NovelToon NovelToon
The Mafia'S Obsession

The Mafia'S Obsession

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Qisyfi Azhra

Obsesi, satu kata yang tidak bisa dilepaskan dari seorang Marcus Torricelli, termasuk memiliki sang keponakan, Shannon.

walau dijuluki King Of World, namun dibalik itu Marcus menyimpan 1000 Rahasia.

Saat dia berkunjung ke Mansion salah satu kerabatnya, dia bertemu dengan anak perempuan kerabatnya itu, dia menyimpan rasa kagum terhadap Perempuan itu.
Dan dia ingin memiliki perempuan itu, walau perempuan itu masih berusia 20 Tahun.

Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang dia inginkan, termasuk memiliki perempuan itu dengan cara apapun...

Dia juga sangat menghormati dan menyayangi Perempuan itu, karena jika dia sudah jatuh cinta, maka dunia bisa saja Kiamat. Rasanya dia akan menjadi manja dan sangat Posesif.

Bahkan Pria berusia 35 Tahun itu memiliki perusahaan yang sangat sukses dan mendunia. Sehingga Ia memiliki banyak musuh.

YOU ARE A WRITER SEASON 6 (Update Senin, Rabu, Jumat, Minggu 9.00 Malam)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qisyfi Azhra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14 (Sad Parts)

.....Happy Reading.....🙏🏻😊

H-12

Pagi Hari Kemudian.......

BLUE SKY HOTEL'S.

Shannon masih tertidur di ranjang yang empuk dalam pelukan Marcus, Begitupun Marcus, saat ini waktu menunjukan jam 4 Pagi...

Dreeetttttt......dreeetttttt.....dreeeetttttt....

Tiba-tiba terdengar suara dering terlphone dari ponsel Marcus, Marcus terbangun dia segera melihat siapa yang menelphone dia pun mengangkat telphone itu di Balkon.

Setelah selesai mengangkat telphone, Marcus masuk kembali kedalam Hotel, dia duduk disingle seat sebari fokus terhadap ponselnya.

Tiba-tiba dia mendapatkan pesan dari Lucas.

Chat : Lucas Torricelli

🗨Lucas : M kita pergi ke bandaranya jam 5, jangan terlambat...

🗨Marcus : Hhhmmmm

🗨Lucas : Kau dimana semalam?Kenapa tidak pulang?aku malas berduaan di Mansion hanya bersama keponakanmu itu..

🗨Marcus : Hotel, memangnya kenapa jika berduaan dengan Shanni, diakan anaknya baik.

🗨Lucas : Sudahlah aku mau kerumah Elly dulu mau berpamitan dengannya...

Setelah itu Marcus mematikan ponselnya menchargenya lalu pergi mandi...

MANSION TORRICELLI.

Terlihat diruang Tamu ada Lucas yang sedang duduk, dia merasa lapar setelah chattan dengan Marcus, dia llihat dimeja makan tidak ada apapun, Maid pun tidak ada...

Tiba-tiba seorang gadis cantik memakai baju tidur cukup sexy menuruni tangga, mata Lucas menatapnya dengan tatapan dingin.

Sedangkan gadis itu tidak memperdulikan Keberadaan Lucas dia ke meja makan dan meminum air putih lalu duduk diruang tamu sebari bermain ponsel.

"Eheemmm...kau belum tidur?"Tanya Lucas, dingin.

"Sudah, cuman aku bangun untuk Shalat subuh, why?"Tanya Shanni, datar.

"It's Okay..."Jawab Lucas, menatap ponselnya, Lucas sedang chattan dengan sang kekasih hati, Ellyna.

Shanni berdiri, dan berjalan menuju dapur, dia membuka kulkas, dia membawa mie spaghetti dan sausnya lalu siap untuk memasaknya, Lucas memperhatikan Shanni yang sedang memasak.

Setelah 35 Menit-an memasak, Spaghetti sedap sudah berada diatas meja, Shanni menghampiri ruang tamu.

"Uncle, jika mau ikut makan bersamaku, ayo..."Ajak Shanni, tersenyum lembut.

Lucas melirik Shanni dan menatap mata cantik Gadis itu, mata biru memang sangat cocok untuknya, sepertinya dia adalah gadis yang baik.

