NovelToon NovelToon
Pacarku Seorang Merman Tampan

Pacarku Seorang Merman Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Supernatural / Romansa Fantasi
Popularitas:59.1k
Nilai: 5
Nama Author: SyoChan

Vanya Apride tiba-tiba didorong ke laut oleh kekasih baru mantan pacarnya saat bekerja paruh waktu di kapal pesiar. Dari kedalaman lautan, terlihat ada orang yang menyelamatkannya berwujud sesosok makhluk yang disebut 'Merman'.

"Si . . . siapa kamu? Umm! Umm!" tanya Vanya sambil menahan napasnya karena berada di dalam air.

"Kamu tidak perlu tahu siapa aku," balas Merman sambil memberikan napas buatan melalui mulut ke mulut kepada Vanya.

Merman tersebut pun membawa Vanya ke tepi pantai, lalu setelah itu ia kembali lagi ke lautan. Ketika Vanya hendak kembali melanjutkan pekerjaannya, ia melihat orang yang menyelamatkannya sangat mirip dengan superstar terkenal sekaligus idolanya yang bernama James Haolin.

Apakah benar orang yang telah menyelamatkannya saat dia tenggelam adalah James Haolin? Namun, mengapa James Haolin berkaki seperti ikan ketika di dalam lautan?

~
PERHATIAN
Mohon kepada para pembaca terhormat JANGAN BOOMLIKE karya ini !
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SyoChan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 - Ajakan Makan Malam Bersama

Pelajaran di awal semester baru pun telah berakhir. Semua mahasiswa pulang ke rumahnya masing-masing. Pricilla berniat mengantarkan Vanya pulang ke rumahnya karena merasa kasihan melihat sahabatnya yang sedang terluka.

"Van, kamu aku anterin, ya, sampai rumah," ajak Pricilla pada sahabatnya.

"Hmm . . . ya udah boleh deh, ayo!" jawab Vanya setuju.

Namun, tiba-tiba sebuah mobil mewah yang mengantarkan Vanya pagi hari tadi sudah terparkir di depan universitas. Semua mahasiswa yang lewat di sekitar pun memandangi mobil mewah tersebut dengan tatapan kagum. Vanya sangat terkejut melihat mobil mewah tersebut karena ia tahu bahwa itu adalah mobil milik James. Seorang pria menggunakan pakaian serba hitam, masker, dan kacamata hitam pun turun dari dalam mobil tersebut.

Pria berkacamata itu menghampiri Vanya yang sedang berdiri menatapnya dari kejauhan. "Apa kamu sengaja menungguku disini?" tanya James sambil berusaha membuka maskernya.

"Jangan dibuka!" teriak Vanya sambil memegang tangan James. Tongkat yang dipegangnya pun terjatuh karena tangannya tiba-tiba melepaskannya.

"Memangnya kenapa?" tanya James singkat.

"Sudahlah! Ayo Sil kita pulang!" ajak Vanya pada Pricilla sambil mengambil kembali tongkatnya dan mengajaknya berjalan.

"Eeehhh! Tunggu! Jangan marah gitu dong! Aku nggak lepasin kok nih," ucap James sambil memegang tangan Vanya.

"Ya sudah, bagus kalau begi .... " ucap Vanya sambil menengok ke arah James, tapi ucapannya terpotong karena Pricilla tiba-tiba pura-pura batuk.

"Ehmz! Ehmz! Kenapa tenggorokanku gatal begini ya? Rasanya seperti ingin meminta di traktir makanan yang sangat enak di restoran bintang lima," oceh Pricilla sambil menatap James.

"Baiklah, kapan-kapan saya akan mentraktir anda, Nona. Jangan lupa untuk mengajak Vanya juga," pinta James pada Pricilla.

"Itu bukanlah masalah besar, Tuan," jawab Pricilla sambil tersenyum.

"Sil, kamu apa-apaan sih? Jangan memanfaatkan temanmu sendiri semata-mata untuk keuntunganmu," bisik Vanya pada Pricilla.

"Lagi pula kalian kan akan segera berpacaran. Wajar dong aku minta pajak jadian. Bener nggak?" goda Pricilla pada Vanya.

"Hahhh? Nggak mungkinlah! Palingan dia hanya berbual saja so .... " tolak Vanya dengan keras, tiba-tiba James menutup mulutnya dengan telapak tangannya.

"Sekarang mari kita pulang! Saya pinjam dulu sahabat anda, Nona. Jika kita tidak sempat makan bersama bertiga, saya akan memberikan tiket hiburan kelas vip ke Californa untuk anda," ucap James yang masih menutup mulut Vanya.

"Saya tidak akan sungkan kalau begitu, Tuan. Silahkan anda bawa pulang sahabat saya ini," jawab Pricilla sambil melambaikan tangannya.

***

James pun lalu membawa Vanya memasuki mobilnya. Kemudian, ia menancap gas mobilnya keluar dari gerbang universitas. Dari kejauhan Isabella menatap Vanya dengan iri karena diantar pulang menggunakan sebuah mobil mewah.

