Keinginan Sora Rassam untuk liburan terwujud setelah dia bekerja keras, dia mendapatkan cuti selama seminggu.
Dia memilih liburan di negara M yang terkenal romantis dan mewah.
Tapi kejadian demi kejadin yang tak terduga di alaminya, dia melakukan pre wedding dan menikah dengan seorang pria tampan dan kaya keturunan bangsawan,Aaron Markle.
Aaron Markle seorang pria dingin dan licik,yang terlihat hangat hanya saat berhadapan dengan neneknya.
Setelah sora pulang dari liburannya dia menyadari bahwa dia sedang hamil.
Sora sebenarnya adalah satu satunya Nona besar keturunan keluarga Rassam,keluarga terkaya di negara A.
Bagaimana kelanjutan kisah Sora dan Aaron yang melakukan pernikahan tanpa terencana. Penasaran kan di baca yuk..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jessiel Karen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Memberitahu Sora
Semalaman fredy di kantor bersama dengan tuan chow untuk mencari pegawai yang bernama Sora tetapi mereka tidak menemukan nama itu, akhirnya mereka mencari satu persatu foto para pegawai yang sesuai dengan wanita yang mereka cari.
Dan akhirnya mereka menemukan data seorang wanita yang sesuai dengan foto itu tetapi dengan nama yang berbeda, pencarian itu memakan waktu yang lumayan lama.
"Pak wanita ini bernama rara gwen, dia memegang jabatan sebagai kepala bagian desain bahkan dalam data dirinya dia tidak ada kaitan sama sekali dengan keluarga Rassam, apa kau masih tetap menyelidiki?" Tanya tuan chow
"Aku percaya informasi yang di dapat, kau selidiki wanita ini diam diam juga siapa saja yang dekat dengannya dalam kantor." Jawab fredy
"Baik pak"
Pagi harinya di rumah Aaron.
Aaron yang sedang menikmati sarapannya terlihat berkilau karna cahaya matahari pagi yang masuk melewati jendela, begitu anggun dengan cara makannya yang seorang bangsawan seperti lukisan yang benar benar indah tiada duanya. Bahkan fredy sampai terpana melihat pemandangan yang indah itu.
"Selamat pagi tuan muda." Fredy menunduk memberikan hormat.
"Sudah kau temukan?"
Fredy menunduk lalu memberikan kertas yang berisi data wanita yang di cari.
Aaron melihat dan membaca isi kertas itu dengan serius.
"Wanita ini terlihat lebih tua, sudah kau temui wanita ini."
"Belum tuan muda, wanita ini mengambil cuti dua hari, dia telah menangani proyek salem dan yang menyelesaikan proyek itu selama ini."
Aaron mengelap mulutnya lalu berbicara.
"Aku akan menemuinya untuk memastikan sendiri,persiapkan ruanganku,dua hari lagi aku akan datang ke kantor."
Fredy tersenyum mendengar keputusan Aaron.
#Di kantor...
Seharian jean bingung memikirkan hasil tes alat kehamilan Sora, bahkan untuk menyampaikan hal itu ke sora dia tidak tega karna melihat wajah sora yang terlihat senang mengira dirinya tidak hamil. Sehari dia bahkan melakukan kesalahan beberapa kali dalam pekerjaannya mengingat masalah itu.
"Apa aku harus ke rumahnya aja ya."
"Jika terjadi apa apa atau dia melakukan sesuatu dia bisa menahankan, dia pasti memikirkan keluarganya, karna di rumahnya kan ada kakek dan orang tuanya." Batin Jean
Lalu Jean menghubungi Sora lewat chat.
"Sora pulang kerja aku akan mampir ke rumahmu ya, tapi..aku takut dengan kakekmu." Chat jean kepada sora.
"Datang aja kau gak usah takut, aku sudah menceritakan tentangmu kepada keluargaku, dan juga kakek dan papaku sedang pergi keluar kota." Balas sora
"Oke" jawab jean dengan di sertai tanda emoji pelukan.
Pulang kerja tanpa sepengetahuannya jean di tunggu oleh paman simon di depan kantor. Melihat jean sudah keluar dari dalam kantor paman simon keluar dari mobil dan menghampiri jean.
"Nona jean,nona Sora menyuruh saya untuk menjemput anda, silakan." Paman simon memberi hormat sambil tangan kanannya mempersilahkan jean untuk masuk ke dalam mobil.
Jean buru buru masuk ke dalam mobil agar orang orang tidak menyadari bahwa dia di jemput dengan mobil yang sangat mahal. Jika tidak pasti dia akan jadi bahan omongan teman teman di kantornya.
Sesampai di kediaman Rassam jean di persilakan untuk masuk dan langsung menuju ke kamar Sora, dia berdecak kagum dengan rumah Sora yang sangat besar luas dan juga sangat indah. Jean dulu kaya tapi tidak sekaya Sora.
Jean masuk ke kamar langsung memanggil nama Sora.
"Sora.... aku kangen." Sambil memeluk sora yang duduk di atas tempat tidur.
