NovelToon NovelToon
Menangis Tanpa Airmata

Menangis Tanpa Airmata

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:169.1k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Mikhaila Danya Bimantara, 28 tahun, wanita mandiri pemilik toko bunga istri dari Rain Bagaspati harus menerima kenyataan pahit saat suami yang di cintainya harus menikah dengan sahabatnya yang telah hamil.

Fabyan Alkandra Sadewa, 30 tahun pria lajang tampan, dingin seorang CEO, memilih melajang di usianya yang sudah matang, wanita baginya hanya sosok yang membuat hidupnya tidak fokus mencapai tujuannya menjadi pebisnis nomor satu.

Pertemuan tak di sengaja antara Mikha dan Alka di sebuah cafe membuat hal yang tak pernah mereka bayangkan terjadi.

Sebuah kisah percintaan antara wanita yang pernah kecewa dengan pria yang menganggap wanita terlalu banyak dramanya, akankah membuat mereka bersatu?

Yuk, ikuti kisah cinta antara Mikha, Rain, Alka, pastinya seru dan bikin terharu.

Salam hangat,
ariista

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Rain Batal?

Waktu terus berlalu tanpa terasa hari ini pernikahan Rain akan di laksanakan.

Yara dan keluarganya antusias dengan pernikahan cucu pertama mereka. Seluruh anggota keluarga besar sudah berkumpul di ballroom hotel mewah.

Dekorasi putih mendominasi dengan berbagai macam bunga-bunga.

Di salah satu ruangan kamar tempat mempelai lelaki berada, Rain masih mengisap rokoknya dalam-dalam dan menghembuskan kasar. Dirinya masih memakai bathrobe.

Rain sangat santai padahal hari ini pernikahannya yang kedua kali. Dirinya merasa menjadi laki-laki yang tidak berguna. Menikah untuk kedua kali dengan wanita yang tidak dicintainya.

Dalam lamunan Rain terlintas wajah sendu adik angkatnya saat mereka terakhir bertemu. Adik angkatnya tidak berada di rumah. Maminya tidak memberitahukan kemana Mikha pergi.

Rain kembali menghisap rokoknya dalam-dalam sampai terdengar ketukan pintu kamarnya.

Rain segera mematikan rokoknya dan berjalan ke pintu kamarnya.

Seorang lelaki dengan kemayu membawakan beskap pengantinnya.

"Selamat pagi Tuan, saya Miska, mau membantu tuan memakaikan beskap pengantin ini," Miska berjalan masuk ke kamar Rain.

"Buat saya pakai sendiri saja," tegas Rain dengan suara beratnya.

"Tap-tapi Tuan," Miska ingin protes tetapi Rain sudah mengusirnya dengan mengibas-ibaskan tangannya.

"Udah keluar sana saya bisa pakai sendiri,"

Miska menghentakkan kakinya dan keluar dengan dongkol dari kamar Rain. Padahal Miska sudah membayangkan saja tubuh tegap laki-laki yang akan jadi calon pengantin itu.

Rain segera memakai setelan beskapnya putihnya. Rain berdiri di depan kaca. Tubuh tinggi tegapnya tampak gagah dengan pakaian pengantin itu.

Rain sebenarnya masih maju mundur mau menikahi Yara ini, ia sendiri tidak tau apakah dirinya pernah tidur dengan sahabat adik angkatnya itu.

Saat itu dirinya memang mabuk berat. Menurut cerita temannya ada wanita yang membantunya ke kamar menginapnya. Wanita itu mengenal Rain katanya.

Rain sendiri saat itu sedang galau karena pernikahannya dengan adik angkatnya itu.

Rain tidak ingat sama sekali jika dirinya sudah meniduri Yara sahabat adik angkatnya sendiri.

Rain sudah selesai dengan penampilannya yang tampak menawan. Wajahnya tampak dingin, tak ada senyum terukir di bibirnya.

Seseorang mengetuk pintunya. Rain membuka pintunya kamarnya. Tampak wajah lembut seorang wanita paruh baya tersenyum kepadanya.

"Mami," ucap Rain dengan senyum samarnya.

Mami masuk ke dalam kamar.

Diperhatikannya putranya yang tampak sangat tampan.

Mami menangkup kedua pipi putra tampannya itu.

"Kamu tampan sekali, sayang putra mami,"

Rain merasa terharu maminya sangat baik tak pernah memarahinya meski kadang dirinya pernah berbuat salah.

"Kamu siap? Mengucapkan ijab kabul lagi?" tanya mami serius.

