hidup yang selalu di tertawakan semesta
mari ku beri tau rasanya menjadi simpanan petinggi kampus dan petinggi rumah sakit.
tidak waras kan? jika tidak suka pergi dan jangan mengikuti tentang hidup ku
ini bukan keinginan ku jadi diam saja jangan katakan apapun.
silahkan baca bagi yang mau dan saya minta maaf karena cerita saya selalu di luar nalar, jangan memaksa membaca jika tidak suka nanti tau2 ada yang kirim santet online..
sakerep mu welah jika ingin menghujat silakan saja karena saya cinta keributan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fellaini kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 21
Enjoy
Arthur terdiam di ruang kerja nya memproses apa yang dia dengar tidak mungkin hal ini terasa mustahil bagaimana bisa banyak pertanyaan di benak nya , belum lagi Daisy yang kini menghilang sampai presedir Hwang mengamuk mendatangi rumah sakit padahal Arthur pun tidak tau apapun .
" ck memusingkan apa benar apa yang di katakan Devan . " ujar Arthur
" maaf presedir ini laporan yang Anda minta . " seorang perawat masuk ke sana
" Terima kasih taruh saja di meja nanti akan saya periksa . "
" baik jika begitu saya permisi . "
perawat itu pun keluar bersamaan dengan dokter Devan masuk keruangan mengantarkan laporan observasi pemeriksaan .
" saya ingin mengantarkan laporan ini . "
Arthur menatap lekat dokter tampan yang sedang bediri di hadapan nya itu .
" presedir?? " panggil Devan
" Ya silahkan duduk . "
" observasi bulan ini pasien ruangan 52 sudah membaik dan seminggu lagi bisa pulang , karena memperlihatkan perubahan yang signifikan . "
" sungguh dia wanita yang kau tiduri? "
" hah? "
" jangan mencoba untuk mengelak aku mendengar semua nya Kim . " Arthur menyalakan rokok
" ya begitulah . "
" dia istri sahabat ku baj*ngan . "
wajah dokter tampan itu seketika berubah dia sangat terkejut atas apa yang dia dengar saat ini
" aku tidak tau dia yang datang dan memaksa ku untuk melakuan tidur bersama , pikiran yang sedang tidak waras mana sempat menolak ! kau harus paham akan hal itu . "
" ck kenapa harus dia ! jangan2 bayi itu.. "
" ya benar yang sedang di kandung nya adalah darah daging ku . "
Arthur semakin tercengang dengan gamblang Devan menceritakan semuanya , bagaimana jika Jeffran tau maka di pastikan Minji akan bertemu dengan kematian .
...
Daisy sedang memandang ke arah jendela dia hanya diam tanpa melakukan apapun Jeffran sudah pergi ke kampus , dia melihat ke arah kakinya yang terpasang rantai dengan indah tidakah cukup di kurung kenapa harus di belenggu besi kokoh ini .
" Lucas..ibu.. " gunam Daisy
air mata selalu menemani setiap saat memikirkan nasib nya yang begitu penuh dengan lika liku , baru sebentar merasakan kebahagiaan kini sudah hilang sekejap mata .
Clekk
pintu terbuka seorang pria dengan tubuh tegap dan gagah masuk dia melempar jas dan tas nya ke sofa .
" Halo sayang.. " tangan kekar itu memeluk pinggang ramping Daisy
" kenapa sudah pulang? "
" tentu saja aku merindukan mu " Jeffrey menggigit bahu mulus nan putih itu
" bisakah.."
" bisa apa hm? "
" kaki ku sakit lepaskan rantai nya aku mohon.. "
" nanti kamu nakal . "
tangan Daisy meremat tangan Jeffran yang sedang asik memcumbu leher jenjang si cantik , Daisy melihat ke arah pintu yang terbuka tanpa di kunci oleh Jeffran betapa ingin dia lari dari sana .
" tapi kaki ku sakit . "
" baiklah hanya sesaat sayang . "
Jeffran membungkuk membuka ikatan rantai dan akhirnya terbebas .
Bughh
Diasy menendang dada Jeffran membuat pria itu jatuh kebelakang dia pun segera lari sekujur tubuh nya bergetar .
" wanita sialannnn ! " raung Jeffran
lalu dia pun segera mengejar Diasy dan berhasil meraih tangan nya .
Prangg
Vas bunga mendarat di kepala Jeffran dan membuat pria itu langsung ambruk darah bercucuran .
" hiksss..maafkan aku.. " nada bergetar sangat terdengar
Diasy kembali lari sekuat mungkin dia menuruni tangga dengan hati2 dan meraih pintu keluar , beruntung tidak ada penjagaan di sana berlari kencang mengabaikan rasa sakit di perut .
" sabar sayang mommy harus lari dulu hikss.. "
sedangkan Jeffran tetap bangkit meskipun berjalan sempoyongan wajah tampan itu penuh dengan darah , mata nya kian berubah menjadi mengerikan dia turun untuk segera menyusul dan mengejar Diasy .
