NovelToon NovelToon
Istri Sempurna Pilihan Oma

Istri Sempurna Pilihan Oma

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Oma frustasi memikirkan di dunia yang sudah berusia 33 tahun, mapan dalam pekerjaan tetapi tidak kunjung menikah. Melihat sekretaris Emir yang memiliki kepribadian yang baik membuat Oma kepikiran untuk menjodohkan mereka.
Sudah pasti Emir menolak, Oma melakukan berbagai hal sampai akhirnya Emir dengan Ayana pilihan Oma bersatu dalam jeratan pernikahan.

Bagaimana keduanya menjalani pernikahan dan hubungan pekerjaan yang cukup dekat?
Apakah pada akhirnya keduanya sama-sama memiliki perasaan atau justru pernikahan mereka tidak ada bedanya dan hanya sebatas pekerjaan saja.

Mari untuk membaca Novel Saya dari bab 1 sampai akhir, dan terus ikuti jawabannya di setiap bab.

Terimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18 Oma Penggoda

Ayana sudah terbiasa hidup mandiri, bangun di subuh hari, menjalankan sholat, turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk diri sendiri, karena rumah sebesar itu memiliki beberapa asisten rumah tangga yang memang pekerjaan Ayana tidak terlalu banyak karena tidak harus membersihkan rumah tidak seperti rumah sebelumnya yang harus dia semua mengerjakannya.

Ayana hanya cukup membuat sarapan di dapur. Bibi seperti biasa juga membuat sarapan, tetapi di pagi hari orang-orang yang ada di rumah itu tidak terlalu sarapan dengan makanan yang berat.

Apalagi Emir hanya cukup makan roti saja dan mungkin Oma harus makan nasi goreng.

Ayana menyiapkan nasi goreng untuk Emir dan juga Oma, selain itu Ayana juga membuatkan bekal makanan, setelah selesai mengerjakan semuanya Ayana kembali ke kamar dengan siap-siap untuk mandi.

Kamar sudah pasti kosong karena setelah sholat subuh, Emir juga menghabiskan waktunya untuk lari pagi di sekitar komplek. Ayana buru-buru mengambil pakaiannya dan masuk ke kamar mandi.

Tidak lama bagi Ayana untuk bersih-bersih dan sekarang sudah berada di depan cermin dengan touch- up make up sedikit secara natural, wajah cantik itu sudah begitu cantik tanpa make up tetapi lebih cantik lagi ketika dipoles sedikit, mengingat dia merupakan Sekretaris yang harus memiliki penampilan menarik.

Ceklek.

Ayana dengan cepat mengambil hijabnya yang berada di atas tempat tidur dan memakaikan asal-asalan di kepalanya dan sesuai dugaannya orang yang masuk ke dalam kamar tersebut tak lain adalah Emir.

Ayana melanjutkan merias wajahnya dengan melihat suaminya baru saja pulang olahraga dengan sangat tampan berkeringat di wajahnya.

Emir tidak banyak bicara mengambil handuk dan juga langsung masuk ke dalam kamar mandi.

Ayana menghela nafas, kembali melepas hijab tersebut dan merapikan rambutnya kemudian memakai anak jilbabnya, mulai melilitkan pashmina tersebut pada kepalanya dan penampilannya sudah selesai seperti biasa yang akan melanjutkan aktivitas di luar.

Setelah selesai bersiap-siap Ayana kembali berada di meja makan, merapikan meja makan dengan memindahkan nasi goreng ke piring yang siap dimakan.

Ayana jika tidak lupa menyiapkan makanan berat untuk makan siang yang dimasukkan ke dalam bekal.

"Wau, aroma makanannya terasa begitu lezat," puji Oma sudah tidak sabar ingin menikmati menghampiri meja makan, menarik kursi dan langsung duduk.

Tidak lama Emir juga menyusul yang sudah siap-siap ingin berangkat ke kantor dan tidak lupa membawa tas kerjanya.

"Kamu menyiapkan semua ini Ayana?" tanya Oma.

Ayana hanya menjawab dengan menganggukan kepala, setelah selesai menyiapkan bekal tersebut Ayana mendekati Emir yang sudah duduk di tempatnya, menuangkan air putih dan juga meletakkan vitamin yang biasa diminum Emir setiap pagi.

Oma senyum-senyum memperhatikan bagaimana Ayana melayani suaminya dengan sangat baik, bahkan untuk hal kecil seperti memotong buah pun dilakukan Ayana, itu hanya dilihat dari pandangan Oma saja dan belum tahu saja jika cucunya itu bahkan terkadang membuka saos dari tempatnya saja dilakukan oleh Ayana.

Ayana hanya terbiasa saja, karena itu merupakan pekerjaannya sehari-hari sebagai sekretaris, siapa sangka dia menjadi istri dari Emir dan pasti hal itu dilakukan juga tidak masalah dan bukan hal yang harus diajari.

