NovelToon NovelToon
Suara Hati Aluna

Suara Hati Aluna

Status: tamat
Genre:Pembaca Pikiran / Si Mujur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:247k
Nilai: 5
Nama Author: samudra lee

Di kehidupan sebelumnya, Aluna dibenci dan dikucilkan oleh keluarga kandungnya sendiri karena hasutan Chika–anak yang diadopsi oleh Keluarga Anggara hingga tewas mengenaskan. Tidak hanya itu, Chika yang memang sudah mengincar harta kekayaan Keluarga Anggara pun akhirnya menghabisi semua anggota keluarga Anggara tanpa sisa. Hal tersebut membuat Aluna menyesal akan sikapnya yang selalu diam dan menerima saat ditindas.

Saat takdir memberi Aluna kesempatan untuk hidup kembali, Aluna berjanji untuk mengubahnya.

"Aku pasti bisa melindungi dan mempertahankan keluargaku! Pasti!" ucap Aluna penuh keyakinan.


Tapi, lho kok? Kenapa sikap semua orang tidak sama seperti di kehidupan sebelumnya? Sebenarnya apa yang terjadi?



Yuk, ikuti kisah SUARA HATI ALUNA. Jangan lupa like, komen, dan rate bintang 5 nya ya. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Aluna berjalan dengan santai ke arah mobil kakaknya di parkiran. Dia tahu kalau pasti ada rencana jahat yang sedang Chika susun untuknya. Namun, dengan berdasar pada ingatan dari kehidupan sebelumnya, tidak ada apa pun yang terjadi setelah insiden kegagalan di panggung selain kegagalan kakaknya dalam mendapatkan tender. Oleh sebab itu dia masih merasa aman-aman saja dan bisa mengendalikan situasi.

"Aku tahu kalau Chika pasti merencanakan sesuatu buatku. Tapi, itu tidak akan terjadi sekarang, kan? Kira-kira apa yang akan dilakukannya setelah ini?"

Aluna terus berbicara dalam hati. Tanpa ia sadari ada bahaya yang sedang mengancamnya. Aluna baru mengangkat wajahnya saat sorot lampu mobil menyorot ke arah wajahnya, bersamaan dengan itu sebuah mobil yang melaju dengan sangat kencang sedang melaju ke arahnya. Mata Aluna membulat. Ia sudah pasrah karena tidak mungkin bisa menghindar.

"Apa pada akhirnya aku tetap akan mati mengenaskan dan tidak bisa menyelamatkan keluargaku? Tuhan, jika memang aku harus kembali meninggalkan dunia ini, tolong jaga keluargaku," batin Aluna lagi.

Aluna memejamkan matanya dan hanya bisa pasrah pada keadaan. Hingga ia merasa ada sebuah tangan yang menariknya.

"Anda tidak apa-apa?" tanya seseorang pada Aluna.

Aluna membuka matanya. Dia dia masih diam sambil mencerna situasi.

"Nona, Anda tidak apa-apa?"

Suara itu menyadarkan Aluna dari lamunan. Anak perempuan satu-satunya dari Keluarga Anggara itu menggeleng seraya menjawab, "aku tidak apa-apa."

"Ah, syukurlah aku masih hidup," batin Aluna lega.

"Anda benar-benar tidak apa-apa, Nona?"

"Aku tidak–"

Aluna tidak melanjutkan perkataanya ketika melihat wajah pemuda yang menolongnya. Dia tidak percaya kalau dirinya bertemu dengan pria yang menangisi kematiannya secepat ini.

Iya. Di kehidupan sebelumnya, Aluna melihat pria itu membawa bunga ke makamnya. Dengan wajah menyesal, pemuda itu berlutut sambil menangisinya. Dan sekarang, Aluna ingat bahwa pemuda itu juga pemuda yang sama yang datang untuk melamarnya. Namun ia tolak karena hasutan Chika. Saat itu Chika mengatakan pada Aluna bahwa pemuda itu seseorang yang memiliki kelainan mental. Selain itu, Chika juga mengatakan bahwa pemuda tersebut seorang psikopat. Tetapi anehnya setelah itu justru Chika sendiri yang terlihat asik berjalan dengan pemuda tersebut. Ia bahkan meminta ayah-ibunya untuk melamar pemuda itu untuknya. Meski setelahnya, Aluna tidak pernah melihat pemuda itu lagi.

