NovelToon NovelToon
IPA

IPA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:839.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: NindyCF

Insiden Pertemuan Absurd

------------------IPA---------------------


Peristiwa konyol menjadi sebuah awal pertemuan kedua insan sejoli yang sama-sama saling dilanda kesialan saat itu.

Kesialan yang menjadi sebuah hal yang sangat memalukan dan mencemoohkan. Membuat salah satu seorang dari sejoli itu menjadi bahan perbincangan dan kelucuan oleh orang-orang yang belum mereka kenal.

Perdebatan? Tentu saja. Selalu. Dimanapun dan kapanpun mereka bertemu.

Mereka sama-sama ingin saling menjatuhkan. Namun takdir mempersulit mereka.

Akhirnya, mereka sama-sama jatuh. Namun jatuh dalam sebuah cinta yang tumbuh, bukan jatuh dalam sebuah jurang kesengsaraan seperti yang mereka inginkan.

Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah.

Mereka sama-sama jatuh.

Apa mereka akan bangkit bersama?
Atau mereka bangkit bersama orang yang sudah ditakdirkan bersama mereka dan bangkit bersama jodoh mereka masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NindyCF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IPA--19

Ricky datang menghampiri Keisha dengan terburu-buru didepan kelas X IPA 2. Keisha yang baru saja keluar dari kelasnya dan hendak ke kantin itu tentu saja aneh.

Melihat Ricky yang datang menghampiri dirinya tak seperti biasanya. Kening berkerut dan muka yang merah itu menghiasi wajah Ricky. Seperti orang yang sedang menahan amarah.

"Ikut gw," ucap Ricky tajam sambil menarik tangan Keisha.

Menyeret Keisha sepanjang perjalanan dan membuat semua para murid merasa aneh sambil menatap mereka dengan bingung.

"Kenapa sih?!" kesal Keisha seraya menghempaskan lengan Ricky yang menempel dilengannya.

"Lo!" tuduh Ricky balik.

"Dateng-dateng narik gw terus marah-marah." Keisha semakin bingung dan emosi terhadap sikap Ricky yang seenaknya.

"Lo kemarin jalan sama Si Rizki, kan?" ucap Ricky sambil menatap Keisha sinis.

"Iya. Emang kenapa?" jawab Keisha santai.

"Jadi itu yang bikin lo bilang gak mau pacaran sama gw? Gara-gara lo suka sama cowok jelek itu?" Ricky membentak Keisha. Saat ini mereka berada ditaman belakang sekolah, tempat yang lumayan sepi.

"Loh, kok mikirnya gitu? Lo cemburu?" tanya Keisha sambil tertawa. Sementara Ricky semakin emosi ketika melihat Keisha malah tertawa santai.

"Gw serius," ujar Ricky.

"Gak usah serius banget sih, nanti aja seriusin gwnya."

"GW SERIUS KEISHA!" teriak Ricky tepat dihadapan wajah Keisha.

Keisha segera menghentikan tawanya. Menatap Ricky dengan nafas yang memburu.

"Lo tau kan gw gak suka dibentak?" lirih Keisha.

"Plis, ngertiin gw Kei." Ricky melembutkan suaranya.

Keisha hanya menundukkan kepalanya. Menatap tanah yang diinjak olehnya dengan rasa bimbang yang menyesakkan dada. "Lo bentak gw..."

"Mulai sekarang lo pacar gw," ucap Ricky setenang mungkin. Keisha langsung mengangkat kepalanya dan menatap Ricky dengan tatapan penuh kekesalan.

***

"Ca, darimana aja sih?" tanya Silmi saat Keisha baru saja masuk dan duduk dibangkunya.

"Iya Ca. Ilang-ilangan aja lo kayak doi," celetuk Nurul.

"Dih bucin. Alay tau gak," cibir Silmi.

Jera dan Safitri pun langsung serempak menatap Silmi tajam. Merasa tersinggung karena ucapan Silmi. Tapi orang yang mereka tatap malah tampak biasa saja.

"Kenapa? Kesindir? Oh iya, kan lo berdua emang bucin," ujar Silmi semakin memanas.

"IMIIIIIIIIII," teriak Jera dan Safitri kesal.

"Hahaha ****** lo berdua," timpal Nurul sambil tertawa cekikikan.

"Diem lo ceking!" bentak Jera dan Safitri kompak.

"Apa-apaan gw disebut ceking!" sela Nurul tak terima.

"Biarin," jawab Jera.

"Lo berdua kenapa sih? kesinggung banget kayaknya," sahut Silmi jengkel melihat keduanya.

"Ya iyalah, mentang-mentang kita punya pacar kok dibilang bucin," bela Jera sambil merangkul Safitri.

