NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:156.7k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat kemarahan petir surgawi saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Melihat semuanya sudah aman, Gelsya yang berlari kembali mendekati ibunya, dan pria tak sadarkan diri yang terbaring di aspal.

"Mama hebat sekali! Mama seperti pahlawan!" seru Gelsya sambil memeluk pinggang ibunya.

Ghaizka tersenyum lembut, lalu menunduk memandangi pria yang tadi dihajar habis-habisan itu.

Wajahnya memang tampan dan berwibawa, meski kini pucat dan berlumuran darah.

"Orang ini sepertinya bukan orang jahat..." batin Ghaizka.

Ia pun berjongkok, meletakkan tangannya di dada pria itu.

WUSSSSHHH...

Cahaya keemasan samar memancar dari telapak tangan Ghaizka, mengalirkan energi kehidupan yang hangat ke dalam tubuh pria itu untuk menetralkan racun dan menghentikan pendarahannya.

"Hhh... Lega rasanya racun di tubuhmu sudah mulai netral," gumam Ghaizka pelan.

Ia menarik tangannya kembali. Wajah pucat pria itu kini mulai sedikit berwarna, dan napasnya yang tadinya tersengal-sengal kini menjadi jauh lebih teratur dan tenang.

"Mama... Paman ini baik-baik saja kan?" tanya Gelsya mendekat, menatap wajah pria itu dengan rasa penasaran.

"Iya sayang, dia akan selamat. Kita tidak bisa membiarkannya mati begitu saja di jalanan," jawab Ghaizka lembut.

"Siapa kau sebenarnya...?" bisik Ghaizka dalam hati.

KEESOKAN PAGINYA...

Matahari pagi mulai menyinari kamar yang sederhana namun bersih dan wangi.

Pria itu perlahan membuka matanya. Penglihatannya masih sedikit kabur.

Ia berusaha menggerakkan tangannya, dan terkejut karena rasa sakit yang luar biasa di bahunya sudah hilang.

"Di... Di mana aku?" gumamnya pelan.

Ia menoleh ke sekeliling. Ruangan ini bukan kantornya, bukan juga rumah sakit.

Namun suasana di sini sangat tenang dan damai, penuh dengan aroma herbal yang menenangkan.

Tiba-tiba pintu terbuka. Masuklah Ghaizka membawa segelas air dan obat, diikuti oleh Gelsya yang berlari kecil dengan senyum manis.

"Oh, kau sudah sadar? Bagus, minumlah ini untuk mempercepat penyembuhan," kata Ghaizka datar namun lembut, seraya menyerahkan gelas itu.

Pria itu duduk terbata-bata, menerima gelas itu dan menatap Ghaizka lekat-lekat. Matanya membelalak tak percaya.

"Kau... Kau wanita yang tadi malam?! Wanita yang menghentikan mobilku dan mengalahkan mereka semua sendirian?!" tanyanya tak habis pikir.

"Benar," jawab Ghaizka singkat. "Namaku Ghaizka. Dan ini putriku, Gelsya."

"Aku Arga... Arga Wijaya," jawab pria itu perlahan, matanya tak lepas dari wajah Ghaizka. Semakin ia melihat, semakin cantik.

"Terima kasih... Terima kasih banyak sudah menyelamatkan nyawaku, Nona Ghaizka. Kalau bukan karena kau, mungkin kepalaku sudah dipenggal atau dibawa pergi oleh orang-orang jahat itu," kata Arga tulus,

"Tidak perlu berterima kasih. Aku hanya melakukan apa yang benar. Lagipula gara-gara mereka, kau hampir menabrak anakku," jawab Ghaizka santai.

Ghaizka berdiri dengan wajah yang tetap datar dan dingin, namun tatapannya menunjukkan perhatian.

"Apa kau bisa berjalan? Jika bisa, keluar dan sarapanlah. Aku sudah membuat sup herbal khusus untuk membantu mengembalikan energi pada tubuhmu yang hilang," kata Ghaizka singkat.

"Terima kasih banyak, Nona Ghaizka. Kau benar-benar baik," jawab Arga dengan penuh rasa hormat dan kekaguman.

Ia berusaha bangkit dari tempat tidurnya, dan berdiri tegap.

Mereka pun berjalan keluar menuju ruang tengah. Mereka duduk di atas sofa kayu yang sederhana.

Di atas meja kecil di hadapan mereka, sudah tersedia mangkuk berisi sup herbal yang masih mengepulkan uap hangat.