Aluna benar-benar merasa bodoh karena percaya begitu saja dengan semua hal yang Chika katakan.

"Nona."

Pemuda yang baru saja menolong Aluna itu mengibaskan tangan di depan wajah Aluna.

"E... Maaf, maaf, aku sepertinya melamun. Terima kasih karena Anda sudah menolongku," ucap Aluna dengan sopan.

"Kak Luna, kamu tidak apa-apa, kan?" tanya Chika dengan menampilkan wajah khawatir. Padahal dalam hati dia begitu kesal karena orang suruhannya gagal menabrak Aluna.

"Aku tidak apa-apa Dan ini semua berkat dia," jawab Aluna sambil menunjuk pemuda yang baru saja menolongnya.

Chika menatap pemuda yang baru saja menolong Aluna. Matanya membulat. Jelas dia sangat tahu siapa pemuda yang baru saja menolong Aluna. Dia adalah Marvin Kaisar, putra mahkota Grup Kaisar yang merupakan orang terkaya di negara ini atau bahkan di Asia. Tidak banyak yang tahu identitas aali pemuda tersebut kecuali orang-orang tertentu. Dan Chika mengetahuinya secara tidak sengaja. Apalagi pemuda itu pernah satu kampus dengannya. Sayangnya saat kuliah dulu, Chika sulit mendekati pemuda itu.

"Terima kasih sudah menolong Kakakku, kenalkan saya–"

Aluna yang ingat jika Chika menaruh hati pada pemuda tersebut di kehidupan sebelumnya, lebih dulu menjabat tangannya.

"Aluna. Karena kamu sudah menolongku, maka mulai saat ini aku adalah kekasihmu. Kita jadian sekarang," ucap Aluna.

Terserah kalau Chika atau siapa pun menganggapnya tak tahu malu. Yang terpenting, dia berhasil membuat Chika marah.

"Kak. Mana bisa begi–"

"Kenapa tidak bisa? Aku berhutang nyawa padanya. Jadi, sudah sewajarnya aku mengabdikan diri padanya seumur hidup. Dan cara satu-satunya ya dengan menjadi orang terdekatnya. Contohnya kekasih," sela Aluna dengan santai.

"Kamu tidak apa-apa, Luna?"

Armand dan Andi yang baru saja tiba di tempat parkir langsung bertanya tentang kondisi adik bungsu mereka itu.

"Aku tidak apa-apa, Kak. Itu semua berkat dia," jawab Aluna.

Dengan sengaja Aluna memeluk lengan pemuda itu.

"Kenapa kamu bersikap seperti itu padanya, Lun?" tanya Armand dengan wajah tidak suka.

"Aku sudah putuskan, mulai hari ini aku dan .... "

Aluna menatap wajah pemuda itu dan memintanya menyebutkan nama.

"Marvin. Namaku Marvin," ucap pemuda itu memperkenalkan diri.

"Aku dan Marvin jadian. Kami sepasang kekasih sekarang. Iyakan?" Aluna tersenyum sambil menatap Marvin.

"Mana boleh begitu," ucap Armand dan Andi bersamaan.

Kedua kakak lelaki Aluna itu merasa keberatan.

"Kenapa tidak bisa? Aku single, dia juga sepertinya single. Jadi, tidak masalah, kan?" jawab Aluna dengan mudahnya.

"Di kehidupan sebelumnya, kamu menipuku dengan bilang Marvin adalah seorang psikopat. Tapi, nyatanya kamu meminta mama dan papa untuk menjodohkannya denganmu. Dan di kehidupan sekarang, aku akan membuatmu kesal dengan mengambil orang yang kamu sukai ini."

Aluna membatin.

Armand dan Andi saling menatap mendengar suara hati Aluna itu.

"Kak Andi, Kak Armand, tolong nasehati Kak Luna untuk tidak melakukan hal gegabah. Dia tidak mengenal Marvin dan hanya karena Marvin menolongnya, dia mau jadiin Marvin kekasih. Bukankah itu hal konyol?" ujar Chika.

"Kenapa kamu bilang ini hal konyol? Bisa saja kan aku langsung jatuh cinta pada pandangan pertama karena dia menolongku," jawab Aluna.

