NovelToon NovelToon
NAMA LAIN DIBIBIRNYA

NAMA LAIN DIBIBIRNYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mamany Ali

Raya tidak menyangka kalau Suami yang sudah sepuluh tahun menikah dengannya , jatuh cinta lagi dengan wanita lain. Andini adalah nama wanita itu. Saat Bagas suami Raya mengaku mencintai Andini. Dunia Raya terasa runtuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamany Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Parfum wangi vs Bau bawang

Raya berhenti dua langkah didepan Andini. Jaraknya cukup dekat untuk melihat rasa takut dimata Andini. Bau parfum yang tadi dicium dari jauh, sekarang menusuk lebih tajam.

Plak!

Satu tamparan mendarat di wajah mulus Andini. tangannya reflek memegang pipinya yang merah karena tamparan dari Raya.

Ruang jadi senyap, hanya ada suara nafas Raya yang berat dan tumit Andini mundur setengah langkah.

Bagas dan Raka hanya bisa diam, merekapun tidak berani untuk bersuara.

Tangan yang tadi memegang pipi perlahan turun" Berani sekali kamu?" Senyum sinisnya kembali lagi." Selain bau bawang, kamu juga kasar. pantas saja Bagas tidak betah hidup dengan kamu."

" Ya, kamu betul. Aku memang kasar, kalau aku turuti kata hati, ingin sekali aku menamparmu berulang ulang. Tapi tanganku terasa jijik untuk menyentuh kulitmu. Karena apa? karena sampah harusnya dibuang dan bukan disimpan." Bisik Raya dengan senyum sinisnya.

Andini tidak percaya dengan kata kata yang barusan diucapkan Raya untuknya. Sampah?

Raya duduk disofa dengan santai. Semua mata tertuju padanya.

" Tadinya aku datang kesini untuk memberi kamu kesempatan kedua, Bagas. Tapi sepertinya kamu tidak layak mendapatkan kesempatan kedua dariku, cukup tahu aku sekarang, kalian berdua memang cocok, sama sama sampah." Raya mulai bertepuk tangan.

pok pok.

Suara tepukkan itu kecil, tapi nyaring diruangan yang hening. Setiap ketukkan seperti palu dikepala Bagas.

Bagas merasa dadanya sesak. Di ingin bicara tapi tidak tahu harus bicara apa. kata sampah yang keluar dari mulut Raya lebih pedih daripada bogem mentah dari Raka.

Andini langsung naik pitam, senyum sinisnya hilang berganti dengan amarah." Kamu pikir kamu siapa? Berani sekali kamu mengatakan aku sampah."

Andini maju selangkah, tapi terhenti saat melihat tatapan Raya. Dingin. kosong. Seperti melihat sesuatu yang tidak berharga.

Raya mengangkat dagu, senyum sinisnya makin lebar." Aku? kamu tanya aku siapa? Aku masih istri sah Bagas, sebentar lagi akan jadi mantan istri dan bodohnya aku datang kesini untuk meminta penjelasan, dan siapa tahu aku bisa memberi kesempatan kedua. Tapi melihat keadaan sekarang, aku mulai mantap untuk berpisah. " Raya menunjuk Bagas dengan dagunya.

Bagas akhirnya bergerak. Dia maju . Suaranya serak." Raya, aku tahu. Aku salah. Tapi aku bisa jelaskan semuanya, apa yang kamu lihat. Tidak seperti dugaan kamu. Sayang aku mohon."

Raya tertawa pelan, tidak ada yang lucu sama sekali. " Kamu bilang kamu cinta sama dia." Raya menunjuk Andini. "Karena cintamu ke dia, kamu bawa dia kesini. Hebat sekali. "

Andini mengacak pinggang," Tentu saja dia lebih cinta sama aku, aku memberikan kesenangan untuknya dan juga.. "

" Andini cukup.." Bentak Bagas.

Bagas tidak ingin Andini menambah kekacauan cukup sudah dia diam menghadapi sikap Andini selama ini.

Ruangan yang tadinya hanya diisi nafas berat dan tepukkan sinis dari Raya. Kini senyap total.

Andini kaget, untuk pertama kalinya sejak masuk, senyumnya luntur. Dia menatap Bagas, Lelaki yang baru saja dirayunya kini mulai membentak nya, di depan Raya pula.

" Kamu pikir kamu siapa, Andini?" Bagas maju selangkah, dadanya naik turun. Matanya merah, bukan karena marah saja, tapi juga karena malu, malu karena selama ini dia tetap memberikan ruang untuk Andini. " Cukup, semua yang kamu lakukan sudah,cukup. Aku sudah muak."

