NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:464.7k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syok!

Nyawa Nick nyaris tak tertolong jika terlambat mendapatkan pertolongan medis. Dua peluru di kedua kakinya berhasil di keluarkan. Kini pria itu sudah di pindah ke ruang rawat.  Meski sedang sekarat, ia dan beberapa anak buahnya menyusun rencana untuk menuntut balas dendam pada Nero. Sepertinya rencana balas dendamnya akan jauh lebih sulit, mengingat ia tidak akan memanfaatkan Ele.

"Pria itu sangat mengerikan, Tuan. Anda yakin  dengan recana ini?"

"Kau meragukan rencanaku?!" Nick menatap tajam anak buahnya itu.

"Maaf, Tuan." Hanya itu yang bisa diucapkan, dari pada berbuntut panjang.

*

Pagi harinya.

Saat pertama kali membuka mata, Ele sangat syok saat menyadari tubuhnya yang dibungkus selimut tidak mengenakan apapun alias tilinjing. Ia melirik ke samping kiri, kedua matanya membulat sempurna saat melihat seorang pria tertelungkup di sampingnya, memperlihatkan punggung lebar dan kokoh yang dipenuhi tato tengkorak mengerikan.

"Si-siapa pria ini. Astaga!" Ele merapatkan selimut dengan perasaan tidak karuan. Ia berusaha mengingat kejadian semalam saat dirinya mabuk. Samar-Samar ia mengingat kalau tadi malam ia mencium dan menarik seorang pria ke ranjang. "Bodoh!" Ia mengumpati dirinya sendiri sembari memukul kepalanya, karena mabuk, ia sampai tidur dengan pria asing. Ia masih belum menyadari kalau pria di sampingnya ini adalah Nero. Pasalnya terakhir berjumpa, Nero tidak memiliki tato di tubuh.

Ele perlahan turun dari ranjang itu. Ia meringis sakit ketika merasakan ngilu dibagian intimnya. "Aww, shhh. Sakit sekali," keluhnya, sembari berusaha berdiri tapi kesulitan.

Pergerakan Ele menganggun tidur Nero. Pria itu menoleh ke samping, segera beranjak dari tempat tidur saat melihat Ele kesulitan berdiri.

"Mau ke mana?" tanya Nero, dengan nada pelan dan lembut.

Kedua mata Ele membola sempurna saat tahu kalau pria yang tidur dengannya adalah Nero. "K-Kau? Jadi ..." Ele menggigit bibir, bagaimana bisa ini terjadi? Ia tidur dengan kekasih orang lain? Gawat!

Nero mengangguk dengan muka bantalnya.

Ele menelan ludah dengan kasar saat melihat pria itu hanya mengenakan boxer memperlihatkan tubuh atletis serta tonjolan di bawah sana yang begitu menggoda.

"Bagaimana bisa ... jadi kita ... aku dan kau ..." suara Ele terbata-bata dan raut wajahnya panik. Ia sampai tidak bisa berkata-kata lagi.

Nero tersenyum seraya berjongkok di hadapan Ele. "Kau lupa dengan kejadian tadi malam?"

Ele menggeleng, tentu dia tidak lupa. Dia sadar sepenuhnya saat dirinya merintih kesakitan ketika melepaskan kesuciannya. Tapi, sekarang dia menyesal. "A-aku harus pergi." Ele ingin beranjak berdiri tapi rasa sakit di bawah sana sangat menyiksa.

"Masih sakit?" Nero berdiri lalu membantu Ele merebahkan diri lagi di ranjang yang berantakan itu. "Istirahatlah, jangan banyak gerak."

"Nero, bagaimana bisa kau melakukan ini padaku dan menghianati Nona Rusia itu?" Pertanyaan Ele membuat bibir Nero berkedut menahan tawa.

"Aku tidak berkhianat. Winters hanya sekretarisku tidak lebih!" jawab Nero tegas.

"Tapi, bagaimana bisa dia hamil?"

"Kau ini bodoh atau apa? Jelas dia bisa hamil karena memiliki suami!" balas Nero. Lama-Lama jengkel menghadapi gadis menyebalkan ini.

"Suami? Jadi dia memiliki suami?!" Kedua mata Ele membola sempurna, sangat syok mendengarnya.

"Kau pikir dia kekasihku, begitu?" Nero memincingkan mata.

"Ti-tidak!" Ele menggeleng, tidak mau mengakui segala praduganya selama ini. Namun, disisi lain perasaannya lega dan tenang setelah mengetahui kebenaran ini.

"Sekarang, kita bahas hubungan kita. Apakah benar kalau selama ini kau berpacaran dengan Nick semata karena ingin melupakan aku?" Nero mengalihkan pembicaraan.

"Hah? Kata siapa?"

"Katamu, tadi malam." Nero menjawab sambil menatap gadis itu lekat.

"Emh ... tidak," bohong Ele, masih gengsi mengakui perasaannya.

