NovelToon NovelToon
Miracles In December

Miracles In December

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Romansa Modern
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: UTiik KriStiantii

CINTA TIDAK HARUS MEMILIKI?

‘KARENA TIDAK SEMUA CINTA,SEJATI.’


Bugh
Bugh
Bugh

“Gue bersumpah,seujung kuku pun elo nggak akan pernah menemukan keberadaan Kanaya.”Teriakku tepat didepan wajahnya.Lalu kutinggalkan dia begitu saja.

Sejak saat hari itu,aku memutuskan untuk tidak tinggal bersama keluargaku.
Ya,memang itu yang aku alami.Bahkan lebih rumit dari yang sekadar orang lain pikirkan.

• Agra Atthafarizt Herdinata
• Agam Rayyan Atthafarizt
• Kirana Andrea Hilaya
• Kanaya Eisya Putra

Kuy baca ceritanya

Ini kisah Agra,Agam,Kanaya dan Kirana ya.Yang nanti bakal berlanjut keanak-anak mereka...


MAU MEREVISI DULU DAN MAAF JIKA NANTI TIDAK SINKRON DENGAN 'DARI SAHABAT KEAKAD' TERLALU LAMA HIARUS MEMBUTA DAKU LUPA ALUR TEPATNYA😂😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UTiik KriStiantii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

“Dan beberapa waktu yang lalu gue mencoba untuk memeriksa menggunakan benda itu,karena gue merasa sudah kelewat dari tanggal biasanya gue datang bulan.Hasilnya dua garis merah yang menandakan gue hamil bang.”Ucap Kanaya.Tatapan matanya mengisyaratkan sebuah kesedihan yang mendalam.

“Gue menangis.Langsung menangis.Tidak ada yang bisa gue lakukan selain menyesal dan menyesal.Sedangkan penyesalan seperti apapun tidak akan merubah apapun itu pula.”Lanjutnya.

“Bukan sebuah pernikahan bang yang ia janjikan.Tetapi ketidak hamilan yang ia katakan.Lalu apa ini?Omong kosong.”Ucap Kanaya."Bukankah itu lucu?Tidak.Emang gue aja yang bodoh bang bisa dirayu ole dia."Lanjutnya.

“Lalu apa yang akan lo lakuin Nay?Cerita sama ayah sama ibu?Yakin mereka nggak akan jantungan karena hal ini?”Tanya Agra.

Inilah yang ia bingungkan.Ia takut terjadi apa-apa pada orang tuanya jika mereka mengetahui hal ini.

“Bawa gue dan sembunyikan gue dengan menggunakan nama besar abang.”Pinta Kanaya."Gue yakin cuma elo yang bisa bang."

Setidaknya nama Agra sudah dikenal banyak orang oleh para pebisnis.Sehingga ia bisa menggunakan hal itu untuk menyembunyikan Kanaya.

“Kanaya akan tinggalkan surat untuk papa dan mama juga abang jangan beri tahu dia!”Bujuknya pada Agra.Bahkan menyebut nama Agam pun ia enggan.Rasa sakit hati ya terlalu mendalam,ditambah karena ia tahu jika Agam tak pernah mencintainya.Jika Agam mencintai dirinya,harusnya ada rasa ingin tanggungjawab terhadapnya.

“Nay,kasihan ayah sama ibu.”Jawab Agra.Ia ingin membantu Kanaya.Tetapi bukan dengan cara yang seperti ini.

Kanaya tersenyum kecut.Ternyata ia sudah berharap banyak pada Agra supaya bisa membantunya.Harusnya ia sadar jika ia sudah tidak pantas lagi melibatkan Agra dalam permasalahan ini.

Melihat senyum Kanaya,Agra menghembuskan napasnya berat.

“Baiklah.Abang bantu.”Lirih Agra.”Tetapi tunggu abang dapat tempat tinggal yang bagus buat kamu dan calon anak kamu!”Lanjut Agra.Kanaya tersenyum senang karena hal itu.

'Gue bahkan kudu ekstra sabar nanti ngadepin ibu hamil yang katanya luar biasa sensitif.Tapi kan ada Enggar juga.Woke tidak masalah.’Ucap Agra dalam hati.

“Satu minggu lo tunggu abang balik lagi!Sama sekalian lo bawa data diri pribadi lo.Buat jaga-jaga kedepannya!”Ucap Agra lagi.

Kanaya menganggu semangat.

