NovelToon NovelToon
CINCIN YANG TERTINGGAL

CINCIN YANG TERTINGGAL

Status: tamat
Genre:Romantis / Dosen / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:302.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: FR Nursy

Cincin tunangan tertinggal di jari manis wanita asing? Kok bisa? Ya bisa buktinya
Alhan mengalami hal itu karena ulahnya sendiri. Ironisnya dia tidak tahu nama dan alamat rumah wanita itu apalagi nomor hapenya. Siapakah sebenarnya wanita itu? Bisakah ia bertemu wanita asing itu lagi ? Dan bagaimana Alhan melamar kekasihnya kalau cincinnya saja tidak ada? Simak terus kisahnya. Happy reading!❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FR Nursy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 Nasehat Wafa

Alhan membanting setir mengerem mendadak, Ia menghindari seekor kucing yang melintasi jalan. Beruntung mobilnya tidak menabrak apapun. Kucing itu selamat, berlari ke seberang jalan.

"Astaghfirullah" Lafadz istighfar ia ucapkan berulang-ulang sampai hatinya tenang. Ia menghela nafas panjang, lalu melajukan mobil kembali dengan kecepatan sedang.

.

Dengan jarak tempuh sekitar dua jam akhirnya Alhan sampai di sebuah danau. Suasananya cukup sepi, sehingga ia berkesempatan untuk berteriak mengeluarkan emosi yang berkecamuk dalam diri. Sesekali ia melempar kerikil ke tengah danau.

Danau Cinta yang hanya dikunjungi banyak pasangan itu akan ramai pada pagi, sore bahkan malam hari. Tempat itu tidak hanya dijadikan tempat singgah namun terkadang dijadikan tempat romantis untuk momen tertentu bersama pasangan. Alhan belum pernah datang ke danau tersebut bersama kekasihnya yang dulu mau pun saat bersama Nurmala. Ia ingin suatu saat setelah menikah dapat mengajak isterinya ke Danau Cinta untuk menciptakan momen yang paling berkesan dalam kisah hidupnya.

Sepasang mata mengikuti gerak -gerik Alhan sampai ia berada tepat di belakangnya tanpa Alhan sadari. Ia hanya diam seperti layaknya bodyguard yang setia menjaga majikannya.

"Penghianaaaaat!!" Teriak Alhan melempar batu kecil ke tengah danau, nafasnya naik turun. Ingin rasanya ia menuntut keadilan namun pada siapa? Di sisi lain ia tidak percaya pada ucapan Nurmala, namun itu jelas diucapkannya dengan kesadaran.

Kalau saja cincin yang ia akan berikan pada Nurmala itu tidak tertinggal di jari Wafa tentu ia sudah mendapatkan tambatan hatinya. Ia menyesali kebodohannya. Tak terasa matanya berkaca-kaca. Ia menoleh saat terdengar suara deheman dari seseorang.yang sangat familiar.

"Kamu! Mau apa kamu ke sini? Ucapnya ketus. Wanita yang kini berada di sampingnya memakai baju setelan cardigan berwarna Milo yang dipadukan dengan hijab senada bersikap sangat tenang. Kedua tangannya masuk ke dalam kantong celana. Matanya menatap lurus ke depan.

"Kebetulan aku lewat danau ini tadi ada pasien yang melahirkan dekat sini" Jawabnya benar adanya.

" Aku lihat mobil bapak memasuki tempat ini dan kebetulan aku mau memberikan sesuatu milik bapak, ini...."Wafa merogoh tas kemudian mengambil cincin milik Alhan yang sempat dipermasalahkan.

"Tadi pagi aku ambil dari tempat nenek. Maaf kalau aku telat mengembalikannya kepada bapak" Alhan memandang cincin itu dari arah samping. Terlihat masih utuh walaupun segelnya agak rusak karena pernah terkena air. Dia tidak mengambilnya. Dia marah.

"Buat apa? Aku tidak membutuhkan cincin itu lagi. Kalau saja kamu tidak telat memberikan cincin itu padaku tentu kekasihku tidak akan menerima pinangan orang lain. Kamu tahu? Dia meninggalkan aku Fa demi lelaki lain yang lebih dari pada aku. Aku tidak tahu apa istimewanya lelaki itu, apa dia kaya dan punya segalanya? Dia pengusaha Fa. Sedangkan aku hanya seorang guru honor yang gajinya kecil. Apa semua wanita berpikir seperti itu Fa? Uang....uang dan uang. Segalanya dinilai dengan uang. Sungguh aku kecewa Fa....aku kecewa" Wafa bergeming. Telapak tangannya masih menggenggam cincin itu Wafa mencoba untuk menjadi pendengar setia. Dia sama sekali tidak tersinggung ketika Alhan menyalahkannya. Wafa hanya diam tidak berkata apa pun selain mendengarkan. Dia melihat betapa rapuhnya Alhan di hadapan seorang wanita karena wanita. Mungkin inilah yang dinamakan patah hati yang tidak pernah dialami wafa selama ini. Karena memang Wafa belum pernah berpacaran. Walaupun banyak yang menginginkan Wafa untuk menjadi kekasihnya, namun Wafa menolaknya secara halus karena memang ia tidak berminat untuk pacaran inginnya ada orang tulus mencintainya dan berkomitmen dalam berumah tangga, dan tentunya tidak akan ada patah hati seperti yang dialami Alhan saat ini walaupun tentunya akan banyak masalah yang diujikan setelah pernikahan

Kekecewaan Alhan memang beralasan, dia tidak pernah mau mengungkap siapa dirinya pada orang lain selain Wafa yang memang sangat dekat dengan keluarganya. Orang lain hanya tahu Alhan sebagai guru honorer yang memiliki gaji di bawah rata-rata UMR. Alhan mencari calon istri yang tidak materialistis dan mau menerimanya apa adanya tanpa melihat kekayaan yang dimilikinya.