Arga menyendok sup itu dan mencicipinya. Rasanya sedikit aneh, ada rasa pahit dan getir khas tanaman obat, serta aroma yang kuat.

Namun ia tahu ini adalah ramuan istimewa buatan Ghaizka.

"Rasanya memang tidak seenak makanan biasa, tapi manfaatnya luar biasa," batin Arga.

Tanpa banyak bicara, Arga menghabiskan sup itu dengan cepat, lalu meneguk segelas air putih yang tersedia.

herbal itu membuat tubuhnya terasa jauh lebih segar dan bertenaga.

Gelsya yang duduk di samping menatapnya dengan mata berbinar-binar.

"Wah, Paman hebat sekali! Hanya makan sekali langsung habis tak bersisa! Seperti makan roti cepat saji saja," seru Gelsya kecil hati, terkesan melihat nafsu makan Arga.

Arga tersenyum lebar melihat kelucuan anak itu. "Karena masakan Mama Ghaizka sangat berkhasiat nak, jadi Paman harus habiskan supaya cepat sembuh."

 

Namun, suasana hangat itu baru saja berlangsung beberapa saat...

BRAKK!!

Pintu depan rumah ditendang atau didorong dengan sangat keras hingga terbuka lebar dengan kasar.

"GHAIZKA!! GHAIZKA KAU DI MANA?!!"

Terdengar suara teriakan seorang pria yang sangat keras, penuh dengan amarah. Suaranya sangat keras dan lantang.

Ghaizka yang sedari tadi berada di dapur membersihkan peralatan, segera melangkah keluar

Ghaizka mendengus kesal dengan wajah yang berubah sedingin es.

"Cih... Pria gila dan menyebalkan itu datang lagi," omel Ghaizka pelan dengan nada jijik dan marah.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
Senja
kurang puas thor bacanya jangan 500 kata kdong sekali up, minimal 1000- 1500 kata thor biar enak bacanya
Memyr 67
𝗐𝗈𝗎𝗎𝗎 𝗌𝖺𝖽𝗂𝗌 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗀𝗁𝖺𝗂𝗓𝗄𝖺
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗂𝗇𝗂 𝗍𝗁𝗈𝗋? 𝗒𝗀 𝗇𝗒𝗎𝗋𝗎𝗁 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺, 𝗒𝗀 𝗃𝖺𝗐𝖺𝖻 𝖽𝗈𝗄𝗍𝖾𝗋 𝗉𝗋𝖺𝗆𝗈𝖾𝖽𝗒𝖺
less22: salah tulis🤣🤣
total 1 replies
Memyr 67
𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾𝗇𝗒𝖺 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗉𝖾𝗇𝖽𝖾𝗄 𝗒𝖺? 𝗉𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺𝖺𝗇 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗃𝗎𝖽𝗎𝗅, 𝗍𝖺𝗎 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗒𝖺𝗆𝗉𝖾 𝖺𝗄𝗁𝗂𝗋 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 /Speechless/
Yuliana Tunru
mantap bgt tabib dewa👍
Maria Lina
makasih ya thor ud up bnyk 😍😍😍😍🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Dewiendahsetiowati
bukan Alex Thor tapi Alzeo
Maria Lina
kok 1 thor lgi donk ya ya ya
Memyr 67
𝗍𝖺𝖻𝗂𝖻 𝖻𝖾𝗋𝗉𝖾𝗇𝗀𝖺𝗅𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗈𝗅𝗍𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗉𝗋𝖺𝗄𝗍𝖾𝗄 𝖻𝖾𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇?
Cristina Billi
lanjut thor 🙏🙏/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Maria Lina
makasih ya thor ud up mau nya tambah lgi tbor n ngelunjak dikit ya thor hehe sbb dir kemarin"dikit"muluk up nya thor ya ya
less22: hiksss😭 ngelunjak 😒😒
total 1 replies
Maria Lina
bisa tambah thor hehe
irena
lanjut thor
Fahreziy
nexk
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dih murah banget bayarannya GK sesuai dengan tenaga kerja 😆
sasa adzka
nahhhh ini yg aku suka MC nya langsung bertindak kejam😄😄😄
keren kak othor..
pertahankan sikap pemberani nya MC cewek nya klo bisa anak gadisnya ajarin beladiri juga😍😍😍
sasa adzka
baru mampir aku Thor..
semoga sampai tamat ya thor😍😍
aku lanjut baca lagi😍
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
nemu cerita ini, aku sub😍
Wak Ngat
bacanya seriuss thor eh cuma 1 up ,banyakin Napa thor
less22: nanti lagi ya kak, siang🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!