Lucas, berdiri dan duduk di kursi tempatnya kemarin duduk, mereka berdua mulai makan dengan kesunyian.

Jam 5 Pagi.

BLUE SKY HOTEL'S.

Di kamar Hotel tersebut Marcus sudah siap dengan jas hitamnya, tatapan tajamnya dan wajah sangarnya membuat dirinya terlihat menyeramkan.

Dia menatap Shannon, rasanya tidak tega harus meninggalkan si cantik namun apapun itu dia harus tetap melakukan tugasnya tersebut.

"Jaga dirimu baik-baik dear, I Love You..."Ucap Marcus, mencium kening dan bibir Shannon lalu pergi meninggalkannya seorang diri.

INTERNATIONAL AIRPOT JAKARTA.

Setelah sampai dibandara\, Marcus menuruni mobil mewahnya dan dan diikuti banyak malfioso\, mereka akan terbang menggunakan 1.000 Private Jet\, beberapa Malfioso sudah berada di negara *****.

Saat memasuki Bandara\, Bandara terlihat sepi hanya ada para petugas\, memang Marcus sengaja mengosongkan bandara karena tidak ingin ada yang tahu dia berangkat ke negara ****.

Marcus langsung menaiki Private Jet miliknya, dia tidak melihat ada Lucas disini, jelas Lucas sedang menjemput kekasihnya tersebut. Elly akan mengantarkan Lucas.

"Sayang, ingat kamu harus selalu setia ya sama aku, aku sayang kamu..."Ucap Elly, memeluk Lucas.

"Yes...."Jawab Lucas, membalas pelukan Ellyna.

"Yaudah pergilah, hati-hati disana..."Ucap Elly, melepaskan pelukan.

Lucas mengangguk, mencium bibir Elly sekilas lalu kemudian pergi Menaiki Private Jet bersama rombongannya.

'Yes, akhirnya pria bodoh itu pergi juga, semoga saja dia mati disana, eh tidak-tidak jika begitu atm berjalanku akan mati dong, Ya intinya aku bisa bersenang-senang dengan Rezy...'Batin Elly.

PRIVATE JET TORRICELLI.

Di dalam Private Jet saat Lucas masuk, dia sudah melihat Marcus duduk dikursinya sebari melihat keluar jendela, Lucas duduk dikursi sebelah Marcus.

Wajah Marcus datar dan sangar, Difikirannya sekarang hanyalah ada Shannon, bahkan dia berfikir untuk menghentikan rencananya.

Private jet bersiap lepas landas, setelah lepas landas, fikiran Marcus kembali merasa tidak tenang, dia selalu memikirkan si cantik.

"Tuan, apakah anda mau minum?"Tanya Tiara, ya Walau Marcus sudah tidak membutuhkan Tiara lagi, Marcus tidak memecat Tiara.

Marcus menggelengkan kepalanya tanda tidak.

Sudah 3 jam perjalanan, Lucas sedang tidur dikamar, sedangkan Marcus sedang bermain ponsel sebari mengirim pesan kepada Shannon.

Chat too : My Wife

🗨Marcus : Dear, apakah kamu sudah bangun?saat ini aku sudah didalam private jet....

🗨Shannon : Sudah, bahkan aku sudah di kampus, Oh ya hati-hati ya...

🗨Marcus : Jaga kesehatan and jangan lupa makan.

🗨Shannon : Iya, sudah dulu ya, dosen sudah masuk.

Marcus menyimpan ponselnya, dia meminum minuman beralkohol sebari memikirkan Shannon.

JAKARTA, INDONESIAN.

TC UNIVERSITY.

Shannon dan Shanni sedang belajar, Begitupun Jenifer, tiba-tiba Shanni merasa pusing, dia memegang kepalanya mencoba menenangkan dirinya.

Shannon yang melihat sang adik memegang kepalanya pun bertanya...

"Kamu kenapa dek..."Tanya Shannon, khawatir.

"Hah, T-tidak aku tidak apa-apa kak..."Ucap Shanni, menggelengkan kepala.

"Jangan bohong dek, kamu kenapa?"Tanya Jenifer, tidak kalah khawatir dengan Shannon.

