novel baru lagi ,semoga pada suka ya....
Di dunia ini ,banyak yang bilang wajah kita ada yang mirip di beberapa negara dan saat ini hal itu terjadi.
Aulia harus menjadi pengganti untuk menikahi seorang pria yang buta, dia harus menjadi wanita lain dengan paksaan karena wanita itu tak ingin terkurung di dalam sangkar emas bersama pria cacat.
Walaupun Aulia menolak nya, tapi Delia mencari cara untuk menjebak nya sehingga Aulia hanya bisa menerima nya karena keperawanan dan kehidupan dia di negara itu sudah di genggam oleh Delia.
Tapi apa jadi nya kalau akhirnya pria kaya raya itu tidak benar benar buta ? Apa dia akan menjadikan Aulia istri nya selama nya? Atau hanya pengganti saja ?
Yuk.....mulai baca novel ku ,semoga pada suka ya. Makasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Willy-Delia (penasaran)
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
"Aku yakin mereka merencanakan sesuatu, mana mungkin Delia menyetujui syarat yang aku berikan "
"Tenang saja Will,aku akan tetap mencari tau semua nya . Aku juga penasaran dengannya, aku ngak akan membiarkan mereka menipu mu "
Rega dan Willy masih berada didalam kamar nya willy, setelah kepergian Delia dan kedua orang tua nya . Rega dan Willy masih memikirkan rencana yang akan di lakukan oleh Delia juga Markus,mereka yakin kalau kedua nya berniat jahat.
"Aku akan suruh orang untuk mengikuti mereka ,kamu jangan khawatir. Sekarang kamu istirahat saja ,aku mau ketemu sama calon istri ku " ucap Rega, dia tersenyum menatap ponsel nya.
Rega baru saja mengirimkan pesan pada Pingkan, dia ingin menjemput Pingkan yang kini sedang berada di restauran. Dia sudah merasa rindu pada Pingkan, bibir Pingkan membuat nya candu .
"Aku ikut,aku ingin melihat bagaimana wajah calon istri mu itu. Aku penasaran dengan si Pingkan Pingkan ini,kok bisa buat kamu tersenyum kayak gitu" ucap willy membuat Rega semakin tersenyum lebar
"Ya udah ,ayo kita kesana . Aku ngak mau dia menunggu terlalu lama ,aku sangat ingin mencium bibir nya lagi " jawab Rega, dia pun membantu mendorong kursi roda willy dan membawa nya ke luar.
Di ruang tamu ,papa dan mama nya Willy masih duduk dengan santai disana . Mereka menatap ke arah willy dan Rega yang baru keluar dari kamar nya, mereka pun tersenyum.
"Tante ,om...Aku pamit pulang dulu ya ,mau menjemput calon istri ku" ucap Rega dan kedua nya pun mengangguk, mereka senang pada Rega yang merupakan sahabat dan sudah seperti saudara untuk willy
"Kamu seperti nya menerima perjodohan itu dengan baik ya Ga,tante juga berharap willy dan Delia bisa seperti kalian " ucap mama nya Willy dengan tatapan penuh harap pada willy yang terlihat lemah dimata mereka ,willy yang buta dan cacat karena kecelakaan itu membuat mereka sedih .
"Pingkan Wanita yang baik, dia juga masih virgin makanya willy ingin istri nya pun tidak bekas pria lain tan" ucap Rega, dia merasa bahagia bisa bersama dengan Pingkan dan menyingkirkan sonia.
"Ma....pa,aku ingin bertemu dengan calon istri nya Rega. Nanti aku akan pergi dengan supir pribadi ku" ucap Willy dan kedua orang tua nya saling pandang, kemudian mereka pun mengangguk
Jarang jarang willy mau keluar dari kamar atau rumah ini semenjak kecelakaan itu ,sehingga mereka setuju saja jika Rega membawa nya untuk pergi keluar . Walaupun kedua mata nya tak bisa melihat apa pun, paling ngak willy bisa mendengar dan bersama dengan Rega.
Mobil pribadi milik Willy sudah mengikuti mobil nya Rega, nanti nya Rega akan pulang dengan Pingkan dan Willy akan di antar kembali ke rumah nya dengan supir pribadi nya itu .
