NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Tak Di Kenal

Menikahi Pria Tak Di Kenal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Alika seorang gadis cantik yang di khianati oleh kekasih di hari pernikahannya harus rela di menikahi pria yang sama sekali tidak ia kenal agar keluarganya tidak malu. Pria itu merupakan kakak sepupu dari sang kekasih, Alika mau menikah dengan pria itu karena bujukan orang tua sang kekasih agar mereka semua tidak malu.

Alika dengan ikhlas menerima pernikahan ini dan dia akan berusaha menjadi seorang istri. Namun Alika harus menerima kenyataan saat tahu jika sang suami memiliki wanita lain di hatinya.

Bagaimana nasib Alika apa dia bahagia dengan pernikahannya?,

yu simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

POV Alika

Setelah sadar dari koma aku sangat senang karena akhirnya Galang bersikap manis dan perhatian padaku. Namun awalnya aku gak sepenuhnya percaya sebelum kejadian semalam karena aku hanya takut Galang baik padaku karena merasa bersalah namun sekarang aku semakin yakin dengan perasan Galang. Semalam Galang menceritakan semuanya padaku ternyata selama ini dia suka sama aku.

"Aku ingin jujur sama kamu, " ucap Galang membuat aku takut saat Galang berkata seperti itu.

"Sebenarnya sejak pertama aku melihat mu aku sudah jatuh cinta sama kamu, " beritahu Galang membuat aku kaget.

"Maksud abang, saat malam sebelum kita nikah? " tanya ku.

"Bukan, kamu lupa saat pertama kita bertemu saat itu aku datang ke rumah Doni buat jenguk nenek dan saat itu kamu berada di rumah Doni dan hendak pulang kita berpapasan di depan pintu, " jawab Galang.

"Itukan udah lama banget, " ucap ku.

"Iya namun entak kenapa aku suka aja lihat kamu dan selama berada di rumah Doni diam-diam aku suka perhatikan kamu, " lanjutnya.

"Abang bohong kali, toh jelas-jelas mama sama yang lain bilang abang naksir Lia, " ujar ku kesal.

"Awalnya aku juga berpikir seperti itu namun setelah bertemu perasaan ku sama dan Lia itu berbeda. Perasaan ku pada Lia hanya ingin melindunginya tapi sama kamu beda, " penjelasan Galang.

"Terus saat abang tau aku mau nikah sama Doni perasaan bang seperti apa? " tanya ku penasaran.

"Sakit hatilah, tapi abang sadar diri toh abang bukan siapa-siapa kamu, " jawab nya.

"Gak ada niatan gitu rebut aku dari Doni? " tanya ku.

"Buat apa, kalau kamu saja tidak suka aku, " jawab nya.

"Tapi saat tau Doni membatalkan pernikahannya jujur aku senang apa lagi saat mamanya Doni paksa aku buat gantikan Doni, " ucap nya.

"Ih abang mah curang, " kesal ku.

"Ada yang cerita gak sama kamu, di ponselku ada foto cewek satu-satunya di ponselku? " tanya Galang.

"Ada, Lia pernah bilang pada ku, " jawab ku dan Galang langsung mengambil ponselnya dan menunjukan sebuah foto yang membuat aku terkejut karena itu foto aku saat berada di rumah Doni.

"Abang foto aku diam;dian ya! " kesal ku.

"Ya mau gimana kalau mintakan gak di kasih, " balas Galang.

"Aku minta maaf karena selama ini dingin dan jutek sama kamu karena saat berapa hari kita nikah aku dapat tugas dari om Ilham dan tugas itu sangat beresiko dan aku gak mau kamu terlibat. Makanya saat mama ingin mengadakan pesta aku marah besar karena aku gak mau semua orang tau kalau kamu istri aku karena aku takut kamu jadi sasaran mereka, "penjelasan Galang tentang selama ini dia bersikap dingin pada ku.

" Akun udah maafin abang, "balas ku.

Lamunanku buyar karena tiba-tiba Galang mengagetkan ku dengan tiba-tiba datang dan memeluk ku padahal aku sedang asik melamun.

"Hayo lagi mikirin apa? " tanya nya lalu duduk di samping ku.

"Gak mikirin apa-apa kok, " bohong ku.

"Alah jujur aja, abang tau pasti mikirin yang semalam ya? " tebalnya membuat aku kesal.