"Kak, aku mau pergi dulu ya..."Ucap Shannon, mengambil tasnya dan berjalan kearah meja dosen.

"Pak, saya izin pergi ya..."Ucap Shanni.

"Iya..."Jawab Dosen, gugup.

GRAND HOSPITEL.

Ya, Shanni pergi ke Hospitel, dia segera memasuki ruangan dokter, dia duduk dikursi pasien, Dokter cantik itu tersenyum manis melihat Shanni.

"Hai Shanni, how are you?"Tanya Dr. Shanaz.

"Hai Dok, aku baik..."Jawab Shanni, tersenyum manis.

"Ada apa?"Tanya Dr. Shanaz.

"Penyakitku kambuh, apakah masih ada obat penawarnya?"Tanya Shanni.

"Sebentar, biar aku periksa dulu..."Ucap Dr. Shanaz.

Shanni pun berjalan dan berbaring di ranjang pasien, sedangkan Dr. Shanaz melakukan pemeriksaan terhadap Shanni.

Tiba-tiba raut wajah dr. Shanaz berubah sendu, matanya berkaca-kaca menatap Shanni, Shanni yang bingung pun duduk dan bertanya pada dr. Shanaz.

"Kenapa dok?"Tanya Shanni, bingung.

"Hiks....hiks....hiks....Shanni yang sabar ya.."Ucap Dr. Shanaz, memeluk Shanni.

"Maksudnya?"Tanya Shanni, bingung.

"Kanker Leukimiamu sudah stadium 2..."Ucap Dr. Shanaz, terisak.

Badan Shanni seketika mematung, Shanni terkena penyakit Leukimia dan orang tuanya tidak tahu, selama ini Shanni menyembunyikannya dengan obat penawar karena masih Stadium 1. Dan sekarang sudah stadium 2.

Dia tidak ingin meninggal, dia bahkan masih belum menepati janjinya untuk menjadikan Lucas suaminya, perjalanan hidupnya masih panjang.

'Tuhan, kenapa kau tidak adil, kakak aku tidak ingin meninggalkanmu...'Batin Shanni, tak terasa air matanya menetes mengalir seperti air.

MANSION TORRICELLI.

Shannon dan Jenifer pun meninggalkan pelajaran karena khawatir dengan kondisi Shanni, Shannon dan Jenifer memutuskan pulang ke Mansion untuk menemui Shanni, namun Shanni tidak ada di Mansion.

"Je Shanni tidak ada disini..."Ucap Shannon, raut khawatir.

"Aku juga tahu..."Jawab Jenifer.

Tiba-tiba Ponsel Shannon berdering, dia mendapatkan telphone dari orang tidak dikenal, awalnya dia bingung harus mengangkatnya atau tidak, tapi karena di telphone berulang kali Shannon pun mengangkatnya.

Call : XXXXXXXX

📞Xxxxxx : Hello, dengan Nona Shannon.

📞Shannon : Ya, saya sendiri, siapa ya?

📞Xxxxxx : Saya xxxxxx ingin mengabarkan bahwa Private Jet milik Tuan Alendro kecelakaan dan terbakar dikawasan xxxxxx.

Saat mendengar itu Ponsel milik Shannon terjatuh dari tangannya, Mata Wanita itu berkaca-kaca, rasanya tidak menyangkan dan sangat terkejut.

"W-why Sha?"Tanya Jenifer, bingung.

"Hiks....hiks....hiks...Papa...mama..."Tangis Shannon pecah.

Jenifer kebingungan dia menatap Ponsel Shannon yang berada di lantai, dia mengambilnya dan melanjutkan telphonena itu.

📞Jenifer : Hello, siapa ini?

📞Xxxxxx : Saya xxxxx ingin mengabarkan jika private Jet milik Tuan Alendro mengalami kecelakaan dan saat ini kami belum menemukan Tuan Alendro dan Nyonya Shannin.

📞Jenifer : WHAT?! Jangan berbohong, saya tidak suka ya dibohongi, Uncle dan Auntyku pasti baik-baik saja kan?

📞Xxxxxx : Maafkan saya Nona, tapi itulah kenyataannya, saat ini kami masih mencari keberadaan Tuan Alendro dan Nyonya Shannin.

