NovelToon NovelToon
Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Anak Genius
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Kimberly kembali ke negaranya bersama ke empat anak kembarnya untuk membawa anak sulungnya yang terpaksa dititipkan oleh seorang pria. Di mana pria tersebut adalah seorang CEO yang terkenal dengan kekejamannya dan super dingin.

Kimberly hamil di luar nikah karena melakukan hubungan satu malam dengan seorang pria. Di mana saat itu Kimberly di jebak oleh Ibu tirinya dan adik tirinya demi mendapatkan warisan yang ditinggalkan oleh Ibunya.

Selain ingin membawa putra sulungnya, Kimberly berniat membalaskan dendam terhadap Ibu tirinya dan juga adik tirinya dengan cara menikah dengan pria yang membuat dirinya hamil.

Akankah rencananya berjalan lancar? Apakah pernikahan Kimberly berakhir bahagia atau bercerai? Mengingat banyak orang yang ingin memisahkan hubungan mereka. Ikuti yuk novel terbaruku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku ....

Cintya hanya terdiam sedangkan Ibu Bela menatap ke arah karpet mahal dan melihat bayangan Kimberly di mana Kimberly berdiri.

"Dia bukan hantu karena hantu tidak memiliki bayangan. Tapi Dia memang Kimberly, putri kandungmu yang kita kira sudah meninggal dunia." Ucap Ibu Bela sambil memegang pergelangan tangan suaminya.

"Memang Aku adalah Kimberly dan Aku masih hidup dengan baik." Jawab Kimberly sambil tersenyum penuh arti.

"Ya, ampun. Ternyata kamu benar-benar Kimberly, ya? Syukurlah kamu tidak meninggal dunia." Ucap Ibu Bela sambil pura-pura tersenyum dan bernafas dengan lega.

"Kamu tidak tahu kalau selama bertahun-tahun ini, setiap kali Aku teringat akan kebakaran besar di gudang itu. Hal itu membuatku selalu sedih sampai tidak bisa makan." Sambung Ibu berbohong.

"Aku merasa kamu itu tidak bisa makan karena merasa bersalah, benar bukan?" Tanya Kimberly yang tidak mau memanggilnnya Bela dengan sebutan Ibu.

"Beraninya kamu tidak sopan sama Ibumu!" Teriak Ayah Kevin sambil menunjuk ke arah Kimberly.

"Dulu kamu sendiri yang tidak bisa menjaga diri sampai kamu hamil di luar nikah karena itu kami terpaksa mengurungmu di gudang. Siapa yang tahu kalau gudang villa itu akan terbakar?" Tanya Ayah Kevin dengan nada tinggi.

"Kimberly, masa lalu biarlah berlalu karena yang terpenting sekarang adalah kamu masih hidup dan kembali." Ucap Ibu Bela dengan suara di buat selembut mungkin.

"Oh ya, tadi kamu bilang kalau kamu bersedia menggantikan Cintya menikah dengan Diego. Apakah itu benar?" Tanya Ibu Bela mengalihkan pembicaraan.

"Sebenarnya Nenekmu yang menjodohkanmu dengan Diego. Karena kamu sudah kembali maka sudah seharusnya kamu yang menikah dengan Diego." Ucap Cintya dengan nada ketus.

"Memang benar tapi keluarga Roberto hanya mengetahui kalau kamu yang akan menikah dengan Diego." Ucap Kimberly.

"Kamu ..." Ucapan Cintya terpotong oleh Ibu Bela.

"Cintya diamlah sebentar." Pinta Ibu Bela.

"Tapi Bu ..." Ucapan Cintya terputus karena Ibu Bela menatapnya dengan tatapan tajam.

"Kimberly, tadi kamu bilang kalau kamu bersedia menggantikan Cintya menikah dengan Diego. Apakah itu benar?" Tanya Ibu Bela mengulangi perkataannya.

"Memang benar kalau Aku bersedia menggantikan Cintya menikah dengan Diego tapi Aku mempunyai dua syarat." Jawab Kimberly.

