NovelToon NovelToon
Zeel Greenlight

Zeel Greenlight

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Contest / Fantasi Timur / Cintapertama / Sistem / Epik Petualangan / Barat
Popularitas:60.2k
Nilai: 5
Nama Author: Jefrie Pratama

Cerita ini berlatar belakang seribu tujuh ratus tahun setelah pertarungan dewa, batu-batu sakral kini tersebar ke berbagai penjuru dunia, setiap kaum yang memilikinya memanfaatkan batu tersebut untuk kepentingan kaum mereka, Zeel Greenlight seorang pemuda dari kota benteng Clever kehilangan kedua orang tuanya saat peristiwa malam darah, inilah awal dari perjalanannya untuk mencari siapa dan kenapa pembunuhan itu terjadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jefrie Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 3 : Penyelamatan Clare IV

Zeel pelahan-lahan melangkahkan kaki untuk menyelinap ke belakang prajurit khusus Clever yang sedang terlelap itu.

Zeel bemaksud untuk mengambil sejumlah kunci yang tergantung di dinding yang berada di belakang prajurit itu.

Tanpa letahuan, Zeel berhasil mengambil seluruh kunci yang tergantung di dinding tanpa membangunkan penjaga.

Bersama kunci-kunci yang ia curi, Zeel pergi mengeksplorasi ruangan bawah tanah.

Ruangan-ruangan dengan jeruji kayu banyak

Zeel lalui, namun ia belum menemukan Clare.

Beberapa ruangan jeruji kayu tampak kosong, beberapa ruangan jeruji kayu terisi orang.

Ruangan-ruangan bawah tanah ini terlihat kotor serta tercium bau tidak sedap.

Zeel yang terus mencari melihat seseorang

dengan rambut berwarna hitam berada di salah satu ruangan jeruji kayu.

Zeel yang menduga itu adalah Clare mendekat, dan benar adanya sosok itu adalah Clare.

Clare yang ketakutan dengan sosok berjubah prajurit khusus Clever yang mendekatinya menjauhi jeruji kayu.

“Clare ini aku,” ucap Zeel pelan.

Clare dengan ekspresi senang menjawab, “Zeel?”

Clare yang tadinya menjauhi  jeruji kayu sekarang perlahan mendekati jeruji kayu.

Clare sangat yakin itu adalah suara Zeel kekasihnya, agar Clare tenang Zeel membuka penutup kepala jubahnya.

“Zeel!” ucap Clare nyaring.

Zeel menempelkan telunjuk tangan kanannya

ke mulut.

Lalu Zeel berkata, “kecilkan suaramu.”

Clare lalu menganggukan kepalanya dua kali

tanda bahwa ia paham.

Zeel yang melihat kekasihnya terkurung, mencoba semua kunci yang ia curi satu-satu, hingga salah satu kunci berhasil membuka ruangan tempat Clare terkurung.

Setelah kunci ruangan itu terbuka, Clare

dengan mata berkaca-kaca menghampiri lalu memeluk Zeel dengan erat.

Di pelukan Zeel Clare menangis, lalu Zeel mengelus rambut Clare dengan lembut.

Di saat Zeel dipeluk oleh Clare, Zeel merasakan badan Clare yang dingin.

Sesekali badan Clare gemetar, beberapa luka

goresan berada di tubuh Clare.

Zeel yang melihat kekasihnya kedinginan melepas jubah prajurit khusus Clever yang ia kenakan.

“Gunakanlah ini,” ucap Zeel sambil menyodorkan jubah prajurit khusus Clever.

Selepas itu Clare menganggukan kepalanya

lalu menggunakan jubah yang Zeel berikan.

Jubah prajurit Clever cukup tebal sehingga memberikan kehangatan bagi para penggunanya.

“Ayo kita pergi dari sini,” ucap Zeel.

Clare menatap Zeel lalu berkata, “baiklah.”

Kemudian Zeel dan Clare pergi meninggalkan

ruangan bawah tanah.