📞Jenifer : Nggak, nggak mungkin, anda pasti berbohongkan, dimana Uncle dan auntyku..!

📞Xxxxxx : Maaf Nona, saya harus melakukan pencarian lagi.

Jenifer meletakan Ponsel Shannon disofa, dia melihat Shannon sedang menangis di lantai, dia benar-benar begitu sedih orang yang selalu baik kepadanya sekarang hilang.

"Hiks....hiks....hiks...hiks..."Tangis Jenifer.

"Huaaaaahhh....Hiks..hiks...Aunty..."Tangis Jenifer, semakin kencang sehingga terdengar sampai ke paviliun.

Bodygurd segera menghubungi Leo, karena khawatir melihat Shannon dan Jenifer menangis, para maid pun membawakan air dan mencoba menenangkan mereka berdua.

"Ini Nona diminum dulu, Nona kenapa?"Tanya Salah satu Maid pada mereka berdua.

"Hiks.....hiks....papa...mama...papa mama kecelakaan.."Tangis Shannon, memeluk Maid tersebut.

"Yang sabar ya Nona..."Ucap Maid tersebut, membalas pelukan Shannon, Para Maid pun merasa iri.

Tiba-tiba terdengar suara mobil berhenti didepan Mansion, Lalu masuklah Leo kedalam Mansion, betapa terkejutnya Leo saat melihat Nona Shannon dan Nona Jenifer sedang menangis.

Dia berjalan menghampiri mereka...

"Ada apa Nona?apakah terjadi sesuatu?"Tanya Leo, sopan.

Jenifer yang melihat Leo berada ditengah-tengah antara dirinya dan Shannon pun memeluk Leo, dan menangis dalam pelukan Leo.

"Hiks.....hiks...hiks....U-uncle dan aunty..."Tangis Jenifer, dia memeluk Leo.

Tubuh Leo mematung, rasanya bingung dan degdeg-an, dia hanya berharap Jenifer tidak mendengar suara detak jantungnya.

"Bisakah anda lepaskan dulu pelukannya Nona?"Pinta Leo, dia mulai sedikit risih.

Dengan masih sedikit menangis, Jenifer melepaskan pelukannya dan masih terisak, Sedangkan Shannon masih menangis dipelukkan Maid itu.

"Sebenarnya kenapa dengan Tuan dan Nyonya Alendro?"Tanya Leo.

"Uncle, Hiks.....hiks....hiks...hiks...P-private jetnya Uncle dan Aunty kecelakaan, dan sekarang Uncle dan Aunty belum ketemu...hiks....hiks..."Tangis Jenifer, dia menjelaskan sebari menangis.

"Apa?! Anda tidak berbohong kan Nona?"Tanya Leo, terkejut.

"Kenapa aku harus berbohong....hiks...hiks...tolong cari Uncle dan Auntyku....hiks....hiks.."Ucap Jenifer.

"Baik, sebaiknya Nona istirahat saja dikamar..."Ucap Leo, Jenifer berjalan sebari menangis kekamarnya.

Leo menghampiri Nona Shannon, Maid itu pun melepaskan pelukannya dan berdiri berjejer bersama para Maid lainnya.

"Nona, saya akan segera mencari Tuan Alendro dan Nyonya Shannin, sebaiknya anda istirahat saja dikamar..."Ucap Leo, sopan.

"Uncle Leo, papa dan mama pasti ketemu kan?"Tanya Shannon, matanya sembab hidungnya merah.

"Atas Izin Tuhan ketemu Nona..."Jawab Leo.

Shannon beranjak, dia berjalan kekamar sebari masih sesegukan, dia merasa begitu hancur dan sedih, dia begitu kehilangan papa dan mamanya.

Kamar Shannon.

Shannon duduk di tepi ranjang kamar khususnya, dia tidak berada dikamarnya dan Marcus, dia berada dikamarnya sendiri.

Air mata gadis itu kembali mengalir deras, rasanya dia sedang butuh Marcus, namun Marcus sedang tidak berada di Mansion, dia kembali menangis.

Memeluk foto Kedua orang tuanya....

