NovelToon NovelToon
Istri Sempurna Pilihan Oma

Istri Sempurna Pilihan Oma

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Oma frustasi memikirkan di dunia yang sudah berusia 33 tahun, mapan dalam pekerjaan tetapi tidak kunjung menikah. Melihat sekretaris Emir yang memiliki kepribadian yang baik membuat Oma kepikiran untuk menjodohkan mereka.
Sudah pasti Emir menolak, Oma melakukan berbagai hal sampai akhirnya Emir dengan Ayana pilihan Oma bersatu dalam jeratan pernikahan.

Bagaimana keduanya menjalani pernikahan dan hubungan pekerjaan yang cukup dekat?
Apakah pada akhirnya keduanya sama-sama memiliki perasaan atau justru pernikahan mereka tidak ada bedanya dan hanya sebatas pekerjaan saja.

Mari untuk membaca Novel Saya dari bab 1 sampai akhir, dan terus ikuti jawabannya di setiap bab.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 Merasa Bersalah.

Brakkk.

Akhirnya mobil yang dikendarai Emir menabrak tiang besar sehingga membuat tubuh Ayana maju ke depan dengan dahinya terbentur.

Hah-hah-hah-hah-hah

Suara nafas naik turun terdengar ketika keduanya ketika mengalami kecelakaan hebat itu.

Ayana mengangkat kepalanya dan terlihat dahi yang mengeluarkan darah dan bahkan sampai bercucuran.

"Kamu tidak apa-apa Ayana?" tanya Emir terlihat khawatir melihat Ayana dan sementara Emir tidak terdapat luka apapun di wajahnya.

Ayana tidak berbicara apapun karena terasa sakit pada dahinya, masih schok dengan kecelakaan tunggal yang dialami bersama dengan Emir.

"Maafkan saya Ayana...." ucap Emir menyadari kesalahannya. Akibat kecerobohannya Ayana harus terbuka.

Emir melihat ke arah depan, mesin mobil yang terbuka itu mengeluarkan asap. Emir merasa ada yang tidak beres membuatnya dengan cepat membuka sabuk pengaman dan keluar dari mobil tersebut.

Sementara Ayana semakin lemas dan pandangan matanya juga mulai tidak jelas. Ayana kebingungan harus melakukan apa, tenaganya seolah-olah habis. Emir membuka pintu mobil di bagian Ayana.

Dengan cepat membuka sabuk pengaman dan Ayana keluar dari mobil tersebut.

Langkah mereka cukup cepat meninggalkan mobil yang terus mengeluarkan asap dengan Emir memapah Ayana, tetapi karena kakinya yang tidak kuat untuk berjalan Emir menggendong Ayana apa bridal style.

Duarrr.......

Emir membalikkan tubuh dengan hawa panas yang dia rasakan dan sungguh terkejut ketika mobil itu meledak. Kecelakaan yang mereka alami ternyata tidak main-main. Emir juga tidak menyangka dengan apa yang terjadi di depannya.

Emir melihat kearah Ayana. Wajah Ayana terlihat menahan sakit, lemas dengan nafas naik turun.

******

Kerena keadaan Ayana tidak main-main membuat Emir membawa Ayana ke rumah sakit, Ayana mendapatkan perawatan beberapa jam sampai akhirnya sudah bisa tenang dan pulang ke rumah.

Dahinya diperban karena luka yang dialami hanya pada dahinya saja. Ayana saat ini duduk di pinggir ranjang, wajahnya masih pucat dan mungkin masih trauma dengan kecelakaan yang baru saja terjadi.

Ayana mengangkat kepala saat seseorang berdiri di hadapannya. Emir memberikan segelas air putih untuknya.

"Minumlah...." pinta Emir dengan sangat lembut.

Ayana mengambil air putih tersebut dan meneguknya.

"Saya minta maaf atas kejadian tadi, saya tidak menyangka jika kecerobohan saya membuat kamu celaka," ucap Emir dengan penuh penyesalan.

Ayana menatap serius suaminya itu, "meski seorang atasan, tapi beliau tidak pernah malu untuk meminta maaf ketika bersalah," batin Ayana.

"Apa masih ada yang sakit?" tanya Emir.

"Tidak ada. Pak," jawab Ayana.

"Kalau begitu kamu istirahatlah!" ucap Emir.

"Baik. Pak," sahut Ayana.

Emir berlalu dari hadapan Ayana. Ayana melihat kepergian Emir dengan menghela nafas.

"Hampir saja, nyawanya menjadi taruhannya," ucap Ayana kembali menghela nafas.

Emir tidak bisa mengendalikan diri sampai akhirnya membawa mobil itu mengalami kecelakaan, kecelakaannya juga tidak main-main meski Emir tidak terluka tetapi Ayana terluka.

Belum lagi Ayana juga harus berhadapan dengan trauma yang dia alami, bagaimana tidak semua secara mendadak dan terlebih lagi mobil itu meledak.

*****

Pagi hari seperti ini terlihat Ayana duduk di meja rias, seperti biasa pagi-pagi siap-siap untuk memulai aktivitasnya di kantor. Ayana melilit pasmina yang biasa dia kenakan dengan elegan dan nyaman.

