NovelToon NovelToon
Cinta Kalah Oleh Dendam

Cinta Kalah Oleh Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Romansa
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Untuk visualnya, silahkan kunjungi Instagram noer_azzura16

Kakak Bella ditemukan dalam keadaan mabukk dan menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Lusi, adik Leo. Membuat ibu dan ayah Leo terpukul hebat.

Sementara Bella dan Leo baru saja kembali dari bulan madu. Kebahagiaan itu hancur seketika, melihat keluarga yang akhirnya menatap Bella sebagai seorang adik dari pembunuhh orang yang mereka cintai.

Setelahnya Bella bahkan tidak bisa menatap cinta itu lagi di mata suaminya. Meski kakaknya bahkan di penjara. Dia masih harus menanggung akibat dari apa yang dilakukan kakaknya itu.

Dua orang yang tadinya saling mencintai, dendam telah mengalahkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3- CKOD 3

Bella menatap ke kolam renang yang ada di depannya dengan tatapan kosong. Tangannya memegang gagang alat pembersih daun di kolam, dengan gemetaran.

Tapi saat kakinya yang tidak menggunakan alas kaki itu menginjak air kolam. Kesadarannya kembali.

Matanya berkedip dengan cepat beberapa kali. Yang dia pikirkan tadi adalah 'bagaimana kalau aku melompat saja ke dalam kolam itu? semuanya akan berakhir kan?'

Pikiran itu terlintas cukup lama di kepala Bella. Dia nyaris benar-benar melakukan apa yang dia baru saja pikirkan itu tadi.

Tapi, dinginnya air kolam. Membuatnya sadar, kalau dia Melaka itu. Bagaimana dengan kakaknya? bahkan saat ini kakaknya ada di penjara dalam keadaan hilang ingatan. Seharusnya untuk orang yang mengalami hal seperti itu mendapatkan keringanan atau semacamnya. Tapi keluarga Alexander sama sekali tidak membiarkan Bagas Abimanyu Prasetya, melakukan pembelaan dan semacamnya.

Kakaknya itu bahkan sudah divonis oleh dokter yang menanganinya mengalami amnesia atau geger otak karena kecelakaan yang dia alami bersama dengan Lusi. Tapi, tetap saja, Leo dan keluarganya tidak memberikan waktu untuk Bagas menjalani pengobatan dan pemulihan. Langsung dimasukkan ke penjara, ketika lukanya bahkan belum dibuka perbannya.

Bella tak boleh mengunjungi kakaknya sama sekali. Bagaimana juga dia bisa mengunjungi kakaknya. Kakaknya di penjara dimana pun Bella sama sekali tidak tahu, tidak diberitahu.

Mereka selalu berkata, Bagas di penjara selama 20 tahun. Tapi, bahkan mereka selalu mengatakan tidak puas untuk putusan itu. Mereka selalu mengatakan seharusnya Bagas di hukum mati. Karena mereka tidak bisa bertemu dengan Lusi lagi. Seharusnya Bella juga tidak pernah bertemu dengan kakaknya lagi.

Tapi, bagi Bella semua itu seperti sesuatu yang tidak benar. Dia mengenal kakaknya lebih dari 20 tahun, dia tahu kalau kakaknya tidak mungkin mabukk. Hal yang paling dihindari oleh kakaknya adalah minum minuman yang akan membuatnya mabukk.

Bella selalu ingin mengkonfirmasi sendiri pada kakaknya. Tapi, selama satu tahun dia bahkan tidak punya kesempatan sama sekali. Ruang lingkup hidupnya benar-benar hanya di dalam pagar rumah keluarga Alexander. Dia sama sekali tidak boleh keluar.

Tuk

Blup

Bella menoleh ke arah sesuatu yang jatuh dari lantai dua ke dalam kolam.

"Heh, pelayan bodohh! ambilkan bolaku!"