"Cih! Apakah itu James Haolin? Tapi mana mungkin dia bisa menyukai Vanya? Haha! Palingan Si Vanya jadi wanita simpanan orang kaya. Sungguh wanita murahan," gumam Isabella sambil tertawa kecil.

Di dalam mobil Vanya terus mengoceh kesal pada James. James hanya tersenyum manis melihat tingkah Vanya yang ia rasa lucu tersebut. Vanya semakin kesal karena James malah selalu tersenyum padanya.

"Apa dia benar-benar suka dengan wanita yang cerewed? Hah! Aku sungguh tidak percaya dia benar-benar punya kesabaran sebanyak itu," batin Vanya sambil menatap James dengan kesal.

"Jangan menatapku seperti itu, nanti tambah naksir loh!" goda James pada Vanya.

"Aku nggak akan mungkin menyukaimu," jawab Vanya dengan ketus.

"Hah . . . apa kamu masih mengira aku berbohong soal aku yang menyukaimu pada pandangan pertama?" tanya James dengan lirih.

"Ya kalau tidak begitu, apa mungkin Kak James bisa menyukaiku? Aku yang berpenampilan biasa saja ini, laki-laki teman sekelasku pun tidak ada yang tertarik padaku," celoteh Vanya dengan kesal.

"Aku menilai orang bukan dari penampilannya, melainkan dari sifatnya. Kamu pun sangat cantik bagiku. Jadi, kamu jangan memandang rendah dirimu sendiri," tegas James sambil tersenyum lembut pada Vanya.

Vanya hanya terdiam sebagai jawaban dari ucapan pria tampan disampingnya ini. Beberapa menit setelah perjalanan, akhirnya mereka sampai di depan rumah Vanya. Tidak lupa Vanya pun mengucapkan terima kasih walau dengan raut wajah yang masih kesal.

"Terima kasih, Kak James," ucap Vanya singkat.

"Apakah seperti itu cara orang mengucapkan terima kasih?" goda James pada Vanya.

"Te-ri-ma-ka-sih," ujar Vanya dengan terbata-bata.

"Pft! Ada-ada saja kelakuanmu yang suka membuatku tertawa. Sudah sana turun! Aku tidak bisa mampir karena masih ada pekerjaan di kantor." James tertawa kecil setelah melihat tingkah Vanya.

Vanya pun turun dari mobilnya. Ia lalu bergegas memasuki rumahnya. James masih memerhatikan Vanya dari kejauhan karena takut Vanya akan terjatuh sebab ia kini berjalan menggunakan sebuah tongkat. Tiba-tiba teleponnya James berbunyi.

"Bos, kita sudah melakukan perintah sesuai dengan instruksi anda. Dari rekaman CCTV yang kami retas, ternyata Nona Vanya terluka karena sebuah pecahan kaca yang ditebar di depan gerbang rumahnya. Identitas peneror itu tidak bisa diketahui karena dia menggunakan masker. Sebelum kejadian tersebut, orang itu terlebih dahulu menembak jendela kamar Nona Vanya dengan sebuah pistol agar memancingnya keluar dari rumah," jelas seorang Pria yang menelepon James.

"Awasi daerah sekitar rumah Vanya, lalu tangkap orang itu jika kalian melihatnya! Jangan biarkan dia lari! Lalu, jika sudah tertangkap segeralah bawa ke markas! Kalian pun jangan lupa untuk mengawasi setiap aktivitas yang Vanya lakukan di luar rumah," tegas James yang kemudian mematikan teleponnya.

"Sungguh sangat berani orang itu meneror rumah orangku. Apa dia benar-benar tidak mengetahui identitas asli dari seorang James Haolin. Hah! Dia berani mengantarkan nyawanya sendiri ke kandang singa," ucap James, lalu memacu mobilnya meninggalkan rumah Vanya.

***

Kini waktu di jam dinding telah menunjukkan pukul lima sore. Vanya sedang kebingungan karena memikirkan makanan apa yang harus ia makan untuk malam nanti. Ia pun teringat dengan rumah makan yang tidak jauh dari rumahnya.

"Hmm . . . apa aku juga ajak James ya sebagai tanda terima kasih," pikir Vanya secara tiba-tiba.

"Eh? Kenapa aku berpikir seperti itu? Hmm . . . tapi bagus juga jika aku mengajak James ke rumah makan itu. Dia pasti akan merasa jijik melihat kebersihan yang tidak terlalu terawat dari rumah makan tersebut. Seorang mengidap myshopobia akut mana tahan hal seperti itu," pikir Vanya lagi sambil berimajimasi akan seperti apa reaksi James jika datang ke tempat tersebut bersamanya.

Kemudian, Vanya mengetik sebuah pesan ajakan makan malam bersama pada James. Di sisi lain, James tengah melakukan sebuah rapat penting dengan para pemegang saham dikantornya. James merasa teleponnya tiba-tiba bergetar. Meskipun berada di tengah-tengah rapat, ia pun segera mengambil telepon miliknya dari sakunya.