Andini tertawa pelan." Muak, Sama aku? Yakin? Bagaimana dengan istrimu yang setiap hari bau bawang dan tidak bisa memuaskan kamu? Sekarang dia ada disini, jadi kamu bilang muak sama aku?"

" Aku kirim foto ciuman kita ke Istri kamu ini." Andini menunjuk Raya." Karena aku tahu kamu menikmatinya dan supaya dia sadar, kalau kamu itu hanya untukku." Andini tersenyum puas.

" Hebat kamu Bagas!" Sekali lagi Raya memuji Bagas, bukan karena dia bangga , tapi karena dia sudah muak dengan sandiwara busuknya.

" Raya itu tidak benar.." Bagas mencoba membela diri. Meskipun dia tahu itu hanya sia sia.

Raka dari tadi hanya diam mengamati. Rahangnya mengeras. Dia mengerti, kalau dia bicara sekarang, pasti tangannya akan naik lagi.

Raya berdiri dari tempat duduknya," Aku pikir dulu, Laki laki yang aku nikahi punya harga diri. Ternyata harganya murah sekali. Cukup dengan wangi parfum mahal dan sedikit sentuhan dia langsung luluh dan berubah menjadi bodoh."

Bagas menunduk, kata kata yang diucapkan Raya barusan memang benar adanya, Dia bodoh.

" Tentu saja. Aku lebih menggoda, lebih cantik, lebih seksi .." Andini tidak mau mengalah dab tetap pada pendiriannya.

" Lebih baik kamu pergi saja dari sini, kecuali kamu ingin saya laporkan ke polisi,dengan kasus perzinahan" Raka sudah muak dengan kata kata Andini yang seolah olah menunjukkan kalau Raya itu jauh dibawahnya.

" Kamu pikir kamu siapa? berani sekali kamu mengancam." Andini tidak terima dengan ancaman Raka.

" Cukup." kini Raya kembali bersuara. " Kamu mau Bagaskan? Ambil. Aku sedekahkan sama kamu. Mungkin kamu kesepian dan butuh belaian laki laki. menjijikan."

" Apa?" Andini mengibaskan tangannya ke wajahnya, seolah semuanya terasa sangat panas sekarang.

" Sayang aku mohon." Bagas mengiba.

Raya melirik kearah balkon. " Rumah ini tidak terasa lagi seperti rumah, semua kenangan indah kita dan anak anak sudah tidak berhaga lagi sekarang , Jadi mulai hari ini aku akan membawa anak anak selamanya dari kamu. Silakan nikmati masa masa indahmu dengan wanita ini." Raya melangkah keluar di belakangnya ada Raka.

Andini tersenyum puas, Dia merasa menang. Menang telak.

" Jangan bawa anak anak, Raya." lirih Bagas. " Aku mohon. "

Raya berhenti. Dia balik badan. tatapanya datar. " Jangan jadikan aku sebagai pencuri Bagas, aku hanya menyelamatkan mental anak anak, karena ulahmu Galang sangat terluka. Dia sangat kecewa dengan papanya yang dulu dianggap pahlawan ternyata hanya sampah murahan. "

" Tunggu saja surat cerai dariku," Tanpa menunggu jawaban. Raya balik badan, Langkah Raya berat. Tapi tidak ragu. Bagas makin jauh dibelakang.

" Sekarang kamu sudah dengar apa yang dikatakan Raya, bukan? Kalau kamu memang laki laki sejati, Lepaskan adikku." Raka memberi peringatan kepada Bagas, sebelum ikut berjalan dibelakang Raya.

Didalam Bagas diam. Bagas hanya bisa berdiri. Tangan yang tadi ingin menyentuh Raya. kini menggantung diudara. kosong.

Andini sangat puas, benar benar puas. Akhirnya Bagas bisa lepas dari Raya.

" Kamu memang ditakdirkan untuk menjadi milikku sayang, tidak usah kamu tangisi, sekarang ayo kita ke kantor, Satria sudah mengamuk mencari kamu. " Andini mengambil tas nya dan mengeluarkan bedak padat dari dalamnya.

Memoles wajah mulusnya yang tadi ternoda karena tamparan Raya.

Pintu mobil tertutup pelan. Begitu suara mesin menyala, semua yang Raya tahan sedari tadi, akhirnya runtuh. Dia tidak ingin menangis didepan Bagas maupun Andini.