Bella menoleh ke sumber suara. Dan yang bicara itu adalah Davin. Anak berusia 8 tahun, yang seharusnya memanggilnya bibi atau Tante. Tapi, anak itu malah memanggilnya 'pelayan bodohh'. Mungkin tidak jika anak seusia Davin itu punya inisiatif sendiri untuk melakukan hal itu? memanggil seseorang dengan sapaan 'pelayan bodohh'

Rasanya tidak mungkin bukan? semua itu adalah ulah ibunya. Apa yang telah diajarkan oleh Desy padanya. Bahkan Desy tidak petang memanggil Bella dengan namanya. Selalu dengan sebutan yang merendahkannya dan tidak pantas. Makanya anaknya melakukan hal yang sama.

Bella mencoba untuk mengambil bola yang jatuh itu. Ukurannya kecil, tapi dia tidak mengambang. Bolanya terbuat dari kain, jadi saat terkena air, jadi berat dan cenderung akan tenggelam.

Merasa bola itu tidak bisa di ambil dengan alat pembersih daun yang dia pegang. Bella meletakkan gagang alat pembersih itu di pinggir kolam. Bella turun ke dalam kolam, karena jika tidak diambilkan, Davin sudah pasti akan berteriak, menangis, dan mengadukan pada ibunya. Lalu pada neneknya yang sangat menyayanginya karena Davin adalah cucu laki-laki pertamanya.

Pada akhirnya, Bella tetap akan di hukum. Entah hukuman itu lebih parah dari harus masuk ke dalam kolam. Atau hal lain yang jelas akan sangat buruk. Dia sungguh tak pernah mendapatkan hukuman yang ringan selama ini.

Byurrr

Bella turun perlahan, tidak lewat tangga yang ada di pinggir kolam. Dia benar-benar langsung turun dari tempatnya berada.

Begitu dia masuk ke dalam kolam. Tujuannya tentu saja ke bagian tengah kolam, dimana bola itu tadi terjebur disana.

Bella mencari dengan hati-hati. Dia berusaha untuk tidak menimbulkan gerakan yang akan membuat air kolam bergerak, bergelombang, supaya bola itu terlihat olehnya. Dan begitu dia melihatnya ada di dasar kolam. Bella tentu saja harus menyelam untuk mengambil bola itu.

Bella menemukan bola itu, mengambilnya dan menyembulkan kepalanya ke permukaan.

Wajahnya terlihat lega, tidak tersenyum, karena dia memang sudah lupa cara tersenyum sejak satu tahun yang lalu. Yang ada biasanya hanya senyuman getir, senyuman lirih, atau senyuman yang sangat dipaksakan ketika dia berhadapan dengan Leo.

Bella bergegas menuju ke tepi kolam. Dia juga melihat Davin sudah pergi dari balkon kamarnya. Mungkin Davin akan turun.

Bella meletakkan bola itu di pinggir kolam. Lalu dia kembali meraih gagang panjang alat pembersih daun itu lagi.

Suara Davin berlari ke arah kolam renang pun terdengar. Davin yang melihat Bella mengambil bola itu dengan mudah, merasa tidak senang. Merasa tidak terima. Maka Davin pun melemparkan kembali bola itu menjauh, ke semak-semak yang ada di taman.

Bella tidak melihatnya, karena dia memang sedang fokus pada pekerjaannya. Sudah hampir satu jam dia di tempat itu, dan sekarang pakaiannya basah. Bella hanya ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya, lalu masuk ke dalam dan ganti pakaian.

"Hehh, pelayan bodohh! mana bolaku? itu bola mahal tahu! aku pasti akan mengadukan mu pada nenek jika tidak bisa menemukan bola itu!" pekik anak laki-laki yang wajahnya sangat tengil itu, persis seperti ibunya.

Bella yang mendengar Davin protes. Tentu saja segera menoleh ke arah Davin.

"Sudah aku temukan, ada di..."

Bella menjeda ucapannya, saat dia menunjuk ke arah dia meletakkan bolanya tadi. Dia terkejut karena bolanya tidak ada.

"Tadi, disana aku letakkan!" kata Bella yang kemudian mendekati tempat itu dan berusaha mencari di sekitarnya.

