NovelToon NovelToon
Ranjang Panas Om Duda

Ranjang Panas Om Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Duda / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Morata

novel ini menceritakan tentang gadis belia yang mencintai seorang duda, sebut saja namanya Morina, Morina terlahir dari keluarga yang Broken home, ayahnya seorang pengusaha kaya raya. kekurangan kasih sayang dan perhatian dari orangtuanya membuat Morina lebih banyak menghabiskan waktu diluar,

Sampai suatu ketika ia bertemu dengan seorang duda bernama Antonio dan mempunyai seorang putri bernama Kaila.
Antonio seorang pengusaha kuliner yang mempunyai, anak cabang di berbagai propinsi.

permintaan Kaila yang membuat Morina terjebak dengan keadaan, disamping itu ia juga. kurang mendapat kasih sayang dari orangtuanya . sehingga dirinya lebih banyak menghabiskan waktu dirumah Antonio. semenjak pertemuan mereka.

Morina sangat menyayangi Kaila. dan Kaila juga sangat menyayangi Morina mebuat hati Antonio begitu menghangat melihat interaksi antara Morina dan Kaila.
tetapi begitu banyak tantangan yang akan mereka hadapi. apalagi dari keluarga Jose Miller.akan kah Morina dan Antonio bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Felix bertemu morina

sementara Kaila yang lagi asik bermain dengan Yonya Selena terus berbicara sampai nyonya Selena sedikit kewalahan menjawab pertanyaan pertanyaan yang dilontarkan Kaila gadis cilik yang mengisi hati nyonya Selena.

"Oma .....mami kenapa sih ngak tinggal disini lagi?" tanya Kaila kepada nyonya Selena.

" Mami belum bisa tinggal disini sayang.....sebelum mami dan papi kamu menikah" jawab nyonya selena

" Menikah itu apasih Oma?"tanya Kaila membuat nyonya Selena semakin kewalahan menjawab pertanyaan Kaila.

" Hum....kita kesana yuk kei...." Ajak nyonya Selena mengalihkan pertanyaan Kaila agar kaila tidak bertanya yang membuat nyonya Selena pusing akan menjawab apa.

" Kaila pun menuruti nyonya Selena mereka bermain susunan sembari nyonya selana bercerita dongeng kepada Kaila.

Setelah Kaila merasa capek ia nguap pertanda dirinya sudah ngantuk." Kaila ngantuk Yach " tanya nyonya Selena dan Bu Dewi. " Iya Oma " jawab Kaila sembari mendekati ibu Dewi agar ibu Dewi membawanya kekamarnya. Tidak berapa lama Kaila langsung tertidur mengarungi alam mimpinya.

Setelah Kaila tertidur, Bu Dewi kembali menghampiri nyonya Selena. " Maaf ya jeng jadi menunggu." kata bu Dewi dibalas senyuman dari nyonya Selena. Sementara ditempat lain Morina masih saja kekeh dengan pendiriannya. Ia tetap tidak ingin disentuh oleh Antonio sebelum Antonio memeriksakan kesehatannya kepada dokter.

" Ya udah kita kedokter sekarang." Kata Antonio karna dirinya tidak tahan kalau dijauhi oleh Morina. " Itu hukuman buat kamu mas," " jangan pernah menyentuh ku sebelum mas membersihkan diri dan periksa kedokter," " najis bagiku kalau laki laki sudah menyentuh perempuan diluaran sana," "Apalagi perempuan malam. " Memangnya mas tau siapa aja yang sudah dilayani wanita wanita malam itu hah..." kata Morina karna masih emosi dengan sikap Antonio yang tidak kuat iman dengan godaan godaan duniawi.

" lebih baik mas segera bertobat dan dekatkan diri mas pada Tuhan maka mas tidak akan tergoda hal hal demikian." Kata Morina. Sembari berdiri karna ia ingin menghampiri Kaila . Tetapi ia melihat nyonya selena dan Bu Dewi sedang ngobrol di taman samping rumah milik Antonio. " loh mam....kailanya mana?" tanya Morina karna dirinya tidak melihat sosok Kaila yang sudah mengisi hatinya akhir akhir ini.

