NovelToon NovelToon
Mengejar Cintanya

Mengejar Cintanya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Anak Yatim Piatu / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College / Idola sekolah / Persahabatan / Tamat
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: @d.midah

Tiiiiiiiin...

BRAK..
kecelakaan tidak bisa terhindar.

gadis kecil itu mengeratkan pelukannya.
airmata mengucur deras tanpa henti, hatinya merasa sakit dan takut secara bersamaan, melihat keluarganya tidak sadarkan diri.

Qiara berteriak namun hanya bisikan yang keluar.
'Tolong.. Ayah, Bunda, kakak bangun, buka mata kalian, jangan tinggalin Qia.'

Bagaimana kisah hidup Qia?
apakah akan tetap sama?
ataukah berbeda?


"Aris!" pemilik hati juga sebagian hidup Qiara.

namun bagaimana dengan Aris sendiri, apakah sama.

sad/romansa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @d.midah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Tempat Ter Istimewa

Qiara sudah siap dengan seragam sekolah nya, menuruni tangga menuju ruang makan.

"Pagi mam, pagi pa." Sapa Qiara sambil mencium pipi keduanya, lalu duduk di kursi tempat biasa dia duduki.

"Aris belum keliatan, udah bangun kan." Rina mengoles coklat diatas roti bakar lalu menyimpan di atas piring Qiara.

"udah mam, masih siap-siap kali." Qiara mengigit roti bakar miliknya.

"pagi." Aris langsung duduk di kursinya dekat Qiara lalu mengambil roti di piring Qiara.

"pagi, juga." Kata Rina.

Qiara mengambil roti bakar selai kacang-coklat di piring Aris lalu menggigit nya.

Aris pun memakan roti sisa Qiara.

"yaampun kalo gak kayak gini pasti bakal aneh." Ya karna saking terbiasanya.

Adnan dan Rina menggeleng terbiasa melihat kebiasaan kedua nya.

Setelah selesai sarapan mereka keluar rumah siap melaksanakan tugas masing-masing.

"mama papa hati-hati di jalan."

Rina dan Adnan menaiki mobil menuju ke kantor.

"kalian juga hati-hati, mainnya di puas-puasi ya." Canda Adnan.

"orang mah ngasih pesen anaknya 'belajar yang bener', ini malah main." Qiara terkekeh melambaikan tangan ke arah mobil Adnan yang meninggalkan halaman.

Namun di halaman, Qiara sempat terdiam menatap rumah miliknya yang sudah lama tidak di tempati.

meski seringkali mengunjungi rumah itu melihat dalamnya yang selalu sama dan sangat terawat karna sering di bersihkan rasanya hati ini belum kuat jika harus tinggal di dalam nya, Bunda Ayah, kak Al, maaf.

lalu matanya beralih menatap rumah yang selama ini ia tingali bersama keluarga Aris.

'Ayah rumah kita tetap sama kok.' meski rumah Aris kini sudah sangat megah dibanding dulu, karna mengalami beberapa kali perluasan bangunan dan kawasan, yang dulu kedua rumah ini tidak beda jauh kini rumah ini bak istana, 'Ayah liatkan.'

mereka memutuskan membiarkan rumah Qiara tetap seperti semula karna menyimpan banyak kenangan Indah didalamnya.

"Qia." Aris mengusap kepala Qiara.

membuatnya sedikit terkejut.

"kenapa?" beberapa kali Aris memanggil Qiara tapi tidak ada jawaban membuat nya hawatir.

"lagi liatin apa, mau masuk dulu?" Tawar Aris mendapat gelengan dari Qiara sambil tersenyum, lalu Qiara memasuki mobil.

'Al kamu liat, dia melakukan nya lagi, melamun menatap rumah kalian.' Aris terkadang khawatir ingatan Qiara kembali dan membuat nya sedih.

'kamu juga gak mau itu terjadi kan,melihat Qia sedih.' yang sangat ia khawatir kan Qiara menyalahkan dirinya sendiri akan kejadian itu, karna hanya ia sendiri yang selamat.

Aris berusaha mengubah suasana.

