NovelToon NovelToon
TEMPTATION

TEMPTATION

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:180.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Peony

Evander Aldebaran, seorang anak konglomerat kaya raya yang memiliki berbagai macam perusahaan dengan beraneka jenis bisnis.

Evander dipercaya mengemban tugas istimewa sebagai Wakil Presiden Direktur dari Aludra Entertaiment yang merupakan perusahaan agency artis.

Namun sayangnya dimasa kepemimpinan Evander justru Aludra mengalami kemunduran dan membuat Ayah Evander meragukan kapabilitas putra tunggalnya itu.

Bahkan banyak anggota direksi yang mengajukan mosi pemecatan bagi Evander yang tidak kompeten itu.

Hingga pada akhirnya Evander dipertemukan dengan seseorang yang mampu membangkitkan keterpurukannya dimasa - masa suram itu.

Sampai pada akhirnya Evander bangkit dan dapat menguasai segalanya, namun harus dengan bayaran yang setimpal.

Bagaimana kisahnya? Dan siapakah orang yang melepaskan Evander dari keterpurukan?

Akan kah Evander mampu melawan segala godaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KONSULTASI

Pukul empat sore lebih sepuluh menit terlihat supercar berwarna grey pearl keluaran terbaru dari Audi berhenti tepat didekat warung tenda tempat Agnetha sedang makan dengan teman - temannya. Kehadiran mobil mewah itu cukup menimbulkan kegaduhan, banyak mahasiswa dan orang –orang yang lewat saling berbisik dan terkagum – kagum melihat sebuah kendaraan terbaru parkir disana.

Agnetha berpamitan dengan cepat pada Ema dan Nael, belum sempat Jason membuka pintu gadis itu sudah dengan cepat menyambar handle pintu dan masuk menjatuhkan tubuhnya tepat disamping Evander yang memandang nya dengan tatapn tajam seperti biasanya.

“ Sebaiknya kedepan perhatikan jenis konsumsi makananmu. “ Ucap Evander sinis sambil melirik warung tenda yang tadi didatangi oleh Agnetha. Gadis itu hanya berdehem ringan dan tidak berani membantah perkataan Evander.

Jason melajukan kendaraannya menuju sebuah rumah sakit, tempat yang sama dengan Nenek Agnetha dirawat. Tidak lama setelah kendaraan dipacu, mobil mewah tersebut sudah tiba didepan lobby  rumah sakit. Evander segera turun ketika Jason membuka pintu untuknya, sementara Agnetha langsung turun tanpa menunggu aba – aba.

“ Ayo. “ Evander mengajak Agnetha mengikutinya.

Evander masuk kedalam bangunan rumah sakit dengan langkah yang sedikit lebih cepat membuat Agnetha tertinggal dibelakangnya. Evander langsung berhenti didepan lift dan memandang Agnetha yang berdiri dibelakangnya dengan kesal.

“ Apa kau sekretaris ku? Atau pengawalku? Mengapa berdiri dibelakangku seperti itu? “ Masih dengan nada kaku nya lelaki itu mengomeli Agnetha.

Tidak ingin berdebat dengan pria tak terkalahkan itu Agnetha memajukan badannya agar sejajar berdiri dengan Evander. Pria itu hanya menoleh sekerjap memandang Agnetha lalu kembali memandang lurus kedepan dengan gaya angkuhnya itu.

Tok..tok..tok

Evander mengetuk pintu ruangan Dokter Robby,  kemudian tidak lama seorang pria separuh baya berkacamata dan mengenakan rompi putih langsung datang membuka kan pintu dan tersenyum dengan sangat ramah pada Evander.

“ Silahkan masuk dan silahkan duduk Tuan Evander dan Nona. “ Dokter Robby mempersilahkan kedua nya masuk dan duduk kedalam ruangan nya.

“ Ada yang bisa saya bantu Tuan Evander? “ Tanya sang dokter kemudian.

“ Dia calon istriku Dokter Robby, kami akan segera menikah jadi aku menginginkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Khususnya kondisi kesehatan organ reproduksinya, aku ingin segera memiliki keturunan. “  Jelas Evander dengan panjang lebar.