1
Anonim
RAYA BALASKAN DENDAM IBU MU..
TAK APA JIKA KAMU MENGHARAPKAN PADA YANG LAIN.. BUNUH SEMUA MUSUHMU BUNUH SEMUA ORANG YANG MEMBUNUH IBU MU
sunaryati jarum
Semoga Bu Sri Selamat dan Andini ditangkap
Anonim
BUNUH ANDINI.. SIKSA DIA DENGAN SIKSAAN YANG PEDIH..
MATA DI BALAS MATA.. HIDUNG DIBALAS HIDUNG .. KEJAHATAN DIBALAS KEJAHATAN
sunaryati jarum
Perempuan sakit jiwa seperti itu Bagas , yang kau masukkan dalam rumah tangga kamu yang akhirnya menghancurkan hati Raya.Seharusnya kamu yang harus dapat karma,tapi ini tindakan kamu yang tanpa memikirkan perasaan istri dan anak- anakmu, bahkan sudah cerai masih membayang Raya dan anak- anakmu.Kamu harus tanggung jawab pada keselamatan mereka.Walau konsekuensinya kamu akan kehilangan Kedua putramu, karena pastinya Andini tidak akan membiarkan kamu bertemu.Dan kau sama Andini tidak akan diberikan keturunan.
sunaryati jarum
Syukurin itulah yang kau inginkan dan ibumu? Bahkan kau pernah menghina Raya baju bawang dan kau bandingkan dengan selingkuhan kamu Andinini.Nikmati hidupmu jadi suami boneka yang tak punya kuasa apapun setelah menikahi Andini.Anak - anakmu makin lupa padamu.
sunaryati jarum
Raya mendapatkan masalah karena kamu menerima pelakor yang terobsesi menjadi Ny Bagas.Karena kamu mengabaikan Andini ,maka mantan istri sasarannya,puas kamu Bagas Ibu dari anak- anakmu dirundung masalah karena pelakor itu.
Vivi Zenidar
udah ga guna... sakit hati nya
Anonim
KEADILAN KIRA HARUS DITEGAKKAN...
sunaryati jarum
Kau tahu ya sekarang rasanya bagaimana melihat orang yang kita cintai.bersama orang lain, itulah dulu yang dirasakan oleh Raya, padahal kamu masih berstatus suami,nah sekarang kamu tidak berhak karena Raya telah bercerai denganmu.Satria minta detektif untuk menyelidiki Wijaya, bergerak lebih dulu tanpa mereka sadari
sunaryati jarum
Nah , ceritakan semuanya secara detail.,Raya.Pasti Satria punya solusinya.Tunggu Pak Wijaya, bukan perusahaan Satria yang hancur,bukan Raya yang dipermalukan tapi perusahaan anda yang hancur dan putrimu Andini yang dipermalukan
sunaryati jarum
Emak lega , akhirnya Raya menolak , emak berharap perusahaan orang tua Andini.yang hancur.
sunaryati jarum
Perselingkuhannya kamu dengan Andini membawa kerugian besar.Terutama mental Galang.Karenan pergi meninggalkan istrimu di depan mata putramu Galang
sunaryati jarum
Benar kasih sayang ibu tidak akan putus kita sudah berumah tangga.Semoga harapan ibumu dan kakakmu tentang Satria terkabul.Dan untuk ayah Andini yang ingin membuat usaha hancur dan Raya menderita , gagal dan berbalik pada mereka.
Datu Zahra
Raya 👎
Vivi Zenidar
kejam amat Andini dan papa nya
Datu Zahra
enggak Elegant ah, bego Raya. Harusnya di depan Andini jangan terpancing, panasin, mesra sama Bagas. giliran pelakor pergi baru hajar bagas. Enggak seru,
Datu Zahra
suami keparat kalo udah berani jelekin istri ke perempuan lain.
sunaryati jarum
Yang akan malah perusahaan papamu,Andini.Kalian main- main dengan Satriya , kalian.sendiri.Didikan orang tua Andini sudah salah.Mencintai tidak harus mengabulkan semua permintaannya, apalagi permintaan yang salah sampai menghancurkan rumah tangga orang,maka kehancuran hidupmu yang kau dapat
sunaryati jarum
Jelas- jelas yang gatal itu kamu.Lebih terhormat Raya yang janda bebas menjalin hubungan dengan pria lajang.Sedangkan kamu statusmu gadis tapi berhubungan dengan lelaki beristri hingga berakhir bercerai.Yang akan hancur kamu dan Bagas,Raya makin bersinar
sunaryati jarum
Segera tumbuh subur benih cinta kalian dan merambat saling mengikat kuat.Tak ada lagi pelakor yang berani masuk, karena mereka berdua sama - sama setia tetap kokoh walau banyak godaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!