" lihat saja akan ku lenyapkan bayi sialan mu itu Daisy dan ku buat kau mengandung anak ku saja wanita tidak tau diri ! "
Daisy yang berjalan tanpa arah tidak tau kemana dia akan lari dan terjatuh di tanah , dan berusaha bangkit .
" Lee Daisy ! "
gema teriakan Jeffran begitu nyaring tubuh rapuh kian bergetar ketakutan mencoba untuk bangkit .
" ayo bantu mommy.. "
dengan tenaga yang tersisa Daisy kembali bangkit dan berlari yang terus melindungi perutnya agar aman .
...
In Mansion Hwang
Lucas sedang mencoba memenangkan nyonya Lee yang terisak mengetahui jika putri nya menghilang perasaan seorang ibu tentu selalu khawatir , bukan hanya nyonya Lee yang bersedih begitu juga dengan Lucas dia tidak berguna karena tidak mampu menjaga sang calon Istri .
" aku janji bu akan segera menemukan Daisy putri mu pasti baik2 saja . " Lucas menggenggam tangan nyonya Lee
" perasaan ibu tidak pernah akan tenang Lucas di luar sana putri ku menghilang , bagaimana jika dia terluka ataupun sedang menghadapi bahaya hikss.."
" tenanglah bu akan ku obrak-abrik negara ini untuk menemukan Daisy , jangan menangis jika ibu begini aku tidak ada tempat untuk membuat ku selalu kuat . "
" bawa Putri ku kembali Lucas . "
Lucas segera memeluk nonya Lee justru Lucas adalah orang yang paling takut kehilangan si cantik , tak henti nya dia selalu berdoa untuk keselamatan Diasy apapun yang terjadi Lucas tidak menyerah untuk mencari .
tinggal satu orang lagi yang belum dia temui Seo Jeffran sosok yang sangat di curigai Lucas karena dia ketika bertemu Arthur , bahkan si dokter Jung sangat terkejut mendengar kabar Daisy menghilang ekspresi sangat terbaca jadi pastikan dia tidak terlibat .
" ibu harus istirahat tidak boleh lelah semua akan baik2 saja percaya pada ku . "
" iya ibu percaya temukan Daisy dengan cepat nak . "
" aku janji bu . " Lucas mengecup kening nyonya Lee
kepala perawat segera membawa nyonya Lee untuk segera beristirahat agar kesehatan beliau tidak kembali menurun .
" lantas apa yang akan kita lakukan ke depan nya Tuan . "
" awasi kediaman Seo Jeffran dan laporkan apapun itu pada saya , kita tidak bisa gegabah menemui nya begitu orang itu begitu tempramen juga sedikit tidak waras . "
" baik Presedir . "
si tangan kanan pun pergi melaksanakan titah untuk mengirim orang mengawasi rumah Seo Jeffran .
...
masih dengan perjuangan Daisy berlari langkah nya sedikit tertatih rasa sakit semakin bergejolak pada perutnya , dia terjatuh di atas semak jalan yang terletak di tengah hutan suara nya sudah habis berteriak meminta tolong tapi hanya kesunyian yang menyapa .
" sakit sekali.. "
Daisy merangkak bersembunyi di balik semak dia semakin putus asa ketika mendengar langkah yang semakin mendekat , apa yang harus di lakukan jika Jeffran menangkap nya hukuman apa yang akan di dapat .
" hikss ibu aku takut.."
" Lee Daisy . " panggilan rendah yang membuat merinding
si cantik semakin mundur mendengarkan panggilan itu , wajah cantiknya kini hanya terhiasi rona pucat keringat mengalir deras .
" ayo keluar maka akan ku ampuni sayang . " Jeffran berucap sambil menahan kening yang terus mengeluarkan darah
" aku mohon.. " ucap Daisy dalam hati
" aku bilang keluar Jal*ng ! atau kau akan menyesal ! " amuk Jeffran
Daisy memejamkan mata dia sudah pasrah dengan keadaan tidak tau harus bagaimana semua terasa buntu .
" jika nanti mommy tidak selamat maaf tidak bisa memperlihatkan indah nya dunia , rumah Tuhan jauh lebih bahagia untuk kita sayang ibu..Lucas maafkan aku . " ujar Daisy dengan lirih
Jeffran mulai memukul semak2 dengan batang kayu besar untuk mengetahui keberadaan Daisy ada dimana .
halo ketemu lagi sama aku Love
maaf ya pasti lupa jalan cerita nya jadi kalian baca ulang aja hehe
sehat selalu ya
maaf jika ada kesalahan penulisan typo adalah seni
sampai bertemu di next episode
knpa bisa terjadi seperti itu.. dua cowok gk ada cinta tp hdp seranjang.. nafsu semata2..😅
wow luar biasa nih
terus semangat utk berkarya ya
pa kbar nya kak?