Revisi . Kisah seorang Kinanti Rara Abibawa puteri seorang pengusaha sukses , yang hasil diculik dan hidup dalam kesengsasaraan dan kepedihan , di saat usia Kinanti sembilas tahun , kinanti bertemu dengan seorang pria yang membuat keduanya saling jatuh hati tetapi cinta mereka pun terhalsng restu ibunda Brataseno . bagaimanakah cinta mereka untuk selanjutnya ? mari kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azizah sulaeman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mata Mata Brataseno
"Karyo , aku pecat kamu sekarang juga ..! Jangan nanya kesalahanmu ? Pikir pake otak dasar ngak becus kerja , amuk brataseno . Aku salah sudah memperkerjakan pecundang ucap Brataseno .
" Karyo tidak bisa membela diri , kesalahananya yang fatal membuat kehilangan sumber mata pencaharianya , Karyo menghianati Brataseno dengan menjual informasi ke pihak lawan Brataseno .
" Setelah tiga bulan kejadian di resort , Brataseno mulai membatasi diri dengan Sisilia . Dan mulai menyuruh orang untuk memata matai Sisilia da tuan Abu bakar .
" Sayang , kenapa kita harus pisah kamar ? Kita ini pasangan sah , bukankah kamu sudah memaafkan atas kejadian masa kecilku , lagian itu bukan hal yang harus di permasalahkan ujar Sisilia dengan panjang lebarnya .
" Aku tidak mempersalahkannya Sisilia , tetapi rasa simpatik dari penilaianku terhadapmu berkurang , aku rasa kamu lebih mengerti dari aku , balas Brataseno sambil membuang pandangan ke arah danau buatan yang berada di taman belakang milik Brataseno .
" Sayang , bagaimana kita mau punya anak , kalau kita tidur bareng pun sudah tak dilalukan lagi ujar Sisilia, kemaren aku bertemu ibu , beliau sudah kepingin menimang cu" dari kita ucapnya , sambil tanganya merangkul pinggang Brataseno dan memeluk tubuh tinggi Brataseno .
Dddddrrrt.......Ddddrrtt , ponsel Brataseno bergetar . Brataseno melepaskan rangkulan Sisilia , ia melangkah menjauh dari tubuh Sisilia .
" Hallo tuan , saya sudah mendapatkan informasi tentang Nyonya tuan , ucap nya dari sebrang sana , Nyonya Sisilia adalah kekasih tuan Edwar , dan mereka sudah lama hidup bersama , dan kenyamanan hidup tuan Abu bakar orang tua Nyonya pun di tanggung oleh tuan Edwar , karena setelah terjerat sebuah kasus tuan Abu bakar di adili secara hukum , walaupun tidak sampai masuk jeruji besi , harta kekayaan tuan Abu bakar habis di sita jadi jaminan , itu dulu tuan laporan saya, lebih detailnya nanti saya kabarkan lagi ucap , orang suruhan Brataseno .
Hmmm , Edwar sasongko gumamnya dalam hati , Edwar sasongko adalah rekan bisnis Brataseno yang menjadi sainga bisnis nya saat ini .
" Sisilia melihat Brataseno yang sedang menerima panggilan dari hp nya , merasa curiga .
Apa yang mereka sedang bicarakan ? pikir Sisilia , tanpa ia duga , kebohongannya mulai terungkap .
" Setelah menerima tlp dari seseorang , Brataseno, berjalan masuk ke dalam maision megah nya , dengan di ikuti larian kecil oleh Sisilia dari belakang .
" Dua hari setelah menerima laporan dari orang suruhanya , Brataseno sengaja mengikuti Arini yang sedang belanja di pasar , sudah terbiasa bagi Arini belanja di pasar tradisional , selain murah dan sayur mayur pun tampak segar segar banyak pilihan .
" Pake ada acara hujan segala , runtuk Brtaseno dalam mobil , ia melihat Arini neduh di pinggiran toko kelontong setelah selesai membeli kebutuhan sehari hari nya , sudah jadi biasa dari jaman Arini sebelum nikah dengan Gilang , Brataseno mengikuti Arini kemanapun Arini pergi , tapi setelah menikah ia cukup memantau dari tempat yang Arini tak tahu .
" Tuan , bagaimana ? Apa nona Arini mau tuan ajak naik mobil yang sama ujar sopir Brataseno .
Kasian tuan , ia kehujanan .
" Brataseno diam tidak menjawab , mata nya saja yang cukup tajam melihat Arini kedinginan dipinggiran toko .
Ngak usah , ucap Brataseno . Cukup kita melihat saja dari dalam mobil .
" Sopir Brataseno agak heran dengan tuanya , ia bela belain ngikutin ke dalam pasar yang yang penuh sesak dengan orang orang dan bau amis dari ikan, tetapi tuanya hanya melihat dari kejauhan .
dan satu lagi setelah kata itu tanda koma atau titik tidak ada spasi.
baru setelah ada tanda titi atau koma ada spasi untuk kata selanjutnya...
punyaku di Bab 1 sampai 10 masih belum baik peletakkan tanda koma dan titiknya, tapi dari Bab 11 sampai sekarang Alhamdulillah udah ada perbaikan...
Bayu membalas pelukan Brataseno dan kepala kecilnya menelisik ke dada sang ayah.
Satu Minggu setelah Bayu di culik, pencarian dari pihak kepolisian setempat dan keluarga Gilang masih belum.
pengen gue 👊👊 😡😡