"Papa, mama, cepatlah kembali, ternyata firasat Shanni benar pa, ma, Shannon tidak mau kehilangan kalian, Shannon masih membutuhkan kalian, kenapa kalian pergi..."Ucap Shannon, memeluk foto kedua orang tuanya dengan begitu erat.

Taman Kejora.

Shanni duduk di kursi taman sebari menangisi penyakitnya, dia merasa sedih karena penyakitnya sudah masuk stadium 2.

"Hiks...hiks.....hiks..Papa..mama..Shanni gak sanggup dengan penyakit ini..."Tangis Shanni, dia benar-benar merasa begitu kecewa dengan penyakitnya ini.

"Apakah Shanni harus memberi tahu kalian tentang penyakit Shanni?"Tanya Shanni, dalam tangisnya.

Tiba-tiba turunlah hujan lebat membasahi tubuh Shanni, seketika air mata Shanni kembali mengalir deras. Kenapa?kenapa harus dia yang menerima penyakit ini, disaat dia bahkan masih memiliki banyak impian, termasuk menikah dengan Lucas.

Sore Hari Kemudian..........

MANSION TORRICELLI.

Kamar Shannon.

Shannon masih menangisi orang tuanya tanpa air mata, air matanya sudah kering menangisi kedua orang tuanya, ditengah lebatnya hujan, dia butuh sandaran, dia butuh Marcus, tapi Marcus tidak ada.

Dia merasa kecewa dengan Marcus, disaat dia membutuhkan Marcus, pria itu malah tidak ada, rasa sedih, kecewa dan marah, semua bercampur aduk didalam diri Shannon.

Matanya sebab, bibir pucat, Hidungnya merah, dia benar-benar terus menangis, dia tidak mau makan tidak mau minum, bahkan Leo pun sampai turun tangan.

Belum lagi Shanni yang belum kembali ke Mansion, semakin membuat Shannon sedih dan kefikiran.

"Nona, anda makan dulu, anda belum makan dari siang..."Bujuk Leo pada Nonanya.

Para Maid pun berjejer disebelah Leo.

"Tidak Uncle Leo, tinggalkan saja aku..."Lirih Shannon.

"Tidak Nona, anda harus makan, jika tidak anda bisa sakit, andakan ingin bertemu dengan orang tua anda, Tuan dan Nyonya Alendro pasti sedih tahu kondisi anda yang seperti ini..."Ucap Leo, melihat kondisi Shannon yang sudah tidak karuan.

"Hiks....hiks...hiks...hiks...biarlah, aku bahkan tidak tahu sekarang dimana orang tuaku, apakah mereka sudah makan, bagaimana mungkin aku mau makan..."Tangis Shannon pecah.

"Nona, Besok Tuan Torricelli akan sampai di Indonesian, dia pasti marah melihat kondisi anda seperti ini..."Ucap Leo.

"Uncle Leo, tolong cari Shanni saja, aku tidak mau makan..."Ucap Shannon, beranjak dari ranjang menuju kamar mandi.

Kamar Jenifer.

Jenifer menangis dipinggir ranjang sebari memeluk foto Uncle dan Auntynya itu.

Bagaimana pun Jenifer begitu menyayangi mereka, karena sedari Jenifer kecil merekalah yang sering merawat bahkan disaat orang tua Jenifer tidak bisa mengambil rapotnya, justru Uncle dan Auntynya lah yang mangambilnya...

Mereka menyayangi Jenifer seperti anak mereka sendiri, sehingga Jenifer merasakan kesedihan yang luar biasa disaat mereka dinyatakan hilang.

"Uncle, Aunty, Jeni masih membutuhkan kalian, tolong jangan tinggalin Jeni..."Lirih Jenifer, matanya sembab.

Dreeeettttt.....dreeeettttt.....

Suara dering telphone dari ponsel Jenifer, dia melihat siapa yang menelphonenya, ternyata yang menelphonenya adalah sang mommy.

Call : My Mom

📞Mom : Sayang! bagaimana kondisimu, mommy tadi lihat berita, katanya private jet milik kak Alendro kecelakaan..

📞Jenifer : Hiks....hiks...mom..itu benar, sekarang Uncle Alendro dan aunty Shannin belum ketemu...