"Siapa juga, " ujar ku sidik malu.

"Maaf ya, semalam aku malah buat kamu cepek padahal. kamu baru pulang dari rumah sakit, " ucap Galang sambil mengusap wajah ku.

"Aku gak apa-apa bang, " jawab ku.

"Oya, aku lupa ngasih tau, saat kamu di rumah sakit, kang Arfan datang dia datang sendiri karena ibu dan bapak sakit, " beritahu Galang membuat aku kaget.

"Ibu sama bapak sakit apa? " tanya ku dengan khawatir.

"Kalau bapak penyakit lama kata kang Arfan, kalau ibu kang Arfan gak bilang, " jawab Galang.

"Aku ingin ketemu mereka bang, " pinta ku.

"Nanti abang antar, saat ini kamu harus benar-benar sehat karena kondisi kamu gak memungkinkan untuk berpergian jauh, " ucap Galang.

"Tapi abang janji kalau aku benar-benar sehat abang antar aku pulang, " pintaku dan Galang mengangguk.

Hari pun berlaku dan kondisi ku mulai membaik dan saat cek up dokter sudah memberitahu ku kalau kondisi ku sudah benar-benar pulih. Aku pun langsung menagih janji Galang yang akan mengantarkan aku ketemu orang tua ku. Galang pun menepati janjinya dan kami pun berangkat ke kampung halaman ku dengan menempuh perjalanan lumayan lama. Setibanya di depan rumah aku di buat kaget saat melihat banyak orang berkumpul di depan rumah ku. Aku pun langsung turun dan berlari dan masuk kedalam kerumunan. Namun saat aku berhasil menerobos kerumunan dan aku di buat kaget saat melihat kelurga ku di caci maki oleh keluarga dari suaminya Erika.

"Ada apa ini? " tanya ku berteriak.

Semua orang yang ada di rumah langsung melihat kearah ku. Aku pun masuk dan mendekati Erika yang menangis di pelukan kakak ipar ku.

"Bagus deh kamu datang, " ucap orang tua suaminya Erika.

"Asal kamu tau, gara-gara kamu batal nikah dengan Doni, kelurahan kita jadi kena imbas dan selalu di kait-kaitkan dengan ke sialan kamu, " bentaknya membuat aku kaget.

"Jangan sembarangan kamu, " bentak kang arfan.

"Bu, tolong jangan bawa-bawa teh Alika, toh disini sudah jelas kalau anak ibu udah selingkuh dan melakukan kekerasaan pada aku, " ucap Erika.

"Sembarangan kamu, anak kamu tidak seperti itu, " balasnya gak Terima.

Aku melirik pada Erika dan Erika terlihat sangat sedih.

"Aku memang tidak tau apa-apa karena baru datang, tapi tolong jangan seperti ini kita bisa bicara baik-baik, " pinta ku karena tidak enak sama tetangga apa lagi mereka hanya menonton.

"Gak ada, " bentaknya dan mendorong ku membuat aku hampir jatuh kalau saja Galang tidak menahan ku.

"Jangan main tangan ya anda, " peringatan Galang.

Suami Erika yang dari tadi diam saja langsung kaget saat melihat Galang. Galang menatap tajam suami Erika dan melangkah mendekatinya.

"Lo yakin gak main cewek di belakang, bukannya lo udah punya anak dari cewek lain? " tanya Galang membuat Arman terdiam.

"Jangan sembarangan kamu, " ucap ibunya Arman gak Terima.

"Lebih baik tanya yang benar sama anak ibu, jangan lupa juga tanya aku ini siapa dia, " ucap Galang.

Orang tua Arman melirik Arman namun dia hanya diam saja dan menunduk.

"Kalau kalian gak percaya sekarang juga aku akan tunjukan bukti kalau anak kalian memang memiliki wanita lain di luar sana, " lanjut Galang.

"Bu pak, ayo kita pulang nanti kita bicara di rumah, " ajak Arman pada orang tuanya.

"Erika, ikut kami pulang, " ajak orang tua Arman.

"Aku gak mau, " tolak Erika.

"Lebih baik kalian saja, Erika biarkan disini, " ucap ku dan mereka pun akhirnya pulang dan kerumunan semua orang bubar.

1
Juliaty Paridy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!