apa, atau kamu mau makan,?, sebentar lagi dokter wanita akan datang" ujar Azzam sedikit cemas hingga ia bingung harus berbuat apa.

"Icha, nggak kepingin apa-apa mas" jawab Naisha pelan.

"Aku bikinin bubur saja ya, kamu tunggu sebentar di sini" ujar Azzam lembut dan langsung meninggalkan Naisha di kamarnya tanpa mendengar balesan Naisha, dan Naisha hanya menatap kepergian suaminya yang langsung menghilang karena terhalang pintu.

"Ternyata mas Azam bisa lembut juga ya,?, atau ia lembut karena ana lagi sakit?" gumam Naisha dalam lemahnya.

"Semoga tidak., semoga ia lembut seterusnya dan menjadi Imamku yang akan membawa kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, Aamin" Gumam Naisha lagi.."Aih, kenapa masih dingin sih rrrrrr, padahal selimut sudah tebal pun" keluh Naisha yang akhirnya menutupi kembali tubuhnya dengan selimut tebalnya..

_____

Sementara Azzam yang lagi di dapur nampak sedang memasak bubur putih, namun tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi..

TING,TUNG, TING TUNG..TING TUNG.

"Iya iya, sebentar!" ujar Azzam kesal karena yang memencet bel Seperti tidak sabaran, lalu ia pun mematikan kompornya, kemudian ia pun menghampiri pintu dan membukanya.

"Nggak sabaran banget sih Lo!!" bentak Azzam saat sudah pintu sudah terbuka.

"Hehehe maaf bro, ya kali aja Lo nggak dengar" ujar seseorang yang ada di balik pintu apartemennya.

"Cih, udah jangan banyak omong Lo Han!, mana yang gue minta tadi?!" tanya Azzam ketus.

"Ikh, ketus amat sih Lo,!, Ada yang Lo pesan, nih orangnya, dokter Hani namanya" ujar pria itu yang ternyata Rehan sahabat Azzam sekaligus dokter pribadinya.

"Hai, bang Azam, masih ingat sama aku?" tanya seorang wanita yang di bawak Rehan yang bernama Hani.

"Siapa?, sorry gue nggak ingat!" jawab Azzam dingin, ya Azzam memang selalu dingin pada yang namanya wanita, jadi siapa yang mengenalnya pasti sudah terbiasa.

"Anak IPA waktu di sekolah xx, ingat Nggak?" tanya Hani lagi antusias.

"Tidak!" Balesnya ketus

""Lo dingin banget sih, masa Lo nggak ingat, sama cewek yang pernah ngasih Lo surat dan yang ngasih Lo baju basket loh, Hani Herawati, yang tergila-gila sama Lo, ingatkan sekarang?" Sambung Rehan membantu Azzam untuk mengingatkan siapa Dokter Hani di masalalunya.

"Oh " Azzam yang setelah mendengar penjelasan Rehan hanya membalas oh aja, membuat teman melongok saja.

"Hanya oh saja?" tanya Rehan heran.

"Jadi mau apalagi,?! sudah suruh cepat teman Lo periksa bini gue!" titah Azzam lalu ia pun langsung masuk meninggalkan mereka yang masih terpelongo sama sikap Azzam

"Eh dok, makasih ya, dokter Rehan,sudah membantu saya mengingatkan bang Azam, saya salut dokter bisa ingat saya sampai sedetail itu membuat saya jadi malu dok." ujar dokter Hani jadi malu.

"Ya ingatlah, sudah ayo, kita masuk" Ajak Rehan dan Akhirnya mereka pun masuk ke apartemen Azzam.

"Dimana pasiennya bang?" tanya dokter Hani lembut.

"Ayo ikut gue, dia ada di dalam!" ujar Azzam datar. dan mereka pun mengikuti Azzam namun tiba-tiba Azzam menghentikan langkahnya.

"Lo mau ngapain?!" tanya Azzam ketus pada Rehan yang ingin mengikutinya masuk ke kamar Naisha.

Ya mau lihat kondisi bini Lo lah, dan sekalian kenalan sama kakak ipar" bales Rehan polos.

"Ngapain gue, nyari dokter wanita kalau Lo bisa masuk!, sudah Lo tunggu di luar!!" seru Azzam kesal,

"Iya iya, jutek banget sih jadi orang" ujar Rehan yang akhirnya mengalah dan ia memilih duduk di sofa di ruang tamu.

sementara Azzam dan Dokter Hani langsung masuk ke kamar Naisha..dan Azzam langsung menghampiri Naisha yang kembali menutupi seluruh tubuhnya.

"Nai?, dokternya sudah datang nih" ujar Azzam lembut, membuat dokter Hani tercengang.

