NovelToon NovelToon
Genderuwo (Suami Ghoib Sang Ronggeng)

Genderuwo (Suami Ghoib Sang Ronggeng)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Pembunuhan / Romansa Fantasi-Non-Human / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Niti Susanti

Irma Sukma Ayu adalah penari termashur di desanya. Dia gadis cantik dengan sejuta pesona, penampilannya di atas panggung selalu ditunggu dan dinanti para penggemarnya.

Irma adalah gadis cantik yang anggun, tutur bahasanya lemah lembut dan sangat ayu. Sehingga ia menjadi kesayangan seorang Juragan Muda bernama Tama Sutha Jaya, sang pemimpin group ronggeng tempat Irma menari.

Namun, kisah cinta mereka tidaklah berjalan mulus. Irma yang ayu ternyata dicintai oleh makhluk tak kasatmata juga. Laki-laki itu harus bersaing secara sengit demi membebaskan Irma dari pengaruh sang Raja Jin penguasa hutan larangan yang memang sudah lama mengincar Irma sejak dia masih bayi merah.

Lantas bagaimana kisah mereka, dan ada Misteri apa yang tersimpan dari seorang penari ronggeng dari Desa Renggong ini? Yuk, Cekidot!

***

Don't forget, Gais!
Like, komen, love and givenya, ya

Thank you😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niti Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Tama terkejut dan shock, tidak mengerti bagaimana bisa tubuhnya terpental seperti itu pada saat menyentuh tubuh Irma.

Irma menoleh dan berteriak. "Kang!"

"Dek, kenapa ini? Kenapa tubuh akang seperti ada yang melempar saat akang memelukmu?" tanya Tama, sedikit merasa panik dengan kejanggalan yang dialaminya.

"Aku tak tahu Kang," sahut Irma pura-pura tidak tahu, dia juga bingung harus menjelaskan apa pada lelaki yang tidak tahu apa-apa itu, dia tidak mungkin mengatakan kalau suami ghaibnya tidak suka jika ada lelaki lain menyentuhnya, kalau tidak dia mengijinkannya sendiri dengan cara masuk ke dalam raga manusia itu sendiri, dan itulah yang terjadi pada Tama saat ini.

Tubuh Tama dijadikan rumah sementara bagi sang makhluk misterius, membuat Tama setengah sadar berani mensetubuhi Irma dengan tanpa rasa ragu. Seperti dalam mimpi, tapi nyata, tubuh Tama diperintahkan oleh makhluk lain. "Sebaiknya kau pulang, Kang, ini sudah sangat siang. Bukankah nanti malam akan ada pentas, aku juga ingin mempersiapkan penampilan terbaikku nanti," ucap Irma, wanita itu berusaha mengalihkan pikiran buruk yang mulai hadir di benak Tama.

"Baiklah, Dek. Akang akan pulang dulu." Tama memakai kembali semua pakaiannya yang tergantung di dinding, setelah selesai dia kembali berkata. "Nanti malam akang jemput." Tama tersenyum, dan Irma menganggukkan kepala seraya membalas senyum. "Akang pergi, Dek," pamit Tama seraya membuka pintu kamar, dan Irma mengikuti langkah Tama, mengantar laki-laki itu keluar rumah.

Irma kembali masuk ke dalam kamarnya, mendapati sosok suami ghaibnya yang sangat tampan itu. Irma menatap suaminya yang sedang berbaring di ranjang, tersenyum padanya dengan sangat menggoda. Irma menghampiri suaminya dengan langkah angun nan sensual, lantas wanita itu menjatuhkan diri di atas tubuh suaminya, tangan Irma merengkuh leher pria tampan nan gagah itu dan dibalas pelukan di pinggang istrinya sangat mesra.

Saba mencium bibir Irma lembut, membuat wanita itu terbuai olehnya, tak lama Irma melepas ciuman mereka. "Kang, kenapa kau lakukan itu? Kau biarkan kang Tama menyentuhku?" tanya Irma seraya merajuk manja.