Aris memasuki mobil,

"lagi baca buku apa?" melihat Qiara membuka buku nya, Aris berusaha mengubah suasana. Aris pun mengusap kepala Qiara.

'kasian nona muda, kehilangan keluarga di usia belia, ingatannya pun ikut hilang.'

terlihat raut khawatir juga di tunjukan pak sopir yang telah mengabdi pada dua keluarga itu sedari dulu, kedua anak itu sudah ia anggap seperti anak nya sendiri, dan kini tiada satu.

Bel istirahat berbunyi, Qiara membereskan bukunya lalu membuka buku bacaan milik nya.

"laper gak ke kantin yuk." Ajak Dinda, Qiara mengangguk, mereka menuju kantin.

sayang nya di perjalanan menuju kantin ada perbincangan yang menarik perhatiannya.

"bukan nya sebentar lagi ya ultah nya perusahaan SQ Sayang banget gak pernah di rayain padahal QS Kan perusahaan besar yang menduduki tiga besar perusahaan paling berpengaruh di negara saat ini." terlihat beberapa kakak kelas sedang berkerumun sekitar lima orang mungkin kelas 11 atau 12 Qiara tidak tau.

"katanya dulu pernah acaranya dirayain bahkan disebut yang paling megah, mewah dan meriah masa itu kalo gak salah kira-kira 10 Tahun lalu, sayang itu ultah terakhir karna seluruh keluarga pemilik perusahaan QS meninggal dunia pas di hari ulang tahun perusahaan itu kalo gak salah waktu pulang dari acara kejadiannya, makanya dari saat itu masa ulang tahun jadi masa berkabung." Kata yang lain.

"terus sekarang perusahaan itu siapa yang pegang." Tanya suara berbeda.

"kalo gak salah Daddy ku bilang Presdir dari perusahaan R&A, Jadi dua perusahaan itu saling berdampingan." Terangnya dengan yakin.

'hah lagi-lagi, ada aja yang bahas.'

Begitulah di sekolah ini, pembahasan nya bukan tentang permainan anak-anak atau remaja pada umumnya, tapi mengarah ke masa depan menjalin koneksi sejak dini sebagian besar nya.

Qiara mengaduk Makana di piring miliknya.

'lebih baik kayak gini, orang-orang gak usah. Ada yang tau jatidiri ku.'

saat dulu setelah kejadian kecelakaan bahkan Qiara masih dalam keadaan belum sembuh dan stabil sempurna.

'takutnya kayak dulu lagi.' Banyak media berbondong-bondong mencari berita tentang keluarga mereka.

'untung aja ditangani sejak dulu kalo gak, gak tau bakal kayak gimana sekarang.'

Adnan menutup semua akses para wartawan dan menutup semua berita tentang kehidupan keluarga mereka, Adnan melindungi Qiara dan Aris dari dunia pemberitaan.

'andai media tau, pasti tiap ulangtahun bakal jadi sasaran berita tiap tahun.'

Adnan dan Rina menyembunyikan status pemilik sah QS Dan putra mereka dari media karna mereka tau dunia media sangatlah sensitif, Qiara dan Aris pun mengetahui dan menyetujuinya.

"kenapa cuma di aduk aja gak suka, gak lapar apa gak doyan." Tanya Dinda mengembalikan kesadaran Qiara.

"gak berselera." Qiara mendorong piring milik nya yang belum termakan sedikit pun.

"mubazir buat aku aja ya." Qiara mengangguk Dinda pun memakan nya, Qiara hanya tersenyum, melihat Dinda yang memakan makanan nya, malah teringat Aris.

'Aris lagi apa ya, tanyain ah.'

'Biasanya jika tidak sedang di kantin kelas 11 anak itu pasti sedang di ruang OSIS karna di minta bantuan atu di perpustakaan, nyari buku baru'.

Qiara mengambil ponselnya, lalu mengetik pesan.

^^^Qiamut^^^

^^^lagi apa??^^^

Tidak lama pesan terbaca, lalau balasan datang.

Ar❤️

Di perpus, kenapa.