"Haa, ternyata bang Azam bisa lembut juga??" _Batin Hani kaget, karena setahu dia dari dulu Azzam nggak pernah lembut pada siapapun.

"Humm?" Bales Naisha yang hanya hmm saja.

"Silakan dok, priksa istri saya" ujar Azzam yang tanpa sadar menyebut nama istri, membuat Naisha maupun Dokter Hani kaget,

"Istri? " gumam Hani seperti tidak senang mendengarnya, tapi tidak dengan Naisha justru ia senang mendengar Azzam berkata seperti itu.

"Iya, cepatlah priksa dia, !"

"Eh iya bang " bales Hani, lalu ia pun mulai memeriksa keadaan Naisha dan tak berapa lama, periksa pun selesai.

"Istri bang Azam, hanya masuk angin aja kok, nanti beri obat ini biar demamnya cepat turun ya," ujar Hani sambil memberikan beberapa obat pada Azzam.

"Baiklah, Terimakasih!" ujar Azzam yang bila ngomong dengannya sangat dingin..

"Iya sama-sama, kalau begitu saya permisi bang" ujar Hani lagi.

"Hmm" Ada perasaan sakit di hati Hani sejak tadi, tapi tambah sakit kala Azzam hanya membalas hmm saja, lalu ia pun segera keluar tanpa menoleh mereka lagi.

Sesampainya di ruang tamu.

"Ayo dok kita pulang sekarang" Ajak Hani yang seperti menahan tangisnya.

"Sudah selesai?, cepat Amat..! eh, kenapa mata kamu memerah Begitu ni?" tanya Rehan heran..

"Nggak papa bang, tadi masuk debu, " jawab Hani beralasan

"Iyakah?, kok gue curiga ya, jangan bilang, Lo terserang penyakit, CLTK DH lagi?" ujar Rehan membuat Hanni bingung.

"Maksudnya Abang apa ya?" tanya Hanni polos.

"Itu loh, Cinta lama terjangkit Kembali di hati Lo." Ujar Rehan Asal

"Apaan sih bang?, ngasal deh ngomongnya!" Bales Hanni kesal." Sudah Ayo pergi!!" lanjutnya lagi sembari ia melangkah keluar dari Apartemen Azzam, Melihat Hanni pergi Rehan pun berlari mengejarnya.dan saat mereka sudah di dalam lift untuk turun....

"Benarkan yang gue katakan tadi?" tanya Rehan sedikit Menggoda Hanni, tapi saat ia menoleh untuk melihat wajahnya Rehan langsung kaget..

"Eh, kok Lo nangis?," tanya Rehan cemas. "Kamu kenapa Han, bilang sama gue?" Tanya Rehan lagi, Namun tak di respon oleh Hanni..malah semakin kuat Hanni menangis..

"Hu, hu,hu, hiks, he,hu"

***********

"Ada apa sama Hanni yaa, 🤔🤔🤔..

ya sudah kita lihat besok saja.. jadi jangan lupa terus dukung Author ya, 🙏

VOTE,..LIKE.. DAN.. KOMENTAR

AGAR AUTHOR SEMANGAT UPDATE LAGI..

JADI JANGAN LUPA YA SYUKRON 🙏😊

1
Yati Nah
hmmm ikut ngerasain bahagiaaa pokoknya kak author
Yati Nah
/Good//Good//Good//Heart//Heart//Heart/
Yati Nah
terharuuuuu Kaka authoir
Yati Nah
khaaan jadi mewekk kak authoor
Yati Nah
wong tuo gendeng pancene kok Yo kak author
Yati Nah
lanjuuuut kakak author ceritanya bagus banget pokoeee
Yati Nah
sambut bahagiamu zahra
Yati Nah
aaaah akhirnya azkhaaaa
Yati Nah
kurang ajar Tena kuwe zumiran
Yati Nah
nyelesein cerita kakak dulu bacanya ya kak
Yati Nah
mampuss lho Jampang mau main"sama bos azzam
Yati Nah
berjodoh mungkin Zahra sama azkha
Yati Nah
orang tua ngk punya hati anaknya sendiri mau di jual
Yati Nah
Azzam sama Frans kali yaah yg datang kak author
Yati Nah
sakiit khaa bang Reyhan
Yati Nah
hmm bang Reyhan seneng shi kena pukul istrinya Mulu
Yati Nah
kok malah di pukul ziaaaaahhh sakiit khaaaan
Yati Nah
sakiiiit aziaaaah babang reyhannyaa
Yati Nah
seruuuu Kaka author kereen pokoknya ceritanyaaa
Yati Nah
haduuuuh penasaraaan teruuus pokoknyaaa kakak authhoooorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!