"Iya aku juga kangen, mungkin jika dua hari tidak ketemu kamu aku tambah kangen." Jawab Sora tersenyum dan mengangguk angguk sambil menepuk nepuk punggung jean
"Ah kau menggodaku kan" Jean mengeliat untuk melepaskan pelukan Sora.
"Sora kau tidak apa apakan? Kau terlihat pucat."
"Aku sedikit tidak enak badan, dari tadi pengen muntah terus."
"Apa kau sudah periksa?"
"Belum, jika mama tau keadaanku yang seperti ini dia akan panik dan cepat cepat memanggil dokter, aku gak mau bikin mama khawatir."
"Sora..., sebaiknya kamu harus ke dokter deh."
Sora menggerakkan kepalanya dan memandang jean dengan ekspresi curiga.
"Jean, ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku ya?" Tanya Sora penuh selidik
Jean diam beberapa detik menundukkan kepalanya lalu dia mengambil alat tes kehamilan di dalam tasnya dan menyodorkan kepada Sora.
"Ini...gak mungkin kan jean."
Jean menunduk dan berkata:
"Sora setelah aku mengambilnya dari laci garis itu menjadi dua, mungkin kita kemarin kurang lama untuk melihat hasilnya."
Tiba tiba Sora berlari ke kamar mandi karna perutnya terasa mual di dalam kamar mandi dia muntah muntah, jean mengikuti sora masuk dan menepuk nepuk punggung Sora.
"Sora kau tidak apa apakan?"
Sora hanya mengangkat tangannya tanpa mengucapkan satu katapun.
Lalu jean memapah Sora yang lemas dan pucat ke tempat tidur.
"Besok kita ke dokter ya, aku akan ijin setengah hari untuk menemanimu."
"Kau bilang aja sama keluargamu, kalau kau mau menemaniku ke dokter, katakan saja aku yang sakit."
Sora merebahkan tubuhnya dan meletakkan pergelangan tangannya di atas dahi. Sora bahkan tidak bisa berpikir apa yang harus di lakukan.
"Jean ini sudah terlalu malam kau sebaiknya pulang saja, aku gak apa apa kok, untuk sekarang ini aku ingin sendirian."
"Tapi Sora biarkan aku menemanimu malam ini, boleh aku nginap di sini?"
Sora menggeleng gelengkan kepalanya tanda tidak mau di temani.
"Baiklah tapi kau harus janji padaku, kau gak akan melakukan yang aneh aneh ya, aku pulang dulu besok aku akan mengantarmu ke dokter."
---------------------------------
Esoknya...
Di ruangan Aaron, fredy dan pak chow duduk di sofa,pak chow memberitahukan informasi yang dia dapatkan.
"pak fredy saya sudah bertanya ke beberapa pegawai,orang yang dekat dengan nona rara adalah jean holmes dia adalah ketua tim satu dari divisi desain."
Lalu fredy menelpon nona lily sekretaris Aaron yang lain untuk memanggil jean datang ke ruangan Ceo.
Setelah menelpon nona lily menyampaikan kepada Fredy.
"Pak fredy nona jean saat ini belum datang ke kantor, dia ijin setengah hari untuk bekerja."
jelas nona lily kepada Fredy.
setelah itu pak chow pamit dan meninggalkan fredy.
"Jika nona jean sudah berada di kantor segera suruh dia datang ke sini." perintah fredy.
"Baik pak."
----------------------------------
Sora dan jean datang ke rumah sakit untuk memastikan kembali hasil dari alat tes kehamilan kemarin.
Sora memegang erat lengan jean dan terlihat ada ketegangan di wajah sora.
setelah menunggu akhirnya perawat memanggil nama rara, Sora menggunakan identitas yang lain agar tidak ketahuan keluarganya ataupun orang lain.
Di dalam kamar periksa kandungan.
"Nyonya selamat anda telah hamil usia kandungan anda memasuki empat minggu."
Sora terdiam mendengar perkataan dokter yang memeriksanya,dia memandang di layar Usg merasa kagum ada sesuatu di perutnya yang bergerak gerak,walau saat ini Sora belum terlalu merasakan pergerakan tersebut, hatinya saat ini antara sedih dan bahagia, sedih karna terlalu rumit akan status dan keadaannya, bahagia dia akan menjadi seorang ibu karna dia suka sekali dengan anak kecil.
Sora hanya diam saja selama perjalan pulang.
jean ingin berbicara tapi tertahan karna ada pak simon yang sedang mengemudikan mobil, jika jean membicarakan masalah ini, pasti pak simon mendengarnya.
Jean hanya bisa menyemangati Sora melalui chat di ponsel.
"Sora kau minum obatnya ya, biar kau tidak muntah, lalu makan yang banyak, kau harus jaga dirimu dan keponakanku ya." isi chat jean pada Sora.
Sora membalas dengan emoji senyum dan mengatakan dia tidak apa apa.
kapan lg ya ketemu up nya?
ksh 1 vote ya sambil nungguin karyamu up lg.