“Lalu kamu akan kasih tahu Agam perihal kehamilan kamu ini?”Tanya Agra.

“Jangan dulu bang!Aku takut dia akan berbuat nekat untuk menghilangkan calon anak aku bang.”Lirih Kanaya.

“Tapi suatu saat kamu harus memberinya tahu!”Ucap Agra.Kanaya hanya mengangguk.Tidak mengiyakan ataupun menolak.

“Udah makan?”Tanya Agra.”Traktir ya bang?”Jawab Kanaya penuh harap.

“Ck.Buruan!”Jawab Agra.

Disisi lain,Agam saat ini sedang pergi jalqn-jalan dengan Kirana.Ia bahkan seolah lupa dan tidak peduli akan dosa besar yang sudah ia perbuat terhadap anak orang.

Hari ini rencananya ia ingin jujur kepada Kirana tentang kebenaran hubungannya dengan Kanaya.Tetapi perasaannya hanyalah mencintai Kirana.

“Ran.”Panggil Agam.Keduanya kini sedang duduk disalah satu kursi taman.

“Abang mau jujur satu hal.Tapi janji jangan tinggalin abang ya?Atau kamu marah sama abang.”Tanya Agam pelan.

“Apaan sih bang?Yang jelas dong!”Jawab Kirana.

“Abang juga pacaran sama Kanaya.Leb8h dulu malahan.Tapi sumpah abang cintanya cuma sama kamu.”Lirih Agam.

Kirana jelas terkejut karena kejujuran Agam tersebut.

Pacaran?Kanaya?Astagah.Sebodoh itu dia selama ini yang tidak menyadari kedekatan keduanya.Bahkan ia mengira jika kekasih Kanaya adalah Agra.

Harusnya ia tahu dari gelagat Kanaya yang selalu terlihat senang setiap mereka berbicara dan menyinggung perihal Agam.

“Lalu bagaimana soal status kita?”Tanya Kirana ketus.

“Ya kita tetap pacaran.Abang akan secepatnya memutuskan Kanaya.”Jelas Agam.

“Memutuskan Kanaya?Lalu apa itu tidak akan menyakiti Kanaya?Abang pikir dengan memutuskan Kanaya semua selesai?Tidak.”Jawab Kirana tegas.

“Lalu abang harus gimana?Kita yang putus?Tidak Kirana.Tidak.Itu sangat tidak mungkin.”Agam menjawab dengan suara yang tidak kalah tegas.

“Abang cinta sama kamu Ran.Hanya kamu.Abang pacaran sama Kanaya karena dia yang mengajak abang pacaran.Dan perasaan abang kedia cuma sekedar kakak kepada adiknya.Nggak lebih.”

“Abanhg mohon.Jangan marah dan jangan tinggalin abang!”Mohon Agam.

Dengan gampang Agam mengatakan jika ia menganggap Kanaya hanya sekadar adik,lalu untuk hal dimana ia sudah merusak masa depan Kanaya dinamakan apa?

Dasar lelaki.Memang banyak akal untuk bisa mengelabuhi para perempuan.Apalagi mereka yang sudah terlanjur cinta.

Benar-benar budak cinta.

“Toh Kanaya akhir-akhir ini juga menghindari abang terus.Mungkin dia sudah sadar jika Agra cinta sama dia.Yakin Kirana,putus dari aku Kanaya tidak akan merasa sedih.Karena ada Agra untuknya.”Ucap Agam lagi.

Gubrak.Gampang banget lo Gam ngomong kek gitu.Lo pikir Kanaya apaan.Dasar buaya buntung lo.

Mendengar itu Kirana tersenyum kecut.Bisa-bisa ia terjerat cinta laki-laki banyak omong seperti Agam.

“Apa abang nggak mikir hubungan Kirana sama Kanaya kedepannya?Bakal rusak bang.Bukan cuma kami,tapi keluarga kita juga bisa.”Lirih Kirana

Air mata sudah mengalir di pipinya sejak tadi.Ia benar-benar terkejut karena hal ini.

“Abang akan memutuskan Kanaya secara baik-baik dan abang akan ngasih pengertian ke Kanaya.Percaya sama abang!”Bujuk Agam sambil menggenggam kedua tangan Kirana.

Dengan lemah Kirana mengangguk.Okelah untuk kali ini ia akan memberikan kesempatan untuk Agam.

Agam lantas memeluk Kirana.Ia bahagia,sangat bahagia.Akhirnya bisa mendapatkan apa yang ia impikan selama ini.