"Kamu ke kantor hari ini?" tanya Emir tiba-tiba saja sudah berada di kamar tersebut membuat Ayana sedikit kaget dengan membalikkan tubuh.

"Iya. Pak," jawabnya.

"Bagaimana dengan keadaan kamu? Apa sudah tidak terluka?" tanya Emir dengan menaikkan sebelah alisnya untuk memastikan keadaan istrinya.

"Alhamdulillah, Pak, saya sudah baik-baik saja," jawab Ayana.

"Ohhhh..... Baguslah jika kamu memang ingin ke kantor dan maka itu lebih baik," sahut Emir mengingat betapa kesulitan dirinya ketika Sekretarisnya tidak masuk kantor.

Bagaimana tidak, banyak hal yang harus dikerjakan Emir sendirian, terlihat bingung dan bahkan pekerjaan berantakan ujung-ujungnya Ayana juga akan mengerjakan di hari berikutnya.

Emir dan Ayana setelah siap-siap mereka menuruni anak tangga dengan menghampiri Oma yang sudah seperti biasa berada di sana.

Ayana hari ini tidak membuat nasi goreng, tetapi tetap melayani suaminya dengan mengambil setangkap roti dan mengolesi dengan selain kacang.

"Kenapa dahi kamu Ayana?" tanya Oma.

"Oh, ini kemarin baru saja mengalami kecelakaan kecil," jawab Ayana.

"Kenapa tidak mengatakan kepada Oma? Kamu yakin hanya kecelakaan kecil saja?" tanya Oma.

"Iya, Oma. Ini tidak apa-apa kok, sudah diobati juga," jawab Ayana.

"Begitu," sahut Oma melanjutkan sarapannya.

Ayana memberikan roti yang sudah dia olesi dengan kacang tersebut pada Emir. Tidak ada hari tanpa Emir tidak dilayani oleh istrinya baik di rumah dan maupun di kantor dan Emir bahkan terbiasa dengan hal itu sehingga lama-kelamaan tidak bisa melakukan apapun tanpa Ayana.

Ayana juga memulai sarapannya dengan duduk di samping Emir.

"Uhuk-uhuk-uhuk!"

Ayana batuk-batuk dengan Emir secara siap siaga menggeserkan segelas air putih untuk diminum Ayana.

Ayana mengambilnya dan mengucapkan terima kasih dengan sangat pelan, sedikit canggung dan kemudian meminum air putih tersebut.

Melihat pasangan suami istri itu membuat Oma gemes dengan tersenyum. Bagaimana tidak keduanya seperti orang yang baru kenal dan malu-malu dalam melakukan suatu hal.

"Suatu saat nanti kalian berdua pasti akan saling mencintai, saling menginginkan dan sama-sama tidak ingin berpisah," batin Oma.

Oma sudah pasti mengetahui bahwa pernikahan Emir dan Ayana bukanlah keinginan keduanya dan Oma juga tahu pasti keduanya masih berusaha untuk membangun hubungan baik dengan pernikahan mereka tanpa dan Oma percaya jika pasangan itu suatu saat nanti akan saling mencintai.

*****

Ayana memasuki lift yang hanya ada Diva di dalamnya. Diva tersenyum menyapa sahabatnya itu, tetapi tiba-tiba saja dahinya mengkerut ketika melihat ada sesuatu yang aneh pada wajah Ayana.

"Kenapa dahi kamu?" tanya Diva memeriksa secara jelas.

"Kecelakaan kecil," jawabnya sembari memencet tombol lift.

"Kecelakaan bagaimana? Kamu mengalami kecelakaan begitu?" tanya Diva memastikan.

"Ya seperti itulah yang terpenting mengalami kecelakaan," jawabnya.

"Ayana aku serius," sahut Diva.

"Iya Diva, aku juga serius dan alhamdulillah tidak apa-apa, kecelakaannya juga tidak terlalu parah dan ini hanya luka kecil saja, sudah diobati dan juga sudah baik-baik saja," ucap Ayana.

"Benar, kamu tidak apa-apa?" tanya Diva lagi.

"Alhamdulillah baik-baik saja," jawab Ayana.

"Ya sudah temanku, lain kali kamu harus hati-hati dan jangan sampai kecelakaan seperti ini lagi," ucap Diva.

"Makasih ya Diva kamu sudah perhatian dan khawatir kepadaku. Tetapi Alhamdulillah aku tidak apa-apa dan baik-baik saja," sahut Ayana.

"Sama-sama," sahut Diva dengan tersenyum.

Bersambung.....

1
Oma Gavin
wah emir jadi sasaran empuk lastri nanti pakai jurus pamungkas obat lucknut biar emir kepanasan dan majuk jebakan lastri
shinta liliand
emir gk gentle bgt jd cowok.. tp jg kaasae ngomong sama omanya hmmm susaaah
Enz99
bagus
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Dew666
💜💜💜💜
Dew666
🍎🍎🍎
nurlizan lizan
thor lbh teliti lg, bnyak typo🙏
Dew666
💝💝💝
Ridwani
👍👍👍👍👍👍
Dew666
👄👄👄
Ridwani
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!