NovelToon NovelToon
Let'S Get Married

Let'S Get Married

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:352.5k
Nilai: 5
Nama Author: Rozalina Apriani

Saras wati versi moderen

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rozalina Apriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Amara Lagi

"Pling," pertanda pesan masuk di ponsel Sahira.

"Kreiiik," suara kursi yang tergeser tiba-tiba karna Sahira kaget dan langsung bangun dari tempat duduknya.

Edu dan Amara berhenti makan kaget karna ulah Sahira.

"Kenapa Kak?" Amara berhenti mengunyah.

"Nih baca!" Sahira menghadapkan layar ponselnya pada Amara.

"Hahhahaha," bukan memberi solusi Amara malah terbahak, Sahira manyun.

"Jadi Kakak mau balik ke Jakarta sekarang?"

"Amara, aku kasih tau kamu supaya kamu punya solusi supaya ngak sekarang-sekarang amat."

"Apa sih, coba ku lihat?" Edu mengulurkan tangannya ingin meminjam ponsel Sahira, Sahira enggan memberikannya.

"Jadi Kak Aga bilang harus sampai ke Jakarta Sore ini, sebab... sebab apa ya?" Amara tampak berpikir sebelum kembali cekikikan.

"Ah anak itu, merusak suasana saja. Kita kan belum selesai," Edu nampak kesana namun tetap tersenyum pada Sahira.

"Ya sudah, abis makan aku langsung balik."

"Ngak perlu Kak, urusan Kak Aga serahkan padaku."

Amara mengeluarkan ponselnya.

"Kakak ngak bisa menyuruh orang kerja di hari libur, apalagi saat orang itu sedang liburan. Kalau Kakak ngak suka dan mau pecat, pecat saja! aku siap menampungnya jadi Sekretarisku dengan gaji dua kali lipat, hehe. Selamat kesal Kakak ku tersayang. Kami mau bersenang-senang," Pesan yang sudah Amara ketik langsung ia kirim.

"Beres Kak," ucap Amara menoleh ke Sahira.

"Serius?"

"Sepuluh rius Kak."

#

"Ceh..." Agatha mendesis membaca pesan Amara.

"Berada di pihak siapa sebenarnya bocah ini?"

"Kau belum tahu siapa kakakmu ya? Bukan cuma dia yang bisa ku pecat, tapi kau juga bocah kecil," Agatha membalas pesan.

"Saya akan berterima kasih jika Kakak memecat saya, liburan ke luar negri pasti terasa menyenangkan tanpa beban. Bukan kah Kakak tahu siapa yang memaksa saya untuk bekerja, hehe." Balas Amara.

"Pandai sekali dia sekarang," Agatha melempar ponsel ke tempat tidur tak ingin lagi berdebat.

"Mengapa sekarang posisinya jadi terbalik, seolah sayalah seorang adik dan dia seorang Kakak. Anak itu, apa sih maunya. Ngajakin mereka berdua liburan dan mengirim photonya ke kakaknya. Dia pasti sengaja manas-manasin, harusnya aku biasa saja tadi," Agatha memyesali perbuatannya tadi, namun jika rasa cemburu menyerang apalah daya seorang manusia biasa seperti dia.

#

"Gimana?" tanya Sahira yang penasaran melihat Amara yang hanya geli tertawa sendiri dari tadi.

"Kita lanjut dong Kak jalan-jalannya, Kakak pulang besok pagi aja nanti Amara anter sampe kantor. Kalo di semprot Kak Aga biar aku yang hadapi."

"Serius kamu? Nanti malah capek lagi bolak-balik."

"Ya ampun Kak... ngak harus bolak-balik kale, kan Amara punya punya nyokap bokap yang tinggal disana, punya Kak Aga juga. Capek kali Kak bolak balik."

"Oh... iya ya, hehe lupa." Sahira tersenyum.

"Gimana?" tanya Edu yang baru datang setelah membayar di kasir.

"Lanjut dong Kak," jawab Amara semangat.

"Oke siap," Edu mengangkat tangan seperti sedang hormat.

Lagi-lagi Amara manyun, ia berharap jika Edu mengikuti mereka sampai di sini saja.

Mereka melanjutkan mengelilingi kota Bandung, membeli pernak-pernik yang tentunya hanya Bandung punya.

Mereka terlihat santai, sesekali memgobrol, bercanda dan berphoto bersama. Sahira merasa tidak ada salahnya bergaul dengan Edu yang ternyata juga asyik untuk di ajak bercerita dan bercanda bersama.

"Eh Nona, kalau mau pulang bareng saya aja," tawaran Edu ketika hendak pulang.

"Saya besok saja sama Amara."

'Kapan lagi bisa bercerita berdua tanpa di ganggu olehmu kalau tidak malam ini,' benak Sahira.

"Ya sudah, saya pulang ya Nona manis. Eh bocah, Kakakmu tercinta ini pulang dulu ya." teriak Edu pada Amara yang sedikit menjauh sibuk sendiri dengan ponselnya.

"Ya iya," Teriak Amara tanpa menoleh, masih sibuk dengan ponselnya.

"Nah kalo begini bagus nih buat di post, pasti pada ngiri," ucap Amara sedari tadi sibuk mengedit poto untuk di post di Instagram. Berasa seleb gram dia.

"Woi, jangan kebanyakan post. Apalagi posting ingin membuat orang lain iri," ucap Sahira yang mendengar gimana Amara tadi.

"Hehe, Kakak denger ternyata. Udah yuk Kak kita pulang. Mau makan dulu atau makan di rumah aja."

