NovelToon NovelToon
My Perfect Husband

My Perfect Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Saiyaarasaiyaara

Perjodohan mempertemukan mereka, menyatukan keduanya yang berbeda satu sama lain dan kebobrokan Naya membuat semuanya lebih cepat dari yang seharusnya. Kenakalannya membuat sang ayah sakit kepala dan menyerah pada putrinya, kemudian menyerahkannya kepada Marcel sosok pria yang cukup sempurna untuk lanjut mendidik Naya.

"Naya belajar dengan baik, besok ada kuis di mata kuliah, Saya!"

"Iya, Mas!"

"Tapi jangan terlalu begadang, nanti Kamu bisa sakit!"

"Iya, Mas ...."

"Jangan terlalu banyak makan makanan manis. Ingat Kamu sudah manis dan yang terlalu manis bisa membuat gigimu sakit!"

"Iya, Mas."

"Besok setelah mata kuliah terakhir, langsung pulang ke rumah dan berhenti keluyuran!"

Iya dan iya mas, selalu menjadi jawaban Naya. Hampir tidak pernah melawan perkataan suaminya, tapi apa? Sayangnya Dia juga hampir tidak pernah mematuhinya. Kata iya yang keluar dari bibirnya seolah tak berarti apa-apa dan Marcel cukup pusing dibuatnya.

Lantas bagaimana kelanjutan ceritanya?

Simak selengkapnya hanya ada di My Perfect Husband oleh Saiyaarasaiyaara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 19

○○○

Nana menuju kafe yang letaknya tak jauh dari kampusnya setelah menghubungi sahabatnya untuk menyusul. Gadis itu pun menuju meja kosong dan duduk.

"Aku pikir kamu masih punya urusan tadi, tapi taunya udah disini saja." Celetuk Devan menghampiri Nana diikuti Rizky.

"Kamu tuli nggak dengar Pak Marcel ngusir yang gak ada tugas, urusan apa?"

"Aku nggak tuli. Kamu tuh.. bukannya lagi ditahan Pak Iblis, iya kan Ky."

Rizky hanya mengangguk selepas itu dia langsung memesan tanpa berniat menyela perdebatan Nana dan Devan. Selang beberapa saat Maura yang sedang tidak ada yang kuliah yang perlu dihadiri pun datang.

"Gue pikir lagi dibohongin atau pesan WA-nya cuma kehilafan?" Celetuk Maura sambil mengambil tempat duduk disebelah Nana.

"Gue gak setega itu kali, Ra.."

"Bisa saja. Lagipula biasanya kamu ngajak jajan di kantin ini malah ke kafe dan biasanya ada Deva ini malah Devan juga Rizky."

"Devanya masih dikelas, kita bertiga disini juga karena dikeluarin." Jawab Nana.

"Iya dikeluarkan gara-garamu Na!!" Timpal Devan menatap sinis Nana.

Nana mendengus kasar, "siapa suruh loh ikutin gue gak selesain tugas masalah? Gue kan cuma ngusilin kemaren.."

"Ngusulin?" Sela Rizky dengan geram.

"Kamu bilang usulan, Nana. Ch.. setelah ngimingin bakal tanggungjawab dan bilang rela dihukum sendirian, hari kamu malah sok nggak tau!!" Geram Rizky.

"Siapa suruh kalian percaya padaku?" Balas Nana tak mau kalah.

Rizky seakan mau meledak dengan kegeramannya.

"NANA!!" Teriak Rizky memukul meja keras melampiaskan emosinya membuat penghuni kafe menatap kearah mereka.

Tanpa banyak bicara setelah pesanannya datang Rizky melahap makannya menggebu melampiaskan kegeramannya.

"Loh sih, Nana." Dumel Devan.

"Iya iya maaf, sorry mon maaf.. janji deh besok gue gak gitu lagi," ucap Nana tulus. "Hm.. eh iya satu lagi!" Tambah Nana sambil menatap satu-persatu temannya has dengan cengirannya.

"Apa?!!" Semuanya menatap Nana sebal dan penasaran juga.

"Khem, aku kan lagi nggak baikan dengan Pak Marcel jadi nanti malam gue nginap dirumah  salah satu diantara kalian, ya. Plisss.. kalianlah sahabat terbaikku."

"Nggak dirumah gue!" Putus Devan menolak.