" Kailanya sudah tidur sayang...." jawab nyonya Selena sambil mempersilahkan Morina duduk disampingnya. Bu Dewi juga menyuguhkan buah yang baru saja mereka petik ditaman. " "Wah segar bangat buahnya Tante " kata morina memuji buah yang disuguhkan Bu Dewi kepadanya.

" Ia soalnya barusan dipetik dari pohonnya." jawab Bu Dewi sembari menunjukkan pohon jambu madu yang ada ditaman samping rumah Antonio.

" Oh iya nak..... Antonio mana sayang....." tanya nyonya Selena karna dirinya tidak melihat sosok Antonio bersama dengan Morina." Ada kok ma didalam" Jawab Morina singkat sembari mengalihkan pembicaraan tentang mereka akan jalan jalan kemana saja.

" Oh ya ma....Kaila kan sudah tidur kita pulang Yach mam....soalnya masih ada sedikit urusan Morina sama Zahra dan Sarma." Kata Morina untuk menghindari kontak pisik dengan Antonio. Setelah berpamitan, Morina dan nyonya Selena pulang kerumah keluarga Jose Miller.

Setelah menghantarkan maminya pulang , Morina berniat untuk bertemu dengan teman temannya mengingat akhir akhir ini semenjak kejadian yang menimpa Morina dan nyonya Selena mereka tidak pernah kumpul lagi untuk sekedar ngobrol atau curhat antara satu sama yang lain.

" Mam....Morina pamit Yach " kata Morina sembari mencium punggung tangan nyonya Selena. " hati hati nak ....jangan ngebut ngebut." kata nyonya Selena kepada morina. Morina yang sengaja menukar mobilnya dengan motor ninja kesukaannya pun langsung melajukan motornya kearah jalan raya menuju tempat mereka janjian bersama teman temannya.

Entah karna dorongan apa Morina melajukan motornya dengan kecepatan sangat kencang dan suara motor ninja miliknya yang bising, membuat orang orang yang dilaluinya mengumpat. " dasar bocah edan...." Gerutu salah satu pejalan kaki yang dilintasi oleh Morina. Tetapi Morina tetap saja melajukan motornya tetapi mengurangi kecepatannya.

Setelah tiba di tempat yang mereka janjikan Zahra dan Sarma sudah ada disana. " Hai gas...".sapa Morina sembari langsung duduk dan meminum minuman sahabat nya Zahra.

" Mori ....itu minumku loh, kalau mau.....pesan dong....." kata Zahra Karna morina langsung main serobot aja meminum minuman nya.

" Huh itu aja pelit " kata Morina sembari memonyongkan bibirnya.

" Heh bibir itu jangan dipanjangin gitu loh nanti bisa diserobot om duren mu yang tampan itu loh...." kata Sarma berniat untuk menjahili Morina. hal itu membuat Morina semakin cemberut. " uh....uh ...yang lagi kasmaran sama om duren." kata Zahra membuat wajah Morina merah merona.

" Udah deh ngak usah bahas itu lagi. Kata Morina. Kemudian Morina memesan makanan kesukaanya. Tanpa ia sadari sepasang mata sudah memperhatikannya sedari tadi. Felix yang duduk di sudut restoran memperhatikan Morina sedari tadi. Karna ia melihat foto yang ada diponselya mirip sekali dengan Morina

" Apakah itu kak Morina?" tanyanya dalam hati sembari memperhatikan foto yang ada diponselnya. " Iya benar itu kak Morina" gumamnya. Ia berniat untuk menemui Morina. tetapi ia takut kalau Morina akan menghindarinya jikalau dirinya memberitahu siapa dia sebenarnya.

" Mas mau pesan dong ...." panggil Morina kepada salah satu pelayan yang bertugas direstoran tempat mereka nongkrong.

" Mau pesan apa mbak?

" Nasi pakai sea food Yach " terus minumnya jus jeruk." kata Morina

" Baik mbak ditunggu Yach " kata pelayan itu sembari langsung meniggalkan meja yang ditempati oleh Morina dan teman temannya.

