Novel Aku dapat merasakannya kembali update nih dari Hiatus panjang nya, yuk mampir para pencinta genre horor Religi
kisah yang berawal dari seorang wanita biasa yang hidup dengan banyak hutang Budi oleh seorang kakek yang sudah menyelamatkan hidup nya dan mengorbankan nyawa anak nya
masa kecil yang hancur dan mengerikan membuat nya tidak semangat menjalani setiap hari-hari nya.
hanya rasa syukur dan hutang Budi yang ingin dia balas untuk seorang kakek yang menyelamatkan nya lah yang membuat dia bertahan pada hidup nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
gudang misteri
Felix melihat Athis yang hanya diam saja sambil terus memegang kantong kain di tangannya
"Athis lu gpp kan.. Kenapa si melamun gituh" Felix
"gue gak ngelamun Lix, gue mikirin nenek yang tadi gue tolongin gue rasa dia punya kaitan sama mimpi gue semalam" Athis
"yah gue percaya kalo lu ketemu sama nenek-nenek tadi walaupun gue gak liat....tapi apa maksud lu berkaitan dengan mimpi tadi malam?" Felix
"tadi malam gue mimpi dan seseorang yang berkata di mimpi gue itu mengatakan hal yang sama kaya nenek yang tadi gue temuin" Athis
"apa tadi malam lu mimpi buruk" Viyon
"engak Yon..tadi malam gue gak bisa tidur karna sakit di punggung gue jadi gue cuman bisa duduk sambil meluk lutut tapi gak lama gue tertidur dengan posisi itu sampai akhirnya ada laki-laki paruh baya yang mengatakan banyak hal tentang kebesaran Allah bahkan dia terus mengatakan jangan pernah meninggalkan Allah, dia juga bilang bahwa di hari esok gue bakal bangun dengan tubuh yang akan kembali sehat" Athis
"terus apa yang nenek itu bilang?" Viyon
"nenek itu mengatakan kalimat yang hampir sama dengan apa yang di katakan pria paruh baya di mimpi gue" Athis
"tunggu sebentar...jadi gimana keadaan punggung dan kaki lu sekarang" Felix yang tadi menyimak apa yang di katakan Athis itu kemudian langsung angkat bicara ketika menyadari hal besar yang mereka lupakan ya itu sakit di tubuh Athis
"tadi malam saat gue habis mimpi begitu tiba-tiba aja gue jatuh dan tertidur dengan posisi terlentang dan itu gak sakit sama sekali dan gue langsung merasa lebih nyaman dan enak pas tidur" Athis
"dan tadi pagi, pas gue mau mandi gue ngeliat kaki gue yang terkilir dan memarnya parah jadi lebih baik udah gak sakit lagi dan warna yang kemarin bener-bener gelap udah hilang tinggal warna jingga kemerahan gituh" Athis
"gimana dengan punggung lu?" Felix
"gue gak ngeliat punggung gue tadi, tapi pas gue bangun pagi ini rasanya tubuh gue udah sembuh bahkan gue ngerasa bersemangat dan baik-baik aja" Athis
"kok aneh yah..kan gak mungkin secepat itu sembuhnya apa lagi ini baru sehari dari kemaren kita periksa" Viyon
"btw itu kantong kain yang lu pegang apaan?" tanya Felix membuat Athis sadar bahwa masih ada petunjuk lewat Kantong kain itu
"ini....gue rasa ini punya nenek yang gue tolongin tadi soalnya dia selalu megang ini tapi gak tau kenapa gue ngeliat itu di bawah pas mau masuk ke mobil" Athis
"coba aja lu buka" Viyon
"Iyah gue buka" Athis
Athis pun membuka kantong tersebut tidak di sangka di dalamnya ada sebuah daun Bidara kering
Athis merasa senang melihat daun Bidara itu dia bisa menafsirkan bahwa kantong kain ini sengaja di tinggalkan oleh sang nenek untuk nya
(Daun Bidara adalah daun yang berasal dari Arab daun ini telah di sebutkan di dalam Al-Qur'an juga terdapat anjuran penggunaan nya di dalam hadits, daun ini di gunakan dalam berbagai proses beribadah ... misalnya daun ini di Sunnah kan untuk mandi wajib bagi wanita yang baru suci dari haid, daun ini juga di gunakan untuk memandikan jenazah dan menghilangkan najis dari tubuh mayat, Daun Bidara juga dipergunakan dalam proses Rukyah untuk mengobati orang yang kesurupan daun Bidara juga memiliki banyak khasiat lain dalam dunia kesehatan)
