NovelToon NovelToon
Menikahi Om Sendiri

Menikahi Om Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Selingkuh / Cinta Terlarang / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Firchim04

Kisah ini menceritakan tentang Kayla Andini Putri, seorang gadis berusia 18 tahun yang
hamil diusianya yang masih muda, akibat perbuatan Om nya sendiri yang bernama Aldo Febrian.

Aldo sendiri sudah memiliki anak dan istri dan ia berhubungan intim dengan Kayla saat kondisinya sedang mabuk.



Bagaimana kelanjutan kisah mereka?
Ikuti terus kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firchim04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanpa Belas Kasih

Tasya terlihat sangat frustasi, karena Aldo sudah mengucapkan talak kepadanya. Yang artinya, mereka sudah resmi bercerai secara agama dan tidak akan bisa kembali bersama lagi.

"Kenapa kamu jahat Aldo, kenapa? Semua gara-gara Kayla. Kayla kurang ajar" teriaknya, mulai memecahkan seluruh barang-barang yang ada di villa milik Aldo.

Segera dua satpam yang menjaga villa milik Aldo itu langsung menyeret Tasya keluar dari rumah.

"Lepasin saya. Saya Nyonya disini. Kalian tidak berhak mengusir saya. Berhenti" teriak Tasya, tidak terima.

"Maaf, Bu. Sekarang Anda bukan lagi Nyonya jadi kami berhak mengusir Anda. Tuan Aldo juga sudah berpesan untuk mengusir Anda dari sini" ucap salah satu satpam.

"Persetan dengan omongannya! Kalian tidak bisa macam-macam kepada saya"

"Sebaiknya Ibu pergi dari sini. Karena ini hanya akan membuat Ibu malu, kalau para tetangga melihatnya, Bu"

"Biar saja mereka tahu. Biar mereka juga tahu kalau aku diceraikan karena Tuan kalian itu sudah berselingkuh!"

"Masukkan dia kedalam taksi dan suruh bawa pergi sejauh mungkin dari tempat ini" suruh salah satu satpam kepada anak buahnya.

"Siap, Pak"

Mereka menghentikan taksi yang lewat, kemudian memaksa Tasya agar masuk kedalamnya.

"Pak, bawa dia pergi sejauh mungkin. Terserah kemana. Ini uangnya"

"Baik, Pak"

"Brengsek kalian. Akan aku pastikan kalian semua dipecat" teriak Tasya lagi, saat mobil taksi sudah menjauh pergi.

Di tempat lain, Aldo bersyukur karena masalah pertama sudah selesai. Kini, hanya satu masalah lagi yaitu berperang melawan Tasya di pengadilan nanti.

Setelah selesai mengurus semua perceraiannya di kantor pengadilan agama, Aldo memutuskan untuk pulang, karena sudah rindu ingin bertemu dengan Kayla, bayinya, dan juga Revan.

Sesampainya di rumah, Aldo langsung disambut oleh Revan dan Kayla di depan pintu.

"Wah, baru pulang Papa udah disambut nih. Terima kasih ya"

Aldo memeluk kedua orang yang paling berharga dihidupnya saat ini. Menurutnya, dengan kehadiran Kayla, hidupnya dan Revan menjadi lebih berwarna dan berarti.

"Oh iya, aku mau kasih sesuatu ke Mami Kay dan juga Revan".

"Apa itu, Mas?" tanya Kayla.

"Iya, apa itu, Pa?" tambah Revan.

"Jadi gini, tadi Papa sudah menceraikan Mama Tasya. Itu adalah pilihan yang Papa pilih. Kalau Revan sendiri, apa tidak masalah dengan keputusan Papa?" tanya Aldo kepada anaknya.

"Nggak kok, Pa. Revan tahu, Papa selama ini nggak pernah bahagia sama Mama Tasya. Papa tiap hari selalu marah-marah kalau ketemu Mama Tasya. Jadi, Revan nggak masalah kalau kalian harus berpisah. Kan sekarang sudah ada Mami Kay, yang mau nemenin Revan" ujar Revan, sambil menoleh ke arah Kayla.

Kayla tersenyum bahagia. Ia sangat senang karena Revan bisa menerimanya sebagai ibunya.

