Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengapa Ayah nya begitu membencinya?
Elora Melihat Tulisan Itu Yang bertuliskan Nama Ayahnya Dengan ekspresi Wajah Tidak Percaya dengan Apa yang ayah nya lakukan Sampai Mengirim sosok untuk menggangu hidup nya
"Elora...ini Nama ayah mu kan?" Ucap Alletha
"i-iya" Ucap Elora
"Kenapa Ayah mu Sampai Menggunakan Sosok Untuk Menganggu hidup mu?" ucap Alletha
"Mungkin ayah ku membenci ku" Ucap Elora
"Membenci mu? Tapi kenapa? Kamu juga anak nya seharusnya Dia Juga Mikir Kalau yang sedang Ia celakai Anak kandung nya sendiri" Ucap Alletha
"setelah keluarga Ku Bercerai Dan Mama ku meninggal setiap aku tinggal dirumah itu, Saat pada malam hari Rumah itu sama sekali tidak ada Arti ketenangan Di Dalamnya, Mereka selalu bertengkar Membuat kekacauan yang sangat besar Dirumah, Setiap Ayah ku pulang dari Mabuk mabukan bersama teman temannya, setiap Malam aku tidak Bisa tidur Nyenyak seperti Aluna Saat ayah ku mabuk berat ibu ku pasti langsung menyembunyikan Aluna dan Alvaro Di suatu tempat dan ia juga bersembunyi bersama mereka, Tetapi aku setiap malam setiap itu terjadi aku harus bersembunyi sendiri Mengunci Pintu ku Rapat Rapat Tidak membiarkan Ayah ku yang dalam keadaan mabuk membuka Pintu Kamar ku, karena aku tau jika aku Tertangkap Ayah ku akan menjadi orang yang berbeda Seperti Bukan ayah ku Setiap malam Selalu seperti itu, aku selalu mencoba kabur dari Rumah Yang tanpa arti kedamaian" ucap Elora
"El? Sejahat itu orang tua Lo?" Ucap Alletha
"In another life, Jika aku bisa mengulang Kembali Waktu Yang sudah Hancur Aku ingin Mencegah perceraian itu Apapun caranya" Ucap Elora
"Orang tua tidak akan pernah mengerti Jika mereka tidak merasakan hal yang sama seperti hal yang kita rasakan" Ucap Alletha
"Kamu benar, terus bagaimana sosok ini Akan pergi dan tidak menggangu hidup ku?" Ucap Elora
Sosok itu berada di Depan mereka, membuat mereka Tersentak Kaget
"Kalung.....kalung.." ucap sosok itu dengan terus menunjuk Kalung yang dipakai oleh Elora
"Ada apa?" Ucap Elora
Elora melihat ke arah matanya dan melihat Penglihatan Sebelum sosok itu meninggal
" TRAGEDI 30 TAHUN YANG LALU TEPATNYA DI TAHUN 1996, Sosok itu adalah seorang gadis yang sangat Cantik Yang bernama Jeslin Ia mempunyai Seorang kakak bernama Jessi, Suatu sore Jessi memberikan Kalung Itu karena ia akan dikirim ke panti asuhan Karena pada saat itu keadaan keluarga nya sangat Serba kekurangan Orang tua Jessi dan jeslin Terpaksa membawa Jessi Ke panti asuhan Dan untuk hadiah perpisahan Jessi memberikan Setengah kalung Berbentuk Hati Kepada jeslin dan berkata kalung itu Adalah Tanda bahwa kita tidak akan terpisahkan, Suatu pagi Jessi dikirim ke Panti asuhan Jessi menyatukan kalung tanda jika di masa depan Dia akan menemui jeslin,8 Tahun berlalu Keluarga Jeslin sudah sangat serba berkecukupan Tetapi keluarga nya tidak membuat Jessi kembali ke rumah, Orang tua jeslin selalu berkata jika Jessi Sudah dibawa oleh pihak panti asuhan ke tempat yang jauh dari tempat mereka berada, Pada saat malam jeslin tidak percaya bahwa Jessi adik nya sudah dibawa jauh, Jeslin pergi Pada malam hari menuju ke tempat Panti asuhan Pada saat itu salju turun sangat lebat Jeslin Terus mencari kakak nya sudah 3 Panti asuhan yang jeslin datangi tapi tidak menemukan tanda tanda jessi kakaknya yang ada disana Sebelum ia meninggal karena kedinginan Jeslin mengucapkan kata kata terakhir nya "adik...adik dimana..kenapa aku tidak bisa menemukan adik..." kata kata terakhir jeslin Sebelum ia meninggal karena Kedinginan akibat salju yang sangat lebat" Gadis itu sangat terkejut melihat Penglihatan itu ia melirik ke arah sosok itu dan berkata