"Huhhhhh, jadi ingat masa muda waktu menikah pertama kali dengan Opa kamu," goda Oma mulai menikmati sarapannya membuat Emir melihat serius ke arah Oma.

"Tetapi bedanya, Opa kamu tidak manja dan lebih banyak melakukan hal-hal kecil kepada Oma. Kamu sepertinya sedikit kelewatan apa-apa harus dilakukan oleh Ayana," lanjut Oma memang paling senang jika membuat cucunya itu malu dan kesal.

"Saya tidak menyuruhnya untuk melakukannya," sahut Emir dengan tegas.

"Tidak apa-apa juga tidak diperintahkan, lagi pula kalian sudah menikah dan Ayana melakukan semua itu juga mendapatkan pahala. Ini dia adalah keuntungan menikah, bisa dimanjakan oleh istri dan tidak perlu repot-repot melakukan semua sendiri dan ini juga merupakan keuntungan bagi Ayana melakukan sesuatu hal yang biasa dan sekarang hal yang biasa itu mendapatkan pahala," sahut Oma.

"Sudah cukup siraman rohani di pagi hari, lanjutkan saja sarapan Oma," sahut Emir dengan datar seperti biasa sudah pasti kesal jika Omanya sudah mulai ikut-ikutan.

"Kamu juga alangkah baiknya langsung sarapan, saya tidak punya waktu untuk menunggu kamu lama-lama," ucap Emir terdengar sedikit galak berbicara dengan Ayana membuat Ayana menganggukkan kepala dan mengambil tempat duduk di sebelah Emir.

*****

Ayana dan Emir berada di dalam mobil dengan Emir yang saat ini sedang menyetir mobil.

"Ayana berhenti caper di depan Oma," ucap Emir tiba-tiba membuat Ayana melihat serius ke arah Emir.

"Caper! Maksudnya?" tanya Ayana.

"Kamu tidak perlu melakukan hal seperti tadi kepada saya dan kamu lihat saja Oma menyanjung kamu terlalu tinggi dan itu tidak ada gunanya membuat kepala saya sakit!" tegas Emir.

"Maaf pak, saya tidak sedang mencari perhatian di depan Oma, tetapi bukankah biasanya saya juga melakukan hal yang sama dan bedanya sekarang bertambah di pagi hari," jawab Ayana dengan gugup.

"Ini, akibatnya jika aku benar-benar tergantung kepadanya baik secara pribadi dan bahkan dengan pekerjaan," batin Emir.

"Sudahlah lupakan saja apa yang saya katakan tadi," sahut Emir bingung sendiri harus melanjutkan perkataannya dengan seperti apa.

Saat ini Emir benar-benar frustasi, setiap hari harus berhadapan dengan Oma yang terus menggodanya.

******

Ayana duduk di mejanya seperti biasa, kesibukannya terganggu ketika merasa ada seseorang berdiri di hadapannya membuat kepalanya terangkat dan ternyata benar orang tersebut tak lain adalah Devina Ibu mertuanya.

"Bu!" Ayana berdiri dengan cepat dan langsung menundukkan kepala.

"Apa saya harus menyusun janji dulu di resepsionis untuk bertemu dengan putra saya?" tanya Davina.

"Saya akan telepon Pak Emir," ucap Ayana ingin menelpon atasannya tetapi dihentikan oleh Davina dengan menekan telepon tersebut membuat Ayana mengangkat kepalanya melihat bagaimana tajamnya tatapan Ibu mertuanya.

"Apa Emir akan marah-marah dan sampai memecat kamu jika saya masuk ke dalam tanpa memberitahu dan ada janji terlebih dahulu?" tanya Davina.

"Saya tidak tahu kalau itu Bu, karena sebelumnya tidak pernah terjadi hal seperti itu," jawab Ayana.

"Ya, pantas saja dia menikah dengan kamu karena memang Sekretarisnya tidak pernah melakukan kesalahan," ucap Davina.

Ayana seketika menjadi panik ketika ibu mertuanya itu mengungkit pernikahan. Ayana jelas takut jika ada mendengarnya.

"Kenapa?"

"Oh saya tahu, pasti orang-orang yang ada di kantor ini tidak tahu jika kamu sudah menikah dengan anak saya?" tebak Davina.

Ayana semakin panik jika suara Davina sampai terdengar oleh orang-orang kantor.

Bersambung...

1
Oma Gavin
wah emir jadi sasaran empuk lastri nanti pakai jurus pamungkas obat lucknut biar emir kepanasan dan majuk jebakan lastri
shinta liliand
emir gk gentle bgt jd cowok.. tp jg kaasae ngomong sama omanya hmmm susaaah
Enz99
bagus
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Dew666
💜💜💜💜
Dew666
🍎🍎🍎
nurlizan lizan
thor lbh teliti lg, bnyak typo🙏
Dew666
💝💝💝
Ridwani
👍👍👍👍👍👍
Dew666
👄👄👄
Ridwani
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!