"Makan di rumah aja deh, siapa yang masak?"

"Bibik, hehe. Aku mana bisa masak Kak."

"Tahu, keliatan dari wajahmu."

#

Tok...tok..tok

"Mbak, makan malam sudah siap," si Bibik memberi tahu.

"Ya Bik, kami segera turun," teriak Amara.

"Yuk Kak."

Sahira mengangguki dan mereka turun. Melewati sebuah ruangan ada photo besar yang terpajang seperti sebuah photo pernikahan. Sahira memperhatikan photo itu, nampak ada banyak orang di sana, sepertinya itu photo keluarga besar mereka. Agatha tampan dengan setelan jas berwarna keemasan senada dengan satu keluarga yang memakai baju berwarna keemasan, di sana Agatha juga sudah nampak memakai kursi rodanya.

"Amara, ini photo pernikahan siapa?"

"Oh... itu photo Kakak aku yang pertama waktu nikah."

"Mmm, sekarang Kakak kamu di mana?"

"Di Kalimantan Kak, ngurusin kantor yang ada di kalimantan."

"Kalau dia Kakak kamu yang pertama, berarti Pak Agatha Kakak kamu yang kedua?"

"Iyalah Kak. Udah ah Kak bahas yang itu, makan dulu aku laper."

"Iya, iya okeh."

Mereka makan bersama, sopir dan Bibik pengurus rumah juga ikut makan bersam di meja makan, itulah kebiasaan Amara. Sepi kata Amara jika ia harus makan sendiri di meja makan sehingga ia selalu mengajak pengurus rumah untuk makan bersama supaya berasa tinggal bersama keluarga.

"Bik, kami berdua udah selesai makan. Kalau bibik udah selesai makan dan beres-beres bisa tolong bawain cemilan dan minuman ke kamar ya Bik."

"Ya Mbak, nanti Bibik bawakan."

Sahira dan Amara kembali menuju kamar. Entah mengapa Sahira begitu penasaran dengan photo besar itu. Ada beberapa photo di sana, photo ayah dan ibunya, photo Amara dan Keluarga mereka.

Sahira memperhatikan dengan seksama, ada seorang cewek yang elegan namun wajahnya tidak asing bagi Sahira. Ia mercoba mengingat-ingat mungkin ia kenal, namun ia lupa.

"Amara dia siapa?" Sahira menunjuk pada photo.

"Oh, dia Kak Sesil."

"Sesil," Sahira mencoba mengingat sebuah nama.

"Apa namanya Sesilia?"

"Iya, Kakak kenal?"

"Iya, kami satu SMA dulu."

"Oh iya, aku ingat Kak Sesil satu sekolah dengan Kak Aga."

'Sesilia, cewek yang kulihat di rangkul Iman dulu di kelas, ya dia orang yang dulu membuat Agatha menghianatiku. Dia lebih memilih Sesil yang jelas mamang lebih cantik dari ku'.

Amara memandang lekat photo besar itu.

'Tunggu, kalau dia masih berpacaran dengan Iman kenapa mereka tidak berphoto berdekatan, malah jauh begitu.'

"Kak, kok melamun?"

"Eh, Kakak mau tanya. Sesil siapa kamu?"

"Oh Kak sesil itu sepupu kami Kak, dia anak dari Om Hendro saudaranya Mama."

"Apa sepupu?" setengah berteriak.

"Iya, kanapa Kakak kaget begitu?"

"Ah ngak, hehe berlebihan ya?"

'Kalau Sesil sepupunya berarti aku selama ini salah paham dong.'

1
Lina Katarina
,Yach,,, bos edun
espe89
aneh ini thor..bukannya sahira pindah ke bandung di kantor adiknya agatha?kan bisa dapet nomor hpnya dari adik kandungnya..
Leony Angelia
lanjut
Ita Sinta
lanjut thour semangat💪
𝕄𝕣•𝕡𝕤𝕪𝕔𝕙𝕠𝟘𝟙𝟚
oke ditunggu Sea2 nya, Thor
mongky buruk rupa
Vlnjut kak.... Aga ma shapira blm MP kwkwkwkw
ratu adil
selalu d tunggu kak....edu ma maera ae adekx aga hihihi
Yuni Radja Leba
malas baca, masa sih cinta monyet masa SMP sulit dilupakan..
lebaiiii..
Rozalina Apriani: SMA kak bukan SMP
total 1 replies
AriN
Ya Allah...udh serius2 baca...malah ada kata "mencoba mencret" kn auto ngakak... astaghfirullah...😅😂
Ita Sinta
ko tamat,,,blom MP kirain d bab selanjut nya akan MP🥺
Anonymous
Appaahhh...dah tamattt....tiiddaakkkk....!!
Undri
wlahhhh
Fatih Asy Syauqie
Wah udah tamat
Eko Budi
Di tunggu thoor season 2 nya
mongky buruk rupa
Bner nkah tp blm MP. Sak udh tamat thor... T. Atx stlah pindah rmh dan udh MP bru tman d lanjut seseon 2 sahira hamil bb tu jdi g ganfung
Fatih Asy Syauqie
Akhirnya. Nunggu bucinnya aga
mongky buruk rupa
Akhir nkah jga hihihi... Penasaran ma MPx wkkwkwkwkw
Ita Sinta
orang klw d ajak belanja seneng donk jangan membantah🤭
Eko Budi
Akhirnya married juga...lama nunggunya thoor
Anonymous
senangnya....ga pake bertele2 sekarang udah nikah aja mrk...semoga samawa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!