Perkataan Evander yang lugas dan to the point membuat Agnetha benar – benar merinding dibuatnya. Bahkan ia tidak pernah mendiskusikan apapun dengannya dan langsung membawanya ke hadapan dokter seperti hewan peliharaan.

“ Baik Tuan Evander, jika memang tujuan utamanya untuk segera memiliki keturunan ini adalah hal yang paling tepat dilakukan sebelum menikah. Tunggu sebentar saya siapkan peralatan untuk test darah dan juga USG. “ Terlihat dokter itu meraih pesawat telepon diatas meja dan memanggil seseorang untuk mempersiapkan tempat.

“ Jadi Nona apakah selama ini haid Nona lancar? Atau Nona kesulitan menentukan tanggal haid berikutnya? “ Tanya dokter Robby tiba – tiba sembari menuliskan data – data dalam form yang baru saja diserahkan oleh seorang perawat.

Agnetha memandang wajah Evander, gadis itu tampaknya malu dengan pertanyaan dokter yang blak – blak an didepan seorang pria yang baru saja ia kenal. Evander hanya menyilangkan kedua tangannya didepan dada nya dengan tatapan mata mengintimidasi seolah memaksa Agnetha untuk menjawab pertanyaan dokter didepannya.

“ Apa Nona malu? Tidak apa – apa Nona katakan saja, lagi pula Tuan Evander adalah calon suami Nona. “ Dokter Robby seolah tahu apa yang ada didalam hati Agnetha.

“ Semua nya baik – baik saja Dokter, selalu dapat diprediksi. Meski terkadang datang lebih awal dua hingga tiga hari. “ Ucap Agnetha pada akhirnya.

“ Oke, permulaan yang cukup bagus. Artinya rahim Nona sangat normal, untuk lebih jelasnya mari kita USG. “  Dokter Robby mengajak Agnetha masuk kedalam sebuah bilik.

Agnetha langsung diminta berbaring diatas ranjang, seorang perawat membuka perutnya yang rata itu untuk mengoleskan gel khusus pada perutnya. Wajah Agnetha tampak memerah karena Evander berdiri disana dan memperhatikannya dengan sangat seksama.

Dokter Robby meraih gagang transducer dari tempatnya kemudian meletakkannya diatas perut Agnetha kemudian menggerak – gerakkannya mengitari bagian perutnya. Sambi sesekali sang dokter melihat layar komputer yang memantulkan pencitraan pemeriksaan.

“ Oke sudah. “  Setelah lima belas menit Dokter menaruh kembali alatnya, sementara perawat membantu Agnetha membersihkan sisa gel yang menempel di perutnya.

Evander mengikuti dokter tersebut kembali ke meja kerja nya dan menunggu pembacaan hasil oleh Dokter Robby. Agnetha juga segera menyusul keduanya yang sudah duduk disana, perasaan Agnetha tidak karuan ia takut mengecewakan Evander.

“ Jadi setelah dilakukan pengecekan semuanya baik, mulai kondisi rahim, saluran telur dan indung telur. Semuanya sempurna dan siap untuk dibuahi, nanti akan saya resepkan vitamin yang tinggi asam folat supaya rahim Nona lebih siap lagi. “ Ucapan Dokter membuat perasaan lega menyeruak didalam hati Agnetha.

“ Oke dokter silahkan diresepkan, dan satu lagi Dok saya ingin anak laki – laki. “ Sambung Evander dengan lugas setelah mendengar penjelasan dokter.

“ Hahaha, baik Tuan Evander akan saya berikan beberapa tips sehingga peluang kehamilan anak laki – laki lebih tinggi “ Dokter Robby tertawa kecil.

Dokter kemudian menuliskan beberapa hal dalam secarik kertas, mulai dari tips mengkonsumsi makanan, waktu berhubungan intim yang tepat dan sebagainya. Evander membaca lembaran kertas itu dengan singkat lalu memotretnya dengan ponsel nya.

Sementara Agnetha terlihat begitu tidak nyaman dengan pembicaraan kedua laki – laki dewasa yang ada didekatnya itu. Usia Agnetha yang masih sangat belia itu terkadang merasa geli setiap kali Evander mengucapkan kata – kata yang berhubungan dengan bercinta, kehamilan, anak dan sebagainya.