Entah kenapa di sepanjang lorong kuil banyak prajurit khusus Clever bersenjata sedang mondar mandir.

Zeel dan Clare berusaha untuk mencari jalan keluar sambil menghindari prajurit khusus Clever.

Namun Zeel dan Clare tidak dapat menghindar

lebih lama.

Salah satu prajurit khusus Clever melihat lalu kemudian mengejar mereka berdua.

Semakin lama semakin banyak prajurit khusus Clever mengejar mereka.

Hingga Zeel dan Clare terpojok di salah satu lorong kuil, kini rute melarikan diri mereka tertutup.

Zeel dan Clare terkepung oleh sejumlah prajurit khusus Clever.

Zeel menoleh ke sekitar.

Lalu Zeel melihat sepasang pintu berbahan kayu pada sisi lorong.

Tanpa berpikir panjang Zeel menarik Clare

untuk masuk ke pintu tersebut.

Dengan tenaganya Zeel mendobrak pintu itu.

Gubrakkk ....

Pintu terbuka lalu Zeel dengan Clare masuk ke ruangan itu, namun hal tidak terduga ada di ruangan tersebut.

Sebuah kejutan bagi Zeel dan Clare, sejumlah prajurit khusus Clever berada di ruangan itu.

Zeel dan Clare melihat sebuah kursi besar

dengan sosok seseorang yang sedang duduk di kursi besar tesebut.

Sekujur tubuhnya di tutupi perban terkecuali bagian mata.

Terdapat jendela di sisi kiri dan kanan kursi besar itu, bulan memancarkan cahayanya menembus ruangan tersebut melalui jendela.

“Selamat datang,” ucap sosok yang dipenuhi perban.

Tanpa berkata-kata Zeel dan sosok yang

dipenuhi perban saling menatap.

Zeel melihat sesuatu yang tidak biasa pada

sosok yang di penuhi perban tersebut, seluruh bagian matanya berwarna putih serta memancarkan cahaya putih.

Clare yang ketakutan memeluk Zeel dari

belakang.

Sosok yang dipenuhi perban berkata, “tangkap mereka.”

Sejumlah prajurit khusus Clever yang ada di

ruangan tersebut datang menghampiri Zeel dan Clare dengan mengarahkan pedang besi kepada mereka berdua.

Tidak putus asa Zeel menarik pedang dari sarung yang berada di balik punggungnya.

“Berlindunglah di belakangku,” ucap Zeel pada Clare.

Slash, slash, slash ....

Pertarungan sengit terjadi, Zeel nampak

perkasa dengan pedangnya sejumlah prajurit khusus Clever berhasil ia tumbangkan.

Tidak lama setelah itu prajurit khusus Clever yang sebelumnya mengejar mereka kini melangkah masuk ke dalam ruangan itu.

Situasi semakin sulit bagi Zeel, kedatangan prajurit khusus Clever yang sebelumnya mengejar mereka membuat Zeel dan Clare berada pada situasi terkepung.

Namun Zeel tidak menyerah, ia terus mengayunkan pedang besinya.

Namun keperkasaan Zeel harus menurun karena

stamina, melawan banyak orang sambil harus melindungi Clare sangat menguras energi Zeel.

Hingga salah sejumlah pedang menghujam ke arah Zeel secara bersamaan tanpa sempat ia hindari.

Clare yang gemetar, hanya dapat menutup

mata dengan kedua tangannya.

Tak sanggup bagi Clare melihat pedang-pedang itu akan mencabut nyawa kekasihnya tepat di hadapannya.

Seketika setelah Clare menutup matanya.

Klotak, klotak, klotak ....

Clare mendengar sesuatu dengan jumlah banyak berjatuhan ke tanah.

Suasana menjadi hening, Clare yang bertanya-tanya membuka matanya.

Sebuah keajaiban terjadi di hadapan Clare, pedang-pedang itu tidak menancap di tubuh

Zeel melainkan jatuh berserakan di lantai.

