"Ternyata benar ya, kata orang orang mencintai seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya itu sulit." Citra.
"Maaf kan aku,, Aku akan membahagiakan kamu dengan caraku meski aku belum bisa lepas dari masa laluku, bantu aku keluar dari masa laluku dan berjan bersama menuju masa depan" Tomi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ke Jakarta...
Siang harinya Tomi membawa Citra ke bandara menuju Jakarta karena Tomi sudah sangat ingin masalahnya dengan Citra cepat selesai dengan mempertanggung jawabkan perbuatannya dan yang paling ingin ia tau adalah mengetahui ke adaan anaknya yang di kandung Citra saat ini.
Saat sampai di bandara Soekarno Hatta Tomi segera membawa Citra menuju mobilnya yang sudah di siapkan anak buahnya, karena melihat Citra yang sudah sangat capek dan terlihat sangat ngantuk.
"Yuk, nanti kamu bisa tidur di mobil." ucap Tomi saat melihat mata Citra yang memerah akibat menahan kantuk.
"Iya.." jawab Citra dan mengikuti Tomi dari belakang.
Tomi langsung membawa Citra ke apartemen nya padahal rumah citra tidak jauh dari apartemen Tomi tapi ia memilih untuk membawa Citra masuk ke dalam apartemennya karna Citra yang sudah tertidur di bahunya selama perjalanan dari bandara.
Dengan perlahan Tomi mengangkat tubuh Citra membawanya dalam gendongannya dan berjalan menuju lift, setelah sampai di dalam lift, Tomi memandang wajah Citra yang tampak tertidur pulas, lama Tomi melihat wajah damai Citra sampai tak terasa sampailah Tomi di depan unitnya meski susah untuk Tomi menempelkan card akses pada pintu apartemen setelah itu Tomi membawa tubuh Citra ke dalam kamarnya dan meletakkannya di tengah dengan pelan.
Tak terasa pukul empat sore Citra baru bangun dari tidurnya dan ia langsung terkejut saat melihat ia di dalam sebuah kamar mewah, setelah nyawanya terkumpul sempurna baru lah Citra sadar kalo saat ini ia berada di kediaman Tomi, meski belum tau pasti ini di mana tapi satu yang ia ingat bahwa ia di bawa pergi sama Tomi.
Dengan perlahan Citra turun dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu yang ia yakini pasti kamar mandi. Dan benar saja kalo itu kamar mandi dengan segera Citra mencuci wajahnya agar terlihat segar dan setelah itu ia keluar dari kamar untuk mencari keberadaan Tomi.
"Tomi..." panggil Citra saat matanya melihat Tomi yang lagi berdiri jendela apartemen itu.
Dengan segera Tomi melihat dan menempelkan jari telunjuknya di bibirnya pertanda untuk diam dulu, dan Tomi pun melanjutkan pembicaraannya dengan Diki tentang urusan kantor.
Setelah selesai berbicara dengan Diki Tomi pun menghampiri Citra yang berdiri di tempat itu tanpa beranjak sedikit pun karna merasa canggung berduaan saja dengan Tomi.
"Sudah bangun?" mau makan?" tanya Tomi dan di jawab anggukan saja oleh Citra tanpa melihat wajah Tomi.
"Ya udah yuk ke meja makan, aku sudah pesankan makanan tadi, dan aku harap kamu suka karna aku gak tau makanan kesukaan kamu" ucap Tomi dan membawa Citra menuju ruang makan.
Melihat makanan kesukaan nya di atas meja makan dengan mata berkaca kaca Citra melihat Tomi, Citra merasa terharu karna perhatian Tomi, meski ia tau Tomi baik padanya karna ada anaknya yang i kandung saat ini.
"Makasih.."ucap Citra pelan dan setelah itu memakan makanan itu dengan lahap.
Citra gak tau kenapa dia jadi berubah cengeng gini saat bert mu Tomi padahal ia tidak pernah seperti ini mudah baper dan menangis, apa mungkin ini bawaan bayinya yang merasa dekat dengan ayahnya menjadi cengeng dan minta di manja. pikir Dian dalam hati.
"Nak jangan buat bunda cengeng dan dan mudah terbawa perasaan sama sikap baik ayah pada bunda ya, agar nanti bunda kuat kedepannya hidup bersama ayah meski bunda tidak tau pernikahan seperti apa yang akan bunda jalani dengan ayah mu nak." ucap Citra dalam hati berbicara pada anaknya agar anaknya mengerti.
.
.
.
Bersambung....
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
aku selalu kasih like, kadang komen dan udah subscribe juga.
lebih semangat lagi nulisnya. sukses selalu Thor 👍💪🙏
saran aku, lebih diperhatiin lagi setelah menulis.
sayang, padahal ceritanya bagus, tapi karena banyak typo jadi sedikit terganggu dan kurang enak saat dibaca🙏🙏
knapa harus berkorban sebesar itu untuk laki-laki yang bahkan gak tau kalo kamu ada