Sementara Felix yang sedari tadi gelisah karna dirinya merindukan sosok kakaknya yang ia cari selama ini, memberanikan diri untuk menghampiri Morina.

" Maaf permisi Kakak..." kata Felix memberanikan diri untuk menghampiri dan berbicara kepada Morina.

" Ya ada apa ya de...." Sahut Morina ramah sembari mengembangkan senyumnya kepada felix. " kak Morina Miller Yach ...." kata Felix sembari menangis dan memberi salam kepada Morina

" Iya saya Morina ....tapi kamu siapa dek sepertinya kita belum pernah ketemu." kata Morina karna dirinya sama sekali tidak mengenal sosok Felix Aleksander miller.

" Boleh aku meminta sedikit waktu sama kakak?" kata Felix karna dirinya sudah tidak tahan ingin memberitahu jati dirinya sebenarnya kepada Morina.

" Dimana dek?" tanya Morina sambil mempersilahkan Felix duduk disampingnya.

tiba tiba pesanan Morina datang ." Maaf kakak makan dulu kamu sudah makan belum?" tanya Morina sembari menggeser makan kesukaannya kehadapan nya. " Aku baru saja siap makan ka." Jawab Felix sambil memperhatikan Morina dengan seksama

" Benar benar mirip dengan papa gumam Felix dalam hati. Setelah Morina selesai makan, Felix mengajak Morina berbicara ditempat lain tanpa ada seorang pun yang mendengarnya. " Ada apa dek kenapa kamu mengajak saya kemari?", apa yang ingin kamu bicarakan? tanya Morina kepada Felix karna dirinya penasaran siapa sebenarnya Felix Aleksander miller.

1
Isnawaty Djafar
lanjut
Hari Martoyo
asyik bacanya
Siti musdahlifah noor Noor (Titi)
giod
Oktavia
enak di felix dpt hotel dan perusahaan properti…
Sri Widjiastuti
lhoh kok papi? bukannya panggil ayah saat kenalan
Sri Widjiastuti
mampir jg nii
Qaisaa Nazarudin
Rasain tuh Yuni Gatot deh rencana jahatnya…👏🏻👏🏻👏🏻😜😜
Qaisaa Nazarudin
Astaga..Mantan adek ipar Antonio,Yuni udah gak ada hubungan apa2 lagi dgn keluarga Antonio,kecuali Kayla seorg,Terus ngapain juga dia mau pindah ke sini,mau maksa Antonio buat nikahin dia,Gila nih cewek..
Qaisaa Nazarudin
Cih udah tau gitu kenapa selingkuh??Dasar Egois…
Qaisaa Nazarudin
Yeeezzzz bagus👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
SevenNy
agak mengganggu yach
Windha Winda
yeeee charles suka sma zahra..
Umi Muizza
menyenangkan, dan sya menikmati alur cerita
🌹🪴eiv🪴🌹
baby sitter othor
baby sister berati saudara perempuan di bayi
🌹🪴eiv🪴🌹
wah hebat kali kau anus
🌹🪴eiv🪴🌹
bakker.....?
panggangan bukan sih 🤭🤭🤭

brangkar kayaknya sih namanya bed rumah sakit yg bisa di dorong
🌹🪴eiv🪴🌹
thor aku tahu ini novel udah end....
tapi di revisi bisa nggak sih
panggilannya papa,papi,atau ayah
ini ganggu konsentrasi baca thor
pangil Tante atau ibu
banget apa bangat
🌹🪴eiv🪴🌹
aku disini 🤗

dijodohin sama mama ❎
dijodohin sama anak ✅
Ida Lailamajenun
penulisan nya agk berantakan Thor🙏kadang mami kdg mama kdg papi kdg ayah kdg papa bingung panggilannya yg mana😁trus klu bunyi telp cukup Tut Tut aja jgn disambungkan lagi dgn kata" kira" bgt la bunyi nya.banyak ejaan dan kata yg harus dipangkas Thor dikarya mu ini.tanda baca juga diperhatikan🙏🙏maaf hanya saran aja..
Ida Lailamajenun
gass pool nih kayak pak duren sawit lgsg nembak mori..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!