"Kenapa tersenyum, apa isi kantong itu?" Felix
"ini daun Bidara kering Lix...ini bakal berguna banget untuk kita kedepannya" Athis
"Daun Bidara?...kenapa nenek itu bisa memiliki nya" curiga Felix
"lu apa-apaan si Lix... yah wajar kali orang tua kaya nenek itu bawa daun Bidara karna banyak kegunaan nya" Viyon yang asal bicara membuatnya langsung di pukul oleh Felix
"heh...b*go gue juga tau klo itu..tapi masalah nya ini nenek misterius itu yang bikin gue curiga" Felix
"apa mungkin nenek ini punya kaitan besar dengan mimpi ku semalam" Athis
"apa jangan-jangan nenek itu malaikat" Viyon
"apa mungkin 🤔🤔...." Athis
"sudah This gak usah dengerin si Viyon.....lambat laun ini semua bakal terbongkar dengan sendirinya" Felix
"emmm"
"intinya yang sekarang harus kita fikirin tuh sekolah dan gimana supaya kita bisa lebih kuat dari Raja iblis itu...mungkin agama kita kuat tapi tubuh kita masih sangat lemah" Felix
"Iyah lu bener...kita gak bisa anggap remeh hal ini" Athis
"teruslah berjuang gue tetap ada untuk kalian kita sama-sama berjuang di jalan Allah" Viyon
"fighting 😁✊" Athis
"fighting 🙂🙂 ✊✊" Viyon + Felix
akhirnya mereka sampai di sekolah dengan perasaan yang senang mereka bertiga selalu berjalan bersama membuat mereka menjadi pusat perhatian di sekolah itu
__________________________
pelajaran pertama sudah selesai dan sekarang waktu istirahat, Athis yang sebelumnya tidak pernah pergi ke kantin sekarang selalu di paksa oleh Felix dan Viyon
akhirnya mereka pun bersama menuju kantin saat di koridor menunju kantin tiba-tiba saja ada bayangan gelap yang lewat membuat Felix terkejut
tapi Felix melihat Athis dan Viyon tidak memiliki reaksi terhadap bayangan itu dan memutuskan untuk tidak mengungkitnya
tapi saat mereka hampir Sampai di kantin di samping kantin terdapat sebuah ruangan yang bertuliskan hanya satpam dan direktur utama yang boleh masuk dan itu berhasil mencuri perhatian Athis dkk
"tempat apa itu" Viyon
"entahlah gue rasa ada sesuatu di dalam sana" Felix
"bukan gudang yah?" Viyon
"gak mungkin gudang, kalo papan tandanya bertuliskan hanya satpam dan direktur utama yang boleh masuk...pasti guru-guru juga boleh masuk klo itu gudang" Felix
"bener juga... berarti kalo direktur utama yang hanya boleh masuk sedangkan satpam sekolah ini orang yang paling dekat dengan direktur utama...itu artinya tempat ini bisa jadi kunci jawaban atas perbuatannya" Viyon
"Iyah itu mungkin dan bisa jadi...tapi itu juga bisa di jadikan alibi olehnya" Felix
"itu tempat biasa penyimpanan berkas tapi di belakang sebuah kardus berkas yang menumpuk terdapat tempat penyiksaan manusia dan juga tempat ritual pemanggilan Raja iblis" Athis
"APAAAAAAA" teriak Viyon dan Felix membuat murid dan penjual di kantin menoleh ke arah mereka
"apa si kalian...kecilin suara kalian lebay banget" Athis
"ta...tapi kena" omongan Viyon terputus
"udah nanti pulang dari sekolah kita mampir ke tempat kak Lisa kita bahas hal itu nanti sekalian" Athis
akhirnya mereka pun pergi ke kantin untuk makan
sampai sini dulu wak bingung mau nyusun kata-kata untuk lanjutannya 🤣 🤣🤣
mohon terus dukung cerita aku teman-teman
jangan lupa tinggalkan LIKE 👍 VOTE 😉 RATE ⭐ KOMEN 🥰
THANKS FOR YOU ALL 🌈
SEE YOU NEXT TIME 🍒
👻👻👻👻
💐💐💐💐💐💐
👏👏👏👏👏👏
⭐⭐⭐⭐⭐
💐💐💐💐💐💐
🌹🌹🌹🌹🌹