"Aku tidak membiarkan laki-laki lain menyentuhmu, Sayang, tadi dia telah aku lempar saat mencoba memelukmu, kan." Saba membelai wajah ayu Irma di hadapannya.

"Tapi semalam?" tanya Irma seraya memanyunkan bibirnya.

"Itu bukan dia, Sayang. Itu akang yang menggunakan tubuhnya," jawab Saba dengan nada tenang.

"Iya, tapi mengapa, Kang?" Irma mendesak jawaban jujur dari Saba suami ghaibnya itu. Saat Saba tak kunjung menjawab, Irma menjauhkan tubuh dari suaminya.

"Tak apa-apa, Sayang." Saba menarik kembali tubuh Irma dan menindih tubuh wanita itu di bawah keperkasaannya. Saba tak ingin mengatakan niat liciknya pada istrinya jika dia memiliki rencana tertentu pada Tama.

Saba kembali menggauli istrinya, Irma pun sangat menikmati percintaannya bersama Saba. Irma melupakan pertanyaannya pada Saba, dan kini hanya ******* dan ******* yang keluar dari bibir tipis miliknya. Saba memuaskan istrinya hingga berkali-kali, kekuatan laki-laki tampan itu sungguh luar biasa, membuat tubuh Irma melayang berkali-kali. Namun, herannya Irma mampu mengimbangi nafsu suaminyeakan ia juga memiliki kekuatan lain yang masuk ke dalam tubuhnya.

***

Saba menghilang tanpa jejak saat puas menggauli istrinya berkali-kali. Meninggalkan bergepok uang kertas dan sekotak perhiasan di samping tubuh Irma yang terlelap. Bukan cuma uang dan perhiasan makhluk itu juga memberi pakaian indah termasuk pakaian menari untuk istrinya. Pakaian yang indah dan mahal itu nantinya akan memperlihatkan setiap lekuk tubuh molek milik Irma.

"Kang," panggil Irma seraya meraba kasurnya, mencari sosok suaminya yang tadi berbaring di sisinya. Namun, bukan mendapati tubuh suaminya, tangannya malah meraba gepokan uang dan sebuah kotak. Ia langsung membuka matanya dan duduk. "Kang Saba ...." Irma kembali memanggil nama suaminya, pandangannya menatap pintu kamar, berharap melihat sosok suaminya masuk dari pintu itu. Namun, tidak. "Mungkin kang Saba sudah pergi," gumamnya seraya melihat sampingnya dan tersenyum melihat beberapa gepok uang dan sekotak perhiasan, Irma meraih semuanya, dan membuka kotak perhiasan terbuat dari kayu dengan aksen bunga jalar berwarna emas itu.

Irma menoleh ke arah jendela kamarnya, melihat hari sudah mulai sore, dan Irma harus bersiap-siap mandi lalu bersolek.

Irma tersenyum manis melihat pantulan wajahnya di cermin, penampilannya sekarang semakin berbeda. Semenjak ia menerima Saba sebagai suaminya, hidup Irma kini berubah drastis, soal materi tentu jangan diragukan lagi, dilihat dari penampilannya yang sekarang pun semua mata akan tahu pasti, kalau gadis cantik itu berlimpahan uang.

Pakaian mahal yang sangat pas di tubuh Irma, manik dan bordir benang emas menghiasi pakaian menarinya yang memperlihatkan belahan dadanya yang indah, belahan depan rok sebatas paha, selendang warna gading ia sampirkan di bahu menjuntai ke bawah sebatas lutut, perhiasan juga hiasan kepala yang berlapis emas, cukup menunjang penampilan Irma yang mempesona.

Orang-orang menganggap Irma seoarang penari yang sukses hingga gadis 25 tahun itu mampu memiliki segalanya, tapi itu semua sebagai kedok. Karena kekayaan sesungguhnya ialah Irma dapat dari sang suami ghaibnya.