"Makasih ya sayang. Mami bahagia karena kamu sudah menerima, Mami"

"Sama-sama, Mi"

Kayla memeluk Revan dengan penuh kasih sayang.

Aldo yang melihat keharuan anak dan istrinya itu, merasa seperti dihiraukan.

"Kok, Papa nggak dipeluk juga sih?" tanya Aldo.

"Papa nyebelin, maunya dipeluk mulu" ucap Revan.

"Dengerin tuh, Pa" tambah Kayla.

"Kalian ini ya, memang suka godain Papa. Sini dicium yang suka godain"

Aldo menghujani ciuman ke pipi Revan dan juga Kayla membuat mereka tertawa geli.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Revan sudah lebih dulu tidur di kamarnya, sedangkan Kayla dan Aldo masih asyik menonton TV bersama.

"Han, lihat tuh di TV waktu aku masih kecil, kalau mau sms harus ke pergi ke tempat kayak gitu, model warnet gitu, yang kalau mau ngirim sms harus pakai kode dulu, udah kayak kode morse" ujar Aldo, sambil tertawa.

Kayla yang tidak mengerti hanya terdiam. Ya, perbedaan usia yang cukup jauh yaitu terpaut 13 tahun, membuat Raisa tidak pernah merasakan saat-saat dimana kesusahan mengirim pesan maupun telepon.

"Nggak lucu ya, Han? Iya sih, kamu pasti nggak ngerti. Kamu kan lahir di zaman modern" ucap Aldo.

"Tunggu, dari tadi Mas nyebut nama Han. Han itu siapa?" selidik Kayla.

"Singkatan dari honey"

"Kenapa tiba-tiba manggil aku honey? Kita kan belum mutusin untuk manggil apa"

"Aku sudah putuskan. Jadi sisa kamu, mau panggil aku apa?" tanya Aldo.

"Hmm apa ya.. Oh iya aku panggil bee aja"

"Kok bee? Bibi dong" kata Aldo.

"Kan Mas panggil aku honey nah honey bisa berarti artinya madu. Madu diproduksi oleh siapa? Lebah kan? Jadi aku panggil bee aja. Gimana?"

"Bagus juga tuh. Oke honey"

"Iya bee"

Keduanya tertawa bersama, hingga bel pintu rumah mereka berbunyi.

"Siapa itu bee?"

"Nggak tahu, tunggu aku bukain dulu ya"

Aldo beranjak dari sofa dan membuka pintu rumahnya. Ia terkejut karena melihat Tasya bersama Papanya datang bersama ke rumahnya.

"Ada apa ini? Kamu bawa Papa kamu kesini, berharap aku membatalkan perceraian aku? Nggak akan pernah Tasya" tegas Aldo.

"Kenapa kamu harus menceraikan Tasya, Aldo? Kamu yang menyelingkuhinya tapi kenapa kamu juga yang mengusir Tasya? Ingat Revan, Aldo. Kamu nggak bisa memisahkan anak dan ibunya seperti ini. Pokoknya Papa tidak akan setuju kalian berpisah"

"Maaf, Om Andre. Saya tidak tahan lagi dengan Tasya, karena dia hanya menginginkan uang saya tanpa mengurus saya dan juga Revan. Jadi, Amda tidak berhak memutuskan apa yang telah saya buat"

Kayla yang mendengar suara ribut-ribut, akhirnya menghampiri Aldo.

"Itu, Pa. Dia ponakan Aldo yang sudah berani berselingkuh dengan Om nya sendiri, Pa" adu Tasya kepada Papanya.

"Oh jadi ini yang sudah merusak rumah tangga anak saya. Sini kamu"

Papa Tasya ingin menghampiri Kayla. Namun, dengan cepat Aldo menahannya.

"Berani Anda melangkahkan satu langkah lagi mendekati Kayla. Akan saya pastikan semua saham saya di perusahaan Anda, akan saya cabut tanpa sisa" ucap Aldo.

Mendengar hal itu, Andre menghentikan langkahnya, membuat Aldo tersenyum sinis.

"Jadi, Bapak Andre lebih pilih mana? Sahamnya saya cabut semua atau biarkan saya menyelesaikan perceraian saya dengan Tasya?"

