Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bayi yang begitu kecil(21)
Operasi pun berjalan cukup lama, hingga 4 jam kemudian, Johan pun keluar.
"Johan,"lirih Albert.
"Albert tenang lah, biarkan gue bernafas sebentar,"ucap Johan sedikit bercanda, agar membuat Albert lebih sedikit tenang.
"Johan, gue gak bisa bercanda saat ini,"ucap Albert.
"Iya iya gue tau, tapi loh gak perlu khawatir, keduanya selamat, hanya saja,"lirih Johan terhenti.
"Hanya saja apa,"ucap Albert lagi
"Anak loh butuh perawatan yang ketat, dia lahir bukan pada waktu nya, jadi dia masih terbilang Sangat kecil,"ucap Johan.
"Tapi karena Allah mengizinkan dia untuk hidup, dia masih bisa bertahan saat ini,"ucap Johan.
"Johan, lakukan yang terbaik buat anak gue, gue mohon,"lirih Albert.
"Tentu Albert,"ucap Johan.
"Johan, apa loh bisa membantu ku sekali lagi,"lirih Albert.
"katakan lah,"ucap Johan.
"Tolong lakukan tes DNA antara aku dan anak yang di kandung Bella, gue gak mau terikat apapun dengan nya lagi,"ucap Albert.
"Apa loh baru sadar sekarang,"ucap Johan.
"Albert, sebenarnya gue sudah tau cukup lama, tapi melihat cinta mu yang begitu besar pada wanita itu, membuat ku mengurung kan niat untuk memberitahu kan mu, dan membiarkan kamu yang mengetahui nya sendiri,"ucap Johan.
"Hmm Gue salah,"lirih Albert.
"Aku akan membantumu,"ucap Johan.
setelah itu nyonya Mita pun datang.
"Albert, bagaimana keadaan Alia,"ucap nyonya Mita.
"Masih dalam masa pemulihan ibu,"lirih Albert.
"ini salah ku, aku tidak bisa melindungi mereka,"lirih Albert.
"Seharusnya aku juga menugaskan seorang penjaga di rumah Alia, agar hal seperti ini tidak terjadi, tapi aku lalai, aku telat,"lirih Albert.
"Apa Alia tidak akan marah padaku, jika mengetahui kondisi anak nya,"lirih Albert lagi.
"Sudah lah jangan di pikir kan lagi, kita juga tidak tau musibah akan datang kapan,"ucap nyonya Mita
"Albert, lalu bagaimana dengan Bella,"ucap nyonya Mita.
"Tadi aku melihat selingkuhan nya itu membawa nya, seperti nya dia juga sudah melahirkan anak haram nya itu,"ucap Albert.
"Kenapa dia tidak mati saja,"ucap nyonya Mita geram.
Hari pun terus berjalan dan kini jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, Alia sudah di pindah kan ke ruangan nya.
Albert memberikan fasilitas terbaik buat Alia.
Setelah itu Albert pun keluar dan menuju ruang bayi di mana anak nya berada.
Albert menatap anaknya, di dalam sebuah inkubator, terlihat seorang bayi yang begitu sangat kecil, hidung nya terpasang selang oksigen, dan tubuh nya di penuhi oleh alat.
Jika di gendong, mungkin tubuh bayi itu hanya sebesar kedua telapak tangan Albert.
"Maaf kan ayah nak,"lirih Albert.
"Kau harus tersiksa seperti ini karena ayah terlambat menolong ibumu, maaf karena ayah juga baru mengunjungi mu,"lirih nya.
"Ayah memang adalah ayah yang kejam,"lirih Albert.
Air mata nya menetes membasahi pipi nya, dia benar benar tak sanggup melihat tubuh kecil anak nya yang terpasang begitu banyak alat, bahkan anak itu di beri selang oksigen.
"Kamu harus kuat nak, ayah janji, setelah kau bisa keluar dari tempat kecil ini, ayah akan memberikan apapun yang kau mau, ayah akan memberikan mu kasih sayang yang sangat besar,"lirih Albert.
"Tolong jangan buat ibumu membenci ayah,"lirih Albert.
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️