"Jangan bilang kamu mengincar perhiasan milik Ibumu dan saham Grup Baskoro. Jangan harap kamu bermimpi mendapatkannya." Ucap Ibu Bela yang tahu apa yang dipikirkan Kimberly.

"Grup Baskoro bisa seperti sekarang ini berkat jasa Ibuku juga. Jadi bukankah saham yang ditinggalkan Ibuku seharusnya menjadi milikku?" Tanya Kimberly.

"Cih." Ucap Ayah Kevin yang tidak menginginkan Kimberly mendapatkan saham milik istri pertamanya.

"Apa kamu tidak mengerti hukum waris? Saham yang dinggalkan Ibumu adalah milik Ayahmu terlebih Ayahmu selama bertahun-tahun ini sudah berjuang mati-matian demi Grup Baskoro, sedangkan kamu?" Tanya Ibu Bela dengan nada sinis.

"Apa kamu pernah berkontribusi sedikit pun untuk Grup Baskoro?" Tanya Ibu Bela lagi sambil masih menatap ke arah Kimberly dengan tatapan menghina.

Kimberly hanya terdiam sambil menatap Ayah Kevin kemudian menatap ke arah Ibu Bela dengan tatapan penuh kebencian dan dendam yang teramat sangat. Kimberly menggenggam erat kedua tangannya untuk mengurangi amarahnya.

"Benar sekali. Soal saham ini jangan harap kamu bisa mendapatkannya." Ucap Ayah Kevin sambil menunjuk ke arah Kimberly.

"Baiklah. Sahamnya bisa Aku lepaskan tapi Aku mau kalung berlian biru peninggalan Ibuku. Kalung berlian biru itu bukanlah barang yang mahal jadi Aku hanya ingin menyimpannya sebagai kenangan. Ini tidak berlebihan bukan?" Tanya Kimberly yang tahu akan sifat tamak mereka bertiga.

"Semua barang peninggalan Ibumu sudah habis terbakar dalam kebakaran besar itu." Jawab Ibu Bela berbohong.

"Aku tahu, waktu Ibuku masih sakit kamu menyuruh pelayan untuk membuang semua barang-barangnya ke ruang bawah tanah. Kebakaran besar itu tidak mungkin sampai membakar ke ruang bawah tanah, benar bukan?" Tanya Kimberly.

Ketika Ibu Bela ingin membuka suara tiba-tiba datang kepala pelayan dan langsung menghadap ke arah Ayah Kevin.

"Ada apa?" Tanya Ayah Kevin.

"Tuan Besar, rombongan penjemput Keluarga Roberto sudah tiba." Ucap Kepala Pelayan.

"Bukankah seharusnya datang besok pagi?" Tanya Ayah Kevin.

"Memang benar. Tapi kata mereka pernikahan Tuan Muda Diego dengan Nona Muda Baskoro di rubah menjadi hari ini." Jawab Kepala Pelayan.

"Berarti hari ini Aku menikah dan seterusnya Aku tinggal di Keluarga Roberto untuk merawat orang cacat itu?" Tanya Cintya dengan wajah pucat pasi.

"Kamu tidak menikah tapi yang menikah adalah Kimberly." Jawab Ayah Kevin.

"Kamu menikah dengan Keluarga Roberto dulu dan mengenai kalung berlian biru itu kalau ketemu akan Ayah berikan padamu." Ucap Ayah Kevin yang melihat Kimberly ingin protes.

"Baik." Jawab Kimberly dengan singkat sambil menatap Ayah Kevin dengan wajah penuh kecewa dan kebencian yang bercampur jadi satu.

Setelah itu Ibu Bela mengantar Kimberly ke arah kamar tamu di mana Kimberly akan memakai gaun pengantin dan di rias oleh penata rias yang sudah disediakan oleh Keluarga Roberto sejak seminggu yang lalu.

Kebetulan tubuh Kimberly dengan Cintya sama karena itu gaun pengantin tersebut pas di tubuh Kimberly. Hingga tiga puluh menit kemudian Kimberly keluar dari kamar tamu dengan penampilan yang sangat cantik bak putri kerajaan.

