NovelToon NovelToon
My Posesif Bos

My Posesif Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Deskripsi ~S1~(Alan & Ulan) , ~S2~(Elang & Mentari)

Ulan Diandra Maera. Gadis berusia 25 tahun harus mengalami masa pahit karena masa lalunya yang membuat sang tunangannya harus meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hingga dirinya di benci oleh keluarga sang tunangan dan keluarga kandungnya sendiri, hingga datang kembaran dari sang tunangan bernama Alan yang juga ia pernah cintai di masa lalu dan ternyata adalah CEO di perusahaan tempat Ulan bekerja. Alan ternyata bisa membuat hidup Ulan lebih berwarna setelah kebencian yang ia terima dari keluarganya dengan alasan yang sama sekali tidak di ketahui oleh gadis itu.

Alan Mahendra, lelaki 32 tahun yang diam-diam mencintai Ulan sejak dulu, hanya karena egonya membuat Ulan berpaling pada Althaf Mahendra, kembarannya. Alan akan membuat Ulan mencintainya dengan cara lembut maupun kasar.

Akankah Alan bisa membuat Ulan mencintainya seperti dulu?

warning : kisah ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan tokoh dan yang lainnya itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja. saling mendukung dengan memberikan like, vote, komentar dan tips. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

...Happy reading...

*****

Matahari menampakkan sinarnya dengan cahaya yang sangat menyilaukan. Ulan yang semalam menginap di apartemen Alan merasakan enggan sekali bekerja hari ini. Alan yang sedang memakai jasnya menatap ke arah Ulan yang terlihat sangat bermalas-malasan untuk bekerja membuat pria itu menghela nafasnya dengan kasar.

"Sampai kapan kamu terus duduk seperti itu? Ganti baju gembelmu itu! Cepat! Kamu lupa kita ada pertemuan dengan Brawijaya Grup?" ucap Alan dengan nada tak suka melihat Ulan yang masih terlihat santai.

"Ini baju tidur tipis. Bapak juga yang membelikan ini, sekarang saja di sebut baju gembel tapi semalam Bapak..."

"Cepat ganti bajumu, Ulan!" ucap Alan menyela ucapan Ulan dengan cepat sebelum perempuan itu menyelesaikan perkataannya.

"Saya cuti sehari ya, Pak. Badan saya pegel semua," ucap Ulan mencari alasan agar dirinya tak ke kantor untuk bertemu dengan Brawijaya Grup.

Setelah selesai memakai jasnya, Alan mendekat ke arah Ulan yang duduk di ranjangnya. Punggung tangannya di letakkan pada kening gadis itu. "Gak ada yang panas, semua normal. Jangan membuat alasan yang tidak-tidak, kamu harus profesional dalam bekerja jangan karena kamu tidak ingin bertemu pemilik Brawijaya Grup, kamu jadi malas-malasan dalam bekerja," ucap Alan dengan pedas membuat Ulan mencibikkan bibirnya dengan malas menanggapi ucapan Alan yang selalu membuatnya kalah telak.

"Iya-iya saya ikut Bapak ke kantor," ucap Ulan dengan malas dan mengambil paper bag yang berisi pakaian kantornya yang telah di beli oleh Alan. Ulan berjalan ke arah kamar mandi dan masuk ke dalam kamar mandi dengan membanting pintu sedikit keras. Alan hanya menggelengkan kepalanya, ia kembali harus menunggu Ulan. Untung saja mereka sudah sarapan sebelum ganti pakaian kantor. Alan yang merencanakan semua ini, ia hanya ingin tahu bagaimana reaksi pemilik Brawijaya Grup jika bertemu dengan Ulan. Ia tidak ingin Ulan menjadi gadis yang lemah, waktu hidup sendiri setidaknya Ulan harus terlihat baik-baik saja di depan orang lain terkecuali dengan dirinya, Ulan boleh menampakkan sisi rapuh gadis itu hanya kepadanya.

"Sudah siap?" tanya Alan melihat Ulan dari ujung kepala sampai ujung kaki. Dirinya selaku terpana dengan penampilan Ulan.

"Sudah Pak," balas Ulan dengan tersenyum hambar. Jantungnya berdetak tak karuan dan keringat dingin muncul di sela-sela telapak tangannya kala ia mengingat sebentar lagi ia akan bertemu seseorang yang terikat dengannya, yang bisa membuat hatinya remuk redam tak tersisa.

Sesudah berkata seperti itu Alan berjalan keluar dari kamar di ikuti Ulan yang terlihat enggan sekali ikut dengan Alan. Ia ingin pergi saja, tidak masuk kantor untuk hari ini saja. Namun, dirinya harus bisa menghadapi apa yang akan terjadi nanti saat pertemuan dengan Brawijaya Grup.