"apa ini kalung yang sama seperti kalung yang adik mu berikan?" ucap Elora
"iya....sangat sama.... Sampai muka mu juga sama seperti kakak ku" ucap sosok jeslin
"A-apa?" ucap Elora
Saat ia melihat ke arah mata sosok itu, ia melihat Penglihatan tentang wajah Jessi yaitu adik sosok itu dan ternyata wajah Elora sangat sama persis dengan wajah Jessi adik jeslin sosok yang ada di depannya
"aku...hanya ingin menyatukan Kalung ini sebelum aku pergi..." ucap sosok jeslin
Dengan segera Elora menyatukan Kalung Nya dengan kalung yang ada di leher sosok jeslin itu dan cahaya dari tubuh nya yang sebelumnya adalah Kegelapan sekarang berubah menjadi cahaya yang sangat terang
"terimakasih... sekarang aku bisa Tenang" ucap Sosok jeslin
"Semoga kamu bisa menemukan adik mu disana, dia pasti sudah menunggu mu" ucap Elora
"Terimakasih sudah membantu ku.." ucap sosok itu dengan sedikit demi sedikit Menghilang dari pandangan
"Jadi... Dia adalah Gadis yang meninggal karena Kedinginan akibat salju yang lebat?" ucap Alletha
"iya, dia mencoba Menemukan adik nya Jessi Wajah nya sama persis dengan ku" ucap Elora
"Wah! Jangan bilang kamu reinkarnasi nya Jessi?" ucap Alletha
"apa yang kamu bicarakan, ga mungkin lah aku reinkarnasi dari Jessi" ucap Elora
"mungkin aja, muka kalian mirip" ucap Alletha
"Udah lah, ayo kita ke kamar kakak laki laki" ucap Elora
"ayo, sebelum mereka curiga sama kita" ucap Alletha
Kedua gadis itu pun segera Keluar dari kamar dan segera membuka pintu tengah dan berjalan ke arah kamar kakak laki laki mereka
"hey hey hey, im back!" ucap Elora
"Dih? Habis darimana? Kok daritadi ga keliatan batang hidungnya?" ucap Alvino
"gausah kepo deh" ucap Elora
"cuma nanya jir!" ucap Alvino
"kakak habis darimana sih Emang?" ucap Nathan
"adalah pokoknya!" ucap Elora
"Tau deh, udah ketebak kalau ada yang nanya dia jawab apa" ucap Arshaka
"Kak Elora emang gitu ya kak?" ucap Nolan
"iya dia emang selalu kaya gitu, random banget orang nya Apa itu namanya Oh ya, Plenger banget dia orang nya" ucap Arshaka
"jangan hiraukan dia, dia lebih Plenger" ucap Elora
"dih?" ucap Arshaka
Nolan tertawa melihat Perdebatan Elora dan Arshaka yang begitu Membuatnya Sangat Senang
"akhirnya kamu ketawa dek" ucap Nathan
"emang dia ga pernah tertawa sebelum nya?" ucap Elora
"ga pernah, dan ini pertama kalinya aku lihat dia ketawa dan aku senang melihat nya Sangat Bahagia sekarang" ucap Nathan
"Kamu harus sering sering ketawa okey?" ucap Elora
"okey" ucap Nolan
"Eh main kartu Yo?" ucap lizie
All: "Come on!"
"gua engga ya? Ngantuk banget nih" ucap Elora
"sama aku juga ngantuk banget" ucap Alletha
"kalian tidur aja kalau ngantuk" ucap Lizzie
"okey!" ucap Elora
Keduanya pun tertidur di kamar Elora Dengan lelap Saat Elora Sedang Tertidur Lelap
"El.." suara yang sangat persis dengan suara Jessica
Elora Melihat ke arah Suara itu dan benar ada Jessica di depannya
"Jessica?" ucap Elora
"El... tolong...El" ucap Jessica dengan Terus menghilang dalam cahaya
"Jes kamu kenapa Jes!?" ucap Elora
Elora pun terbangun dari tidurnya dan berkata "Jessica!?" ucap Elora