NovelToon NovelToon
Gadis Hutan Kesayangan Tuan Amesia

Gadis Hutan Kesayangan Tuan Amesia

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:836.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Inaya Arfal

Adela gadis cantik yang tumbuh dewasa di dalam hutan suatu hari Adela menolong dan merawat orang yang mengalami kecelakaan sampai sadar di dalam rumahnya namun ternyata pria itu hilang ingatan yang memaksa Adela harus memberi pria itu nama dan tinggal bersamanya di dalam rumahnya.

Seiring berjalannya waktu Adela dan El (pria yang di tolong Adela) saling jatuh cinta satu sama lain namun sebelum perasaan itu terungkap El kembali mengingat masa lalunya. El yang mengingat dirinya dan semua masa lalunya terpaksa meninggalkan Adela.

Bagaimanakah kisah percintaan mereka selanjutnya?
Akankah mereka kembali bertemu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inaya Arfal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengisi bak mandi

Sinar mentari pagi mulai mengusik tidur nyenyak seorang gadis kecil yang terlihat kembali menarik selimutnya bermaksud untuk tidur kembali. Namun ibaratkan alam tak mengizinkannya tiba-tiba beberapa ekor burung terbang dan hinggap di jendela sosok itu.

Kumpulan burung-burung itu mulai berkicau dengan keras yang saling bersahutan satu sama lain yang membuat sosok itu langsung membuka selimutnya. Dengan kasar bangun dan duduk bersandar di kepala ranjang dengan penampilan yang amat sangat anggun alias sangat berantakan dengan wajah kusut dan rambut yang acak-acakan seperti singa.

Namun sosok itu tak peduli sosok itu membuka matanya dan langsung menatap tajam kumpulan burung-burung itu yang hinggap di jendela kamarnya karena memang jendela tidak ada kaca atau pembatas lain membuat burung apa saja bisa hinggap di jendelanya.

"Wahai burung-burung kecil dan cantik kalian tahu aku ingin sekali menangkap kalian satu persatu lalu ku jadikan burung panggang. Kalian mengganggu tidur nyenyak ku " Kata Gloria dengan penuh penekanan menatap tajam kumpulan burung itu.

Seakan mengerti apa yang di katakan oleh sang empu punya kamar kumpulan burung itu langsung terbang berhamburan kabur meninggalkan Gloria yang hanya bisa berdecak kesal.

"Sudah mengganggu sekarang sekenanya malah pergi" Gerutu Gloria yang turun dari ranjang lalu menuju kamar mandi miliknya.

"Astaga sudah jatuh ketimpa tangga pula. Ini juga Kenapa airnya pada habis?" Omel Gloria yang melihat jika bak mandinya kosong tak ada air sedikitpun membuat Gloria bertambah kesal.

Dengan kesal yang bercampur malas Gloria berjalan keluar dari kamarnya. Sedangkan di luar El yang sedang bangun menatap bingung ke arah Gloria yang baru keluar dari kamar namun wajahnya terlihat begitu masam dan kelihatan sangat mengantuk.

"Selamat pagi Gloria" sapa El tersenyum manis ke arah Gloria.

"Hm selamat pagi" balas Gloria seadanya tak ada senyum hangat seperti biasa yang ada hanya wajah cemberut bahkan matanya masih setengah terbuka.

"Kamu ingin ke mana Gloria?" Tanya El saat melihat Gloria ia mengambil 2 ember di tangannya.

"Aku mau mengambil air. air dalam bak mandi aku sudah habis" Jawab Gloria dengan nada malas.

"Tunggu!"

El yang melihat Gloria akan beranjak segera mencekal tangan gadis itu.

"Jika kamu mau biarkan aku saja yang mengisi bak mandi mu hingga full" Kata El dengan gugup pasalnya jantungnya telah berdebar kencang dan cepat tidak seperti biasanya.

"Baiklah dan terima kasih" ungkap Gloria yang menyodorkan 2 ember di tangannya kepada El

"Jika kamu ingin mandi maka mandilah di kamar yang ku tempati kebetulan tadi pagi aku baru saja mengisinya hingga full" Kata El yang sebelum pergi.

"Hm terima kasih "

Gloria langsung menuju kamarnya kembali dengan langkah lesu membuat El menjadi terheran-heran. Namun El tidak berani jika harus bertanya takut merusak gadis itu.

"Ada apa dengannya? Tapi sudahlah bukan urusanku" Monolog El yang melanjutkan langkahnya untuk mengambil air.

El berjalan menuju tempat aliran sungai yang berjarak tidak jauh dari rumah Gloria. Sampai di sungai El lalu mengisi ember miliknya membawanya di dalam rumah lebih tepatnya kamar Gloria. El masuk dalam kamar Gloria namun El tidak menemukan keberadaan Gloria. El tidak memikirkan itu hanya mengisi bak mandi Gloria hingga beberapa menit kemudian Bak mandi itu telah terisi full namun El belum juga melihat adanya tanda-tanda Gloria ada dalam kamar itu.

"Kemana Gloria?"

1
Al^Grizzly🐨
Orang Glorya...jadi Asisten Luis.
Al^Grizzly🐨
Bunuh saja para penghianat itu..
Al^Grizzly🐨
Bantaiii Semua musuh
Al^Grizzly🐨
kenapa pindah ya...?
Al^Grizzly🐨
banyak kata kata yg berantakan...bawa bawa Tuhan lagi??
Al^Grizzly🐨
Banyak Typo thor...Mengecek kembali bukan mengecet...lalu ada Tuhan...perbaki tulisannya thor.
bluesun
mana nih lanjutan nya
zahra ou
mengecatnya gmn thor ini. typo gt
Hana Hana
ide cerita nya sudah bagus.sayang buaaaanyak typo dan kosa kata yg d pake jg berantakan.ayo Thor perbaiki biar pembaca ga pusing.
dan buat novel toon,yg begini kok lolos???
RENNY 736
ka.. terlalu banyak typo nya..
Echa Rima
kapan up
Carissa Chan
pada saat kamu menjemputnya Luis, Glora telah pergi kembali ke rumahnya,,,,
Alifatun Anikmah
4÷3÷333344=!!!=!!!!!!3322÷÷##!?÷÷÷÷!!3@×@@××@!!÷÷=2@@××÷÷####@@@#@#№#4=?44÷÷÷÷÷÷
Olive Ova Ambitan
yaa ampun.. koq gak selesai ceritanya, author teraneh nih kyknya ckckck
Nolyathi Puding
lebai banget cerita nya,suka juga baca nya.
Selfi Rahma
bagus banget ceritanya
ANA HATI
yahhhh tengah jln berhenti nih crta
Renny Cindarwanti
di hutan ada kulkas listrik nya pake ap thor
Riska Riska
aq mbaca tor bgs crita y
Ismei Dhamayanti
Liyer w,,,, doni oohhh doni,, km nyasar ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!