NovelToon NovelToon
Menikahi Duda

Menikahi Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:8.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ni R

Khalisa, harus rela bekerja pada keluarga kaya. Bukan sebagai pembantu rumah tangga melainkan merawat seorang pria yang bernama Adrian. Adrian adalah seorang pria muda yang di nyatakan stroke.

Meski pun Adrian sangat keras kepala dan memperlakukan Khalisa dengan sangat kasar. Khalisa tetap sabar menjalankan pekerjaan nya demi sang adik yang sedang sakit keras.

Dari rasa benci berubah ke rasa suka lalu berubah lagi pada rasa benci hingga pada akhirnya mereka saling mencintai. Banyak hal yang terjadi dalam hidup Khalisa, namun diri nya dengan sabar melewati kesedihan yang selalu datang dalam hidup nya.

Bagaimana cerita selanjutnya?

Silahkan baca dan Jangan lupa Like, Rate, Vote and Coment 🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.Pernikahan Adrian

Dua bulan kemudian, Khalisa nampak kesal dengan undangan yang di kirim secara misterius. Wanita itu menginjak-injak undnagan pernikahan Adrian dan Luna di hadapan David.

"Aku benar-benar tidak tahu soal undangan ini Lisa." ujar David.

"Ya! aku tahu itu! seseorang telah menaruh nya di depan pintu dan aku menemukan tadi pagi." ujar Khalisa.

"Apa kau akan datang?" tanya David.

"Ya! aku akan datang. Akan aku tunjukan pada mereka jika aku baik-baik saja atas pernikahan mereka." ucap nya menggebu-gebu.

"Baiklah, aku akan memilihkan gaun paling indah bahkan Luna akan lewat dengan kecantikan mu." ujar David kemudian tertawa geli.

Seperti biasa, kedai coffe milik Khalisa selalu ramai pengunjung. Selain memiliki wajah cantik, Khalisa sangat ramah dengan pengunjung nya.

"Khalisa, besok aku akan menjemput mu." ujar David dan hanya di iyakan oleh Khalisa karena ia sangat sibuk.

Sesuai janji David, pukul sepuluh pagi ia sudah di jemput oleh David. Mereka ke butik lalu pergi ke salon. "Semua sangat mahal David, aku tak sanggup membayar nya." ujar Khalisa merasa tidak enak hati.

"Gak usah di pikir, aku akan membantu mu membuat Adrian diam dan Luna kepanasan." ujar David.

"Kau ini, seperti punya dendam aja ama Luna."

"Suatu saat aku akan menceritakan nya." ujar David membuat Khalisa penasaran.

Sesampai nya di salon, Khalisa langsung di permak habis-habisan. Begitu juga dengan David, mereka akan memakai pakaian dengan warna yang sama untuk membuat Adrian cemburu. Itu tujuan David.

Lagi-lagi David di buat kagum dengan Khalisa, wanita itu sangat cantik bahkan kecantikan nya sangat natural membuat David terpana.

"Kau memang sangat cantik Lisa." puji David.

"Berhenti memuji ku, aku malu." ujar Khalisa kemudian mereka pergi.

Sesampai nya di tempat acara, Khalisa nampak kagum dengan apa yang ia lihat. Karena ini adalah kali pertama ia menghadiri acara pernikahan orang kaya.

"Khalisa, seperti biasa." ujar David menunjukan lengan nya. Khalisa yang paham langsung menggandeng tangan David.

Mereka masuk, Khalisa jelas menjadi sorotan semua tamu yang terpesona dengan kecantikan nya. Adrian, pria bodoh itu memandang tak berkedip ia sangat kagum dengan Khalisa yang terlihat sangat anggun.

Berjalan santai sambil menggandeng tangan David, mereka naik ke atas pelaminan untuk memberi semangat. Luna nampak kesal, malam ini dia kalah cantik dengan Khalisa.

Surya yang melihat kehadiran Khalisa langsung menjamu tamu spesial nya itu.

"Ini pasti kerjaan Luna, dia pasti yang mengundang mu." ujar Surya berbisik.

"Tidak apa pak, mungkin dia merindukan Lisa." balas Lisa kemudian mereka berdua cekikikan.

Khalisa mengulurkan tangan nya untuk memberi selamat pada Adrian, pria itu membalas nya namun entah apa Adrian enggan melepaskan tangan Khalisa.

"Selamat! semoga bahagia dan cepat di karuniai momongan." ucap Khalisa dengan sorot mata tajam.

Luna yang kesal langsung melepaskan tangan mereka berdua sedangkan David hanya tertawa masam mengejek.

David dan Khalisa kemudian duduk menikmati pesta. Entahlah, David dan Khalisa terlihat romantis saat David mengusap bibir Khalisa saat ada benda menempel.

"Terimakasih." ujar Khalisa.

Adrian yang melihat nya seperti terbakar cemburu. Pria itu hanya bisa memandang tak bisa berkomentar. Luna yang tak sekali pun melepaskan tangan Adrian merasa Bangga karena ia menikahi pewaris tunggal keluarga Surya Punawarman yaitu Adrian Khandra Punawarman.

Jengah, Khalia mulai jengah berada di tengah pesta tersebut. Tanpa pamit ia dan David memutuskan untuk pergi. Adrian celingukkan mencari Khalisa dan David.

"Adrian, papah lelah. Papah mau ke kamar istirahat." ujar Surya kemudian tanpa persetujuan anak ia Surya pergi ke kamar pribadi yang ada di hotel milik nya.

Di sinilah Khalisa dan David, sebuah restoran yang cukup ramai karena David ingin mentraktir Khalisa makan.

