NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romansa pedesaan
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan

Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.






"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!

"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.

Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Transmigrasi.

Song Xinglan mahasiswi berprestasi di fakultas kedokteran, ia menyelesaikan perkuliahan dengan cepat dengan umur masih muda ia sudah menjadi dokter spesialis bedah terkenal.

Song Xinglan juga mengambil spesialis khusus penyakit dalam dan ia lulus ujian dengan nilai sempurna. Sekarang ia hanya menunggu surat izin praktek, karena ia ingin membuka klinik khusus penyakit dalam dekat rumah pribadi nya.

Song Xinglan menguasai semua pelajaran tentang pengobatan baik modern maupun secara tradisional. Selain dokter bedah ia juga dikenal dengan dokter serba bisa yang disebut dengan dokter ajaib.

karena dia mengobati pasien dengan sungguh-sungguh sepenuh hati bila tidak bisa mengobati secara modern ia bisa mengobati pasien secara tradisional dengan menggunakan jarum akupuntur.

▪︎▪︎▪︎

Suatu hari Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi di ladang tanaman obat miliknya. Karena terpesona dengan batu tersebut tanpa waspada sedikitpun Song Xinglan langsung mengambil batu Giok itu dengan tangan kosong tanpa pakai sarung tangan.

Karena batu Giok itu belum di poles masih kasar, jadi bentuknya yang tidak rata masih ada sanding yang tajam, saat Song Xinglan menyentuh batu itu jari tangannya terluka oleh sanding tajam tersebut.

sehingga melukai jarinya mengeluarkan sedikit darah segar lalu menetes ke atas Giok yang baru saja dia pegang. Ia tidak menyadari jarinya mengeluarkan darah ia masih terpesona dengan keindahan batu Giok permata Rubi itu, karena baru kali ia melihat Giok yang indah meski belum di poles.

Tanpa ia sadari darahnya diserap oleh batu Giok tersebut sampai habis, hal tak terduga batu Giok yang indah mengeluarkan cahaya yang menyilaukan mata, Song Xinglan menyepitkan matanya karena perih.

Tiba-tiba dalam cahaya mengeluarkan pusaran sedotan yang kuat menarik apapun yang ada disana termasuk tubuh Song Xinglan sendiri, ia ketakutan mencari sesuatu dekat dirinya untuk ia pegangi supaya tidak terbawa arus.

Aaakkkkhhh...

"Ya tuhan apa yang terjadi! Mengapa hal aneh ini terjadi begitu saja, fenomena apa ini?." Gumamnya dalam kecemasan, tangannya memegang batang pohon dekat sana dengan pegangan kuat dan erat supaya tidak lepas, gaya tarik sedotan sedotan pusaran tersebut sangatlah kuat.

"Ini semua karena batu giok itu, meski indah ternyata sangat berbahaya." Tambahnya lagi dengan nada menyesal karena telah menyentuh batu giok yang menipu nya dengan bentuk keindahannya teryata membahayakan dirinya sendiri.

"Benar kata orang keindahan dan kecantikan sangat berbahaya!." Gumamnya sambil memejamkan mata.

"aku gak kuat lagi, ya tuhan aku belum siap mati seperti ini dan pasienku masih banyak menunggu untuk pengobatan dari ku!"

Pegangan Song Xinglan melemah, energi nya sudah habis tubuhnya terasa lemas tidak kuat lagi untuk memegang apapun.

"Papa... Mama aku datang menemui kalian!." Ucapnya sambil memejamkan mata ia pasrah dengan kehidupannya sekarang karena ia tidak kuat lagi, lalu pegangannya terlepas.

"Paman bibi, maafkan aku belum sempat membahagiakan kalian, aku pergi menyusul kedua orang tuaku." Ucapnya pelan.

tidak lama setelah itu cahaya terang yang menyilaukan menghilang, begitu pula tubuhnya sendiri ikut menghilang di sana bersama cahaya tersebut.

Tempat itu kembali seperti semula tidak terlihat telah terjadi sesuatu yang mengerikan sama sekali semuanya kembali normal kecuali tubuh Song Xinglan yang menghilang entah dimana seperti di telan bumi.

•••

Di tempat lain seorang gadis baru saja tersadar dari pingsannya, ia memegang kepalanya yang terasa pusing.

"Ugh! Aku dimana." Ucapnya sambil memijit kepalanya yang masih pusing, kemudian dia memandang di disekitarnya.

Aaaakkkhhhh....!!!

Ia terkejut sambil menutup mulutnya, karena ia melihat sesuatu yang mengerikan, yaitu mayat perempuan yang tidak terlalu jauh darinya.

Sebenarnya tidak sengeri itu dia saja yang berlebihan karena ia sudah melalui banyak fenomena aneh, jadi dia sangat ketakutan sekarang dan kebingungan.

"Hiks...!! Hiks...!! Mengapa hidupku seperti ini, hiks..!! hiks..! Sekarang aku ada dimana? Mengapa aku terlempar kesini?"

Gadis itu menangis sambil menahan suaranya ia menutup mulutnya takut mengeluarkan suara, ia tidak mau sesuatu hal aneh lagi menimpa dirinya.

Meski dia gadis pemberani dan kuat tapi yang namanya perempuan pasti ada cengengnya di saat benar-benar terpuruk, begitulah yang dirasakan oleh gadis ini.