“ Nona sekarang kami ambil darah Nona terlebih dahulu. “ Ucap perawat yang datang menghampiri Agnetha yang terduduk lesu disamping Evander.

Agnetha terlihat tidak bersemangat dengan konsultasi yang dilakukan sore itu, seolah dalam hubungannya dengan Evander hanya pria itu saja yang ingin cepat memiliki keturunan. Tidak dapat dipungkiri dalam hati Agnetha belum cukup siap jika harus cepat – cepat melahirkan anak untuk Evander. Masih ada mimpi – mimpi yang sebenarnya ingin Agnetha kejar, tetapi ia sadar harus mengubur impian itu dalam – dalam.

Agnetha kembali mendapati Evander yang masih aktif berkonsultasi dengan Dokter Robby, gadis itu sudah cukup lelah mendengarkan obrolan mereka dan berharap agar segera lari dari tempat itu. Ia ingin bertemu dengan Neneknya, seharian ini ia belum datang menjenguk Neneknya yang masih terbaring tidak berdaya.

“ Oke dokter terima kasih atas bantuannya, tolong kirimkan resep dan hasil pemeriksaan melalui Deandra atau Jason. “ Evander menjabat tangan Dokter Robby dan mendorong kursinya pelan.

“ Baik Tuan Evander, terima kasih atas kedatangannya. Semoga program kehamilan yang diupayakan segera berhasil jika Tuan dan Nona sudah menikah kelak. “ Sambung Dokter Robby dengan antusias.

Sesudahnya Agnetha dan Evander segera keluar dari ruangan Dokter Robby, Jason tampak menunggu mereka di ruang tunggu lobby rumah sakit. Masih dengan wajah lesu nya Agnetha mengikuti langkah Evander menghampiri Jason.

“ Apakah aku boleh mengunjungi Nenek? “ Tanya Agnetha hati – hati pada Evander. Tetapi lelaki itu tampak tidak berkenan dengan pertanyaan Agnetha baru saja, hal itu membuat Agnetha tertunduk lesu.

“ Sudahlah, sana aku tunggu disini. Jangan lama – lama. “  Ucap Evander dengan kesal setelah akhirnya meluluskan permintaan Agnetha.

Gadis itu segera lari kegirangan menujua ruang perawatan Neneknya, sementara Evander menunggunya sambil  duduk pada bangku besi yang ada di lobby sambil membaca kembali saran – saran yang diberikan oleh Dokter Robby.

1
Ucy (ig. ucynovel)
baru mampir di sini kak

keren 👍
dyve
agnetha*
dyve
pingsan*
R_armylove ❤❤❤❤
lanjut.... masih penasaran 🤭🥰
Sis Fauzi
Evander ge er tuh
Sis Fauzi
banyak aturan untuk hal yg baik, ya tdk masalah Agnetha 😀
Sis Fauzi
semangat Agnetha
Sis Fauzi
Agnetha sdh jadi isteri Evander, kok masih dibilang gadis tersebut Thor?
A_young
Takdir cinta CEO hadir thor
A_young
takdir cinta CEO hadir
A_young
takdir cinta CEO hadir thor


suka banget sama ceritanya thor ❤️
Sis Fauzi
jangan menyesali pernikahan mu Agnetha 🔥
Sis Fauzi
super protektif Evander, tapi gayanya sok abai sama Agnetha 🔥
Sis Fauzi
udah nyesek, eh gak jadi 😂🔥
Sis Fauzi
cemburu tuh Evander 😂
Sis Fauzi
Evan jangan nakutin ya🔥
Sis Fauzi
mantap Agnetha
Imas Aisha Raya
iih ngeri, thor keidean dari mana py cerita seperti ini, kaya kembali ke jaman film Suzana hihihi
Imas Aisha Raya
ini emang pesugihan ada siluman ular minta wadal( korban), bahaya ini ke syirikan auzubillah
Imas Aisha Raya
visual Jason lebih pas buat jadi Evander thor ....itu mah pendapat ku ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!