NovelToon NovelToon
Nona Pengasuh

Nona Pengasuh

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nadia

Di hianati, sekaligus di cerai kan oleh sumai nya, pada hari anniversary pernikahan mereka, sangat lah membuat Ziva terpuruk dan merasa dunia nya begitu hancur.

"Ziva, ini tidak seperti apa yang kau lihat, aku bisa menjelaskan ini!"Ucap laki-laki itu yang ternyata adalah suami nya Ziva.

Apa yang di lakukan Ziva selanjutnya? Dan bagaimana kehidupan nya setelah bercerai dari mantan suami nya? Ayo ikuti terus kisah Si "NONA PENGASUH"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode #16

"Surat cerai?"Tanya Bu Rima sedikit kaget.

"Iya ibu, semuanya sudah selesai, aku dan mas Adam sudah resmi berpisah."Ucap Ziva dengan air mata yang sedari tadi di tahan nya.

Sontak sang ibu merangkul Ziva ke dalam pelukan nya, tidak ada pelukan yang lebih nyaman di bandingkan pelukan seorang ibu.

"Ziva, kau yang kuat ya nak, ibu minta maaf tidak bisa membantu kalian untuk mempertahankan rumah tangga kalian sehingga seperti ini."Ucap Bu Rima dengan air mata nya.

"ibu, sudah lupakan saja, dia bukan lah laki-laki baik untuk kakak, aku sejak awal sudah membenci nya."Ucap Dani.

Ziva pun melepas pelukannya nya dan mengangguk kan kepala mengiyakan ucapan adik nya itu.

"Dani benar Bu, perpisahan ini sudah takdir bukan lah karena kesalahan siapa pun, dan aku ada berita bahagia untuk ibu, aku sudah mendapatkan pekerjaan, kedepannya jika ibu butuh sesuatu bicarakan kepada ku sekarang aku bisa membantu ibu dan Dani meskipun aku bekerja hanya sebagai seorang pengasuh."Ucap Ziva mengengam erat tangan ibu nya.

"Benar kah? Kau sudah mendapatkan pekerjaan? Sayang jangan menghawatirkan ibu dan Dani ya, mencukupi kebutuhan mu sendiri sekarang ibu sudah bangga, dan satu lagi jangan biar kan siapa pun menindas mu sekarang,kau harus menjadi wanita kuat dan tidak mudah di injak-injak orang jahat."Ucap Bu Rima dengan sekuat tenaga mensuport anak perempuan nya itu.

"Terima kasih, kalian benar-benar membuat aku bahagia."Ucap Ziva tersenyum manis meskipun air matanya terus menetes.

"Sekarang istirahat lah di kamar, ibu akan memasak untuk makan malam, kau pasti sangat lelah."Ucap sang ibu kepada Ziva.

"Iya kak, kau juga bau keringat, ayo mandi lah."Ucap Dani sambil tertawa kecil.

"Kau ini, beraninya mengejek ku."Ucap Ziva yang kemudian memasangkan wajah kesal dan pergi ke kamar.

Sementara itu Bu Rima memegang pundak Dani dan menatap nya dengan penuh tanda tanya.

"Ibu, mengapa ibu menatap ku seperti itu?"Tanya Dani menuduk kan kepala nya.

"Dani, sekarang jujur pada ibu, apa benar, kau bekerja paruh waktu di pasar dekat sini?"Tanya sang ibu kepada Dani dengan wajah sedih nya.

"Ibu, da-daei mana ibu tau?"Dani menatap wajah sang ibu dengan sangat khawatir dan takut jika ibu nya akan marah.

"Ibu punya banyak teman kenal di pasar, dan tadi mereka memberi tahu ibu, jika kau sering bekerja membantu mereka di sana setiap sore."Ucap Bu Rima dengan mata yang kembali berkaca-kaca.

"Ibu, maaf kan aku, maaf kan aku ibu, sebenarnya aku tidak les, tapi aku sengaja mencari pekerjaan, guru ku sudah menagih uang SPP sekolah, dan aku tidak mau merepotkan ibu untuk membayar nya, aku juga sudah dewasa mengapa aku tidak memanfaatkan tenaga ku untuk bekerja itu lebih baik agar beban ibu berkurang."Ucap Dani memeluk sang ibu.