"Jangan-jangan kalian lesbi. Masa gal punya pacar," ujar Safitri.

Nurul dan Silmi saling pandang.

"MPITTT," teriak Silmi dan Nurul serempak.

Jera dan Safitri malah tertawa, menertawakan kekesalan yang dirasakan oleh kedua temannya itu.

"Eh ssttt," bisik Jera sambil menunjuk Keisha yang sedari tadi melamun lesu.

"Eh, kenapa?" tanya Silmi kepada Keisha.

"Iya Ca, kenapa?" sambung Nurul.

"Nanti aja deh males cerita sekarang gw," jawab Keisha malas sambil menenggelamkan wajahnya dikedua lipatan tangan.

"Ih buruan cerita dong," paksa Jera.

"Gw paling gak suka kalo dibikin penasaran kayak gini," sindir Safitri.

"Ca buruan ih cerita," eengek Silmi.

"Iya Ca. Gw kebelet penasaran nih." Jera ikut memaksa.

"Ca?" tanya Silmi.

"Woy Ca!" panggil Nurul.

"Eh Ca, lo kenapa?" panik Jera.

Keisha tak kunjung mendongak dan mengangkat kepalanya. Tak menjawab ucapan teman-temannya juga. Namun tak lama kemudian, terdengar suara dengkuran kecil yang dipastikan berasal dari Keisha. Ya, Keisha tidur.

"Cepet amat tidurnya," ujar Safitri.

"Iya malah tidur dia," sahut Nurul.

***

"Bang gw gabut," ujar Rizki kepada Roy disebelahnya yang sedang asik bermain game.

"Main game aja," ucap Roy.

"Males." Rizki menscroll layar ponselnya malas.

"Ehiya bang. Si Eca pasti lagi dirumahnya sendiri. Kesana yuk," ajak Rizki.

Roy menatap Rizki, kebetulan gamenya baru saja selesai.

"Boleh deh. Gw udah lama gak ngobrol sama dia," jawab Roy.

Dua lelaki itu tampak bangkit dari duduknya. Lalu berjalan bersama kerumah Keisha yang hanya berjarak beberapa langkah saja.

"Eca," panggil Roy saat menemukan Keisha yang sedang menonton tv sendirian di sofa.

Keisha menoleh dan tersenyum singkat. Kemudian kembali menatap televisi di depannya setelah menyuruh Rizki dan Roy ikut duduk disebelahnya.

"Kenapa?" tanya Roy to the point.

"Kenapa apanya bang?" tanya Keisha balik tanpa wajah lesu menghiasi wajahnya.

"Lo lagi ada masalah," ujar Roy sambil menyenderkan punggungnya disofa. Tepat sasaran. Pernyataan dari Roy itu menembak perasaan Keisha.

"Ga ada apa-apa kok bang," elak Keisha sambil masih berusaha tersenyum.

"Gak usah bohong. Gw udah tau sifat lo. Dari awal gw masuk kesini aja gw udah ngerasain," ujar Roy datar.

Keisha tersenyum menatap Roy. Dia senang karena Roy peka terhadap perasaan dan suasana hati dirinya. Sementara Keisha langsung tersenyum canggung saat menatap Rizki yang hanya acuh tak acuh pada obrolan mereka berdua.

"Ki," panggil Roy.

Rizki yang baru saja akan bermain ps itu langsung menatap Roy malas.

"Apaan?" tanya Rizki.

Roy mengusir Rizki untuk meninggalkan Roy dan Keisha. Rizki tak banyak membantah. Karena dia tahu bahwa Keisha butuh bercerita pada kakaknya itu, namun keberadaan dirinya disini membuat Keisha tidak leluasa untuk menceritakan semuanya. Rizki juga merasakan bahwa Keisha sedang dalam suasana hati yang tidak baik.

"Emm.. gw ke dapur dulu deh, mau ngambil minum," bohong Rizki.

Keisha hanya mengangguk. Lalu menyenderkan kepalanya ke bahu Roy dan mengalirlah satu persatu cerita yang mengganjal dihatinya. Dimulai dari awal dirinya pergi bersama Rizki dan Rangga sampai ke cerita bersama Ricky ditaman sekolah tadi siang.

Keisha menceritakan semuanya kepada Roy, lelaki yang sudah dia anggap seperti abang kandungnya sendiri. Tanpa airmata ataupun isakan yang menggambarkan suasana hatinya.

Rizki juga diam-diam menguping dan memperhatikan Keisha. Sebuah senyum terbit dibibir Rizki. Melihat kakaknya akrab dengan Keisha. Dia salut pada gadis rusuh itu yang tidak cengeng seperti wanita diluar sana. Walaupun Keisha manja, namun untuk masa dia seperti ada masalah seperti ini, dia tidak meneteskan air matanya sedikitpun. Keisha juga bercerita dengan santai dan tidak memaksakan agar Roy mau mengerti dirinya.