"Jangan menilai wanita semuanya sama pak. Ketahuilah banyak wanita yang memiliki harga diri yang tidak dinilai dengan uang. Silakan bapak menyalahkan siapapun atas kejadian yang sudah terjadi namun yakinlah semuanya itu karena kehendak Allah. Harusnya bapak bersyukur dia jujur sebelum pernikahan itu terjadi, kalau tidak? Kalau memang ia jodoh bapak, aku yakin walaupun ia sudah bertunangan ia pasti akan kembali dengan cara-Nya namun jika ia bukan jodoh bapak walaupun jungkir balik pun dia tidak akan bisa bersatu. Yakinlah Allah sudah menyiapkan wanita terbaik untuk bapak, wanita itu adalah orang yang sangat beruntung mendapatkan bapak." Wafa memanggilnya bapak lantaran untuk menghormati dan menghargai Alhan sebagai atasannya sejak dr. Ibrahim memberikan tanggung jawab pengelolaan Klinik Sehat Medika yang dialihkan pada Alhan sebagai anak tunggalnya. Alhan terhenyak nasihat Wafa begitu membuatnya tenang. Ia tidak menyangka orang yang selama ini sering membuatnya kesal bisa memberikan kenyamanan.

"Simpanlah ini untuk calon istrimu kelak". Wafa menyerahkan cincin itu kembali namun tangan Alhan tidak terulur untuk mengambilnya ia hanya memandangi cincin itu. Lalu ia menggeleng

"Tidak aku tidak membutuhkan cincin itu lagi biarlah cincin itu pergi bersama kenangan dan kekecewaanku padanya. Kalau kau suka ambilah cincin itu untukmu namun jika kau tidak suka berikan saja pada orang yang membutuhkan. Oiya cincinmu akan aku kembalikan nanti" Alhan langsung memakai kacamata hitamnya, ia menghentikan langkahnya sebelum beranjak pergi ia mengatakan sesuatu yang membuat perasaan Wafa mendadak adem.

"Dan ingat jangan panggil aku bapak ketika kita sedang berdua." Wafa membulatkan kedua bola matanya tak percaya. Kembali Wafa menggenggam cincin itu. Senyumnya tersungging dengan manis.

"Aku akan menyimpan cincin ini dengan kenangan yang terindah saat mengenalmu, Mas" Gumam Wafa lirih. Wafa pun beranjak dari tempatnya menyusul Alhan.

Ternyata Alhan belum melarikan mobilnya ke jalan. Ia justru menunggu wanita yang sudah menjadi asistennya beberapa Minggu ini di klinik ayahnya. Ia menunggunya di dalam mobil. Terlihat Wafa tersenyum ke arahnya lalu membuka pintu mobil Wafa walaupun itu mobil inventaris klinik yang sering digunakan untuk urusan pekerjaan. Alhan ingin memastikan asistennya itu kembali ke rumah dengan selamat.

"

1
Wanita Aries
lho nurmala
Wanita Aries
masih ngikutin
Munawaroh Ag
kalau gak ada cincin nya ya beli lagi dong masa kagak bisa beli lagi Lo laki kan
Yuningsih Nining
wafa dalam mode rumit
Yuningsih Nining
nurmala baik sebenrnya nya cuma di liat² dilema ada 2 yng di suka , tp ada egois mau herdi jg alhan mau 2 2 nya dia pegang
Yuningsih Nining
Oowh iya wafa jangan sampe kamu di anggap mau kabur dari tanggungjwb sm si alhan, tidak wafa gak akan kabur cm wafa sdng dalam profesi nya, alias gamau tercampur antara urusan profesi sm urusan pribadi
💟노르 아스마💟
Luar biasa
echa purin
/Sleep/
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Mercenary of El Dorado
Saya Sayekti
Luar biasa
Lisayesha
wkwkwwkk Dun kamu lucu deh
Lisayesha
emang geh mantap si Keira
Lisayesha
Neneng = Keira si penjual cilok
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
luar biasa ceritanya 👍👍
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
selamat ya Alhan dan Wafa akhirnya kalian jadi orang tua yang sesungguhnya
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
Lisa kok bisa ini kamu mau makan tidak bawa uang, untung kamu bertemu Alhan dengan Wafa
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
Tuh BLU sudah mulai belok hati ini
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
Kasdun kamu orang nya sangat jujur banget. jujur lebih baik dari pada jadi orang pembohong
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
Wah ada apa ya kok Kasdun di panggil papanya Keira ini
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
Astaghfirullah Tiara sungguh menyesatkan dirimu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!