NovelToon NovelToon
Griffin Struggle’S

Griffin Struggle’S

Status: tamat
Genre:Mafia / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Anak Genius / Tamat
Popularitas:76.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Andrieta rendra

Sebuah kisah yang menceritakan perjalanan seorang anak yang harus menghadapi kepahitan dalam hidup, berjuang dan di asingkan oleh keluarga kandungnya demi menyelamatkan dan mempertahankan identitas dirinya.
Dia adalah Griffin, seorang anak yang harus merasakan sakitnya hidup dalam pembullyan orang-orang sekitar, serta perjuangan yang mengharuskanya hidup di tengah kondisi yang sangat menyedihkan.
Dia hanya tinggal bersama dengan kakeknya, Jesper. Bahkan, dia tidak di perbolehkan untuk mengetahui wajah orang tua kandungnya.
"Kakek, mengapa aku tidak boleh mengenal orang tua ku ?" tanyanya setiap kali merasa sesak ketika melihat teman-temannya berjalan dengan orang tua mereka.
"Suatu saat nanti kamu akan mengetahuinya Griffin, berjuanglah," balas Jesper dengan tersenyum lebar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembullyan

🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

10 tahun kemudian

Di sebuah lapangan besar di sekitaran komplek perumahaan, terlihat seorang anak laki-laki yang tengah duduk dengan bermainkan batu krikil di sekelilinganya, sambil melihat ke arah teman-teman yang sepantaranya sedang bermain bola bersama.

Dia adalah Griffin, sosok anak yang di acuhkan dan di bully oleh teman-teman lainya, hanya lantaran dia yang di anggap sebagai pembawa sial. Seluruh tetangganya menghujat dan mengklaim jika dirinyalah yang menjadi penyebab dari orang tuanya meninggal.

Meskipun Jesper atau siapapun tidak pernah mengatakan apapun, namun karna namanya juga tetangga 1000 bibir. Mereka akan berpikir dan menyambungkan segala pemikiran mereka sendiri.

Dan karna Jesper yang memilih diam dari pada menanggapi ucapan mereka, karna pernah sekali Jesper dan Valen menegur tetangga dan melapor ke Pak Rt untuk memberitahukan kepada warga agar berhenti untuk membully Cucunya itu.

Namun mungkin memang akhlak dari mereka yang minus, sehingga meski sudah di tegur, mereka bahkan semakin gencar untuk menghebokan gosip jika Griffin adalah anak Pembawa sial dan sosok Iblis pencabut nyawa.

Bahkan tak segan-segan mereka mengatakan dan menerapkan hal itu pada anak-anak mereka, sehingga jadilah seperti ini, tidak ada yang mau bermain denganya karna semua berpikir jika mereka dekat dengan Griffin, maka nyawa mereka juga akan hilang seperti orang tuanya.

Griffin terlihat diam dan memperhatiakan keceriaan wajah teman-temannya yang sama sekali tidak pernah menganggap dia ada.

Buuugghhh bola yang sedang mereka mainkan secara tidak sengaja terkena kepalanya, hingga bunyi dan membuatnya merintih kesakitan.

“Aawww,” rintihnya memegang kepalanya yang terkena bola.

Namun bukanya minta maaf atau membantu Griffin, teman-temanya itu semua malah asyik mentertawakanya dengan sangat bahagia, “hahahahhaha lihatlah anak pembawa sial itu,sungguh menyedihkan sekali dia,” ujar salah satu dari mereka yang terus menerus menghina Griffin dengan gencarnya.

“Hahahahha, iya muak sekali kita melihat wajah sialnya yang selalu saja menonton kita bermainkan.” Sahut salah satunya lagi.

Griffin hanya mampu menundukan kepalanya menahan sakit akibat hinaan demi hinaan yang di lontarkan teman-temanya itu.

“Aku bukan pembawa sial,” gumamnya dalam hati dengan mengepalkan tangnya menahan amarah yang sangat menyeruak.

Ketika salah satu dari mereka melihat Griffin mengepalkan tanganya, dia langsung melangkah dan mengambil bola yang berada di sebelah Griffin.

Bugghhh dia menendang Griffin dengan sangat keras, hingga Griffin tersungkur ke tanah dengan memegang kakinya yang terasa sangat sakit sekali mendapatkan tendangan itu.