Clare melihat tubuh Zeel yang berdiri tegak

di hadapannya, sukar bagi Clare untuk percaya apa yang ia lihat.

Tidak ada luka sedikitpun di tubuh Zeel.

Selepas itu Zeel menoleh ke arah Clare, terlihat oleh Clare mata Zeel yang berwarna hijau serta memancarkan cahaya.

“Clare, kamu baik-baik saja?” tanya Zeel.

Clare dengan air mata di pipinya menjawab, “aku baik-baik saja, apa yang terjadi Zeel?”

“Ceritanya panjang, setelah kita lolos dari tempat ini aku akan menceritakannya,” ucap Zeel.

Lalu Zeel kembali menghadap ke depan, seluruh prajurit itu ketakutan melihat tatapan Zeel.

Mereka memasang wajah seakan-akan tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi, seluruh prajurit itu perlahan menjauhi Zeel.

“Kalian benar-benar ingin membunuhku ya?" tanya Zeel.

Sosok yang dipenuhi perban berkata, “Tatapan yang bagus, kau mengingatkanku akan diriku dulu.”

Pertarungan sengit berlanjut, Zeel dengan pedang besinya menghantam sejumlah prajurit khusus Clever.

Kali ini Zeel lebih agresif, Zeel tidak menahan diri dengan membuat lawannya jatuh pingsan, kali

ini ia benar-benar membuat lawannya terluka.

Keadaan berbalik, Zeel yang tadinya berada di bawah tekanan sekarang berada di atas angin.

Prajurit khusus Clever gentar melawannya.

Sejumlah prajurit khusus Clever menyerang Zeel dengan pedang besi namun tidak mempan.

Semenjak warna mata Zeel berubah tidak ada

satupun luka yang Zeel terima, semua serangan prajurit khusus Clever tidak menggores tubuhnya sedikitpun.

Hingga Zeel seketika berhenti mengayunkan pedang lalu menutup mata dengan tangannya.

“Nampaknya hanya sampai di sini,” kata sosok yang dipenuhi perban.

..."Clare, aku akan menyelamatkanmu."...

...-Zeel Greenlight-...

1
Ayu Ap
permulaan aja dah seru ya wak.

kak jangan lupa mampir do novel ku NEGRI JIRAN.
mohon dukungannya
Jefrie Pratama
bisa jadi haha
Risa Virgo Always Beau
Zeel kamu hebat bikin lawan ko
@Kristin
Semangat up nya Thor...
@Kristin
Mampir Thor
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
wih pesan yang bagus keren author 👍
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
belum lahir
𝐀⃝🥀🥑⃟Jinda🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳
itu batunya batu akik ya🤭
Kᵝ⃟ᴸуυℓ∂єρ
novel keren
🍷⃞⃟Rere꧁༺𝓡𝓮𝓰𝓲𝓷𝓪༻꧂
semangat thor aku mampir. mampir juga yuk ke karya author Reginaryn : Me and my secret crush🌟
lina
next
Lilaura Callisto⚡
next semangat thor
Jefrie Pratama: Makasih
total 1 replies
@♕🍾⃝𝙾ͩʟᷞıͧvᷠεͣᵉᶜw⃠❣️
go up lagi oner
@♕🍾⃝𝙾ͩʟᷞıͧvᷠεͣᵉᶜw⃠❣️: dasar yaa🙊🙊
total 2 replies
@♕🍾⃝𝙾ͩʟᷞıͧvᷠεͣᵉᶜw⃠❣️
up lagi
@♕🍾⃝𝙾ͩʟᷞıͧvᷠεͣᵉᶜw⃠❣️
smngt
ayumi
semangat kk...next
ayumi: ok. kk...jaga kesehatan...semangat
total 2 replies
Dep queen
lanjutttt
❤️⃟Wᵃf Nesia
lanjut
IG: Saya_Muchu
lanjut thor
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
like ,koment ☑️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!