"Gue lagi sebal sama loh Nana, jadi tidak usah banyak berharap. Pintu rumahku sedang tertutup buatmu." Tegas Risky.

"Maaf ya Nana.. dirumahku juga gak bisa!" Jawab Maura tak enak hati.

Nana mendengus kecewa, "trus nanti gue tidur dimana dong?"

"Boleh diatas atau dibawah Pak Marcel, silahkan pilih mau yang mana?" Ceplos Devan seenaknya.

"Sembarang mulutmu, Van. Pengen gue sumpal cabe hahh!!" Kesal Nana.

"Kenapa sih Nana? Yang kukatakan benarkan.. memangnya salah ya suami istri tidurnya saling timpang tindih?"

"Bacot, nyesal nanya... Cius Van! Itu mulutmu nggak pernah sekolah? Ngomong kok gak difilter dulu." Sinis Nana.

○○○

Nana kebingungan diliputi rasa takut tak berani masuk kerumahnya sendiri. Gadis itu berdiri dengan gelisah sambil meminang-minang dalam pikirannya antara masuk kerumah atau tidak.

Kalau masuk Marcel sama saja dengan bunuh diri, jangan-jangan suaminya itu telah menantinya dibalik pintu bersiap untuk memarahinya.

Dan kalau tidak masuk Nana memang mau kemana. Selain rumah ini dia akan pulang kerumah siapa.

Dasar para sahabatnya jahat sekali jadi manusia tega sekali.

Nana merafalkan doa sebentar dan memberanikan masuk rumah. Dia melirik sekitar yang tampak sepi dan terasa sunyi. Hal itu membuat Nana kembali keluar untuk memastikan sesuatu. Tatapannya mengarah melihat ke garasi dan disana mobil Marcel tidak terparkir.

Nana mengela nafas dengan lega. "Baguslah itu berarti Mas Marcel belum pulang."

Dia pun masuk kembali kerumah dan menuju kekamarnya.

○○○

TO BE CONTINUED

Ditunggu like dan komentar ya😘💜💜

Info lengkapnya

Facebook : Saiyaara Saiyaara

Instagram : Saiyaarasaiyaara

Noveltoon : Saiyaarasaiyaara

1
Sulati Cus
manis walaupun ada typo
Indrayani setiadi
iya betul banget ...
bingung .bknnya Marcel LG keluar kota? ko tiba2 udah nongol aja kapan baliknya
G.I
Judul novelnya nggak sesuai isinya...pantasnya dikasih judul Suamiku Kejam...
G.I
Ceritanya enak dan ringan konfliknya...tapi judulnya nggak sesuai isinya...pantasnya dikasih judul Suamiku Kejam....wkwkwkwkwkkkk
G.I
Naya atau Nana...yg betul mana sih
Qaisaa Nazarudin
Kan jadi salah paham,Marcel menuduh Naya,Naya menuduh Marcel..
Kurangnya komunikasi antara pasangan dan gak jujur dgn perasaan sendiri ke pasangan,Bisa bikin hubungan tambah panas dan akhirnya pertengkaran..
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo gitu kenapa sok jual mahal,sok jutek,sok Cuek..
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan nakal..gak ada manis2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Namanya Naya apa Nana ya,Kok dari tadi Nana,Nana..🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Naya mah kebangetan,Menantang dgn vara memberontak,Kasian banget Misua,Seorang Dosen tapi isteri nya hurmm...
Qaisaa Nazarudin
Mampir,nyimak.
Zahra Hasyim
maaf ya kak mungkin saya baca nya sampai sini aja .
Mas Sigit
sebenarny namany ini naya apa nana ya, bru sebentar bener namany naya ko jd nana lg🤦‍♀️
Christine Liq
Luar biasa
Anie Jung
Mampir.😁
aira aira
yey
G.I
Dari awal cerita kenapa nggak ganti judul Suami Dosenku Kejam...tak cocok dengan judul My Perfect Husband...biarpun akhir nanti bahagia tetap judulnya nggak cocoklah wkwkwkkk
G.I
Bukan membingungkan judulnya nggak sama dengan isinya...
G.I
Judulnya keren kok isi menjengkelkan wkwkwkkk
Isna mansur
keren..keren..bikin gemes bacanya..meski ada typo nya..tp tetap seru kok..semangat kak...😘😘😘👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!