"Ya tuhan Dani, maaf kan ibu nak, ibu benar-benar tidak becus mengurus dan mencukupi kebutuhan kalian."Bu Rima kembali menitikkan air matanya memeluk Dani.

Dani tidak ingin ibu nya tau jika uang SPP sekolah nya sudah menunggak beberapa bulan, dia pun mencari kesempatan untuk bekerja sepulang sekolah,dia akan bekerja apa saja yang penting mendapatkan uang untuk meringankan beban sang ibu.

"Ya tuhan,Dani bekerja paruh waktu untuk membayar uang sekolah nya?"Ucap Ziva yang ternyata sedari tadi menguping dari pintu kamar yang tak jauh dari ruang tengah itu.

Ziva tidak menyangka jika adik nya yang masih kelas dua SMA itu sudah mulai bekerja paruh waktu untuk membayar uang sekolah nya sendiri, padahal dulu dia lah yang membayar uang sekolah adik nya saat dia masih menjadi istri Adam, meskipun selalu di omeli Ziva tetap meminta uang lebih untuk membantu keluarga nya, tapi sekarang semua berbeda,Dani harus kerja setelah pulang sekolah, hal ini membuat Ziva merasa gagal menjadi seorang kakak dia bahkan belum bisa membantu adik nya sekarang.

Begitu juga dengan Dani, dia merasa bersalah karena selama ini selalu bergantung dengan sang kakak, dan sekarang bagi nya dia harus bisa mandiri karena kakak nya juga sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.

"Bagaimana aku bisa membantu Dani? Aku harus membantu nya, jika dia bekerja seperti ini, sekolah dan pelajaran nya akan berantakan,aku tidak bisa membiarkan itu terjadi, aku harus melakukan sesuatu besok."Batin Ziva tidak ingin tinggal diam melihat sang adik kesusahan.

Keesokan harinya.

Ziva bangun lebih dulu dari Dani dan ibu nya, setelah mandi dia membuat sarapan untuk mereka bertiga.

"Ibu, apa Dani masih belum bangun?"Tanya Ziva kepada ibu nya yang saat itu menghampiri nya di dapur.

"Belum Ziva, seperti nya dia sangat lelah."Ucap Bu Rima sambil meneguk segelas air.

"Biar kan saja Bu, lagipula hari ini kan hari Minggu,dia juga tidak akan sekolah hari ini, oh iya sarapan nya sudah selesai,aku kerja dulu ya Bu."Ucap Ziva mengambil tas nya dan berpamitan kepada sang ibu.

"Loh Ziva, kau tidak sarapan dulu?"Tanya Bu Rima lagi.

"Aku sudah sarapan tadi Bu, aku harus pergi pagi, takut telat,jika telat gaji ku bisa di potong lagi."Ucap Ziva sambil tersenyum.

"Astaga, apa majikan mu sangat galak?"Tanya Bu Rima khawatir.

"Tidak juga Bu, oh iya, nanti sore aku akan kembali ke apartemen Rita untuk mengambil pakaian ku, yang tertinggal di sana, aku juga akan mencari kontrakan sendiri Bu."Jelas Ziva dengan wajah serius.

"Kontrak sendiri? Mengapa tidak tingal bersama ibu dan Dani?"Tanya ibu nya khawatir dan bingung dengan keputusan Ziva.

"Aku akan mencari kontrakan yang dekat dengan rumah majikan ku,jadi aku bolak-balik ke sana tidak perlu menggunakan taxi lagi,jadi bisa beririt,ibu jangan khawatir aku bisa menjaga diriku sendiri."Ucap Ziva meyakinkan ibu nya dengan sepenuh hati.

"Huh, baik lah, ibu juga tidak bisa melarang mu jika itu memang pilihan terbaik ya ibu setuju, nanti ibu dan Dani akan sering-sering mengunjungi mu."Ucap Bu Rima setuju akan keputusan Ziva.