Tak lama mereka sampai didepan restauran mewah dimana Pingkan bekerja ,Rega membantu Willy keluar dari mobil . Supir willy dengan sigap membantu mengeluarkan kursi roda nya, Rega dan Willy pun masuk ke dalam restauran itu dengan santai
"Mbak Pingkan nya masih didalam mas,saya akan beritahu kedatangan mas Rega " ucap salah satu pelayan yang berada di sana ,dia sudah mengenal Rega dan Rega pun mengangguk
"Ga....tempat nya makin cantik ya " bisik willy, dia memperhatikan sekeliling nya tanpa tau orang lain kalau dia sebenar nya tidak buta .
"Sudah lama di dekorasi ulang Will,sudah seperti cafe cafe ya kan " jawab Rega, dia memesan minuman seperti biasa nya .
"Ga....aku mau ke kamar mandi ,kayak nya kebanyakan minum jadi bawaan nya mau pipis aja " ucap willy dan Rega pun mengangguk, dia memanggil supir pribadi willy karena takut jika dia yang mengantarkan willy ke kamar mandi dan Pingkan datang mencari nya.
Kursi roda willy pun di dorong oleh supir nya menuju kamar mandi ,willy sudah berada didalam kamar mandi dan melakukan apa yang dia ingin kan sedari tadi ,kini dia mendorong kursi roda nya keluar sendirian .
"Pak Supri" panggil willy, didalam sana tidak ada siapa pun hanya beberapa kamar mandi yang tertutup
"Ya tuan muda ,perut saya sakit. Tuan muda tunggu didepan saja bisa kan ?" teriak Supri sang supir pribadi willy ,karena tiba tiba dia merasa perut nya sangat mulas .
Willy pun menjalankan roda kursi nya ke depan pintu dengan santai karena tidak ada orang, tapi baru sampai didepan pintu luar. Tiga orang pria yang ingin memakai kamar mandi menatap ke arah nya, mereka tersenyum mengejek melihat keberadaan willy disana
"Wah....wah....wah....siapa ini ?" tanya salah satu dari mereka
"Tuan muda willy ? Ya ampun, kenapa si buta ini sampai disini hhmmm " ucap pria lainnya ,mereka mengejek willy yang buta
Willy diam saja ,dia enggan mendengar ucapan dari para pria itu dan santai menunggu supir nya. Dia bisa saja pergi langsung ke meja dimana Rega berada, hanya saja dia takut kalau orang lain tau kalau dirinya hanya berpura pura buta jadi dia lebih baik menunggu .
"Kasihan banget ya ,walaupun wajah nya yang tampan dan kaya tapi ngak bisa lihat . Jadi ngak tau kalau calon istri nya sekarang sedang bercumbu dengan supir nya sendiri di salah satu ruangan ini " ucap yang lainnya ,tapi willy hanya diam saja
Bruuuug
Kursi roda willy di tendang oleh mereka sehingga willy jatuh ke lantai, tangan nya berdarah karena terkena batu kecil yang ada disana . Willy meringis ,dia masih diam hingga suara yang lantang terdengar disana .
"Hei....apa yang kalian lakukan ?" teriak wanita muda ,dia menatap ke arah ketiga pria yang mendorong kursi willy
Wanita muda itu membantu Willy, mendudukan kembali willy ke kursi roda nya. Tubuh Willy menegang, dia bisa melihat wajah wanita didepan nya . Aroma parfum lembut seketika menerpa hidung nya saat tubuh wanita itu memeluk dan membantu Willy untuk duduk ,jantung nya pun berdebar dengan cepat.
"Eh...."mereka terkejut, begitu juga dengan Willy karena wajah wanita didepan nya sangat mirip dengan Delia . Tapi wanita cantik didepan nya ini terlihat lebih manis wajah nya ,tidak judes seperti Delia dan seragam yang di pakai nya jelas bukan Delia.
"Aulianta" batin willy saat membaca tag name di dada wanita muda itu ,dia merasa penasaran dengan wanita didepan nya ini
"Bapak ngak apa apa ? Apa ada yang sakit ?" tanya wanita yang ternyata Aulia, dia menatap ke arah tangan willy yang berdarah
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