Telah Terjadi Gejolak Hebat Di Ranah Persilatan Daratan Kekaisaran Raflesia Yang Akhirnya Menewaskan Pendekar Jenius Generasi Muda Dari Sekte Bukit Barisan dan Mempora-porandakan Sekte Bukit Barisan...
Hanya 30% Yang Selamat Dari Peristiwa Di Sekte Bukit Barisan Yang Berhasil Menyelamatkan Diri Dari Kejaran Aliansi Sekte Aliran Hitam.Salah Satunya Ialah Anak-anak dari Ketua Sekte mereka yaitu Jaya Kusuma Sakti.
Banyak Yang Berharap Putra Dari Jaya Kusuma Sakit Bisa menjadi Pilar Utama Dunia Persilatan Di Masa Depan...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AL Divo Febriansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15.PILIHAN ARTA
Arta sangat terkejut ketika melihat kemampuan dari Senju Pain,ia tidak menyangka kalau senju Pain tidak berbual semata tentang kemampuannya dan tentang ia yang pernah duduk diposisi pertama Pesilat Terhebat Ranah Simba manyura Kekaisaran Reflesia,bahkan sampai saat ini Senju Pain Masih duduk diposisi Pertama mengalahkan Fugaku Yang duduk diposisi pertama saat ini.
"Bagaimana,Apakah kau masih tidak percaya?"Senju Pain Tersenyum penuh kemenangan melihat ekspresi Terkejut dari Arta.
"Aku Percaya Senior,Maaf sudah menyinggung Senior"
"Sudah lebih dari 100 tahun aku tidak menggunakan jurus itu,kau yang pertama kali melihat jurus itu kurang lebih dari 100 tahun"
Arta langsung melontarkan Begitu banyak pertanyaan terhadap jurus apa yang digunakan oleh Senju Pain.Setelah mendengar nama jurus tersebut yaitu Jurus Pembentukan Tubuh Dewa bayangan.
"Maaf Senior Bisakah kau mengajariku"Arta Menundukkan Kepala agar Senju Pain mengangkat nya menjadi Murid.
"Aku memang berniat menurunkan ilmu ini padamu,apalagi ketika Melihat keberanianmu menghadapi Perampok,Tapi Kau harus ikut denganku dalam kurun waktu yang tidak singkat"Senju Pain Menatap kedepan dengan tatapan serius
**
Disisi Lain nampak para Tetua dan Anggota tim 6 Sudah hampir satu jam mencari keberadaan Arta dan Pendekar gila tersebut.Mereka Sudah Beberapa kali berkeliling desa mencari keberadaan nya,namun tidak membuahkan hasil.
Hari Nampak mulai gelap,namun mereka belum menemukan arta dan pendekar gila tersebut.Ketika mereka sudah mulai putus asa mencari keberadaan arta dan pendekar gila mereka barulah mereka menemukan Arta dan pendekar gila memasuki gerbang desa.
Barulah Tetua dan Tim 6 merasa lega karena kondisi Arta yang baik-baik saja.Setelah Berbincang dengan pendekar Gila para Tetua Mengajak Arta dan Tim 6 kembali ke sekte.
"Maaf Senior,aku tidak bisa kembali ke Sekte saat ini,Aku akan ikut pendekar gila dan berguru denganya,Tolong sampaikan pesanku ini untuk ibu"Arta menyerahkan lembaran Lontar bergulung kepada Tetu sekte.
Tidak Ingin mendengar Penolakan dari Tetua Sektenya Arta langsung melesat Pergi bersama Pendekar gila atau Senju Pain pergi meninggalkan desa.Sedangkan Tetua dan Tim 6 Tidak punya pilihan lain selain melaporkan kepergian arta bersama pendekar gila yang mereka ketahui kalau pendekar gila tersebut bernama senju Pain.
Pagi-pagi buta mereka sudah melesat pergi Meninggalkan desa sunah menuju Sekte Lembah Bambu Runcing.Mereka melesat Dengan Kecepatan Tinggi,hanya memerlukan waktu setengah hari saja mereka sudah tiba di Sekte Lembah Bambu Runcing.
Setiba DiSekte Bambu Runcing Rombongan Dari Desa Sunah langsung menuju kediaman Ketua Sekte Lembah Bambu Runcing.
"Maaf Ketua,kami kembali sekte tanpa arta putra dari Ketua Jaya Kusuma"
"Memang kemana arta?"
"Arta pergi bersama Senju Pain yang disebut penduduk desa sunah pendekar Gila"
"Senju Pain Pendekar Gila,Apakah paman hen mengenalnya"Dirgan mengelus dagunya seraya berpikir siapakah senju pain itu
"Senju Pain?..Apa mungkin dia Pendekar Bayangan Yang Sudah Hilang Ratusan tahun yang lalu?"Tetua Hen Berguman sendiri
Tetua Hen pun menceritakan apa yang ia tahu tentang Senju Pain yang ia Sebut Pesilat bergelar Pendekar Bayangan yang jua telah mencapai Tahap tertinggi dunia persilatan selama ratusan tahun yang lalu.Banyak dari Pendekar Sudah menganggapnya Tumbang disebuah Pertempuran yang pada akhirnya seiring berjalannya waktu namanya mulai terlupakan dari Ranah Persilatan Simba Manyura.Akan Tetapi Tetua Hen tidak menduga kalau Pendekar Bayangan tersebut masih hidup dan kini membawa satu keturunan Klan Kusuma Pergi Mengembara atau menjadi muridnya.Ketua Dirgan terkejut mendengar Penjelasan dari Tetua Hen.Bukan Tidak mungkin Arta dapat menguasai Jurus Bayangan tersebut.
Setelah Itu Rombongan dari desa Sunah Menyerah sebuah Gulungan lontar yang dititipkan arta untuk Ibunda nya Atau lebih Di kenal Pendekar Laras.
Ketika Mengetahui Arta pergi bersama senju Pain Laras kaget dan tidak menduga dalam waktu tiga tahun ia harus berpisah jua dengan putra pertamanya.Dengan Raut Wajah murung Laras membuka Gulungan Lontar tersebut.
"Ibunda Laras
Aku akan pergi Mengembara dan mempejari sebuah Jurus bersama Pendekar Gila atau di masa nya bergelar Pendekar Bayangan.
Aku Harap Ibunda Tidak Bersedih disana
Arta Akan Kembali suatu hari nanti"
SEMOGA MENGHIBUR