Tok! Tok! Tok!

Irma bangkit dari kursi riasnya saat mendengar suara ketukan pintu, ia melangkah keluar kamar, dan menghampiri pintu keluar.

"Dek!" panggil Tama, bibirnya tersenyum merekah saat Irma membuka pintu, dan mendapati gadis cantik itu begitu menawan.

"Iya, Kang. Irma sudah siap, ayo pergi!" ajak Irma seraya memberi senyum manis

"I-iya, Dek. Ayo!" Tama terbata-bata karena terkesima dengan kecantikan Irma.

Irma menutup dan mengunci pintu rumahnya, lalu mereka berdua segera menaiki sepeda motor Tama dan melajukannya pergi membelah gelapnya malam.

"Dek, pegangan akang. Akang akan kebut sedikit, soalnya kita hampir telat ke tempat hajatannya koh Liong Yin," ucap Tama, dan Irma menurut saja.

Irma memegangi pinggang Tama. Namun, Tama memindahkan tangan Irma agar meligkari pinggangnya dan merasakan perutnya yang berototnya, Irma terkejut. Namun, ia tetap menurut. Tama tersenyum saat Irma tak menolaknya, dan jantung lelaki itu seakan ingin melompat dari tempatnya, terlebih saat membayangkan tubuh Irma yang indah menari di atas tubuhnya.

Tama memukul pelipisnya sendiri, menjauhkan pikiran kotor yang sempat hadir di otaknya. Tama tersenyum bahagia seraya melajukan kendaraannya dengan kecepatan agak tinggi.

***

Koh Liong Yin membuang-buang uangnya, menebar lembaran uang arah ke tubuh Irma yang menari dengan indahnya. Laki-laki keturunan Cina itu seakan mabuk saat melihat tubuh molek Irma melengak-lengok mengikuti musik gamelan yang khas.

"Irma, kau sangat menggoda, Sayang," bisik lelaki itu di telinga irma.

1
wibowo kuncoro
istimewa novelnya kak..
Murni Banty
biar fisik tak sempurna asal tidak menduakan allah.. kata yang menyentuh
Murni Banty
menarik alurnya... semangat berkarya
sip
Erni Cahaya Nst
lanjut thorbsmangaat
SEKIAN
kasoihan tama.d kambing hitamkan ma gendruwo.
Moga ajj darah yg d hisap gk sampe ketelen ma tama.dibuang s3mua
bahasa " kmu" kadang jadi "kau".
kayak logat batak ajj ya.
Apa athor nya rang medan ya????
aq hadir lngsng komplen 😁😁
aneh.
tadi terdengar suara rintihan ratna kesakitan waktu dukun nya mo tiba.
lah saat mo lahiran malah teriakanny gak kedengaran sampe luar karna ruangan d kasih peredam suara.klo cerita jaman segitu.apa ya udah ada redam suara.🤦‍♀️🤦‍♀️
New Monica
👍
Reindraina Kasih
Smpe tuntas g nih cerita ny, aku suka bc novel" horror d noveltoon tp ya gt g prnh mpe tuntas jln cerita ny, jd gemes mlulu. Kan pngen tau ending ny
Dyah Norolastida
thor sblm di up tolong dicek lg dong udh bnr apa blm,,,jd gk bnyk kesalahan ya...
NityShu: Maaf, Kak. Othornya masih belajar nulis😗🙏
total 1 replies
Oh Dewi
Ceritanya seru kaya novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu
Luce Bayak
mewek deh akyu
Luce Bayak
kok aku jadi sedih🥺😭
Luce Bayak
kang danu nya kemana ya
Cie_PieT3
Kira2 nasib para jomblo pas baca bab ini gmn ya?? 😅😅
Aayu Wahyuni
aku dari riau setia menunggu thor.. salam kenal yaa
Idawindiyatiman
baru tau mau cantik lewat wowo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!