^^^Qiamut^^^

^^^Gak papa Pengan tau aja^^^

Ar❤️

lagi ngapain

^^^Qiamut^^^

^^^makan di kantin^^^

meski makanan nya tidak Qiara makan

Ar❤️

mau di temenin

Qiara tersenyum.

^^^Qiamut^^^

^^^gak usah udah mau ke kelas juga.^^^

Ar❤️

ok.

Qiara menyimpan kembali ponsel nya.

"weekend sibuk gak?" Dinda melihat Qiara lalu menggeleng.

"aku sama mama mau jalan ke mall, mau ikut? katanya mama pengen kenal juga sama kamu". Ajak Qiara.

"mau banget, udah lama gak ke mol bareng temen, biasanya cuma sendiri, gak seru, tapi kamu suka bareng mama kamu." Kiara tersenyum lalu mengangguk.

"Eh masa emang gak ribet, mommy aku tu ya biasanya rempong banget segala yang diliat menarik harus di beli, jadi aku males kalo ke mall bareng mommy, mending sendiri." Qiara terkekeh keheranan, separah itu masa.

1
한스 |HANSEN|
fajar sad boy 🤣🤣🤣
d_midah (Hiatus): Nemu apa lagi🤣🤣
kok ada aja yaa, padahal pas bikin gak tau aku 🤭🤭
pas kamu komen jadi tau🤣
total 1 replies
Cerita Tina
Deg²an detik² mau ketahuan
d_midah (Hiatus): 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
chas_chos
baru juga masuk , , udah dapet musuh aja 😩
chas_chos
gimana itu kulkas 20 pintu 🫩
chas_chos
namanya juga lagi ada kegiatan 😩😩

kalau udah pulang rebahan saja 😅
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚
typo harusnya cewek bukan cerek🤭🤣
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚: oke🤭🤭
total 4 replies
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚
kayak aku tukang gosip eh gibah beda-beda ga sama🤭
d_midah (Hiatus): 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚
🤣🤣🤣🤭🤭
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚
mulutnya ya pengen aku pukul pakai tangannya kak hans nih sama tangannya kak auzora
⋆. 𐙚 ˚hiatus💨ᴛ⑅⃝ˢ🐈ʚଓ𓂃ෆ˚: bentar nyari orang nya dulu, soalnya lagi pada bucin🤣🤭
total 2 replies
Greta Ela🦋🌺
Ceritanya ringan
Kisah anak remaja juga. Aku memang sih lebih suka romance yang sederhana kayak gini.
The best lah pokoknya🫶🫶
Greta Ela🦋🌺
Wee Aris denger yaaa
Kau ini kan masih statusnya pacaran bukan menikah. Jadi yaa memang kau wajib untuk nahan diri, lhooo
Jangan aneh2 kau sama si Qia, ya.

Geram jg ak sm si Aris ini🫰
☺️☺️☺️
d_midah (Hiatus): jitak aja kak tu pala si Aris 🤣🤣
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Geli aku😭😭😭😭😭
d_midah (Hiatus): 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Lagian ya awas aja si Aris ini macam2. Dia itu harus bisa mengendalikan diri lh. Blm nikah jg, jngn aneh2
d_midah (Hiatus): 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
YA UDAH KELEN BERDUA SAMA2 SALAH AJA
GERAM KALI AKU
Greta Ela🦋🌺
Isss dhhhhhh kan jadi masalah
d_midah (Hiatus): Eeh kurang ajaar
total 2 replies
Bad Girl..
waw...kenapa malah aku yang ngerasa di lindungin ?
d_midah (Hiatus): 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Bad Girl..
mungkin ini adalah ekpresinya Kiara saat itu. 🤣🤣🤣🙏
Bad Girl..
games jadi gemas.🤣🙏
d_midah (Hiatus): max: gak tau kak, author satu ini emang udah makanan sehari-hari kayanya typo 🤣
total 1 replies
한스 |HANSEN|
qiara aku boleh pinjam otak mu sebentar ya..?
d_midah (Hiatus): Qia: buat apa ka??
total 2 replies
Sishrye
Mak jleb
wkwkwk
d_midah (Hiatus): 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!