Rizki menghampiri Keisha dan Roy yang sepertinya sudah selesai berbicara.

"Eh Ca, bokap sama nyokap lo pulang kapan?" basa-basi Rizki sambil kembali menyalakan ps yang tadi ditinggalkannya.

"Besok. Oh iya, tadi lo bilang mau ngambil minum. Mana?" tanya Keisha yang melihat Rizki tak membawa apa-apa.

"Tadi minumnya di dapur."

"Masa sih? Perasaan air galon abis dan gw belum beli."

"E-eh tadi gw jadinya ke air kagak jadi minum," gugup Rizki.

"Tadi katanya lo minumnya di dapur. Gimana sih?" tanya Keisha menyelidik.

"Eh, Bang. Hp gw mana?" Rizki pura-pura tidak mendengar ucapan Keisha.

"Itu disamping lo apaan?" tanya Roy menunjuk sebuah ponsel yang tergeletak disebelah Rizki.

"Tuhkan, lo mah bohong. Lo ngintip ya!" seru Keisha.

"Percaya diri banget lo. Orang ngga!" bantah Rizki.

"Alah, bohong lo kutil badak!"

"Yaudah. Yang bohong si kutil badak kok bukan gw."

"Kan elo kutil badaknya."

"Gw kan gak ngerasa."

"Dasar lo kutil badak!" ledek Keisha sambil melempar Rizki dengan bantal sofa.

Rizki menatap Keisha tajam setelah wajahnya dilempari beberapa bantal. Rizki bangkit dan menghampiri Keisha. Rizki menggelitiki Keisha sampai Keisha menyerah. Tak lama dari itu, Keisha langsung terlelap tidur.

Mungkin karena capek tertawa bersama Rizki sehingga gadis itu sangat mudah terjun bebas ke alam mimpinya. Roy dan Rizki menemani Keisha tertidur diruang tengah. Tanpa berniat memindahkan Keisha ke kamar. Mereka memang berniat menemani Keisha malam ini, tidak membiarkan Keisha tidur sendirian dirumahnya yang sedang tidak ada siapapun.

1
Azuraa
Mesya kahh? 🤔
Yani Cuhayanih
Aku jd keder dgn orang cowo ini namanya hampir mirip
Yani Cuhayanih
Bukankah kalo jidatnya lebar itu tandanya otaknya cerdas seperti profesor
Yani Cuhayanih
Karena dah 2dekade aku jd lupa siapa ya teman sebangku waktu SMA .oh iya kokom
Yani Cuhayanih
Sungguh hari pertama masuk sekolah yg sangat berkesan plus jengkel
Alya Yuni
Hade ketua OSIS ko jhat bngat si

skolah ap suka bully siswa siswi
imach ❤️❤️❤️
pengen banget gue nampol si iki 🙄🙄😤😤😤
kepooo
astgaaa gw kiraaa ikiii mau nembakkk lohhh ternyata oh ternya ngeselinn bgt dah Ikki
Nenden Nuranisa
lanjutannya kak
.-
iki be**
.-
padahal langsung ajayah beli buku orang udah di parkiran
.-
padahalmah Rizki hawatir yahhh makanya marah
.-
dari awal dah asik
M m
entah kenapa gw gak mewek pas eca disakitin iki. tapi terharu bgt sama org terdekat eca yang support pas eca rapuh.. ampe nangis bombay
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
🤣🤣🤣🤣 Hubungannya Eca dan Iki makin sweet and lucu


Ini masih up kan thor???
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Haduhhhh baper yeeeee HAPPY ENDING😁😁😁🤗🤗🤗
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Wissss Rizky ngamokkkk guys😁😁
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 Rizky bener" cowok bodoh, harusnya dia tau kalo Keisha cinta sama dia tapi dia malah seakan" gk tau tentang itu semuanya, malah dia terang"an jalan berdua sama Meysa dan saat Keisha sedang rapuh Rizky datang dan menenangkan Keisha dan memberi kata" manis sama Keisha dan memberikan pengharapan palsu sama Keisha, maunya cowok ini tuh apa sebenarnya????
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Hmmm Iki sok perduli sama Eca, padahal dia sendiri sering nyakitin hstinya Eca🙄🙄🙄
🖤리카𝘌𝘓𝘍98🖤
Abang Roy lebih peka terhadap perasaan Eca ketimbang Iki, padahal yg sebenarnya cinta sama Eca kan Iki bukan abang Roy😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!