Tak pernah terbersit difikiran Adell jika dia akan memiliki Boss berkelakuan minus, yang membuatnya harus terus mengusap dada.
Namun tak pernah sedikitpun ia menyerah, sampai suatu saat Boss minusnya itu mengajaknya menikah dan melamarnya tanpa persetujuan darinya.
Hati adell masih terpaut akan kisah masa lalu yang membuat nya patah hati.
Adell mencintai sahabat nya Daffa, namun cinta nya bertepuk sebelah tangan, Daffa tak pernah mencintai nya sedikitpun.
Berbekal tekad untuk move on dari yang membuatnya patah hati, Adell menerima lamaran sang Boss dengan syarat pernikahan ini hanya kontrak hitam diatas putih.
Disaat Adell mulai terbuka hatinya untuk menerima cinta kembali.
Cinta masa lalu datang kembali
membawanya pergi, menggoyahkan perasaan dan hubungannya.
Akankah Adell bertahan dengan pernikahannya ??
Atau Adell akan kembali meraih cinta dimasa lalu nya yang ia mimpikan ??
semua takdir berada ditangannya, semoga takdir apapun itu, menjadi yang terbaik untuk Adell.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rainbowdash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 19
Adell tersenyum mendengar ocehan Erland baru kali ini ia merasa Erland sangat baik padanya.
"Mas,aku gak mempermasalah kan itu,aku juga ga keberatan,tapi aku belum siap aja,kalo aku harus menjadi istri mas yang seutuhnya,karena kita aja menikah terpaksa kan ?"Ucap Adell.
"Mas tau dell pernikahan kita cuma sebatas saling menghindari masalah,mas gak akan pernah menuntut apapun dari kamu kok,"
"Makasih ya mas,"Senyum Adell mengembang.
Erland mengusap ujung rambut Adell.
"Mas bantu ya dell?"
"Boleh,"
"Kok cuma sedikit bajunya dell?"Tanya Erland.
"Iya kan sisanya nanti aku rapihin diapartemen pas kita pindah nanti mas,"
"Oia mas lupa dell,"Erland terkekeh.
Hari hari erland terasa menyenangkan berkat Adell,hanya Adell yang mampu membuatnya tertawa.
_
Hari ini Erland membawa Adell pindah ke apartemen miliknya,setelah beberapa hari tinggal dirumah milik orang tuanya.
"Hikss,,hikss,,"
"Udah ma,mama ga usah nangis, Adell bakal sering nengok mama kok,"Ucap Adell menenangkan mama mertuanya.
"Mama lebay banget sih ma,kayak mau pindah ke luar negri aja,"
"Kamu enak gak sedih ninggalin mama,tapi mama sedih pisah sama menantu kesayangan mamaa.."
"Yang anaknya siapa si ma,malah nangisin anak orang," Cibir Erland.
"Iya anak orang ini istri kamu eL!"
"Iya iya.. Erland sama Adell pamit ya ma,jaga diri mama baik baik, Erland bakal sering jenguk mama kok,"
"Adell juga ma,udah ya jangan nangis terus,nanti cantik nya mama ilang," Goda Adell.
"Adell memang pinter goda mama, jaga Adell ya Erland,awas kalo Adell kenapa napa,"Ancam mama.
"Iya mama,cup,"Erland mengecup pipi mamanya begitu juga Adell.
"Dah ma,"Adell melambaikan tangannya.
Adell pun berlalu menuju apartemen yang dimaksud Erland.
_
Setelah menekan password-nya, segera Adell memasuki apartemen milik Erland.
Apartemen ini cukup luas,dengan ruang tamu dan keluarga lengkap, dengan ruang makan dan dapur,lumayan untuk ditinggali dua sampai tiga orang.
Matanya berbinar melihat apartemennya bersih dan tertata rapi.
"Kamu suka dell?"Tanya Erland.
"Suka mas,tenang banget,"Adell menghirup aroma apartemennya.
Dan beralih ke arah balkon untuk menghirup oksigen alam sepuasnya.
Hari ini hari terakhir mereka cuti karena pernikahan,mereka akan disibukkan kembali dengan pekerjaan masing².
"Dell,kamu ga usah kerja ya ?"Ucap Erland hati².
"Maksud mas?"Adell menatap heran.
"Ya kamu ga usah kerja,dirumah aja,"
"Jadi mas pecat aku ?!"
"Hmm.."
"Aku ga mau !!"Tolak Adell.
"Kenapa ? Mas kan bisa kasih kamu uang dell," Ucap Erland
"Ini bukan masalah uang mas,aku kan punya kehidupan,aku punya teman²,aku pengen kayak biasa aja," Ucap Adell sedikit kesal.
Erland tak menanggapi permintaan Adell,membuat Adell bertambah kesal pada Erland.
Erland tau Adell marah padanya, Erland hanya ingin berniat baik padanya.
Jam menunjukkan pukul 19.30 malam, Adell masih juga tak membuka suara.
Adell masih kesal dengan erland,ia hanya memperdulikan dirinya tidak dengan adell.
Ceklek.
"Dell,kamu masih marah?"
Adell tak menanggapinya dan membelakangi Erland.
Erland tersenyum dan mendekati Adell.
"Dell,maaf ya,tadi niat mas baik,mas gak mau kamu terlalu capek setelah dirumah dan dikantor"Ucapnya menjelaskan.
"Iya mas gpp,tapi aku masih ingin bertemu teman temanku,sudah cukupkan aku nurutin permintaan mas, menikah dengan mas juga ," Ucap Adell .
Erland menarik nafasnya pelan.
"Iya,,maafkan mas ya,udah jangan nangis lagi,iya gapapa kok kamu kerja lagi"Erland menghapus air matanya.
"Makasih ya mas,"Adell menatapnya.
Erland merangkulnya dari samping.
Erland sudah tidak terlalu dingin padanya,ia sekarang menjadi lebih lembut dan hangat.
_
Ping !!!
Mia menatap layar ponselnya yang berbunyi,entah dari siapa, yang pasti tak ada nama dalam kontak itu.
"Siapa ya ??" Ucap Mia heran.
Ping !!
From : no Name
" Haii Mia,, sedang apa ??"
From : Mia
" Siapa ya ?? Maaf,"
From : no Name
" Malam waktu pernikahan Adell kamu sangat cantik ,"
Kelihatannya orang ini mau main tebak-tebakan dengan Mia.
From ; Mia
"Aku gak tau siapa kamu,maaf,"
From : no Name
" Kita ketemu dikantor besok,"
Hah ..?? Kantor ?? Pernikahan Adell ?? Siapa ya ??
Mia terus bertanya-tanya.
Sampai ia mengingat nama seseorang " Rio ?? Apa jangan jangan Rio ya ??? Ah masa sih ?? Dia kan jutek banget orangnya."
Mia menepis bayangan Rio yang melintas di otaknya.
Mia berfikir mana mungkin sih Rio yang membuatnya bersemu merah ??
Menurutnya Rio tak seperti itu, setahunya Rio itu jutek dikantor.
Baru kemarin saja Rio berbicara dengan lembut,sewaktu pernikahan Adell.
Huhh..Mia tak mau banyak memikirkan nya.
mksih😘