“Arrrgghh Kenapa kamu menendangku? Apa salahku? Bahkan aku tidak pernah menganggu kalian, aku hanya duduk di sini menonton, apakah jika itu tidak boleh,” bentak Griffin yang menangis menatap ke arah teman-temanya yang asyik menertawakanya itu.

"Salahnya karna kamu adalah anak pembawa sial, jangan pernah bermimpi untuk berteman dan bermain bersama kita, nanti sialmu itu terikut pada kita semua, bener gak,” serunya meminta persetujuan dari teman-temanya yang lain.

“Iya benar, ayo usir saja dia dari lapangan ini,” sahut salah satu dari mereka.

Dan sontak saja, mereka semua langsung mendorong tubuh Griffin hingga menjauh, dan di saat itu datanglah sosok peneyelamatnya dengan menatap tajam ke arah anak-anak itu.

“Berhenti bertindak kasar jika tidak saya laporkan kalian semua ke polisi,” ancam Zein yang terlambat menolong Keponakanya itu.

Karna ketakutan dengan ancaman serta wajah Zein, seluruh anak tadi langsung lari mencicing ketakutan. Mereka takut jika Zein benar-benar akan melaporkan mereka semua ke polisi.

Setelah anak-anak tadi pergi, Zein memandang miris ke arah anak generasi zaman sekarang yang sangat minim pendidikan dan etika kehidupan. Sehingga begitu mudahnya anak di usia belia seperti mereka semua ini, sudah bisa menghujat dan bahkan menyakiti fisik anak lainya.

Zein mengenduskan nafasnya kasar, dan menoleh ke arah Griffin yang tengah duduk memeluk lututnya menangis ketakutan.

Zein mengepalkan tanganya keras melihat luka memar di kaki Griffin, dan di beberapa bagian tubuh lainya. Dia merasa sangat gagal menjadi seorang Paman melindungi keponakannya itu . “Maafkan Uncle Griffin, karna terlambat lagi menyelamatkanmu,” batinya menatao keponakanya dengan begitu sendu.

“Ayo Paman obati lukamu, jika tidak nanti dia akan infeksi,” ucap Zein dengan lembut, agar Griffin tidak takut padanya.

Griffin terlihat seperti ragu untuk ikut bersama Zein, namun dia mengingat jika Zein selalu ada membelanya tiap kali teman-temanya itu menghina dan melakukan kekerasan padanya.

“Ayo, jangan takut. Paman bukanlah orang jahat,” ucapnya lagi, karna melihat Griffin yang gemetar melihatnya.

Dengan patuh Griffin mengikuti langkah Zein yang menuntunya ke arah sebuah taman, dan dia meninggalkan Griffin sejenak membeli obat untuk Griffin.

Cukup lama Griffin menunggu dengan diam, tak lama kemudian Zein kembali lagi dengan membawa obat-obatan yang tadi dia beli.

Zein mengobati luka memar di kaki Griffin dengan telaten. Berharap jika lukamitu tidak akan membengkak dan lebih serius lagi.

*To Be Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

1
Erina Munir
selamat ya uncle n aunty...semoga bahagia teruus
Erina Munir
akhirnta s kakek jasper dpt pasangan juga
Erina Munir
menakuutkaan thoor
Erina Munir
ngeriiii
Erina Munir
karunyaeuun...
Erina Munir
kok lingkunganya begitu yaa...
Erina Munir
semangaat jenni..n sabaar...liat suami kaya gituu...
Erina Munir
akhirnya brankat juga griffin
Erina Munir
kesian juga arfan..baru ketemu albert udh d pisahin lgi..😭😭 sedih euuy
Erina Munir
semoga yg d harapkan para oma opanya berhasil
Erina Munir
bersyukur baby griffin sdh ada kemajuan
Erina Munir
😭😭😭😭
Erina Munir
kok d bikin meninggal sih thoor
Erina Munir
babnya pendek2 ya thor
Erina Munir
semoga mereka sekeluarga cpt sembuh
Erina Munir
ya ampuun...kesian bangeet
Erina Munir
semoga baby griffin selamat n cept sembuh kambali
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
luar biasa
FAJRIN M. MUHAMMAT
Kecewa
devaloka
bunuh aja langsung zein
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!