NovelToon NovelToon
SAJAK LUKA UNTUK MAS DEWANGGA

SAJAK LUKA UNTUK MAS DEWANGGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

Siham tahu suaminya tidak pernah mencintainya. Dia tahu ada nama wanita lain yang masih bertahta di hati Dewangga. Namun, menemukan kotak berisi sajak-sajak cinta Dewangga untuk masa lalunya adalah luka yang tak bisa lagi ia toleransi. Siham memutuskan untuk pergi, tapi tidak dengan tangan kosong. Dia meninggalkan satu sajak luka setiap harinya sebagai 'hadiah' perpisahan. Saat Dewangga akhirnya mulai merasa kehilangan, Siham sudah menjadi puisi yang tak sanggup lagi ia baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAJAK LUKA UNTUK MAS DEWANGGA

​Halaman luas rumah lama itu kini tampak berbeda. Biasanya hanya ada jajaran pohon mangga dan melati yang asri, namun sore ini, puluhan karangan bunga duka cita berjajar rapi di sepanjang pagar tembok yang dibangun Siham.

Nama-nama besar dari relasi kantor Dewangga hingga ucapan dari penulis-penulis nasional untuk "Aksara Renjana" (meski mereka hanya tahu itu alamat kantor) memenuhi sudut-sudut halaman.

​Siham turun dari mobil dengan langkah yang masih terasa goyah. Ia melihat sekeliling. Rumah ini terasa begitu sunyi tanpa suara radio tua yang biasanya diputar Ayahnya sore-sore.

​Pak RT, seorang pria bersahaja dengan baju takwa putih, mendekati Siham saat mereka sudah berada di teras. Papa dan Mama Dewangga berdiri di samping Siham, memberikan dukungan moral, sementara Dewangga berdiri agak jauh di belakang, tampak sibuk dengan ponselnya namun matanya sesekali melirik tajam ke arah istrinya.

​"Neng Siham," panggil Pak RT lembut. "Mengenai adat kita di sini, biasanya diadakan tahlilan. Bagaimana menurut Neng Siham? Apakah akan diadakan di sini?"

​Siham mengangguk pelan tanpa ragu. "Iya, Pak RT. Saya minta tolong tahlilan diadakan selama tujuh hari penuh di rumah ini. Masalah tenda dan kursi, saya minta tolong Bapak yang koordinasikan. Untuk konsumsi, tadi saya sudah bicara dengan istri Pak Heru, beliau yang akan membantu saya memasak dan menyiapkan semuanya."

​Mama Dewangga mengusap bahu Siham. "Bagus itu, sayang. Mama dan Papa juga akan bantu biayanya. Kamu tidak usah pusing."

​"Terima kasih, Mah, Pah. Tapi biar Siham yang urus semuanya untuk Ayah," ucap Siham dengan nada yang sopan namun menunjukkan kemandirian yang mutlak.

​Siham kemudian menatap Pak RT dengan tatapan serius. "Pak RT, saya ingin tanya soal administrasi. Apakah almarhum Bapak punya hutang yang belum lunas di lingkungan sini? Dan berapa biaya pemakaman, liang lahat, serta perangkat alat jenazah tadi? Saya ingin melunasi semuanya sekarang juga."

​Pak RT tersenyum haru, matanya berkaca-kaca menatap Siham. "Alhamdulillah, Neng. Ayahmu itu orang yang sangat teliti. Sejak dua tahun lalu, beliau rutin ikut Tabungan Masa Depan yang saya kelola untuk warga. Beliau bilang tidak mau merepotkan Neng Siham kalau suatu saat dipanggil. Uang tabungan itu sudah mencakup kain kafan, biaya penggali kubur, hingga nisan. Bahkan setelah dipotong biaya tadi, uangnya masih sisa, Neng. Bapak tidak punya hutang sama sekali di sini."

​Siham tertegun. Ia langsung terdiam membisu. Hatinya seperti diremas kenyataan pahit. Ayah sudah menyiapkan kematiannya sendiri sejak dua tahun lalu, batinnya. Ayahnya seolah tahu bahwa waktu mereka tidak banyak. Hal ini sangat selaras dengan kondisi Siham saat ini; mereka berdua sama-sama sedang menyiapkan perpisahan tanpa saling tahu.

​"Tabungan masa depan..." gumam Siham lirih. Kata-kata itu terngiang di kepalanya, mengingatkannya pada vonis dokter dan sisa umurnya yang singkat.

​"Pak RT," ucap Siham tiba-tiba, suaranya sedikit merendah. "Nanti malam, setelah orang-orang pulang, saya ingin bicara berdua saja dengan Bapak. Ada hal penting mengenai administrasi rumah ini dan... hal lainnya yang ingin saya titipkan."

​Siham melirik ke arah Dewangga. Suaminya itu tampak memperhatikannya dengan kening berkerut, curiga dengan nada bicara Siham yang penuh rahasia.

​"Saya ingin bicara berdua saja, Pak. Hanya kita berdua. Saya tidak mau ada orang lain yang tahu, termasuk keluarga saya," tegas Siham lagi.