"Padahal aku sama sekali tidak mengenalnya dan tidak mungkin jatuh cinta hanya karena ditolong. Tapi, dia menangisiku saat aku mati artinya dia pemuda baik, kan? Selain itu, dia juga laki-laki yang Chika sukai. Jadi, aku harus melakukan ini untuk membuatnya kesal," batin Aluna.

"Kak Andi, Kak Armand...," rengek Chika.

"E... Kalau Luna dan pemuda itu beneran saling suka. Kami bisa apa. Iyakan, Kak?" jawab Armand.

Dia cuma berharap keputusan untuk membantu Aluna adalah hal yang benar.

"Kak Andi. Kamu yang paling bisa menilai sesuatu secara rasional. Aku yakin, kamu tidak akan percaya dengan kata-kata cinta pada pandangan pertama yang dikatakan oleh Kak Luna, bukan? Dan Kak Andi tidak akan setuju dengan perkataan Kak Luna ini, iya kan?"

Chika sangat berharap kalau kakak pertamanya itu menentang keinginan Aluna yang akan menjadikan Marvin sebagai kekasihnya. Jika hal Aluna benar-benar menjadi kekasih Marvin, maka sulit baginya untuk bisa mendapatkan pemuda itu nantinya.

"Kak, aku benar-benar menyukai dia dengan sepenuh hati. Kakak tidak akan tega memisahkanku dengan laki-laki yang menjadi cinta pertamaku ini kan?" Aluna ikut berbicara.

"Dulu saat dia datang ke rumah untuk melamarku, dia berpenampilan culun. Tapi, sekarang dia terlihat sangat... tampan dan mempesona. Saat tadi aku tidak sengaja menyentuh da-danya, otot-ototnya juga sepertinya kekar dan seksi."

Puji Aluna dalam hati.

"Astaga, apa yang aku pikirkan?" lanjut Aluna

Uhuk-uhuk!

Bukan hanya pemuda yang bernama Marvin itu saja yang terbatuk-batuk, Armand dan Andi juga mengalami hal yang sama.

"Sayang, kamu kenapa? Mau minum? Biar aku ambilkan, kebetulan aku selalu membawa air mineral di dalam mobil setiap bepergian?" tanya Aluna.

Dia sengaja mengusap punggung Marvin sambil melirik Chika dengan tatapan mengejek.

"Tidak usah," tolak Marvin.

Kedua telinga pemuda itu nampak merah.

"Eh? Apa dia mendengar suara hatiku? Kenapa telinganya jadi memerah seperti itu? Dan kedua kakakku juga...," batin Aluna.

Ia menatap Marvin, Andi, dan Armand dengan tatapan menyelidik.

"Aku setuju," ucap Andi dengan cepat. Ia tidak mau Aluna tahu kalau ia dan keluarganya bisa mendengar suara hati dari gadis itu.

Ini belum waktunya karena masih banyak teka-teki yang ingin ia tahu dari Aluan yang sekarang.

Aluna, Marvin, Chika, dan Armand menatap ke arah Andi.

"Maksudnya?" tanya keempatnya bersamaan.

1
Kikin
bgs
Erna Masliana
cctv cek atuh
Erna Masliana
atuh kalian diem tangkap s Chika interogasi.. bego banget sih
Erna Masliana
kenapa nyuruh istri nya pulang sama s Nenek iblis
Erna Masliana
emang gak ada tombol??
Erna Masliana
enak bener selingkuh 10th gampang dimaafin
Erna Masliana
mantap
Erna Masliana
kenapa🤔 kamu nanyeak?? kamu juga pria iblis udah punya istri baik selingkuh
Erna Masliana
Lun yang bener dong.. gimana sih.. ini jadi susah mau ngambil tindakan apa
Erna Masliana
wajib tagih lah rugi banget
Erna Masliana
bukan gercep lagi kilat express
Erna Masliana
pelan pelan.. berdamai itu tidak bisa instan butuh proses dan waktu
Erna Masliana
heh reinkarnasi juga kah🤔
Erna Masliana
jelek 🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣mata kayak ikan koki lubang hidung kayak kerbau 🤣🤣
Erna Masliana
20th😱 masih di panti
Sulati Cus
👍🏻
Siti Solikah
wah Luna disekap semoga bisa ketemu
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
bagus banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!