NovelToon NovelToon
Mentari di balik Awan

Mentari di balik Awan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

Hubungan yang terus di tentang keluarga, membuat pria tampan bernama RahardiAwan putra Biantara mau tak mau menyerah dan pasrah melepas cintanya pada seorang wanita yang ternyata seorang pekerja sex komersial.

Patah hati hebat itulah membuat ia mendadak menjadi seorang yang dingin dan tak acuh pada apapun termasuk wanita lain. Hingga akhirnya keluarga besar menjodohkan putra mahkota Biantara itu dengan seorang gadis kecil yang baru saja lulus SMA. Sifatnya yang ceria dan bar-bar di yakini keluarga akan bisa mengembalikan sosok Awan yang hangat seperti dulu.

Mampu kah Awan bertahan dengan pernikahan paksa nya itu?

Atau sang istri akan menyerah karna sering kali menajadi bayang-bayang sang Mantan suami?

Yuk kepoin ceritanya yang mungkin akan sedikit bikin darah tinggi 🤧🤧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beban Suami

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

"Lo kenapa gak sekolah sih?" tanya Awan.

Kini keduanya sudah ada di dalam mobil mewah milik sang putra mahkota Biantara. Malas ribut dan adu debat akhirnya pria itu mau juga di ajak keluar istrinya, Jajan...

Entah jajan yang seperti apa Awan pun belum paham karna tangannya sudah di tarik paksa padahal kesadarannya belum begitu terkumpul.

"Ak udah pinter" jawabnya santai sambil memakai seatbelt.

"Hah! percaya diri banget nyebut pinter, buktinya apa?" tantang Awan dengan senyum mengejeknya.

"Kalo tes darah pasti A"

"Astaga! itu bukan pinter, WOY!!"

lagi, Awan di buat naik darah dengan perkataan yang di lontarkan oleh istri kecilnya itu. Awan menggelengkan kepala tak ingin lagi bertanya. Baginya kini jawaban Mentari adalah hal konyol yang tak patut di dengar.

Padahal, yang dikatakan istrinya itu benar.

Mentari memang pintar, saking pintarnya ia selalu bisa mengerjakan semua tugas Pelajaran dengan hasil sempurna, tapi kesempurnaan itu membuat ia justru di kucilkan. Mentari tak pernah punya teman yang tulus, sedangkan ia cukup keras kepala tak mau berbagi cuma-cuma kecuali mengajari.

Sampai akhirnya ia merajuk dan tak ingin sekolah, memilih bermain dengan Cimol yang menurutnya tanpa pamrih.

"Kita ke minimarket ya, gue gak tau dimana ada warung" ucap Awan yang sudah menyalakan mesin mobilnya.

Mentari langsung menggeleng, yang ia butuh itu warung, bukan minimarket yang disebut suaminya.

Sepanjang jalan tanpa arah itu, Mentari banyak bertanya apa yang ia lihat tapi tak sekalipun ia meminta berhenti padahal Awan sudah menawarinya berkali-kali.

"Aku laper!"

"Kan dari tadi juga ditawarin, mau makan apa?"

"Bubur ayam"

"Sekali lagi lo pengen yang macem-macem, gue buang lo ke pluto!" sentak Awan. Ingin rasanya ia turunkan gadis di sebelahnya itu di jalan saat ini juga karna sudah merasa pusing tujuh keliling.

"Emang bisa?"

"Cih, nantang!" balas Awan yang langsung mengerem mendadak.

Keduanya adu Pandang seolah tak ingin ada yang mengalah, Mentari dengan tangan melipat di dada sedang Awan dengan tangan mengepal menahan geram.

"Bisa gak, jangan ngeselin?" pinta Awan dengan nada pelan tapi penuh penekanan.

"Emang minta bubur tuh ngeselin ya?" tanya Mentari.

"Gue males nyari, kalo minta bakso banyak. Tapi ini tuh Bubur ayam, kalo gak pagi ya malem!" jawab Awan masih berusaha sabar.

"Ya udah, ganti rujak serut aja" sahut Mentari lagi masih sangat sangat santai.

"Lo bisa gak sih kaya Lisya? yang diem, anteng, nurut dan gak banyak minta? sumpah! dia doang emang yang ngertiin gue" keluh Awan, sambil memandang remeh gadis tersebut.

"Aku? jadi Lisya si mantan pacarmu itu? enggak lah, aku itu MENTARI istri kamu. Ngapain juga udah enak jadi masa depan harus sama kaya masa lalu" kekehnya di selingi pukulan pada lengan Awan.

"Lo emang Mentari, tapi coba sikap lo lebih kalem kaya Lisya yang gak bikin gue pusing!"

.

.

.

.

"Nah, Lisya gak bikin pusing karna cuma pacar, beda sama aku yang statusnya istri sah yang udah dari sananya wajib bikin pusing karna memang di takdir kan jadi beban suami!!".

🍂🍂🍂🍂🍂

Et dah Kang Cimol 🤣🤣🤣

Gue termasuk dong, aaah.. Tersungging.🙄🙄

Pengen Masukin Awan ke kandang phtyon seru kali, biar di peluk ya bang mulutnya biar gak bawa si mantan mulu 🤭🤭

1
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Dulu pas Hujan hamil Tutut Markentut si Appa yg ngidam, sekarang Mentari hamil si Mafia Soleh yg ngidam. Emang para bapaknya enaknya aja
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
maju salah, mundur salah mendingan diem di tempat aja ya Awan 🤣
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Ya ampun dah tua juga itu lidah masih belibet aja sih PapAy 🤣
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
dasar aki² gak mau kalah sama cucunya 🤣
Rista Awwalina
🥰🥰🥰
Salsabila Putri Zikrinna
🥰🥰🥰🥰🥰
Sendi Kinderen
boleh tuuh angon dulu dah si awan
Sendi Kinderen
pas dan cocok
Sendi Kinderen
calonnya tuh🤭
Sendi Kinderen
tak lekang oleh waktu karya mu mak othor lope lope sekebon 😍😍😍😍😍
antha mom
mentari, Awan, langit, nanti kalau ada anak nya boleh usul ya thor namanya bintang bulan
antha mom
namanya itu lho,,ada Awan, cahaya,langit 😄
Nia nurhayati
mmpir lagi thorrr
Vierza Azzahra
wkwkwk kacau cerita nya gak ada yg kelar
Ray
percuma Awan, Mentari gak akan dengar
Supriyatun
lupa thor aye hehehe
Supriyatun
thor ganteng semuanya thor.aku sampai membayangkan suamiku seperti gambar2 itu thor hehehehe.ganteng 2 bangte kwkwkwkwk🤭😂😜🤣
Iring Sinaga
Luar biasa
Triana Oktafiani
Kereeen 👍
Jumi Eko
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!