Revisi . Kisah seorang Kinanti Rara Abibawa puteri seorang pengusaha sukses , yang hasil diculik dan hidup dalam kesengsasaraan dan kepedihan , di saat usia Kinanti sembilas tahun , kinanti bertemu dengan seorang pria yang membuat keduanya saling jatuh hati tetapi cinta mereka pun terhalsng restu ibunda Brataseno . bagaimanakah cinta mereka untuk selanjutnya ? mari kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azizah sulaeman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
" PUPUS HARAPAN"
“ Berita lamaran Brataseno , Sisilia pun merebak kemana mana . semua teman teman , kolega , dan rekan bisnisnya pun . sudah tahu dan melihat tayangan mereka yang diliput disemua saluran televisi , termasuk keluarga gilang dan aldona sekertaris Brataseno .
“ Ahh , aku ngak akan rela . kalau Brataseno jadi milik wanita lain pikir aldona , lagian aku tahu , siapa wanita itu ? wanita ular . ujar aldona .
Lo dah liat belum ? tayangannya hari ini ? tuan Brataseno dan sisilia sedang berlangsung acara tukar cincin di kediaman tuan Abubakar .
“ Malas gua , liat nya . ucap sisilia tanpa melihat ke arah Yasmin .
“ Ko bisa ya ? Brataseno dapat Wanita ular , daripada dengan Wanita ular itu , mendingan sama gua dah , ujar Yasmin sambil ketawa .
“ Dona langsung menajamkan mata nya kea rah Yasmin , matanya yang agak bulat tampak tambah membulat .
: Apa lo bilang ? apa guan gak salah dengar ? sekalipun di dunia ini taka da seorangpun wanita , Brataseno tak akan sudi denganmu .
Ya ampun dona , gua ngomong bercaanda kali , lagain mana ? brataseno ada ngak melirik lo dona ? ujar Yasmin dengan sewot .
“ Liat saja nanti , tunggu tanggal mainnya jawab dona , sambil sedikt mencibirkan bibirnya .
“ tapi ngomong ngomong , benar juga sih . daripada wanita ular itu mending lo dona timpal Yasmin .
Nah itu , lo tahu ? otak lo nyadar juga , ucapnya sambil tersenyum .
Yasmin tidak menjawab hanya bibir nya saja yang membalas senyum aldona .
“ Di tempat lain yang berbeda , Brataseno tampak menatapkan tatapan kosongnya ke sebuah danau buatan , pikirannya melayang layang entah kenapa ? apakah keputusanku sudah benar ? , dengan menikahi Sisilia ? gumamnya dalam hati . bibir bisa berkata bohong tapi tidak dengan mata dan hati , walau raga ada di sisi sisilia tapi tidak dengan hatinya , ternyata , si pemilik hati tetap bertahan ,bertahta mengisi ruang kosong dalam dadanya , Arini gumamya dalam hati .”
“ Dengan tidak bekerjanya Gilang , otomatis penghasilan pun tidak ada , simpanan yang tidak seberapa pun sudah habis dipake modal usaha Arini , Arini buka usaha kecil kecilan dengan berjualan kue .”
Mas , hari ini ko sepi banget ? biasanya ngak pernah nyisa , ucap arini .
Sabar sayang , baru hari ini ujar Gilang , kemaren kemaren kan ngak pernah nyisa laris terus ujar Gilang sambil membelai pucuk kepala Arini .
‘”Doain mas , sayang . mas mau coba melamar melamar lagi ke perusahaan perusahaan lain ujar Gilang , karena semenjak mengundurkan diri dari perusahaan Brataseno , Gilang sudah muter muter cari lowongan kemana mana tetap hasilnya nihil . tapi tidak putus semangat buat gilang , tetap mencoba dan mncoba lagi walau terus terusan ditolak .
“Di sebuah salon kenamaan , Sisilia sedangkan menjalankan Treatment sebelum menikah , biasa Sisilia pergi ke salon ditemani nyonya Siska , ibunya .
“Mam , habis ini bukanya kita mau fitting baju ucap Sisilia .
“ Iya sayang , tapi bagaimana dengan nak Seno ? apa sudah dapat kabar ? ucap “
“Brataseno , memang sengaja selama tiga hari ini , ia tidak tlp atau pun chat via wa sisilia , ia mencoba dan belajar untuk menyelesaikan semua masalah hatinya , brataseno yakin , akan ada saat yang tepat yang akan ia gemgam .
“ Dddddrrt ……DDdddrrrt
“ Ponsel Sisilia pun bergetar , “ Hallo Sayang . ucap Sisilia menjawab tlp dari Brataseno .
" Sisi , apa masih lama ? Tanya Brataseno .
Ngak , sayang . Ini sebentar lagi. Jawab Sisilia
" Hmm , tunggu aku di situ ucap Brataseno .
" Ok sayang , cup cup muachh , Sisilia mengakhiri panggilan tlp nya dengan mengecup pria yang akan jadi suaminya .
dan satu lagi setelah kata itu tanda koma atau titik tidak ada spasi.
baru setelah ada tanda titi atau koma ada spasi untuk kata selanjutnya...
punyaku di Bab 1 sampai 10 masih belum baik peletakkan tanda koma dan titiknya, tapi dari Bab 11 sampai sekarang Alhamdulillah udah ada perbaikan...
Bayu membalas pelukan Brataseno dan kepala kecilnya menelisik ke dada sang ayah.
Satu Minggu setelah Bayu di culik, pencarian dari pihak kepolisian setempat dan keluarga Gilang masih belum.
pengen gue 👊👊 😡😡