Rain terdiam, entah mengapa hati kecilnya seakan berteriak kencang menolak pernikahan ini. Rain menikahi Yara karena merasa harus bertanggungjawab, tapi apakah benar itu benihnya?

Isi kepala Rain seakan berisik, hatinya menjadi ragu, tapi hari ini ia harus menjalani pernikahan ini.

"Rain? Kenapa malah melamun? Ayo waktu terus berjalan, sebentar lagi acara akan di mulai,"

Rain menatap ke maminya dengan wajah sendu.

"Mi, maafkan Rain, maafkan Rain," airmata Rain kembali menetes (begitu juga othor 🥲)

"Sudah, sudah, apapun itu kamu harus hadapi, hari ini kamu akan menjadi suami Yara, tunjukkan tanggungjawab mu sebagai suami, Rain, mami akan selalu mendukungmu dan menyayangimu,"

Mami mengusap air mata yang menetes di ujung mata putranya.

"Kamu pasti bisa jalani semua ini Rain, jangan pikirkan Mikha lagi, semoga Mikha akan mendapatkan jodoh sejatinya, cinta sejatinya, tetaplah menjadi kakak yang baik buat adikmu Mikha ya,"

Rain menganggukkan kepalanya.

"Terimakasih mami, Rain akan selalu menyayangi mami dan Mikha, Rain akan menjaga dan melindungi Mikha Mi,"

"Ya sudah, ayo turun, ini sudah mau mulai,"

"Iya Mi,

Rain keluar dari kamarnya di dampingi mami, pengawal Rain dan mami ada di luar kamar Rain. Mereka mengikuti Rain dan mami.

Pengawal membuka pintu lift, ballroom tempat diadakan acara berada di lantai dua. Kamar Rain berada di lanntai empat.

Rain di dampingi mami sampai di ballroom tempat acara, banyak pasang mata memandang ke arah pengantin lelaki yang tampak sangat tampan, dengan wajah dinginnya tanpa senyum.

Rain duduk di kursi yang sudah di siapkan.

Pengantin wanita belum datang, semua tamu masih menunggu.

Beberapa menit kemudian calon pengantin wanita datang. Semua pasang mata juga memandang ke arah wanita cantik tersebut yang tubuhnya tampak berisi.

Pak penghulu sudah bersiap untuk mendampingi wali nikah dari mempelai wanita untuk ijab kabul.

Semua hening dan tampak tegang, begitu juga dengan Rain yang jantungnya serasa mau copot.

Tangannya Rain sudah di genggam oleh papi Yara, ijab baru akan di mulai saat Rain ingin mengucapkan kabulnya, terdengar seseorang berteriak kencang memasuki ballroom tempat acara di adakan.

"Hentikan!"

Seorang pria tampan begegas berjalan dengan langkah lebar di belakangnya para pengawal dari keluarga Yara dan juga pengawal Rain berlari akan menghentikan pria yang berteriak tadi.

Lelaki tersebut juga membawa pengawalnya. Para pengawal saling bentrok. Lelaki tampan tersebut mendekati meja ijab kabul.

"Maaf sekali kalau saya lancang menghentikan acara sakral ini, saya disini sebagai ayah dari bayi yang dikandung oleh calon mempelai wanita,"

"A-pa?!" oma Yara tampak shock dengan pernyataan dari lelaki yang baru saja mengacaukan acara sakral cucu tersayangnya.

Tamu-tamu pada heboh, saling berbisik seperti dengungan sarang lebah yang sedang terbang.

Yara kaget wajahnya pias. Yara terdiam tak bisa berkata apa-apa.

Rain bingung dengan keadaan yang terjadi. Siapa lelaki ini? mengapa mengaku sebagai ayah dari bayi yang dikandung Yara.

"Kenalkan saya Anggara Abimanyu, ayah dari bayi yang di kandung Yara, seharusnya sayalah yang duduk di posisi anda sekarang ini, tuan Rain," Anggara mengulurkan tangannya ke Rain.

Rain masih belum juga dapat mencerna dengan kejadian sekarang ini.

"Maaf tuan Rain, anda pasti masih bingung, saya ini kekasih sesungguhnya Yara, kami sudah lama berpacaran, tetapi entah mengapa dirinya sangat terobsesi dangan anda tuan Rain," jelas lelaki yang juga tampak sangat gagah.

Rain menatap ke Yara dengan tatapan tajamnya. Emosi di dadanya seakan meledak.

Tanpa menunggu lagi Rain segera beranjak dari duduknya, ia segera pergi berjalan cepat menuju keluar ballroom.