Ziva pun lega karena ibu nya tidak marah atau melarang, dengan ini dia bisa lebih semangat bekerja.

"Baik lah Bu, kalau begitu aku pamit dulu."Ucap Ziva yang kemudian berjalan keluar dari rumah itu.

Bu Rima hanya bisa pasrah,dia berharap takdir yang terbaik akan datang kepada kedua anak yang sangat di sayangi nya.

Setelah keluar dari ruma ibu ny,Ziva langsung memesan taxi, tidak butuh waktu lama taxi itu pun tiba dan mengantar kan Ziva ke villa Zafian.

Bersambung ….

1
chtiana 75
Luar biasa
I Dw Ny Manasamadhi
jangan terlalu di dramatisir,,jadi Enggak Natural ceritanya
I Dw Ny Manasamadhi
pengasuh banyak tingkah
Dewi Muchay
ziva thor
🍓🍓🍓
dah va pergi aja dari situ ngapain bertahan sama laki yg krn rupa mirip aja udah gak waras pikiranya
Irmha febyollah
kk coba deh kalo ziva lagi bicara ma Dani itu biasakan dia manggil dirinya sendiri dgn kata kakak jgn saya, terus Dani manggil ziva jangan kamu/mu biasakan kakak, terus orang tua ziva kalo bicara sama anak jangan ngomong Saya di ganti dengan kata ibu.
maaf kak ya soalnya terlalu formal sesama keluarga
d.stywn
awkwk saatnya cari selingkuhan baru/Casual/
d.stywn
asisten kebanyakan tanya
d.stywn
kudoai keluarga Adam kena azab
Mujono 108
Lumayan
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
Sri Keren Mutamimah
Lumayan
Azhure
bandar2 itu apa thor? bnyak sekali kata2 asing seperti ini yg susah di fahami
Azhure
baru disini nemu mall tradisional, cerita ini menarik, tp banyak sekali kata² dan kejadian yg susah di cerna, entahlaaaahhh,,,, seharusnya jika penulisanya baik cerita ini akan menjadi lebih bagus lagi
Azhure
siapa jg yg peduli dengan klason mobil di luar apartemen thor??? bukankah apartemen itu di huni banyak orang, dan jika mencari orang di apartemen harus nyari langsung ke tempat, masak iya orang main klakson² sembarangan di depan apartemen 😩😩😩😩 yg bener aja thor, dan juga zafian kenapa tinggal di villa??? bkn di mansion gtu, soalnya bg kebanyakan orang villa itu adalah tempat tinggal pribadi yg hanya di tempat² tertentu,😩😩😩
Azhure
ini author nulis smbil mikirin apa sih, ceritanya jd ga konsisten bgt, di cium nikel pertama kali, lalu yg di rumah sakit itu di cium apa???
Azhure
astaga thor... klakson di luar apartemen??? jangan bilang ini apartemen pribadi, lagian itu apartemen apa rumah pribadi smpe supir cm bunyiin klakson buat manggil majikanya, awalnya cerita ini menarik, tp makin kesini makin susah di mengerti, sungguh di luar nalar 😩
Azhure
katanya punya HP lalu apa gunanya itu, telat dan lain sebagainya tidak pernah ijin/atau memberi kabar, jangan bilang tidak punya nomor tlp. kalau ga punya no.tlp itu ngawur bgt ceritanya, masak iya majikan tidak punya no.tlp pengasuh anaknya, dan begitu pun sebaliknya, jika tiba2 terjadi apa2 sm anak asuhnya mau lapor kemana? iya siih ini cm cerita novel, tp tetep masukkan logika jg dong ke dalam ceritanya 😩😩😩😩
Azhure
hhhhmm ini ziva lama2 nyebelin, suka seenaknya sendiri, kesannya seperti kurang tanggung jawab dengan pekerjaan dan juga tingkah laku terhadap majikanya ga ada sopan2nya 🤮
Azhure
astaga ziva, ngomongya "DI DEPAN MATAMU" kepada majikan, sungguh tidak patut di contoh 😩😩😩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!