Bella sampai berjalan beberapa meter dari tempat itu untuk mencari bola Davin. Tapi tidak ketemu.

"Tadi aku yakin sekali ada di..."

"Mama! nenek!" teriak Davin.

Bella panik, dia benar-benar sudah menemukan bola itu. Bajunya saja masih basah. Dia sudah masuk kolam dan mendapatkannya tadi.

"Tunggu Davin, tadi aku..."

"Ada apa ini?"

"Davin, kamu kenapa sayang?"

"Mama, pelayan bodohh itu menghilangkan bolaku. Di dalam kolam!"

Desy mendengus kesal, begitu pula dengan Vivian.

"Tidak berguna, tidak becus apa-apa!" makii Vivian.

"Tadi bolanya sudah..."

"Diam kamu!" pekik Desy kesal.

Bella terjingkat kaget. Suara teriakan Desy benar-benar di depan wajahnya.

"Masuk kolam!" pekik Desy lagi.

"Ta... tapi..."

"Masuk!" teriak Vivian yang terlihat kesal.

Desy yang gemas, karena Bella tak kunjung masuk kolam dan mencari bola anaknya. Segera mendorong Bella.

Byurrr

Bella terjatuh ke dalam kolam.

Bella muncul di permukaan dan mengusap wajahnya yang penuh air.

"Bu, tadi aku sudah mengambil bolanya. Aku letakkan..."

"Cari bola di dalam kolam. Jika tidak ketemu, jangan harap bisa keluar dari dalam kolam!"

Bella tertegun diam.

"Cepat!" pekik Desy yang melemparkan sandalnya ke arah Bella.

Byurr

***

Bersambung...

1
Rommy Prakarsa
bagus banget cerita nya
Noer: terima kasih
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Alhamdulillah akhirnya Bella terbebas dari istana neraka 🤭
Noer: iye juga lagi
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
matilah keu dengan penyesalanmu Leo 🤣🤣🤣
Noer: males banget ngurusnya ya kan, beban 🤧
total 5 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
selamat datang di fakta sebenarnya Leo 🤣
Noer: terkejot kejot gak tuh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Leo mulai panik bingung menyesal 🤭
Noer: kak

typo ya ampun, chat doang padahal
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kapokmu kapan Leo 🎶🎶🎶
Noer: hoaaa hoeeee
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
yang sudah merekayasa kan kamu Bima, itu kan yang asli 🤭
Noer: iya bener, rampok teriak maling ini namanya
total 1 replies
Anggye syahab
yeyyy akhir pekan yg menyenangkan..makasih updatenya..gak jadi marah"aku nya🤣🤣🤭
Noer: kembali kasih, wkwk 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
mampusss kamu 🤣
Noer: mamam tuh ya kan
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
ya ampun akhirnya ya Bell 🤧
Noer: plong ye kan
total 1 replies
Yanti Gunawan
mampoooosssssss tgl menunggu kehancuran selanjutnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Noer: cekidot kalian ya keluarga Alexander ha ha ha ha uhukk
total 1 replies
Masha 235
Bella!....prrreeeettt!......
Noer: wkwk 🤣🤣😭😭😭😭
total 1 replies
Yanti Gunawan
wooooow gak sabaaaarrrrrrr nungguuuuu besooook oy 😫😭💖
Noer: jeng jeng jeng
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
plis lah kk lanjut🤧🤧🤧
Noer: yuk lanjut yok besok yuk
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
akhirnya keluar jgaa🤧
Noer: setelah sekian purnama kan ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
awal kehancuran Alexander ini mah 🤣🤣
Noer: betul sekali
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lanjut Thor
Noer: wkwk 🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
buat apa noleh² Bella, biar Leo mati dalam penyesalan nanti 🤭
Noer: kan bau ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kok gak dari tadi sih Rara 🤭 kesenangan Dini punya tontonan🙈
Noer: ho'oh
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bentar lagi juga bangkrut 🤭
Noer: ho'oh
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!