Rain langsung meminta kunci mobil yang di pegang oleh pengawalnya. Pengawal yang sangat setia jika Rain tidak ingin menyetir.

Pengawal menyerahkan kunci mobil ke tuan mudanya. Rain segera melajukan mobilnya dengan sangat kencang.

Rain tidak tau lagi takdir apa yang sedang dijalaninya saat ini. Apakah dirinya sangat bodoh begitu muda diperdaya oleh seorang wanita. Apa jadinya jika lelaki itu tidak datang menghentikan acara pernikahannya.

Shiiiiitt!

Rain memukul kemudi mobilnya kuat. Emosinya sudah di ubun-ubun, matanya memerah, rahangnya mengetat. Rain terus menggas dalam mobilnya tanpa di hiraukannya jalanan yang licin dan tiba-tiba.

Braaaakkk!

Mobil Rain slip bannya, Rain tidak mampu mengendalikan mobilnya sehingga mobil tertabrak trotoar jalan dan sempat tergolek.

Air bag mobil Rain otomatis keluar, melindungi sebagian tubuh Rain, tetapi tetap saja Rain terluka. Jalanan tampak macet.

Rain pingsan di dalam mobil dengan luka di tangan dan kakinya untungnya kepalanya hanya terluka terantuk tapi sampai mengeluarkan banyak darah.

Suasana di tempat kejadian memancing pengendara lain untuk berhenti dan segera memberikan pertolongan.

Tidak lama kemudian ambulance segera datang, Rain segera di evakuasi dengan ambulance dan di bawa ke rumah sakit.

Kejadian kecelakaan Rain segera viral di medsos. Berita cepat menyebar kemana-mana, seperti angin yang berhembus menjalar kemana-mana.

1
𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ᴡɪɴɴᴀ
YARA engga tau malu, dasar pelakoorrr !!!
𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ᴡɪɴɴᴀ
tega banget Rain /Frown/
Rismawati Damhoeri
belum di sentuh juga, tidak apa2 Ndak pakai Iddah, apalagi cuma nikah siri
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih ibu komennya dan mampirnya 🤗
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
Udah gak jamanlah perjodohan gitu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
idiiihhh orang sombong nilai orang lain cuma dari cover nya doang🙄🙄
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
ibuu yg sombong angkuh ituu pastii bertamu ke rumah Alka /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
saat udah pisah rain mulai sadar mungkin rasa sayang nya ke mika udah naik level dari kakak adek/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
siapapun maulah sama jendes yg masih bersegel /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
semoga Alka Mikha berjodoh dehhh
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
yah kok kayaknya Yara belum kapok deh
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
bukan Mikha aja yang senyum senyum sendiri,, yg baca pun ikutan senyum senyum sendiri kaya orgil/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: yg nulis juga kak bila.. /Facepalm//Drool/terimakasih kaka 🤗🥰
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
wahhhh Mikha,, amannn kann jantung mu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
sampai sini kenapa jadi ikut senyum senyum sendiri seperti Alka🤭🤭
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: hahaha.. iya kak nabila aku yg nulis juga ikutan senyum kok bukan kakak aja hehee.. terimakasih kaka nabila sdh mampir 🤗🥰🙏
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🥑⃟𝙉ልƁίĻԼልˢ⍣⃟ₛ zc❖
baru baca seru juga ternyata kariss,, nanti tak lanjut baca kalo waktu luang, soalnya jadwal makul padat
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: owhh.. oke kak Nabila, semangat ya, terimakasih udh mampir kak🤗🥰
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
happy ending twins lahir dengan selamat
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih kak Anne lanjut ke novel baruku ya kak Falling, cerita anaknya Alka & Mikha kak Diandra hehe🤗🙏
total 1 replies
Jade Meamoure
nyesek kan Rain, saat ada malah d sia"kan giliran dah jadi istri orang baru tuh rasa kehilangan
🎀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я
Selamat atas kelahiran baby twins 🥰😘😍
🎀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я: oke, siap 👍
total 2 replies
Jade Meamoure
apa kabar dgn Rain pasti tuh nyesel dy
🔵❤️⃟Wᵃf⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⃝🥀🍁ariis❣️: terimakasih kakak sdh mengikuti perjalanan kisah cinta Alka & Mikha, novel selanjutnya akan tayang ya kak🤗🙏☺
total 1 replies
『Meyyra™』
Klau nggak suka gk usah di paksa, Hadehh Bikin aku mau ngomong kasar aja
『Meyyra™』
Parah si, Hamil Tapi nggak ada status nikah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!