"Kau mengajak ku ke sini lagi." ujar Khalisa.

"Sudahlah, ada yang mau aku kenalkan oada mu." ujar David.

Tak berapa lama seorang wanita datang dan menghampiri mereka. Tak kalah cantik, wanuta itu kemudian memperkenalkan diri pada Khalisa.

"Oh...jadi ini yang nama Areta." ujar Khalisa.

"Wah, apa David banyak bercerita pada mu?" tanya Areta.

"Hehehe....kau tanya kan saja." ujar Areta.

Sekilas tentang Areta, ia adalah tunangan David yang baru saja kembali dari negeri seberang. Sering kali David menceritakan siapa Areta dan tentu nya hanya Khalisa yang tahu siapa tunangan David.

"David juga banyak bercerita tentang myu, bagaimana pesta nya, apa itu mengasyikan?" tanya Areta.

"Kau tanya saja sama David." jawab Khalisa.

"Adrian, si bodoh itu bahkan terkagum-kagum melihat Khalisa." ujar David berseloroh.

"Rasakan dia, dasar bodoh! sudah tahu wanita itu perusak masih aja di nikahi." ujar Areta geram.

"Emmm...Lisa, sesuai janji ku pada mu. Aku akan memberi tahu mu kenapa aku begitu dendam pada Luna."

"kenapa? kau selalu saja membuat ku penasaran." ujar Khalisa perasaan.

"Dulu, sebelum mengenal Adrian, Luna adalah kekasih dari Cakka Rahaditya kakak dari Areta. Luna ketahuan selingkuh dan Cakka sangat marah besar. Malam itu Cakka minum terlalu banyak hingga dia mengalami kecelakaan parah yang menyebabkan di tewas di tempat." tutur David, meski berat ia harus menceritakan semua nya oada Khalisa. Begitu juga dengan Areta yang tak kuasa menahan kesedihan nya. "Dan yang membuat kami marah, baru satu minggu kepergian Cakka, Luna sudah resmi berpacaran dengan Adrian. Entah bagaimana bujuk rayu Luna, setiap lelaki yang dekat dengan nya pasti luluh."

Khalisa menarik nafas dalam, "Jadi, dia wanita yang jahat dong."

"Aku sudah berusaha menasehati Adrian, tapi kau tahu sendiri lah. Luna adalah cinta sekaligus wanita pertama yang Adrian kenal."

"Aku ingin menghancurkan Luna!" ucap Areta menaruh dendam. "Tapi aku tidak ingin mengotori tangan ku, biar saja karma yang berjalan. Kematian kak Cakka membawa luka dalam pada keluarga ku."

"Sabar, setiap yang jahat akan mendapatkan upah nya." ujar Khalisa.

"Kau tahu Khalisa, orang tua Luna adalah orang yang gila harta. Kau lihat saja nanti Adrian dan Luna tidak akan bertahan lama." sambung David.

"Jangan seperti itu, doakan saja rumah tangga nya baik-baik saja." ucap Khalisa menasehati.

"Kita bertaruh, jika ucapan ku benar apa yamg akan kau lakukan?" tanya David.

"Hmmmm.....aku akan bernyanyi di hari pernikahan mu lalu berjoget ria." ujar Khalisa menantang.

"Ok. Sayang, kau ingat janji Lisa."

"Baiklah, aku akan mengingat nya." ujar Areta.

Benar kata David, baru saja acara pernikahan mereka selesai namun pengantin baru itu sudah adu mulut. Kenapa? karena Luna yang memancing nafsu Adrian agar mereka melakukan malam pertama tapi di tolak mentah-mentah oleh Adrian.

Kenapa? karena di otak Adrian hanya ada wajah Khalisa yang selalu terbayang-bayang. Ingatan nya kembali saat Khalisa begitu sabar merawat dan memberi semangat untuk nya. Canda tawa dan bertengkar adalah hal biasa yang Adrian dan Khalisa lakukan. Saling mengumpat kemudian bercanda. Dan hal kecil itu saat ini sedang di rindukan oleh Adrian.

Malam ini Adrian memilih tidur di sofa,l dan istri nya tidur di atas ranjang. Luna marah, kesal dan emosi bercampur jadi satu. Adrian terlelap begitu saja saat malam pertama nya, entah kenapa ia begitu mentah saat melihat Luna meski wanita itu sudah menggunakan pakaian yang sangat sexy bahkan nyaris tak menggunakan pakaian.

1
Ani Kurniati
bagus
mrsdohkyungsoo
thankyouu
Susanti Susanti
Luar biasa
Safitri Agus
terimakasih Thor 🙏🥰
Safitri Agus
😭😭😭😭😭😭
Safitri Agus
😭😭😭
Rita Juwita
luar biasa..
💟노르 아스마💟
seru
juwita
mampir
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰🥰
Dyah Oktina
kenapa ngak cari tahu dulu sebelum menikah adrian??? kau emang bodoh krn cinta pertama
Dyah Oktina
jangan2 adeknya orlando yg lama hilang 🤭
Dyah Oktina
apa maksut dari kata mentah d sini???maaf saya ngak ngerti thor..?
Dyah Oktina
lah jelas... emang kamu ngak punya kaca ya luna.. jelas2 d saat Andrian terpuruk kamu pergi dgn laki2 lain.. d saat andrian sudah membaik kamu jilat lagi..
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Bzaa
terimakasih otor, vote sudah terkirim yaa 😘
Allenn
Disa
Allenn
Lisa
Mystera11
,😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!