NovelToon NovelToon
Dijadikan Taruhan

Dijadikan Taruhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:23.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Rani tanpa sadar dijadikan taruhan oleh Wira karena kalah balapan liar dengan Arlo. Arlo rela memberikan motor sport barunya untuk Wira demi untuk mendapatkan Rani.

Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minuman dan makanan Rani. Arlo hampir melecehkan Rani. Tapi sesuatu terjadi.

Rani berhasil melarikan diri bersama seseorang dan mengalami kecelakaan. Rani menghilang. Arlo dan Wira mencari Rani karena mereka takut Rani membocorkan rahasia mereka.

Rahasia apa yang tersembunyi?

Apa yang akan terjadi kepada Rani?

Apakah Wira dan Arlo tidak akan melepaskan Rani?

Ikuti kelanjutan ceritanya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Dinda seorang diri berkunjung ke rumah makan Damin dan Mira. Dinda disambut dengan gembira. Damin dan Mira menyajikan semua makanan kesukaan Dinda.

Setelah Dinda selesai makan, Damin dan Mira mengajak Dinda ke rumah mereka yang ada di belakang rumah makan.

Damin dan Mira menunjukkan album foto ketika Dinda masih kecil. Album foto itu selalu mereka bawa. Damin dan Mira membantu Dinda untuk mengingat masa lalunya.

Dinda merasa terharu setelah tahu om dan tantenya selama ini mencarinya sampai ke kota Jade.

Dinda memeluk Damin dan Mira. Dinda akhirnya memberitahu Damin dan Mira, Dinda saat ini mendapatkan kembali ingatannya.

Dinda cerita pada saat Damin dan Mira pergi ke luar kota, Wira mengundangnya untuk datang ke acara ulang tahunnya yang diadakan pada malam hari di sebuah kafe.

Dinda merasa senang karena untuk pertama kalinya Wira mengajak Dinda. Dinda datang tanpa kado atas permintaan Wira. Tapi setelah tiba di kafe, Wira tidak ada.

Dinda ditemani temannya Wira yang bernama Arlo. Dinda ceritakan semua kepada Damin dan Mira sampai Dinda dan Bima mengalami kecelakaan.

Dinda juga cerita saat Kenzo melihat pelaku yang menabrak motor Bima. Ciri-ciri yang Kenzo sebutkan sama persis dengan ciri-ciri Wira.

Damin dan Mira menangis. Mereka tidak menyangka Wira begitu membenci Dinda. Mira meminta maaf kepada Dinda. Selama ini, Wira salah sangka. Wira menganggap Dinda hanya beban yang numpang hidup di keluarganya.

Damin juga meminta maaf kepada Dinda. Damin malu punya anak seperti Wira yang tidak tahu balas budi dan berterima kasih.

Dinda juga cerita, Dinda melihat Wira ikut balapan dan mencoba menembak Kenzo. Dinda berhasil menggagalkan rencana Wira tapi Dinda gagal mengejar Wira.

"Wira apa yang terjadi padamu, Nak?" tangis Mira.

Sudah beberapa bulan, Damin dan Mira tidak bertemu dengan Wira. Wira sempat meminta uang kepada mereka dalam jumlah besar. Damin dan Mira sempat menanyakan uang itu untuk apa tapi Wira tidak menjawabnya.

Damin dalam linangan air mata, meminta maaf kepada Dinda. Tanpa sepengetahuan mereka, Wira mencuri perhiasan almarhumah ibunya Dinda. sejak saat itu, Wira tidak pulang ke rumah.

"Om, Tante, saya mohon, jangan sampai orang tahu saya sudah ingat semuanya. Saya ingin mendekati Kenzo untuk mencari Wira dan Arlo," pinta Dinda.

"Sayang, kami akan selalu mendukung kamu. Wira harus mendapatkan hukuman atas perbuatannya," ucap Damin.

...----------------...

Dinda beraktivitas seperti biasa. Kenzo mulai mengejar Dinda karena melihat aksinya di kamera pengawas arena balapan. Sebagai ucapan terima kasihnya, Kenzo akan melindungi Dinda dan menuruti semua keinginan Dinda.

Dinda kemudian mengeluarkan buku harian yang bertuliskan Wira. Buku itu Dinda taruh di atas meja Kenzo. Dinda ingin Kenzo berkata jujur. Apakah buku itu sengaja diletakkan Kenzo di dalam laci mejanya.

Kenzo berbohong. Kenzo tidak mengakui perbuatannya. Dari mana Kenzo mendapatkan buku harian Wira sedangkan hubungan Wira dan Kenzo tidak dekat.

Dinda hanya menghela napas tidak ingin memperpanjang masalah. Dinda dan Rama sudah memeriksa kamera tersembunyi yang diletakkan Dinda di dalam lacinya. Kenzo pagi-pagi memeriksa laci meja Dinda dan tersenyum saat melihat buku harian itu.

"Bagaimana keadaanmu Dinda? Apa sudah baikan?" tanya Kenzo.

"Baik. Oh iya, kemarin aku ketemu Kak Wira."

"Di mana?" Kenzo penasaran langsung duduk di sebelah Dinda.

"Di jalan dekat sekolah. Dia mengejarku. Aku lari karena aku takut. Kenzo, kenapa Wira benci banget sama aku? Apa aku melakukan kesalahan?" Dinda memegangi kepalanya.

"Dinda, Din, kamu sakit?" Kenzo terlihat begitu khawatir.

"Kenapa aku merasa, Kak Wira ingin sekali membunuhku ya? Aku melihat ...." Dinda kembali memegangi kepalanya.