Kirana.Ya,dia Kirana gadis yang ia cintai sejak dulu.

“Ya sudah kita pulang.”Ajak Agam setelah melepas pelukannya.

Dari rumah Kirana,Agam langsung pulang kerumahnya.Aura kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Agam.

Saat sampai dirumah,Agam menautkan kedua alisnya karena Ave yang biasanya berisik jika melihatnya kini terlihat cuek dan sepertinya tidak peduli.

“Bocah kenapa dah?”Gumam Agam.

“Av.”Panggil Agam.Ave menghentikan langkahnya.Ia memejamkan matanya sejenak lalu menoleh kearah Agam.

“Hm.”Hanya itu jawaban yang keluar dariulut Ave.

“Lo kenapa dah?Lo sakit?Kenapa lo beda sama gu”Tanya Agam.

“Kagak.Gue emangbl lagi badmood aja.Kangen Shakeil.”Ketus Ave.

“Lo kangen sama pacaro jangan lo limpahin ke gue dong!”Ucap Agam dengan anda suara yang cukup tinggi.Pada saat biasanya itu hal yang biasa.Tetapi untuk saat ini,suasana hati Ave yang sedang sensitif karena kenyataan hal buruk yang dilakukan Agam pada Kanaya membuat hal yang biasa itu terlihat berbeda.

“Oh...Sorry.”Hanya itu yang Ave katakan.

“Dasar bocah.Labil.”Desis Agam.

Ave ingin menjawab.Tetapi tidak jadi.Ia pergi begitu saja meninggalkan Agam.

Rasa kecewa dari diri Ave terhadap kakaknya itu begitu mendalam.

Ia hanya bingung,apa Agam tidak takut jika adiknya disakiti oleh lelaki hingga seperti itu?Meskipun kemungkinannya kecil,harusnya Agam bisa berpikir sejauh itu.

Sore hari,Agra sampai dirumah.Ia melihat Agam sednag duduk diteras rumah.Kemarahan muncul dari dalam hatinya mengingat kebejatan lelaki itu terhadap Kanaya.Tetapi kemarahannya menguap saat ia teringat akan ucapan Kanaya yang tidak mau memberi tahu Agam dulu.

Ia takut Agam akan berbuat nekat dengan menghilangkan calon bayinya.

Agra berjalan melewati Agam begitu saja.Sama seperti Ave,ia mendiamkan Agam.

“Dasar adik-adik durhaka.”Desis Agam.

1
Eka Bundanedinar
setahun lbh ya g dilanjut lg kak
Kim Reyaa
please lanjut kk....bagus bget ini 😭😭😭
Arnieta Acika Marsa
kok gemes sih sama agama masak habis berbuat g inget sama sekali.sih tu Arga suruh tanya terakir kali sama kanaya kmn ngapain aja gitu biar inget tu
Eka Bundanedinar
g ada rasa salah sma sekali ya si afam bahkan sama anknya g nyadar kah ikatan drah daging
Kim Reyaa
😭😭😭😭 kanaya....kasihanya qm nay. agam bener2 ya .
Kim Reyaa
akhirnya up....kangen bang agra hiks. eh malah udah mp aj 😂😂
Cimol bojot kavling keuangan
penasaran akutu ending.n kaya gmn kumaha... meskipun update.n s'abad ttp d pantengin pemberitahuanna thor . ... ting lami teuing update deui.n
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
heleh skian abad ini baru up ..kirain udah punah 🙄
Eka Bundanedinar
ya ampun bang kilafnya knpa sama andara sih...
Eka Bundanedinar
ngilang kemana dulu kak... bang agra diumpetin mulu
Khanaya Fitri
sering up ja biar yg baca semangat g lupa sampe mana ceritanya biar makin seru bacanya
Cimol bojot kavling keuangan
sering sering di bikin konflik kak.... biar seru 😂😂
Khanaya Fitri
Alhamdulillah wis up lagi ya. moga lancar terus up nya g mandeg lama kaya kemarin kemarin.
Ardha Navara: amin kak
total 1 replies
Ardha Navara
hahahah iya kakak Eka🙏🙏
Eka Apriliani Inderita
First comment, bukan nih?
dewa
seabad ini ngilangnya
Eka Bundanedinar
smngt up kak
Arvi
lanjuttt terus
Arvi
semangat thor
Cimol bojot kavling keuangan
semangat semangat thor... terusin up.a
udh seneng up tiap hari
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!