"Saya ingin kamu yang akan meng-handle semuanya. Saya sudah tahu jika Brawijaya Grup ingin bekerja sama dengan perusahaan kita. Perusahaan yang dulu besar sama dengan Mahendra Grup kini terlilit hutang yang sangat besar dan saya harap kamu tahu maksud saya," ucap Alan saat mereka sudah berada di dalam mobil. Ulan hanya diam tak merespon ucapan Alan yang ia pikirkan bagaimana ia harus bersikap kepada rekan kerja Alan tersebut.

"Ulan?" panggil Alan dengan suara yang sedikit keras agar Ulan merespon ucapannya.

"Eh... Iya Pak," ucap Ulan dengan gugup.

"Kamu mendengar apa yang saya ucapkan tadi?" tanya Alan dengan geram.

"Memang bapak bicara tentang apa?" tanya Ulan dengan polos.

Alan mengusap wajahnya dengan kasar. "Astaga Ulan," teriak Alan kesal membuat Ulan menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan tersenyum kaku ke arah Alan membuat ingin sekali mengggigit bibir Ulan agar gadis itu kembali kepada Ulan yang pintar.

******

Alan menggandeng tangan Ulan yang berkeringat, langkah gadis itu terasa sangat berat. Alan dapat merasakan jika Ulan benar-benar takut saat ini. Apakah bertemu dengan pemilik Brawijaya Grup membuat Ulan seperti ini? Entahlah yang jelas sekarang Alan hanya bisa memberikan ketenangan dan semangat serta percaya diri untuk Ulan yang terdiam sedari tadi hingga mereka masuk ke ruangan meeting di mana keduanya akan bertemu dengan pemilik Brawijaya Grup beserta sekretarisnya.

"Akhirnya pewaris Mahendra Grup datang juga," ucap suara pria paruh baya yang membuat Ulan semakin mematung namun genggaman tangan Alan membuatnya kuat dan merasa nyaman.

"Tentu. Saya tidak mungkin meninggalkan pertemuan ini," ucap Alan dengan tegas.

"Ya saya tahu anda tidak mungkin seperti itu," ucap Leo Brawijaya. pemilik Brawijaya Grup yang sudah berusia setengah abad lebih tersebut.

Leo melihat ke arah Ulan. Awalnya leo tampak terdiam tetapi ia kembali menatap Ulan dengan datar dan tajam sedangkan Ulan yang di tatap seperti itu hanya bisa diam menunduk.

"Perkenalkan ini adalah Ulan Diandra Maera. Sekretaris yang sangat berkompeten dan tentu saja pasti kau sangat mengenal wanita yang berada di sampingku Pak Leo, " ucap Alan mengenalkan Ulan dengan tegas membuat Ulan menundukkan badannya.

"Perkenalkan juga ini Saera, sekretaris sekaligus istri saya. Maaf Pak Alan saya sama sekali tidak mengenal sekretaris Bapak," ucap Leo dengan datar.

Seara memperkenalkan dirinya di depan Alan dan Ulan dengan sangat profesional.

Ulan menatap Leo dengan pendangan yang sulit di artikan. Genggamannya semakin erat saat istri dari ayahnya mungkin berusia sama dengan dirinya. Sungguh ini benar-benar membuat dunianya runtuh, tak di akui sebagai anak dan sekarang harus bersama dengan ayahnya dan ibu tirinya hingga beberapa jam ke depan. Ulan merasa Tuhan tak adil. Ulan ingin keluarganya yang dulu utuh dan harmonis, namun sekarang tak mungkin karena sang papa sudah mempunyai istri kembali sedangkan mamanya sekarang entah di mana. Apa yang harus Ulan lakukan sekarang?

1
Lismardiana
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lismardiana
aq tdak suka elang kek gitu
Lismardiana
ya aq setuju dengan sikap ulan...
Lismardiana
jijik lihat tingkah alan
Lismardiana
😭😭
Lismardiana
ia aq setuju alan ego
Lismardiana
kata nya ngk mau ketauan sm orang.. tp sikap nya sera pasti leo atau dinda tau
Lismardiana
ia bnar tu klo aq mah langsung resing..
Vivi Yanti
bagus crta y bikin penasaran trus
In hope
ceritanya bagus banget
Dewi Lestari
seru
Ladyicha Haruna
kenapa kesannya kasar yaaa
BIRU
tega banget ibunya menikahkan anak nya dg cucu ART nya.
evita vita
klo aku jd ulan kyx g sanggup menjalani sdh sakit,,trs dsalahkan pdalah dia hnya gadis lemah yg perlu rangkulan
evita vita
ceria untuk menutupi luka itu memang sulit,,apa lg hrus ttp tliat kuat pdhl lemah
S Aisyah S
hooh tanya mbah gugle aja mantari😁😁
S Aisyah S
novel terseru yg pernah q baca .. wow
S Aisyah S
perriihhhh... nyut nyut rasanya 😢
Meily Agustin
kok ngepel sih mank lantai 🤣, ngelap kali mksdnya..
S Aisyah S
kembaran kah ulan & alan ini??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!