NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Dua piring nasi berdampingan dengan piring berisi gulai sapi tersaji di depan Zahra dan Yudha. Cacing di perut Zahra sudah meronta dan tidak sabar untuk segera diberi asupan makanan. Seusai berdoa, Zahra langsung melahap makanan tersebut. Yudha yang melihatnya pun hanya tersenyum dan ikut memakan sarapannya.

"Ra," panggil Yudha di sela kunyahannya.

"Apa, Mas?" tanya Zahra.

"Kamu sudah lama sekali tidak bermain ke panti. Apa kamu tidak rindu?" tanya Yudha. Meminum segelas air putih lalu menangkup sendok karena nasinya telah habis.

Zahra terdiam dan merasa bersalah. Memang sudah lama sekali dia tidak bermain ke panti. Dia merindukan Ibu Hanny dan anak-anak yang tinggal di sana. Zahra menatap Yudha dengan sayu.

"Aku akan ke panti setelah mendapat gaji bulan ini, Mas. Aku enggak bisa ke sana tanpa bawa apa-apa." Zahra menaruh sendok. Lalu menghela napas panjang yang terasa berat.

"Kamu tidak perlu membawa apa pun. Kehadiranmu saja sudah cukup. Berkali-kali Ibu Hanny bertanya padaku, apalagi saat kubilang kalau sekarang kamu bekerja satu kantor denganku."

"Tapi, Mas—"

"Tidak ada tapi-tapian. Akhir pekan besok aku akan menjemputmu dan kita ke panti bersama-sama. Pokoknya tidak ada koma apalagi titik!" ucap Yudha tegas. Zahra hanya mengangguk lalu menghabiskan makanannya meski tidak lagi berselera. Zahra tidak ingin membuang makanan meski hanya sebutir nasi.

"Ra, satu hal lagi yang akan aku bicarakan denganmu." Suara Yudha terdengar ragu. Zahra pun menatap curiga kepada Yudha.

"Ketika di kantor nanti, kita hanya akan bersama sampai di parkiran. Maukah kamu bersikap seolah kita tidak saling mengenal saat berada di kantor?"

Pertanyaan yang terlontar dari mulut Yudha mampu membuat jantung Zahra berhenti berdetak saat itu juga. Hati Zahra mencelos sakit mendengar permintaan tersebut.

"Me-memang kenapa, Mas?" tanya Zahra terbata. Bahkan suaranya terdengar bergetar karena menahan tangis.

"Jangan berburuk sangka dulu. Aku hanya ingin kita fokus kerja dan semua juga demi kebaikanku, maksudku kebaikan kita," papar Yudha.

Namun, Zahra hanya diam dan wajahnya tampak sendu. Dengan lembut, Yudha menangkup wajah Zahra lalu menghadapkan ke arahnya. Tatapan mereka berdua pun bertemu bahkan Zahra sama sekali tidak berpaling.

Walaupun tidak rela, tetapi Zahra tetap mengangguk paksa. Yudha tersenyum tipis saat melihatnya lalu mengajak segera pergi karena sebentar lagi jam masuk kantor. Zahra hanya diam, tetapi gurat sendu tampak memenuhi wajahnya.

***

"Az-Zahra!" panggil Arga.

Zahra menoleh, lalu menatap Arga yang sudah berjalan mendekat. Tiga hari setelah ucapan Yudha di warung makan kala itu, Zahra mendadak kehilangan semangat hidup. Bahkan, selama bekerja pun, dia merasa sangat enggan. Dia tidak tahu kalau Arga selama ini diam-diam mengawasi.

"Ada apa, Tuan?" Zahra menjawab malas. Jam kantor baru saja usai, dan dia tidak mau berhubungan dengan siapa pun apalagi Arga.

"Kamu berniat kerja di sini atau tidak? Kulihat kamu sangat bermalas-malasan." Arga begitu menuntut, tetapi Zahra justru mengembuskan napas kasar.

"Maafkan saya, Tuan. Besok-besok saya tidak akan bermalas-malasan lagi." Zahra masih bersikap sopan. Bagaimanapun juga, Arga adalah orang yang sangat berpengaruh di perusahaan itu.

"Kalau dalam waktu satu Minggu kamu masih seperti ini. Jangan salahkan aku kalau kamu harus berhenti kerja dari sini dengan cara tidak terhormat!" Arga berkata tegas lalu pergi meninggalkan Zahra begitu saja.

Zahra hanya terpaku di tempatnya dan menatap punggung Arga yang perlahan menjauh darinya. Zahra menghirup napas dalam lalu melangkah lesu meninggalkan area kantor.

Mungkinkah berhenti kerja di perusahaan ini bisa membuatku bahagia karena tidak harus berpura-pura tidak mengenali Mas Yudha.

1
Dulah Keweh
hai
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Rita Juwita
luar biasa...
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
falea sezi
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!