NovelToon NovelToon
Penantian Suci.

Penantian Suci.

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:180.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadira Nazmy

Assalamualaikum Wr. Wb.
Sahabat semua, sebelumnya saya minta maaf kalau banyak kesalahan dalam novel ini karna ini adalah novel pertama saya sahabat.
Di sini saya akan menceritakan kisah seorang muslimah yg menanti kedatangan seseorang yg akan menjadi pelengkap dan penyempurna agamanya, kisah yg penuh dengan air mata dan penderitaan, namun dengan kesabaran semua berakhir indah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira Nazmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 18

Siang malam terus berganti, tidak dirasa malam yang di tunggu tunggu pun tiba. Mas fian sudah siap dengan kemeja putih dan jas hitamnya yang di padukan dengan celana hitam panjang.

Kami memasuki mobil mas fian dan menuju rumah alisa tempat acara akan di langsungkan, setengah menghabiskan waktu setengah jam lebih kami tiba di depan ruman alisa.

Aku mendampingi mas fian memasuki rumah dan mengantarnya ke tempat duduk mempelai laki-laki, yang di iringi oleh abi dan umi yang mengambil posisi di samping kiri mas fian.

Tidak berapa lama alisa pun datang dengan kebaya putihnya dia kelihatan sangat anggun. Alisa berjalan menuju mas fian di dampingi oleh tante irma bundanya, semua yang hadir memuji kecantikan alisa termasuk aku yang baru pertama kali melihat alisa memakai make up.

Alisa duduk di samping mas fian dan tak lama kemudian acara pun di mulai. Om fian menghentakan tangga nya yang sudah di satukan dengan tangan mas fian.

" saya terima nikahnya alisa zahra dengan maskawin tersebut TUNAI." tegas mas fian.

Tak lama kemudian terdengarlah kata sah yang di ucapkan para saksi dan tamu lainnya.

Semua yang hadir mengucapkan syukur kepada allah, terutama mas fian yang terlihat sangat bahagia. Mas fian memang sosok yang ceria tapi baru kali ini aku melihat mas fian benar-benar bahagia. " terima kasih ya allah, berkahilah rumah tangga mereka ya allah, semoga keduanya menjadi keluarga yang samawa ya robb aamiin." batin ku.

Acara berlangsung dengan lancar satu persatu tamu pun pamit untuk pulang. Sekarang hanya tinggal keluarga terdekat yang tersisa.

" pak lukman buk irma, hari sudah sangat larut kami undur diri untuk kembali ke rumah." ucap abi pada om lukman

" apa tidak menginap di disini saja, pak?" jawab om lukman

" terima kasih pak, tapi kami harus pulang karna subuh nanti ada acara di pesantren. " jawab abi

" baiklah kalau begitu pak, saya panggil pak amin dulu untuk mengantar bapak dan keluarga." sambung om lukman

" terima kasih pak. " jawab abi

" nak kami pulang dulu ya, jadilah imam yang baik untuk nak alisa. " pesan umi pada mas fian

" inshaallah umi, fian akan berusaha untuk menjadi yang terbaik." jawab mas fian

" mas, jangan sakiti sahabat aku ya, mas harus ingat kalau sampai mas sakiti alisa atau bahkan mas buat alisa nangis adek ngak bakalan segan-segan memberi perhitungan pada mas." ucapku pada mas fian yang di sambut oleh senyuman manisnya.

" iya adek mas tersayang." ucap mas fian sambil mencubit kedua pipiku hingga membuat semua orang tertawa

" sa, selamat jadi istri yang sholehah ya dan ingat jangan lupa traktir aku. " goda ku pada alisa

" iya sally, makasih ya kamu memang sahabat aku yang paaaaliing baik. " ucap alisa

" sama-sama alisa ku sayang." jawabku

" hhmmm, adek mulai sekarang yang sopan ya, panggil alisa kakak, bukan alisa. Paham?" kata mas fian

" iya mas bawelll, tapi kalau di depan mas aja sih. " ucapku sambil memasang muka malas

" dasar bocah nakal." sambung mas fian dengan kesalnya

" enak aja bocah, aku udah dewasa kali. " jawab ku tak mau kalah

" sudah.. sudah, ayo pulang nanti kemalaman." lerai umi

" iya umi. " jawabku

Kami meninggalkan ruang tamu dan memasuki mobil, setelah merasa sudah beres pak amin melajukan mobilnya.

*****

Kini alisa dan mas fian sudah berada di kamar mereka, keduanya terlihat canggung dan sama-sama diam. Karna merasa bosan mas fian pun membuka mulutnya.

" adek, ngak ngantuk?" tanya mas fian

" iya mas, mas mau tidur?" tanya alisa balik

" belum adek, apa adek udah ngantuk?" tanya mas fian dengan ragu.

" belum mas, ada apa?" tanya alisa

Mas fian melangkah menuju alisa yang duduk di meja riasnya. Mas fian meletakkan tangan nya di pundak alisa.

# selamat membaca guys, semoga kalian ngak pernah bosan ya dengan novelku.

Tinggalkan jejak dan komentar kalian ya terima kasih.

1
adning iza
luar biasa
adning iza
akankah rian akhiry sma fika
adning iza
fikri kahhh aaaa thoorrr penuh misteri bget sihh sukkaaa
adning iza
deni kah
adning iza
kemajuan
adning iza
sbar ya rian
adning iza
smoga aja reyhan bsa brubah
adning iza
stelah dpat pengakuan dr reyhan knp jd bimbang ya antra rian dn rey
adning iza
knp sllu kcelkaan thoorrr
adning iza
knp fian dn sally ngga nerusin pesantreny abi
adning iza
apa kbar dg fikri
adning iza
kasusy gmna thoorr
adning iza
mungkinkah itu alisa
adning iza
tmen jd ipar nihh
adning iza
karyamu bagus thoorrr sangat menikmati alury
adning iza
baru singgah thoorrrr
Kim Yuna
Lebih baik untuk nama orang menggunakan huruf besar ka
Ruby Talabiu
keren cerita nya thor lanjut
Ruby Talabiu
alisa jatuh cinta ma fian
Ruby Talabiu
smangat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!