"Dinda, kamu melihat apa? Dinda kamu melihat apa?" Kenzo dengan tajam menatap ke arah Dinda.

"Aku melihat senjata. Seseorang menembakku,."

"Siapa? Siapa?" wajah Kenzo berubah panik.

Belum sempat Dinda menjawab, Rama masuk ke dalam kelas dan membawa Dinda ke ruangan UKS. Kenzo ingin ikut ke ruangan UKS tapi guru mapel bahasa Indonesia sudah masuk ke dalam ruangan.

Dinda dan Rama izin ke kantin sekolah kepada guru piket karena maag Dinda kambuh. Mereka pergi ke kantin sarapan sop Banjar di langganan mereka.

Mamang kantin sangat berterima kasih kepada Dinda dan Rama. Berkat mereka, kantinnya sekarang penuh di jam istirahat sekolah. Mamang kantin memberikan sop Banjar gratis untuk mereka berdua.

Mamang kantin cerita, kemarin ada teman Kenzo dari jurusan pertambangan. Dia bilang Kenzo lagi mengejar Dinda. Dia memperingatkan teman-temannya agar tidak mendekati Dinda.

Dari yang mamang kantin dengar, Kenzo sangat kejam. Dia akan menyingkirkan orang yang tidak disukainya.

"Emangnya dia siapa? Kok bisa-bisanya menyingkirkan orang?" Rama mengernyitkan keningnya.

"Dari yang Mamang dengar, Kenzo itu anak orang kaya. Dia dulu tinggal di kota Agate. Katanya sih, Kenzo dipindah sekolah oleh keluarganya karena Kenzo melakukan kesalahan yang amat sangat merugikan keluarganya. Kesalahan apa, Mamang gak tau."

"Dan katanya lagi, Kenzo pernah mengalami kecelakaan saat balapan dengan teman-temannya. Motor Kenzo dirusak temannya. Kenzo mengalami luka di bagian wajahnya."

Dinda dan Rama saling berpandangan. Dinda ingin sekali bertanya kepada mamang kantin tapi saat itu mamang kantin sedang mendapatkan pesanan sop Banjar dari guru untuk tamu.

Dinda dan Rama segera menghabiskan sarapan mereka. Dinda sudah lama menemukan kemiripan suara dan tahi lalat pada wajah Kenzo dan Arlo.

Rama memperingatkan Dinda agar selalu waspada. Dari cerita mamang kantin, kemungkinan wajah Arlo dioperasi. Dan bisa jadi Arlo adalah Kenzo.

Rama juga berpikir, jangan-jangan orang yang melakukan sabotase pada motor Kenzo adalah Wira. Karena itulah, Kenzo mencari Wira.

"Dinda, itu hanya perkiraanku saja. Kamu harus lebih hati-hati," Rama memegangi pundak Dinda.

"Iya Ka."

Mereka kembali ke kelas masing-masing. Dinda dengan sopan mengetuk pintu kelas dan meminta izin kepada guru mapel bahasa Indonesia untuk masuk.

Dinda duduk di bangkunya. Dinda mengeluarkan buku dan mengikuti pelajaran bahasa Indonesia sampai akhirnya jam pelajaran bahasa Indonesia berakhir.

Kenzo menyodorkan susu kotak dan roti untuk Dinda. Dinda dengan halus menolak dengan alasan tadi sudah sarapan di kantin. Kenzo agak sedikit memaksa Dinda untuk mengambilnya.

"Dinda, aku paling tidak suka ditolak." Kenzo memandangi mata Dinda.

Dinda merasa tatapan Kenzo kali ini tidak ramah seperti biasanya. Dinda mengangguk mengucapkan terima kasih sembari mengambil susu kotak dan roti di atas mejanya.

Dan tanpa Dinda duga, Kenzo mengutarakan perasaannya. Kenzo menyukai Dinda dan ingin Dinda menjadi kekasihnya.

"Mulai hari ini kamu resmi menjadi kekasihku."

"Apa! Tapi aku ...."

"Dinda, aku gak perduli kamu gak suka aku. Aku gak suka ditolak. Mulai detik ini kita pacaran."

Dinda melotot. Dinda berdiri hendak menjauh sejauh mungkin dari Kenzo. Dinda tidak suka dipaksa. Kenzo dengan cepat menarik tangan Dinda dan langsung memeluknya erat.

Dinda merasa kesal dengan kelakuan Kenzo. Dinda berusaha melepaskan pelukan Kenzo. Seluruh isi kelas melihat ke arah mereka. Dinda sekuat tenaga mendorong dada Kenzo dan melayangkan pukulannya.

PLAK!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
😱
Mauk
kembaran Wira 😱
Al!f
Siapa
Rose
Salfok sama covernya. 😍
Wings
Covernya cihuy badai
Al!f
Ada yg beda, covernya 👍👍👍👍👍
Queen
Gila, covernya mantap. Kereeeeeen 👏👏👏👏
Kimberly
makin cakep aja covernya Thor. suka ❤❤❤❤❤
Andi
Covernya mantap 💪
Bho Tak
Aku suka covernya ❤
Ais
wawwwww covernya keren 😍😍😍😍
Mauk
😱😱😱😱
Mauk
Terserah author aja dah 🤣
Mauk
Ihhhh
Mauk
Kenzo ternyata
Mauk
kok bisa 😱
Mauk
Yah ko it 😱
Al!f
pilih lari
Al!f
waduh 😱
Na!
kok bisa ingat ya 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!