"Ayolah, tadi malam kau mencurahkan segala isi hatimu, hingga akhirnya kita bercinta." Ucapan Nero membuat Ele tak berkutik lagi, mau tak mau harus mengungkapkan isi hatinya yang sesungguhnya, terlebih lagi pria itu sudah mengambil hal yang paling berharga darinya.

1
Anonim
Berta dan Cammora baru pulang. Mereka berdua tampak bahagia. Seperti layaknya sepasang kekasih nih mereka berdua.

Botak tidak mengenali wanita cantik yang bersama Cammora.

Botak tentu sangat geram melihat Cammora pulang tidak bersama Berta.
Anonim
Pegawai salon sukses bikin Cammora terperangah - sampai tidak percaya apa benar gadis di depannya Bear.

Cammora memuji Berta sangat cantik, bagaikan berlian langka.


Berta pemilik wajah terkejut melihat pantulan dirinya di cermin. Nyaris tak mengenali dirinya.
Ratna Sumaroh
botak botak makin panas aja kau botak
nikmati kegengsianmu botak 🤣🤣
Ratna Sumaroh
kalau botak liat perubahan bear pasti syok 🤭🤭
Nazwa Azzahra
lanjut
Anonim
Berta panik setelah melihat jam tangannya. Dia sudah melanggar aturan Botak.

Cammora tidak peduli dengan aturan Botak untuk Berta. Camorra mengajak Berta bersenang-senang. Cammora menggenggam erat tangan Berta menuju mobilnya.

Cammora membawa Berta ke salon kecantikan.

Cammora ingin pegawai salon merubah penampilan Berta menjadi cantik, sampai membuatnya pangling.
Anonim
Botak bisa galau juga - Berta sudah satu jam lebih pergi sama Cammora belum kembali.

Elle senang tersenyum puas menikmati kegalauan Botak.

Cammora pria yang bisa membuat Berta bisa tersenyum. Berta merasa di hargai, di inginkan, dan di perhatikan.

Berta hatinya tersentuh dengan perhatian-perhatian kecil dari Cammora.

Apalagi Cammora memberikan Berta semangat dan dukungan moril, juga memberi nasehat.

Berta tumbuh dengan rasa ketakutan, tidak percaya diri, dan terasingkan.

Kini ada pria yang mengatakan Berta berharga. Jangan pernah lagi merasa rendah diri. Berta gadis hebat dan kuat.

Berta dengan mata berkaca-kaca mengucapkan terima kasih pada Cammora.
Berta tersentuh, terharu dengan apa yang dikatakan Cammora.
Anonim
Sepertinya Cammora mau ngajak Berta jalan-jalan sore.

Cammora bertanya pada Berta - Botak yang menjawab.

Cammora tak terima pada Botak yang ikut campur urusannya dengan Berta.

Elle datang - menyelamatkan Berta dari aturan Botak yang seenaknya sendiri.

Botak kalau suka sama Berta bicara terus terang. Sok meremehkan Berta. Nyatanya cemburu Berta didekati Cammora.

Rasain Batak. Suka memarahi Berta - mana bilang bukan hanya wajah Berta yang jelek, tapi cara kerjanya juga jelek.

Lihat tuh si jelek disukai Cammora yang kaya raya. Botak tak ada apa-apanya dibanding Cammora.
Anonim
Cammora tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Tinggal di rumah Nero hanya di beri batas waktu seminggu.

Cammora memanfaatkan waktunya untuk mendekati Berta.

Bahkan kemanapun Berta pergi, Cammora mengikuti.

Berta sampai protes pada Cammora.
Anonim
Cammora memaksa Berta untuk duduk di sampingnya. Cammora memperkenalkan diri.

Berta menyebut nama sekalian nama panggilannya.

Elle dan Nero berada di kamar menatap mereka.

Nero tak terima istrinya memuji Cammora yang gentelman.
Yennie Ika
lanjut thorrrr.... dabel uppp🔥🔥
isni afif
next kak....paling botak nyeselll tow....
isni afif
lanjut kak...🥰🥰🥰
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
jare wong jowo anak Pitu meteng telu🤣
Anonim
Cammora gombalannya maut. Berta baginya berlian wkwkwk.

Meronalah kedua pipi Berta mendengar tamu majikannya mengatakan - berliannya Berta.
Anonim
Cammora benar-benar mengincar Berta. Sampai menginap di rumah Nero.

Di kasih waktu satu minggu oleh Nero.

Nero mengancam Cammora akan kehilangan kepalanya kalau melakukan hal bahaya atau melukai penghuni rumah Nero.

Elle memperbolehkan Cammora menginap - biar Botak cemburu dan sakit hati.

Elle syok mendengar penuturan Nero - Botak tidak pernah mau menikah. Mungkin Botak tidak tertarik pada wanita.

Sepertinya Botak tidak mau menikah bukan karena gay, Elle.
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋😘💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣upin ipin
Ayna Adam
ditunggu updatenya lagi kak 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!