NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Menikahi

Bukan Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: SHy

Berawal dari kebohongan yang Hana ciptakan dengan mengaku-ngaku jika Dika adalah kekasihnya, membuat hidup Dika yang awalnya datar berubah menjadi bewarna.

Kebohongan yang diciptakan Hana pun membuat seorang Dika yang terkenal dingin dan kaku terjebak dalam cinta Hana. Rasa cinta pun mengalir begitu saja di hati mereka dan membuat mereka menjalin hubungan hingga tiga tahun lamanya.

Namun akhirnya hubungan yang mereka jalin pun putus begitu saja setelah Hana membuat kebohongan yang baru dan hilang begitu saja.

Enam tahun kemudian Dika dan Hana pun kembali dipertemukan dalam status yang berbeda dan keadaan yang berbeda. Hingga suatu insiden membuat mereka harus terjebak dalam pernikahan yang kembali mengikat cinta mereka yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengajak perang

"Apa-apaan ini!" Bentak Hana lalu memegang telunjuk wanita di depannya yang sedang menunjuk wajahnya lalu meremas*nya kuat. "Beraninya kau menyiram wajahku!" Hana pun mendorong tubuh wanita itu dengan kedua tangannya hingga mundur ke belakang.

"Kau..." wanita itu menggeram lalu maju kembali menghadap Hana. "Kau memang pantas mendapatkannya!" Makinya lalu kembali menunjuk wajah Hana tanpa rasa takut. "Kau masih bertanya apa kesalahanmu?" Tanyanya lalu berdecih.

"Memangnya apa kesalahanku!" Bentak Hana merasa berang.

Wanita itu menatap remeh pada Hana. "Dasar pelakor! Jika tidak karena kau kegatalan mendekati Hans, Hans tidak akan memutuskanku begitu saja!" Semburnya.

Hana terbelalak. "Hans?" Ucap Hana dengan suara meninggi. Untung saja suasana kelasnya pagi itu masih cukup sepi hingga keribuatan yang wanita itu buat tidak banyak terdengar oleh teman-temannya yang lain.

"Ya. Hans. Pria yang sedang dekat denganmu itu adalah Hans kekasihku. Aku ralat, mantan kekasihku karena dia memutuskanku begitu saja karena dirimu!" Semburnya lagi.

"Karena aku?" Hana menunjuk wajahnya.

"Dasar pelakor! Kau masih saja ingin mengelak!" Wanita yang Hana perkirakan adalah kakak tingkatnya itu kini menatapnya dengan nyalang seolah mengajak perang. "Mahasiswa baru seperti dirimu dengan kegatalan berani mengambil kekasihku begitu saja!" Makinya.

"Hana..." Amel yang baru saja datang dibuat tercengang melihat sahabatnya tengah bersitegang dengan Kakak tingkatnya.

"Kau diam di sana, Amel!" Titah Hana saat Amel hendak maju ke arahnya. Jika dalam hal seperti ini Amel pastilah tidak akan tinggal diam dan akan membantunya untuk perang.

"Kau bilang apa? Aku kegatalan?" Ucap Hana dengan tatapan tak kalah nyalang.

"Ya. Jika tidak kegatalan lalu panggilan apa yang pantas untuk wanita seperti dirimu!" Semburnya.

Kedua tangan Hana terkepal. Jika tidak mengingat jika saat ini ia baru menjadi mahasiswa baru di fakultas favorit ia tidak akan segan melayangkan pukulan di wajah kakak tingkat yang belum ia ketahui namanya itu.

"Punya bukti apa kau menuduhku seperti itu?" Tantang Hana sambil menahan emosi di dadanya.

Wanita itu berdecih lalu mengeluarkan ponsel di saku celananya. Tangannya bergerak cepat berselancar di atas ponselnya lalu menunjukkan beberapa foto yang membuat Hana tercengang.

"Apa bukti-bukti ini tidak cukup? Wanita seperti apa dirimu yang dengan tidak malunya mau diajak jalan dengan pria yang sudah memiliki seorang kekasih!" Tanyanya dengan sinis setelah menunjukkan beberapa foto yang memperlihatkan Hana nampak berduaan dengan Hans.

Hana tak gentar. Tatapannya pun membalas menatap remeh kakak tingkatnya. "Jika kau ingin menuduhku yang bukan-bukan, lebih baik kau cari tahu kebenaran dari foto yang kau ambil." Balas Hana.

"Benarinya kau masih mengelak!" Berangnya.

"Lebih baik kau ralat perkataanmu itu karena aku bukan hanya pergi berudaan dengan kekasihmu, melainkan berempat!" Balas Hana.

"Kau..." wanita itu nampak tak terima dengan perkataan Hana yang seolah tidak mengakui kesalahannya. Langkahnya pun semakin maju mendekati Hana. Saat tangannya hendak melayang menjambak rambut Hana, pergerakannya pun harus terhenti saat mendengar suara seorang pria di belakang Hana.

"Apa-apaan ini!" Tanya Dika yang baru saja masuk ke dalam kelas.

Mendengar suara Dika, Hana pun sontak menbalikkan tubuhnya ke belakang.

"Sayang... lihatlah kakak kelas ini menuduhku mengambil pacarnya." Ucap Hana tiba-taba lalu bergelayut manja di lengan Dika.

***

Lanjut?

Berikan dukungnnya dalam bentuk vote, komen dan likenya dulu yuk.

1
Zyfia
Adiknya Cilla udah lahir deh kayaknya
Zyfia
Gregetan deh mreka berdua kan sama2 dokter yaa masa gak nyadar tanda2 hamil 😤
Lanilalaa
klise
Nelly Suheda
,,.,
Emai
ak seneng ceritanya ringan tapi seru
Emai
yang nguping atau tidak sengaja dengar pertengkaran Hana dan Liza saat itu adalah mama nya Dika to. dia dah tau kebenarannya. tapi tidak langsung kasih tahu dika
Emai
jare kembar kok malah Rey Rachel?
Emai
bukannya wisuda bareng?
Emai
goblok
Emai
Liza ya itu yg dorong??
Emai
hahahaha kau terlalu hana
Ulin Garwonipun Erwan
Biasa
Ulin Garwonipun Erwan
Kecewa
Jeissi
aneh banget permintaan hana, sudah melakukan penganiayaan ya harus di hukum dong masa dibiarkan begitu saja.
Anto New
Buruk
Yuli Ana
Luar biasa
Sita Sit
udah dikasih virgin nya Hana tuh dik,jangan dingin2 sama Hana ntar ditinggal lagi kamu
Khoerun Nisa
tor knp belum ada kisah anak Dika ma hana
Khoerun Nisa
ada yg tau celvin ma Bianca di novel mn lupa aku..
filis 12
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!