James tiba-tiba tersenyum setelah melihat isi pesan dari teleponnya. Semua karyawan dalam ruangan rapat pun syok melihat atasannya yang selalu bersikap dingin dan cuek tiba-tiba tersenyum manis sambil menatap teleponnya. James terlihat seperti seorang anak muda yang tengah di mabuk asmara.

"Apakah ini Pak CEO yang kita kenal?" bisik seorang karyawan pada karyawan lain yang berada disampingnya.

***

BERSAMBUNG.....

● LIKE🖒 dan tambahkan KOMENTAR📩 agar author rajin update setiap harinya🙏

● Mohon kritik dan sarannya semua reader🙏

● Klik FAVORIT ❤

● VOTE novel ini ☆☆☆☆☆

TERIMA KASIH.....🙏🙏🙏

SAMBIL MENUNGGU KELANJUTAN DARI NOVEL INI, BACALAH KARYA REKOMENDASI DI BAWAH INI !!! JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN SETIAP EPISODENYA KARENA ALURNYA SANGAT MENARIK UNTUK DIBACA !!!

Author : Santi Suki

Judul Karya : DUDA VS ANAK PERAWAN

1
Mami Vanya Kaban
hadech akhirnya up juga ya thor, hampir lupa juga thor ceritanya..☺☺🤭
syochan: author pun yang bikin sampe lupa😫🙏 gara2 sibuk kerja dunia nyata:')🙏
total 1 replies
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
jujur rada lupa alurnya... tapi liat update lagi jadi seneng



Semangat yaa Thor
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ: 𝚗𝚐𝚐𝚊 𝙿𝙿 𝚃𝚑𝚘𝚛... 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚊𝚔𝚑𝚕𝚞𝚔 𝚋𝚞𝚖𝚒 𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚍𝚒 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚑𝚊𝚕𝚞𝚞... 𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚝𝚎𝚙 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝...



𝙶𝚘𝚘𝚍 𝚕𝚞𝚌𝚔 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚒 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚍𝚒 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚊 𝚖𝚞 𝚢𝚊𝚊 𝚃𝚑𝚘𝚛...
total 3 replies
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
𝙱𝚞𝚊𝚝 𝙰𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛...

𝚂𝙴𝙼𝙰𝙽𝙶𝙰𝚃 𝚢𝚊𝚊...
𝚔𝚊𝚛𝚢𝚊𝚖𝚞 𝚒𝚗𝚍𝚊𝚑, 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛 𝚔𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚢𝚐 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚏𝚊𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒...
𝚊𝚔𝚞 𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚞𝚙 𝚍𝚊𝚝𝚎 𝚋𝚊𝚋 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚢𝚊²𝚖𝚞... 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚔𝚊𝚕𝚊𝚞 𝚊𝚔𝚞 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚛𝚎𝚊𝚍𝚎𝚛 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝚢𝚐 𝚗𝚢𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐...
𝙶𝚘𝚘𝚍 𝙻𝚞𝚌𝚔 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚍𝚒 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚍𝚒 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚊 𝚖𝚞
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
luar biasa.... cerita fiktif yg bener² membuat reader berfantasi dengan segala keajaiban dan romantisme pada cerita ini... Good luck thor
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
eh... busettt.., kya petasan lebaran nyrocosnye neng
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
auto ngakak...
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
ganggu aja Sus😄😃
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
ngeri ngeri sedap euy...
up thor
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
ada yaa saudara kembar jahat kek Vania/Selena/Jasmine,,,, cuma demi cinta,,, bukannya nolong malah ngancam... sodara kejam
𝔸𝕥𝕥𝕒 ልዪሃልፕጎ
jejak jempol dan komen gak pentingnya aku Thor,,,, makasih udah buat aku berhalusinasi,,, semangat Thor
syochan
Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pembaca setia🙏🙏🙏
sepertinya saya tidak tahu kapan melanjutkan karya saya ini dikarenakan sedang mencari pekerjaan.
Yanti Azha
kapan lanjutnya ni
syochan: saya lanjut ko pasti kaka
mohon maaf author lagi cari kerja di real life🙏🙏🙏
total 1 replies
El_Enleia
'Menarik'
El_Enleia
Kebetulan beruntun macam apa ini 😶😶
El_Enleia
Kayak Ariel pas nyelamatin pangeran
syochan: tapi ini cowonya kaka
total 1 replies
El_Enleia
Aduh maksa banget, tonjok aja Vanya
Naura
lanjut thor aku menunggumu
syochan: terima kasih atas dukungannya kaka
total 1 replies
Raffi Ahmaad
lanjut Thor
syochan: Terima kasih kaka atas segala dukungannya
total 1 replies
Raffi Ahmaad
aduh Thor ko jdi horor merinding aq😣
syochan: hehe ada plot twist nya biar pembaca penasaran
total 1 replies
Raffi Ahmaad
aduh Thor aq masih bingung emang y ada masalah ap sih. sampai si jams begitu. n orang yg mencelakai vanya kn kembaran y Vanya. selain kedekatan jams n Vanya ap ad masalah lain.🤔
syochan: Coba baca dengan teliti kenapa si james kesel banget sama itu perempuan kaka. Pasti bakalan ketemu jawabannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!