​Pak RT yang melihat kegigihan di mata Siham pun mengangguk paham. "Baik, Neng. Nanti Bapak mampir lagi setelah isya."

​Siham menarik napas panjang. Ia merasa waktu sedang mengejarnya. Jika Ayahnya saja sudah menyiapkan "tabungan masa depan" agar tidak merepotkannya, maka Siham pun harus melakukan hal yang sama. Ia tidak ingin kematiannya nanti menjadi beban bagi siapapun, terutama ia tidak ingin Dewangga memiliki kendali atas akhir hidupnya.

​Papa dan Mama mengajak Siham masuk ke dalam rumah untuk beristirahat.

Dewangga mengikuti dari belakang, ia sempat menahan lengan Siham di lorong menuju kamar.

​"Apa yang mau kamu bicarakan dengan Pak RT? Kenapa harus rahasia?" tanya Dewangga dengan nada menuntut.

​Siham melepaskan tangan Dewangga dengan tenang. "Hanya urusan tanah dan rumah Ayah, Mas. Ini urusan internalku dan keluargaku. Kamu tidak perlu repot-repot ikut campur. Bukankah bagimu urusan keluargaku tidak sepenting urusan bisnismu?"

​Dewangga terbungkam. Kalimat datar Siham barusan terasa lebih menyakitkan daripada sebuah teriakan. Ia hanya bisa menatap punggung istrinya yang menghilang di balik pintu kamar lama Ayahnya.

​Malam itu, di bawah temaram lampu rumah tua, Siham sedang menyiapkan sebuah skenario besar. Jika Ayah punya tabungan masa depan untuk kain kafan, maka Siham punya naskah masa depan yang akan menentukan siapa yang pantas memiliki sisa hartanya, dan di mana ia akan merebahkan tubuhnya untuk terakhir kalinya kelak di samping Ayah dan Bundanya, jauh dari kemewahan palsu keluarga Dewangga.

1
falea sezi
bertele tele cerai sat set 😒
falea sezi
cerai trs pergi sembuhin diri 😒 ngapain meratapi nasib 😒
Lee Mba Young
laki blm move on di paksa nikah ya bgini hasil nya.
gk bhgia gk samawa lah.
ortu dewangga kl mau nikah in anak biar move on dulu biar gk ngrusak orang lain.
yg laki blm move on yg wanita kecintaan dah Wes.
sukensri hardiati
ya Allah ....sihaaam....kuat yaa...
Lee Mba Young
Sdh tau laki gk Cinta, ngapain bertahan smp 5 th.
2th sdh cukup lah. kcuali pingin jd orang kaya walau sakit ttp bertahan. enak ortumu sdh mati semua, km sendiri an sakit tinggal nunggu Hari mati.
hidup sekali di sia sia kan. kl wanita Pinter mah ogah lah, pasti milih cepat cerai Dan berobat biar hidup lbih berguna. gk bucinin suami yg jelas jelas mncintai wanita lain.
lulu oey
AAHH TERLALU LAMA THOR PELAN TAPI PASTI
stela aza
kelamaan Thor ,,, q udh gemes bgt sama si dewangga pingin getok kepalanya biar otaknya balik ketempatnya ,,, 🤦
falea sezi
knp mesti dk kasih skit Thor jd males😕 harusnya abis ne pergi jauh males bgt liat lu nulis scene menderita buat siham 😒
falea sezi
sakit bgt jd siham😕
falea sezi
laki kayak gini harus di buang di laut😕
Lee Mba Young
bner juga sih, mnujual kesedihan sdng penulis alias siham sendiri gk berusaha bangkit. cm jual kesedihan tok tp gk nglawan. coba kl berani main terbuka 🤣. gk akn berani siham. ya cm bisa mnujual tulisan kesedihan itu smp mati. nnti sekarat berharap belas kasian.
Lee Mba Young
ibu meninggal bpk mninggal bukan ninggalin warisan mlh ninggalin penderitaan buat anak. yg mati enak gk ngrasain apapun. yg hidup hrs bertahan dng penderitaan. dosa ortu banget itu.
kalaupun gk bisa ninggalin warisan hrse gk ninggalin penderitaan. ortu siham ki ortu gagal. demi mantu kaya Raya dng Alasan balas budi.
Haryati Atie
ka cerita nya bagus banget😍 .
Bunga
buat sigam bahagia dong Thor...jangan bikin tragis banget hidupnya
stela aza
lanjut thor up-nya double donk ❤️❤️❤️
blcak areng: udah up ya kak tiap hari 2 bab kakak 🙏
total 1 replies
stela aza
next thor ❤️❤️❤️
Nurlaila Ikbal
ya Allah sedih sekali thor baca bab ini..semangat thor upnya 🙏🙏🙏🙏
Bunga
sigam perjalanan hidup mu begitu menyakitkan...adakah kebahagian menemui mu....
Bunga
kasian sekali hidupmu shiham.
kenapa di buat semenderita itu thor
stela aza
kelamaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!