📞Mom : Ya Tuhan, sayang bagaimana kondisi Shannon dan Shanni, mereka pasti shock kan?!

📞Jenifer : Shannon begitu shock mom, sedangkan Shanni dia belum mengetahuinya, karena dia tidak ada di Mansion.

📞Mom :Yaampun, mom rasanya ingin sekali menemani kalian disana, tapi pekerjaan mom tidak bisa ditinggal di Inggris, mom hanya berharap Shannon dan Shanni bisa kuat....

📞Jenifer : Thank you...

📞Mom : Yaudah sayang, mom mau lanjut bekerja lagi, kamu kuatin Shannon ya, insya allah mom akan segera ke Indonesian.

📞Jenifer : Iya, jaga kesehatan mom.

Sambungan telphone pun terputus, Jenifer berdiri, meletakan ponselnya di meja, lalu keluar kamar, dia berpas-pasan dengan Leo, Leo hanya menatap dirinya yang begitu menyedihkan sedangkan Jenifer hanya berjalan berlalu menuju kamar Shannon.

Kamar Shannon.

Tok......tokkk.....tok....

"Shannon, boleh aku masuk?"Tanya Jenifer.

"Masuklah Jen, pintunya tidak dikunci..."Lirih Shannon, dari dalam kamar.

Jenifer pun membuka pintu dan masuk kedalam kamar, dia melihat Shannon terbaring diranjang, matanya sembab...

"Shan, yang sabar ya, aku yakin kamu kuat..."Ucap Jenifer, duduk disebelah Shannon.

"Terimakasih, tolong temani aku tidur..."Pinta Shannon.

Jenifer pun memeluk Shannon, Shannon pun tertidur...

To be continue.

Jangan lupa Like, comment, hadiah, dukungan and vote ya readers🙏🏻😊

Terimakasih🙏🏻

1
Qiss Nur Qhaisara
benar menjijikkan sih
Dwi Andini
lanjutkan kk
asri3utami
visualnya si maximo lagi, jadi tambah suka 😁😁
asri3utami
cerita nya agak mirip 365 days, tapi tetep suka 😄
Sitiaisyah Putri
kayaknya seruu nih
Gemilang Adja
katanya Marcus cinta sama Shanon tapi ini kok malah sering bercinta sama Tiara,jadi bingung saya...,.
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih Kak🙏
total 1 replies
Sun
alvin lebih ganteng
Aisyah Suyuti
menarik
Claudya Imelda
ini mana lanjutnya
Ade Hariani
di translet dong tor
👠Queen inces👠
aisss nggak beber nih ceritax
kok gitu sih

pemeran lakix gampangan anget celup² sana sini is menjijikan😡😤
Nur Halipa
ribet nya alur cerita nya...
Nur Halipa
terlalu blak blakan alur cerita nya...
Nur Halipa
gak tau alur cerita nya bagaimana kaya gimana gitu...
Nur Halipa
kok gitu sih alur ceritanya Marcus gak punya hati banget si Marcus😠😠
jk👑
mampir
Rere Niae Cie'kecee
semangat tour😍😍😘🤗
Fatimah_az zahro
Maksa banget sih Uncle M, Kasihan kan Shannon di paksa...😠

Kurang suka sih Thor sama sifatnya Marcus, mulai dari hobby sex bebas terus kasar, obsessi,dan pemaksa...

Semangat kerjanya author sayang😊💞
Q. Az-Zahra: Terimakasih kak, sayang banyak-banyak dari Q untuk kakak cantik💖😊
total 1 replies
Fatimah_az zahro
Semudah itu Lucas menyetujuinya?😠

And Menurutku Ya Thor Makin hari masalah semakin banyak bermunculan dan itu sebenarnya membuat kesan misteri cuman Banyak Konfik juga gak baik Ya...

Cuman ya terserah kakak author saja, Semangat Thor kerjanya!💪🏻🤭
Fatimah_az zahro
Ya Ternyata Shanni tak direstui oleh Mom Aini, sabar ya Shan....

Kakak Author buat dong Shanni jangan sampai meninggal, buat Lucas dan Shanni bersatu dong....

Semangat kerjanya Thor💪🏻😊...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!