Sir Leonardo, Komandan Militer Inggris, memburu pemberontak yang membunuh orang tuanya. Setelah berhasil menemukan si pemberontak dan membunuhnya beserta istri tapi menyisakan putri mereka. Balas dendam Leo tidak berhenti hanya dengan kematian pembunuh kedua oran tuanya, namun menjadikan putri si pemberontak sebagai pelampiasan amarah, nafsu, gairah dan perasaan lainnya. Apa yang terjadi dengan putri si pemberontak kemudian? Apakah dia akan bertahan atau menyerang balik seorang Leonardo?
Cerita lainnya :
1. Putri Jenderal bersama Mafia (Haile & Antonio)
2. Putri Duke bersama Bos Wine (Katy & Terios)
3. Cinta saudara Tiri (Eliza & Zane)
Mana cerita pemaksaan cinta yang paling kalian sukai? Jangan lupa dukung author yaaaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2 ANAK BUAH SEMBRONO
Sesuai yang dikatakan, sepulang kerja dan mengurus pemberontak Irlandia serta membentuk tim khusus, Leo pergi menuju rumah keluarga Duke William untuk menjemput tunangannya.
Leo dipersilakan masuk menemui Duke William terlebih dahulu sebelum membawa Katy pergi makan malam.
"Leo, aku sudah tidak ingin mengundur pernikahan putriku. Kalian harus segera menikah" ucap pria berusia 60an itu.
Leo bersikap tenang karena pasti si Katy sudah panik dengan kedatangan mantan kekasihnya, Haile, putri jenderal.
Katy menguping dibalik dinding ruang tamu tersebut.
"Baik, Tuan" jawab singkat Leo.
"Ingatlah, karena aku dan keluarga ku, nama Davarza menjadi terkenal di Inggris sebagai keluarga ternama dan pahlawan negara" sahut William.
"Saya mengerti" jawab singkat Leo lagi.
Mendengar jawaban yang tidak menyenangkannya, Katy buru buru keluar menghampiri Leo agar pria itu tidak semakin badmood dengan perkataan ayahnya sesuai apa yang telah ia briefing.
"Halo sayang, kamu sudah datang" serunya sok centil lalu langsung duduk disamping Leo.
Leo hanya diam saja dan tersenyum tipis.
"Saya mohon izin membawa Katy untuk makan malam, Tuan" ujarnya sopan.
"Ya, senangkan putriku" sahut William.
Leo hanya bisa memberikan senyuman tipis lalu berdiri dan diikuti oleh Katy.
Keduanya pun pergi dari kediaman Duke William.
"Dasar anak tidak tau terima kasih?! Apa kurangnya putriku sampai dia tidak mau segera menikahi putriku? Jika pernikahan ini sampai gagal, aku tidak bisa menguasai harta Davarza kembali" gumamnya.
Ternyata Duke William memiliki misi untuk mengambil harta Leo melalui pernikahan putrinya. Dulu bertahun tahun, saat orang tua Leo masih muda, keduanya adalah anak didik dari ayah William, keluarga Wander bangsawan Inggris.
Karena keteguhan serta kemampuan militer yang dimiliki Lazuar dan Abigail, orang tua Leo, keduanya diberikan jabatan di militer Inggris.
William merasa ada harta keluarganya yang diberikan kepada keluarga Davarza adalah miliknya.
Keserakahannya ini yang akan membuatnya jatuh, tanpa ia sadari.
Leo dan Katy berada di sebuah restoran mewah London untuk makan malam.
Katy terlihat sangat senang sedangkan Leo terlihat cuek dan biasa saja.
"Kita akan menikah akhir tahun ini, apakah kamu ada request acara?" tanya Katy.
"Terserah kamu saja" jawab Leo.
"Selalu saja terserah aku" sahut Katy kesal.
"Ya kan kamu yang ingin pernikahan ini terjadi" ujar Leo.
"Karena kita sudah dijodohkan sejak remaja, bagaimana kamu bisa mengatakan hal seperti itu? Aku tau kamu masih memikirkan wanita pengkhianat itu kan? Apalagi dia sudah kembali kesini? Tapi aku ingatkan, Leo, dia sudah menikah" ucap Katy.
Leo meletakkan alat makannya dan menatap Katy tajam.
"Jika kamu membahasnya, aku akan pulang" ancam Leo.
Langsung saja Katy panik.
"Maaf maaf..hanya saja memang aku sangat cemburu dengan Haile. Bagaimana dia bisa mendapatkan cintamu sedangkan aku sangat susah mendapatkannya? Apa kurangnya aku?" ujarnya.
"Kurangnya kamu adalah kamu salah memilihku" sahut Leo.
"Hssstt..selalu saja menolakku" gumam Katy.
Wanita itu pun memilih menyeruput winenya.
Leo juga.
Tanpa mereka berdua sadari, ada 2 orang laki laki yang mengawasi dari kejauhan.
"10 menit lagi obat perangsang itu akan bekerja. Putri Duke William akan dinikmati oleh Tuan dan Komandan Leo akan bersenang senang menjelajahi wanita disini haha karena dia tidak menyukai putri Duke tersebut, sekalian mengetes ketahanan diri seorang Komandan London" ucap salah satu pria mencurigakan itu.