Kimberly berjalan dengan anggun dan hal itu membuat Cintya sangat iri akan kecantikan Kimberly. Sedangkan Ibu Bela hanya menatapnya dengan tatapan penuh kebencian dan untuk Ayah Kevin, Ayah Kevin hanya terdiam dan tidak mau menatap putri sulungnya.

Kimberly berjalan meninggalkan ruangan tersebut menuju ke arah teras di mana rombongan Keluarga Roberto sudah menunggu kedatangannya sejak tadi.

Kimberly masuk ke dalam mobil di mana pintu mobil tersebut di buka oleh salah satu bodyguard milik keluarga Roberto.

Setelah Kimberly masuk ke dalam mobil barulah iring-iringan mobil tersebut meninggalkan tempat tersebut menuju ke tempat kediaman keluarga Roberto.

Hingga tiga puluh menit kemudian iring-iringan mobil tersebut berhenti tepat di depan pintu utama. Di mana Kimberly di sambut oleh Kepala Pelayan dan beberapa pelayan yang sejak tadi menunggu kedatangannya.

Kimberly keluar dari mobil dan berjalan dengan langkah teratur mengikuti langkah kepala pelayan menuju ke arah ruang keluarga.

"Nyonya Besar, Nona Muda dari keluarga Baskoro sudah tiba." Ucap salah satu pelayan setianya.

"Paman, menurut Paman apakah sekarang Aku harus melakukan upacara penghormatan ke Ibu mertua?" Tanya Kimberly sambil menatap ke arah punggung Kepala Pelayan yang masih berjalan ke arah ruang keluarga.

"Terserah Nona Muda." Jawab Kepala Pelayan sambil masih berjalan.

Kimberly terdiam hingga beberapa saat Kepala Pelayan menghentikan langkahnya dan Kimberly ikut menghentikan langkahnya.

Kimberly menatap ke arah calon ibu mertuanya yang sedang duduk dengan ditemani pelayan setianya yang berdiri di sampingnya.

"Aku ..." Ucapan Kimberly terputus ketika mendengar suara gelas pecah dan teriakan yang terdengar sangat nyaring memekakkan telinga.

1
Sumawita
org yg menculik cari mati
Yayuk Triatmaja
Ada yang komplikasi makanya author ganti
Fanny Puspita
nama kok ganti thir🤣
Andrea Ann
🤣🤣nama ya ampun thor🤭
Yayuk Triatmaja: hehehehe
total 1 replies
Sumawita
sebenarnya apa sih yg ada di pikiran Kimberly, dan jg Diego ko percaya aja ga curiga apa klo Kimberly ga jujur
Sumawita: ya kak, semangat kak😍😍😍😍😍
total 2 replies
Nadira ST
namanya kok ganti Senin Selasa Rabu kms jmt thor🤦🤦🤦
Yayuk Triatmaja: Awalnya senin, selasa, rabu, kamis dan jumat terus sama author di ganti tapi belum semuanya
total 1 replies
Amalia Putri
lanjut thor💪💪💪
Sumawita
mantap kak
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yayuk Triatmaja: siap. hari ini dobel up
total 1 replies
Rainie Mahadun
nama ibu,keren sekali kimberly,sekali nama anak²nya..haduhhh thor baik tukar nama anak²nya..pelik²
Yayuk Triatmaja: Hehehehe .... Kali ini author bikin nama2nya agak lain. Kalau kurang suka, mohon maaf untuk ke depannya tidak akan bikin nama2 nya yang seperti ini🙏
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
betul sekali
Sumawita
sepasang suami-istri yg cerdik🤣🤣🤣
Sumawita
lanjut kak,
Yayuk Triatmaja: Siap hari ini up lagi
total 1 replies
Isabela Devi
wah Diego baru di obati Rabu Uda bisa liat, ajaib memang akupuntur itu
Yayuk Triatmaja: Terima kasih atas komentarnya.
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
Hehehehe ... 😄
Yayuk Triatmaja
Betul sekali
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih banyak atas komentarnya.
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih atas komentarnya
Isabela Devi
bagus juga kasih nama anak hari Senin sampai jumat🙏
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!