Namanya Azzalea Nevrita Evellyn. Putri tunggal dari pasangan Adam Zatulinni dan Devyana Rosstey
Mengisahkan seorang gadis kecil yang ditinggal ibunya bersamaan dengan sebuah insiden yang menimpa ayahnya diruang penelitian sehingga menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan pabrik parfum milik keluarga ludes terbakar.
Gadis kecil berumur 5tahun bernama Azzalea Nevrita Evellyn.Menderita amnesia akibat insiden yang menimpa keluarganya. Sampai suatu saat bertemu sang nenek Maria.
Saat berumur 19 tahun ketidak beruntungan nasibnya terjadi kembali , takdir membuatnya jatuh cinta pada pria yang salah. Namanya David. Ketulusan cinta Azzalea ternyata dimanfaatkan oleh David hingga mereka akhirnya menikah dan Azzalea mengandung.
Keserakahan ibu mertua dan David membuat mereka harus membunuh janin Azzalea. Hingga akhirnya keguguran.
Tak cukup sampai disitu David menceraikan Azzalea dan menikah dengan wanita kaya yang sombong dan arogan Tania Azzurah Jonah
Sampai akhirnya Azzalea bertemu seorang pemuda tampan dan baik hati yang mempunyai kelainan jantung bernama Billy Ezekiel Jonah yang tak lain adalah adik Tania anak tiri dari Devy ibu kandung Azzalea.
Demi menebus rasa bersalah dan berdosa kepada putrinya Devya akhirnya meninggalkan suaminya Jason Jonnah ayah kandung Billy dan Tania.Demi sang putri agar bisa menikah dengan Billy.
Selamat menikmati suguhan cerita kami Readers.Akan ada banyak intrik percintaan dalam kisah ini.
Terimakasih.....
Happy Reading 😍😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vicaldo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode XXI Kemarahan Kiran
Flash back on....
Setelah beberapa kali panggilan tak dijawab olehnya kali ini David memberanikan diri untuk menjawab telefon itu.Dengan tubuh gemetar dan keringat dingin berkucuran di dahi, David pun mulai bicara.
" Ha hallo....ma maaf sekali lagi tolong beri saya waktu saya hanya butuh dua hari lagi saya janji sa saya akan melunasinya ". suara David terbata bata karena takut akan ancaman ketua judi tersebut.
Setelah mengakhiri panggilan suara tersebut David bergegas menemui Kiran ibunya.Dalam sekejap mobil yang dikendarainya pun melesat jauh meninggalkan kantor tempat ia bekerja.
Wajah David tampak lesu sore itu bahkan terlihat sedikit pucat.Kiran menghampirinya.Duduk disebelah David sambil memijat pundak David.
" Anak ibu baru pulang kerja kok cemberut gitu sih , bagaimana hari pertamanya bekerja sayang ". tanya Kiran sembari tersenyum menatap wajah David yang tampak kuyu.
" Bu...aku ingin meminta bantuan pada ibu ". Kali ini wajah David tampak serius menatap balik Kiran.
" Ada apa sayang sepertinya kamu tidak sedang baik baik ". Wajah kiran berubah khawatir.
Digenggamnya tangan Kiran dan kedua bola matanya kembali ditatap oleh David." Bu aku butuh uang dan kalau bisa hari ini juga bu , aku janji akan membayarnya pada ibu nanti jika aku sudah punya banyak uang". ucap David dengan wajah serius.
" Tentu saja sayang ibu akan memberikan nya untukmu, berapa jumlahnya sayang ". tanya Kiran kembali
" Seratus juta bu ". deggg.... jantung Kiran seakan berhenti berdetak sesaat setelah mendengar nominal yang disebut sang anak.
" Ta tapi sayang dari mana ibu mendapatkan uang sebanyak itu dalam sehari , tabungan ibu juga sudah ibu berikan kepadamu semuanya untuk biaya kuliahmu dan untuk membeli mobilmu.Uang ibu saat ini hanya ada lima juta sayang , lagian untuk apa kamu membutuhkan uang sebanyak itu ". pertanyaan Kiran kembali terlontar dengan wajah makin cemas.
David pun akhirnya menceritakan semua kejadian sedetail mungkin kepada Kiran.Berharap ibunya bisa memberinya solusi .
" Apa " teriak Kiran saat mendengar anaknya kalah berjudi sehingga mempunyai hutang sebanyak itu bahkan surat rumah harta satu satunya peninggalan sang suami pun telah dijadikan jaminan oleh anak yang selama ini selalu ia manjakan.
" Plak " sebuah tamparan dari Kiran mendarat dipipi David.
" Dengar ibu menyekolahkan mu tinggi tinggi bukan untuk membuatmu bodoh bahkan kamu sampai bertindak konyol seperti itu , dari mana kita bisa mendapatkan uang secepatnya hah ". teriak Kiran kembali dan kali ini suaranya terdengar murka.
David mencengkeram rambutnya sendiri membuang kasar nafas beratnya.Saat itu keadaannya terlihat sangat kacau.
" Bantu aku bu...aku tidak ingin mereka menangkapku dan membunuhku ". ujar David bersimpuh di pangkuan Kiran.Dengan derai air mata Kiran menangkup wajah David.
" Lihat dan dengarkan ibu baik baik ". Kiran mendongak kan wajah anak satu satunya itu untuk menatap bola matanya.
" Bukankah Zahwa gadis bodoh itu sangat mencintaimu , dan ibu dengar sekarang ia telah bertemu dengan nenek kandungnya yang kaya raya.Buat lah dia menikah denganmu.Bagaimanapun caranya kalau perlu kamu buat dia hamil secepatnya.Ibu yakin Maria tidak akan menolaknya.Katakan lah yang sebenarnya pada Zahwa pasti dia akan menyetujui permintaan cucu satu satunya ". Ujar Kiran dengan senyum licik tersungging di bibir nya.
" Tapi bu...aku tidak mencintainya aku menyukai gadis lain ". ucap David menolak usulan Kiran.
Kiran menepis David dan berdiri berpaling dari David " Hanya itu jalan satu satunya jika kamu ingin selamat kamu bisa menceraikan nya setelah menikah nanti ". ucap Kiran berlalu meninggalkan David yang kini sendirian di ruang tengah.
David mulai mencerna setiap perkataan Kiran.Dan ia pun mulai memikirkannya.Mungkin benar apa yang dikatakan ibunya dia bisa bercerai setelah menikah gumam nya lagi dan lagi.Mulai menghalalkan segala cara.
Malam pun tiba David menemui Zahwa dirumah nenek Maria.Malam itu David ingin bersandiwara menyatakan cintanya kepada Zahwa.Berharap gadis polos itu akan mau membantunya.Karena hanya Zahwa lah harapan satu satunya saat ini.
********Bersambung.......
Saksikan terus kelanjutannya ya kisah kesedihan Zalea yang akan dimulai kembali.
Jangan lupa sertakan komentar terbaik kalian dan juga Vote n like❤.Terimakasih 😍😍😍**
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
congratz deh,thor..moga semakin kereeen dgn novel2 yg lain nantnya..
👍👍👍👍
tp btw ikut alur othor ajalah🏃♀🏃♀🏃♀