"Maafkan Papa, Tasya. Saya lebih memilih nak Aldo menceraikan Tasya, tapi tolong jangan cabut sahamnya di perusahaan saya ya" mohon Andre.

"Papa, kenapa Papa jahat banget sih? Bagaimana dengan aku sekarang? Aku pasti akan dipermalukan teman-teman aku kalau di tahu sudah cerai" kesal Tasya.

"Sudah saya duga. Kalian berdua lebih mementingkan uang. Kamu lihat sekarang Tasya? Ayahmu sendiri lebih memilih kita berdua bercerai daripada harus kehilangan uangnya. Dan kamu sendiri, lebih takut di cap sebagai janda dan jatuh miskin, daripada memikirkan kesalahan kamu selama ini" ujar Aldo.

"Ayah dan anak memang cocok. Sama-sama mata duitan. Sekarang keluar dari rumah saya atau saya lapor polisi karena sudah mengganggu kenyamanan malam-malam" usir Aldo.

"Tapi, semua barang-barang aku masih di kamar, Mas" ucap Tasya.

"Barang kamu? Nggak salah? Semuanya pakai uang aku. Jadi, jangan pernah merasa semua barang itu milik kamu. Kalian berdua keluar sekarang juga!"

"Aku mohon, Mas. Biarkan aku membawa beberapa barang" ucap Tasya.

"Tidak akan! Pak satpam kesini semuanya, usir dua orang pengganggu ini dan jangan pernah biarkan mereka masuk lagi" teriak Aldo.

Para satpam segera berkumpul setelah mendapat perintah, kemudian menyeret Andre dan juga Tasya untuk keluar dari rumah.

...****************...

Hai readers, makasih sudah banyak mendukung karya author ya 😘

Disini author pengen minta pendapat nih. Kira-kira siapa yang cocok untuk jadi visualnya Kayla, Aldo, Faris, Tasya, dan Revan? Komen dibawah ya. Soalnya author bingung mau pilih siapa 😂😂

1
Risna Ismail
Buruk
Siti Ramsah
Luar biasa
nonamanizzzzz
cocok banget Kak,gooddd bagi ya mereka yang bilang Ngak cocok bayangi sendiri ajalah visual nya, masa harus ngikuting kemauan kalian terussss 🙄🙄🙄😏😏
nonamanizzzzz
Kecewa
nonamanizzzzz
Buruk
lucy
aldo trlalu bodoh ,dimnfaatin ular,diperas hbis2an
Ce Habibah
hidup di dunia itu banyak cobaan,cobaan itu banyak kalau cabain dikit🤭
R'vina
Luar biasa
Atmita Gajiwi
/Smile//Smirk//Kiss//Rose//Rose/
Rina Thalita
bener gak boleh kan om sama ponakan nikah aku duluh sempet pacaran sama anak om aku tapi sama kelurga gak di dapet restu karena kata om aku itu adik bapak aku otomatis anak om aku itu ponakan bapak aku juga jadi akhir anak om aku di jodohin sekarang udah punya anak dan aku juga udah menikah sama pria lain dan punya anak
vincuu: aku lamaran sama sepupuh jauh aku
total 2 replies
Anie Jung
👍👍👍👍
Ria Rosita Rasyid
Itu g salah ponakan sm om kandung...haram kalii..apalgi omnya adik papa bs ngewaliin nikah klw papa nya kayla dah meninggal...anehhh aja😏
Lotus 98
jangan kasi kendorom
Lotus 98
njirr malah didukung anak nya wkwkwk tasya tersingkirkan 😂😂
Lotus 98
njirr malah didukung anak nya wkwkwk tasya tersingkirkan 😂😂
Lotus 98
ah akhirnya plong hati ini pas tahu bukan om kandung nya berasa beban berat dihati terangkat bacanya 😂
Lotus 98
heh yg ini malah asik foya foya gak lihat apa suaminya bakal diambil ponakan nya huh kenapa sih si tasya suka banget foya foya
Lotus 98
yah nasi sudah menjadi bubur ya di makan lah masa di buang mubazir om
Lotus 98
heh om dah mulai jatuh cintrong aje lu om
Lotus 98
author lagi capek ya makanya lupa waktunya semangat ya thor semoga gak salah lagi 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!