"Ya. Tuan Terios akan sangat senang mendapatkan Putri bangsawan yang diincarnya dan itu bisa segera membantu bisnis kita di London. Tapi apakah kita tidak sembrono dengan memberikan obat perangsang kepada komandan? Jika ketahuan bisa bisa kita dihajar" sahut yang lain.
"Komandan tidak akan menyakiti kita. Dia akan memaklumi cara kita menyapanya. Tidak rugi jauh jauh kita merantau dari Italia ke London untuk ekspansi produk kita. Apalagi di masa pemberontakan terhadap London ini, pasti butuh kenikmatan wine milik keluarga Papilio di Italia" ujar yang lagi lagi.
Keduanya pun mengobrol santai sambil mengawasi pergerakan incarannya.
Benar saja sekitar 10 menit kemudian, tubuh Leo dan Katy sudah merasakan sensasi hangat.
Leo langsung sadar dan berdiri menuduh tunangannya.
"KAMU!!!" serunya.
"A..paa?" sahut Katy sambil menahan diri.
"Kamu menggu..menggunakan obat perangsang padaku hah?" tuduh Leo.
"Ti..tidak..tubuhku juga merasa aneh, tapi bukan aku, Leo" elak Katy yang benar benar tidak tau tentang obat perangsang, karena meskipun menginginkan Leo, ia tidak ingin menggunakan cara seperti ini.
"Ti..tidak mungkin...awas ya kau, Kat. Aku akan membuatmu membayarnya karena berani memberiku obat perangsang" ancam Leo lalu ia buru buru keluar restoran, meninggalkan Katy.
Katy yang masih bingung ditambah sensasi tubuhnya yang mulai menggeliat, mulai panik sendiri.
"Siapa..siapa yang berani melakukan ini?" tanyanya pada diri sendiri.
Kedua tangannya mulai meraba bagian tubuh atasnya, dari rambut, leher, wajah hingga pundaknya.
Ia pun berusaha berdiri namun tubuhnya sudah kelimpungan.
"Sialan! Awas jika aku menemukan orang yang membuatku dan Leo seperti ini" batinnya.
Saat baru saja berjalan 3 langkah, tubuhnya tidak bisa menahan diri dan hampir ambruk ke lantai jika tidak ditangkap oleh seorang pria berjas hitam dengan kemeja putih didalamnya. Gagah dan tampan.
Kedua pria yang mengawasi Leo dan Katy itu langsung berdiri lalu menghampiri wanita incaran mereka.
"Kalian terlalu sembrono memberikan obat perangsang pada wanita manja ini di tempat seperti ini" ucap pria yang menangkap Katy.
"Maaf, Tuan! Kami hanya ingin anda lebih cepat mendapatkannya" ujar salah satu pria itu.
"Ck..yang ada dia membenciku" sahut pria yang dipanggil Tuan, seharusnya pria ini bernama Terios jika memang tuan yang dimaksud 2 pria yang memberikan obat perangsang kepada Katy dan Leo.
"Ya! Aku mem...bencimu! Berani sekali kamu..." ucap Katy ditengah kesadarannya sambil tetap memeluk pria asing itu. Lalu kehilangan kesadaran sepenuhnya setelah tengkuk dipukul singkat oleh Terios agar tidak berisik.
"Tuan Terios lebih baik anda segera membawa wanita ini pergi sebelum anak buah Duke William menjemputnya" saran anak buah dari pembisnis Italia itu.
"Kalian sungguh merepotkan, menggunakan jalan hina seperti ini. Aku bukan pria yang sembarangan bermain wanita tau" ucap Terios.
Kedua anak buahnya mengaruk kepala yang tak gatal.
"Maafkan kami, Tuan. Kami hanya berinisiatif untuk melakukannya agar anda segera masuk kedalam keluarga Wander, keturunan Duke sekaligus bangsawan kerajaan" ucap mereka bergantian.
"Lain kali, kalian tidak perlu melakukan sesuatu yang tidak aku perintahkan. Merepotkan saja. Yaudah, siapkan mobil, kita akan mengantarkannya pulang" perintah Terios.
"Kok diantar pulang, Tuan? Anda tidak mau menikmatinya untuk menjerat putri Duke?" tanya salah satu anak buah.
Hanya dengan tatapan tajam Terios, anak buah itu langsung diam dan keluar restauran terlebih dahulu untuk mengambil mobil.
Diikuti oleh anak buah yang lain.
Tubuh Katy langsung digendong ala bridal style oleh Terios.
"Sayang sekali wanita ini mencintai pria yang salah. Leo, tidak pantas bersama wanita manja sepertinya, begitupun aku. Meskipun begitu, dia cukup polos sampai tidak tau obat perangsang dan diam saja ditinggal disini sendiri. Dasar wanita bodoh" batin Terios yang tetap sambil menggendong Katy hingga masuk mobil.
"Semoga Leo menemukan pelampiasan yang tepat karena ulah kalian. Jika tidak, mungkin kalian berdua akan digantung olehnya hidup2" celetuk Terios didalam mobil kepada kedua anak buahnya.
Glek!
Kedua pria itu pun sadar jika Leo adalah komandan militer yang mengerikan. Meskipun mereka mengenalnya tetapi tidak seharusnya seberani itu.
"Mati kita!" gumam kedua pria yang duduk di bangku depan.
cerita nya seru👍