Dia sekarang merasa terpuruk dan cemas tidak ada tempat mengadu, hanya bisa menangis untuk melepaskan kegelisahan, kesedihan dan ketakutannya.

Setelah puas menangis ia sedikit tenang, ia menghapus air matanya, lalu ia tidak sengaja memandang wajah mayat itu.

Deg!

"Bukankah ini aku! Apakah aku sudah meninggal." Ucapnya sambil menyentuh wajah dan tubuhnya sendiri dengan telapak tangannya.

"Lalu dimana ini, apakah disurga? Kalau begitu aku bisa bertemu dengan mama dan papa disini dong." Gumamnya, ada sedikit senyuman di bibirnya, karena bisa bertemu dengan kedua orang tua yang ia rindukan selama ini.

"Eh! Tunggu dulu, mengapa pakaian gadis ini berbeda denganku, seperti ini pakaian di zaman kuno dan terlihat lusuh." Matanya tidak sengaja melihat pakaian mayat si gadis itu.

Tidak lama setelah itu sebuah cahaya masuk kedalam kepala gadis tersebut cahaya tersebut berasal dari si gadis yang meninggal, ia kembali memegang kepalanya karena pusing dan sakit.

Beberapa menit kemudian rasa sakitnya berkurang, ia melihat kenangan bukan kenangan dirinya tetapi gadis yang telah meninggal itu.

"Hah..hah.." nafas gadis itu terengah-engah karena lelah saat ingatan itu berputar dalam benaknya " apakah ini kenangan gadis ini, mengapa aku melihat kenangannya, aneh!" Ucapnya bingung.

Tak lama setelah itu ia mengingat semua kenangan tentang si gadis yang wajah mirip dengannya, bernama Song Xinglan berada di zaman kuno, zaman yang miskin tentang sumber daya juga serba kekurangan.

"Jadi namanya juga Song Xinglan sama denganku, bukan wajah saja sama tapi nama juga sama, ini bukanlah kebetulan semata!." gumamnya sudah mengerti apa yang terjadi pada dirinya ia telah berpindah dimensi ke zaman yang tidak ada dalam sejarah.

Song Xinglan memandang tubuh sigadis yang sudah meninggal yang tiba-tiba menjadi kunang-kunang lalu menghilang di pandangannya.

"Selamat jalan! Kamu tenang aja aku akan menggantikan dirimu untuk membahagiakan keluarga Song kita, itu janjiku! Karena kamu adalah aku dan kita sama." Ucapnya sambil mengadah keatas langit sambil tersenyum damai.

"Bagaimana bentuk wajahku sekarang ya." Ucapnya sambil memegang wajahnya, " aku ingat dalam kantung celanaku ada cermin kecil." Ucapnya sambil mengambil cermin di saku celananya.

"Hah... ya tuhan apa tidak salah aku kembali berumur 15 tahun, ini tidak salah lagi bentuk wajahku seperti ini saat aku berumur 15 tahun." Ucapnya sedikit terkejut karena umurnya menyusut menjadi kecil begitu pula perubahan tubuhnya.

"Jangan-jangan Umurku menurut Xinglan di dunia ini, yah benar begitu, tidak salah!." Ucapnya dia sudah mengerti jadi dia tidak lagi terkejut.

Tiba-tiba ada suara yang memanggil namanya...

"Song Xinglan...!"

"Song Xinglan...!"

.

.

.

Bersambung...

《Mohon dukungannya dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

1
kaylla salsabella
semoga lan lan
Erna Fkpg
terimakasih thor tetap semangat
kaylla salsabella
lanjut thor
Erna Fkpg
lanjut thor 💪💪💪
kaylla salsabella
lanjut😍😍😍
Cty Badria
💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
kaylla salsabella
ayo lan lan beri air juga sama keluarga wei biar cepet sembuh
kaylla salsabella
wah kecebur
Mineaa
Ayo Xinglan.....plototin balik tuh uler...
pasti auto kabur.....😁
Memyr 67
𝗍𝖾𝗀𝖺𝗇𝗀
Sribundanya Gifran
lanjut
Mineaa
Seruuuu,.....di tunggu update nya kk author.......🤗
Aulia
ceritanya bagus thor
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Memyr 67
𝖺𝗉𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋? 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗍 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺? 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗇𝗀𝖾𝗍𝖺𝗁𝗎𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎, 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗋, 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗎𝖻𝗂𝗇𝗒𝖺. 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗎𝖻𝗂 𝗃𝖺𝗅𝖺𝗋 𝗄𝖾𝖼𝗂𝗅 𝖽𝖺𝗇 𝗅𝖾𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗇𝗍𝖺𝗇𝗀. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗎𝖻𝗂 𝗄𝖺𝗒𝗎/𝗌𝗂𝗇𝗀𝗄𝗈𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗇𝖺𝗆 𝗀𝖺𝗀𝖺𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺
Yunita Widiastuti: batang bisa.. ditaruh di pot tumbuh subur apalagi di tanah...
total 2 replies
kaylla salsabella
lagi😍😍
kaylla salsabella
lanjut thor
reaaannaaa
lama2 muak dengan kelakuan mc,sok tapi goblok
Sekar
lanjut thor😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!