NovelToon NovelToon
Aesthetic Love

Aesthetic Love

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Fantasi / Tamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aesthetic love

...Pengacara Rosa mengajak susan untuk masuk ke ruangannya, “silahkan duduk nona Susan”....

...“Terimakasih Bu Rosa” ucapnya sambil duduk di kursi klien....

...“ada perlu apa nona Susan datang ke kantor saya?”....

...“Tujuan saya datang ke kantor Bu Rosa mau menanyakan mengenai adiknya mama saya”....

...“Nayla”....

...“Iya Bu, kemarin kan belum lengkap semua anda cerita karena kedatangan om Leon”....

...“Alasan mu apa tidak mau diasuh dengan om kamu?”....

...“Karena aku tidak suka dengannya” ucap Susan terbata-bata....

...“Lebih detailnya??”....

...“Saya merasa om saya bukan om yang baik, saya merasa beliau menjadi wali saya karena harta orang tua saya”....

...“Ternyata intuisi mu tajam”....

...“Maksud Bu Rosa?”....

...Pengacara Rosa langsung mengeluarkan ponsel dari tasnya, mencari video yang di galeri ponselnya. “Kamu lihat ini” ucapnya sambil menyodorkan ponselnya kepada Susan....

...Susan yang melihat hal itu sangat terkejut tak menyangka belum lama orang tua nya meninggal om Leon sudah bertingkah, “papa sudah banyak berkorban agar perusahaannya berkembang malah dihancurkan begitu saja dengan kebijakan dan aturan baru dari om Leon, gak ada hak om Leon melakukan itu!!!” Ucapnya kesal....

...“Jalan satu-satunya kamu berganti hak asuh”....

...“Bagaimana aku bisa bertemu dengan Tante Nayla kalau saya sendiri tidak tahu beliau dimana”....

...Pengacara Rosa mengambil buku tulis yang berada di atas meja lalu merobeknya, dia menulis alamat serta nomor telepon milik Nayla....

...“Kamu bisa hubungi nomer ini” ucap pengacara Rosa tersenyum....

...“Semua pertanyaan yang ada di kepalamu akan dijawab oleh tantemu sendiri” bubuh Rosa memegang tangan Susan menyemangati nya....

...Susan melihat alamat yang ditulis oleh pengacara Rosa, “terimakasih sudah membantu saya”....

...“Sudah menjadi kewajiban saya sebagai pengacara mama kamu”....

...“Saya pergi dulu” Susan beranjak pergi....

...“Sebentar” ucap pengacara Rosa yang membuat langkah Susan terhenti....

...“Bisa minta tolong cari flashdisk di salah satu boneka yang kamu miliki”....

...“flashdisk apa Bu?”....

...“Mamamu pernah cerita bahwa dia menyembunyikan flashdisk yang berisi ide ide untuk perusahaan kedepannya, jangan sampai flashdisk itu jatuh ke om mu karena nilai proyek itu sangat besar. Mamamu menyiapkan semuanya untuk kamu agar kedepannya kamu dengan perusahaan mu nanti akan maju” ucap pengacara Rosa....

...Susan tanpa banyak bicara langsung pergi meninggalkan kantor Rosa....

...Om Leon yang masih di rumah menelpon anak buahnya yang mengikuti Susan sedari tadi, “gimana?” Ucapnya dengan nada datar....

...“Kita kehilangan jejak bos”....

...“Ngurus anak kecil aja gak becus” teriak om Leon lalu mematikan telponnya....

...Tak berselang lama, bos Tomy menelpon menanyakan barang yang dimintanya, “sudah ketemu barangnya?” Ucapnya dengan nada datar....

...“Sory bos, barangnya belum ketemu entah dimana dia menyimpannya!!” Ucap om Leon dengan nada sungkan sedikit gemetar....

...“Jangan sampai saya turun tangan sendiri” ucap bos tomy langsung mematikan telponnya....

...“Masalah satu belum selesai tambah lagi masalah” ucap om Leon dalam hati dengan rasa kesal....

...Belum reda rasa kesal, om Leon dibuat kesal dengan teror yang diberikan oleh Rasti “mau kamu apa sih haaa?” Teriak om Leon....

...“Aku cuma mau kamu bertanggung jawab”....

...“Oke kita ketemu di cafe Madona nanti malam, kita bicarakan semuanya disana” om Leon mematikan telponnya lalu meremas ponselnya....

...Di Dalam taksi Susan di telfon oleh Kayla mengajaknya keluar untuk hangout bareng, “san, keluar yuk!!! Suntuk nih habis ujian diem doang di rumah” ajak Kayla sedikit merayu....

1
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!